Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
48Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
3. Sample, Teknik Sampling Dan Bsr Sampel Fk

3. Sample, Teknik Sampling Dan Bsr Sampel Fk

Ratings: (0)|Views: 1,742 |Likes:
Published by La Ode Rinaldi

More info:

Published by: La Ode Rinaldi on Apr 04, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

08/15/2013

pdf

text

original

 
 
R Astuti
1Kuliah 1Oleh Ir. Rahayu Astuti, M.Kes
POPULASI, SAMPEL ,TEKNIK SAMPLINGDAN BESAR SAMPEL
PENGERTIAN
Populasi
adalah: keseluruhan dari unit di dalam pengamatan yang akan kita lakukanAtau Kumpulan individu dimana hasil suatu penelitian akan dilakukangeneralisasi.
Unit elementer
atau
elemen populasi
adalah anggota populasi dimana pengukurandilakukan.
Sampel
adalah: sebagian dari populasi yang nilai/ karakteristiknya akan diukur danyangnantinya dipakai untuk menduga karakteristik dari populasi.
Sensus
adalah pengumpulan data menggunakan seluruh anggota yang ada di dalampopulasi.Contoh :Jika kita ingin melakukan survey anemi pada ibu hamil di Kota Semarang, makapopulasinya adalah keseluruhan ibu hamil yang ada di Kota Semarang. Tiap ibu hamilyang ada di Kota Semarang adalah unit elementer. Kita tidak mungkin mungukur Hbseluruh ibu hamil tersebut, untuk itu diambil sebagian dari ibu hamil (sampel) yangrepresentatif yaitu yang mewakili seluruh ibu hamil yang ada di kota Semarang.Kadar Hb ibu hamil yang terambil sebagai sampel tersebut yang diukur. Hasilnyadapat dipakai untuk menduga prevalensi anemi ibu hamil di Kota Semarang.
ALASAN PENGAMBILAN SAMPEL:
1. Populasi yang sangat besar (
infinite population
)Pada populasi yang sangat besar dan tidak terbatas tidak mungkin seluruh populasiditeliti karena akan memakan waktu yang lama.2. HomogenitasPada populasi yang homogen tidak perlu semua unit populasi diperiksa/ditelitikarena akan membuang waktu serta tidak ada gunanya karena variabel yang akanditeliti telah terwakili oleh sebagian saja dari populasi tersebut.3. Menghemat waktu, biaya dan tenagaMeneliti sebagian populasi tentu akan menghemat biaya, waktu dan tenagadaripada meneliti seluruh populasi.4. Ketelitian/ketepatan pengukuranMeneliti sampel yang sedikit tentu akan lebih teliti dibandingkan dengan menelitijumlah yang banyak (populasi).5. Percobaan yang bersifat destruktif (merusak)
METODE SAMPLING/TEKNIK SAMPLING
Metode sampling
adalah suatu cara/teknik yang dipergunakan untuk mengambilsejumlah sampel dari suatu populasi.
 
 
R Astuti
2
Dua jenis Metode Sampling:
1.
 
Pengambilan sampel dg probabilitas (
probability sampling
atau
randomsampling
)
Pada pengambilan sampel dengan probabilitas, tiap elemen dalam populasi untuk terpilih sebagai sampel, probabilitas diketahui.Yang termasuk metode pengambilan sampel acak adalah:a). Pengambilan sampel acak sederhana (
simple random sampling
)b). Pengambilan sampel acak sistematik (
systematic random sampling
)c). Pengambilan sampel acak stratifikasi (
stratified random sampling
)d). Pengambilan sampel acak kelompok (
cluster random sampling
)e). Pengambilan sampel acak bertahap (
multistage random sampling
)Keuntungan:-
 
Probabilitas setiap unit sampel diketahui-
 
Lebih obyektif -
 
Dapat mewakili populasiKelemahan:-
 
Sulit dalam pelaksanaan-
 
Membutuhkan biaya, waktu dan tenaga relatif lebih besar dibanding
nonprobability sampling
-
 
Dapat terjadi penyimpangan jika sampel kecil
 
-
 
Memerlukan kerangka sampel (
sampling frame
)
 
Yaitu daftar dari semua unsur dalam populasi, misalnya: Daftar kunjunganpasien RS, Daftar mahasiswa, Daftar balita di wilayah X, Daftar ibu hamil dipropinsi Y.
2.
 
Pengambilan sampel tanpa probabilitas(
non
 
probability sampling
atau
non random sampling
)
Pada pengambilan sampel dengan non probabilitas, tiap elemen populasi tidak memiliki probabilitas yang diketahui untuk terpilih sebagai sampel dan faktorsubyektif memegang peranan penting.Menurut Lemeshow et al (1990), disebutkan bahwa yang dimaksud dengan
nonprobabilitas sampling
adalah pengambilan sampel dimana sampel yang dipilihberdasarkan suatu rencana pengambilan sampel yang tidak menggunakanprobabilitas dalam proses seleksinya.Yang termasuk metode pengambilan sampel non random adalah:a).
Purposif sampling
b).
Insidental sampling
 c).
Accidental Sampling / Haphazard Sampling
d)
. Quota sampling
e).
Voluntary sampling
 
f).
Snowball sampling
 Keuntungan:-
 
Mudah pelaksanaannya-
 
Tidak membutuhkan waktu lama-
 
Tidak membutuhkan biaya besarKerugian:-
 
Probabilitas setiap unit sampel tidak diketahui-
 
Tidak obyektif -
 
Tidak dapat mewakili populasi keseluruhan
 
 
R Astuti
3
Jika digunakan “
probability sampling
” maka sampel diharapkan akan mewakili
 populasi, serta keuntungan lainnya yaitu :a). Derajat kepercayaan terhadap sampel dapat ditentukan.b). Beda penaksiran parameter dengan statistik terhadap parameter yangsesungguh nya dapat diperkirakan (presisi).c). Besar sampel yang akan diambil dapat dihitung secara statistik.d)
 
Dapat dilakukan uji statistik e)
 
Dapat dilakukan generalisasi populasi.
Sedangkan jika pengambilan sampelnya menggunakan
non probability sampling
 maka sampel yang diambil tidak mewakili populasi sehingga besar sampel tidak bisa dihitung secara statistik, dan tidak dapat digunakan untuk generalisasipopulasi.
RANDOM SAMPLING
1. Simple random sampling (SRS)
*
 
Suatu metode pengambilan sampel, dimana sampel diacak dari semua unit yang adadi populasi.* Syarat:-
 
Harus ada sampling frame-
 
Karakteristik populasinya cukup homogen-
 
Populasinya secara geografis tidak terlalu menyebar* Cara :-
 
Memakai undian-
 
Menggunakan tabel bilangan random-
 
Menggunakan tabel bilangan komputer* Keuntungan/kelebihan:-
 
Kurang praktis kalau populasinya besar-
 
Relatif mudah untuk populasi kecil
2. S
ystematic random sampling
 
* Suatu metode pengambilan sampel, yang mana sampel dipilih secara acak hanyauntuk obyek yang pertama, sedangkan obyek berikutnya ditentukan secarakelipatan.* Syarat:-
 
Harus ada sampling frame-
 
Karakteristik populasinya cukup homogen-
 
Populasinya secara geografis tidak terlalu menyebar* Cara:Tentukan interval/kelipatan (k) berikut:k = N/n = interval kelipatanN = jumlah populasin = jumlah sampel* Contoh:N = 100, n = 20, N/n = 5Subyek 1 dipilih secara acak dari 1 s/d 5 (misalnya terpilih no 3)Subyek berikutnya diambil dengan kelipatan 5 (yaitu 3+5=8, 8+5=13, . . . dst).Terpilih: 3, 8, 13, . . . dst.

Activity (48)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 hundred reads
1 thousand reads
Anastasia Yunita liked this
IndahLaraswati liked this
nafira00 liked this
Datika Harliana liked this
ANtii BUaweel liked this
indah_rachmah liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->