Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
4Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Sejarah drama di dunia

Sejarah drama di dunia

Ratings: (0)|Views: 1,563 |Likes:
Published by yudhanisme491

More info:

Published by: yudhanisme491 on Apr 05, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

03/04/2013

pdf

text

original

 
1
BAB IPENDAHULUAN1.1 Latar belakang
Sebelum masuk ke Indonesia, drama terlebih dahulu berkembang di dunia barat yangdisebut drama klasik pada zaman Yunani dan Romawi. Pada masa kejayaankebudayaan Yunani maupun Romawi banyak sekali yang bersifat abadi dan terkenalsampai kini. Semua ini untuk memperluas pengetahuan dan informasi kita,khususnya mahasiswa Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia tentangperkembangan drama di dunia dan di Indonesia.
1.2 Tujuan
1. Untuk memenuhi tugas kelompok Apresiasi dan Kajian Drama.2. Untuk menambah wawasan, pengetahuan serta pengalaman tentang drama.
 
2
BAB IIPEMBAHASAN2.1 Pengertian Drama
Drama berasal dari bahasa Yunani ³draomal´ yang berarti: berbuat, berlaku,bertindak, atau beraksi. Adapun menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI)adalah komposisi syair atau prosa yang diharapkan dapat menggambarkan kehidupandan watak melalui laku atau dialog yang dipentaskan; cerita atau kisah, terutamamelibatkan konflik atau emosi yang khusus disusun untuk pertunjukan teater;kejadian yang menyedihkan.Drama sering dihubungkan dengan teater. Sebenarnya perkataan ³teater´ mempunyaimakna yang lebih luas karena dapat berarti drama, gedung pertunjukan, patung,panggung, grup, pemain drama, dan dapat juga berarti segala bentu tontonan yangdipentaskan di depan orang banyak. Pengertiannya ditentukan konteks pembicaraan.Kita mengenal istilah Jakarta Teater (gedung bioskop), Teater Arena (gedungpertunjukan), Bengkel Teater (grup drama), Teater Tradisional (jenis tontonandrama), dan sebagainya.Dalam bahasa Indonesia terdapat istilah ³sandiwara´. Istilah ini diambil dari bahasaJawa ³sandi´ dan ³warah´, yang berarti pelajaran yang diberikan secara diam-diamatau rahasia (sandi artinya rahasia, dan warah artinya pelajaran). Istilah sandiwararadio, sandiwara televisi, sandiwara kaset, sandiwara pentas menunjukan bahwa katasandiwara dapat menggantikan kata drama. Dalam bahasa Belanda kita kenal istilah³tonil´ (
toneel 
) yang mempunyai makna sama dengan sandiwara.Apabila menyebut istilah drama, maka kita berhadapan dengan dua kemungkinan,yaitu drama naskah dan drama pentas. Keduanya bersumber pada drama naskah.Oleh sebab itu pembicaraan tentang drama naskah merupakan dasar dari telaahdrama. Naskah drama dapat dijadikan bahan studi sastra, dapat dipentaskan, dandapat dipagelarkan dalam media audio, berupa sandiwara radio atau kaset. Pagelaranpentas dapar di depan publik langsung, dapat juga di dalam televisi. Untuk pagelaran
 
3
 
drama di televisi, penulisan naskah drama sudah lebih canggih, mirip denganskenario film.
2.2 Asal-usul Drama di Dunia
Drama klasik adalah drama yang hidup pada zaman Yunani dan Romawi. Pada masakejayaan kebudayaan Yunani maupun Romawi banyak sekali karya drama yangbersifat abadi dan terkenal sampai kini.
 2.2.1 Zaman Yunani.
Asal mula drama adalah Kulrus Dyonisius. Pada waktu itu drama dikaitkan denganupacara penyembahan kepada Dewa Domba/Lembu. Sebelum pementasan drama,dilakukan upacara korban domba/lembu kepada Dyonisius dan nyanyian yangdisebut ³tragedi´. Dalam perkembangannya, Dyonisius yang tadinya berupa dewaberwujud binatang, berubah menjadi manusia, dan dipuja sebagai dewa anggur dankesuburan. Komedi sebagai lawan dari kata tragedi, pada zaman Yunani Kunomerupakan karikatur terhadap cerita duka dengan tujuan menyindir penderitaanhidup manusia.Ada
3
tokoh Yunani yang terkenal, yaitu: Plato, Aristoteles, dan Sophocles. MenurutPlato, keindahan bersifat relatif. Karya karya seni dipandanganya sebagai mimetik,yaitu imitasi dari kehidupan jasmaniah manusia. Imitasi itu menurut Plato bukandemi kepentingan imitasi itu sendiri, tetapi demi kepentingan kenyataan. Karya Platoyang terkenal adalah
Th
e Republic
.Aristoteles juga tokoh Yunani yang terkenal. Ia memandang karya seni bukan hanyasebagai imitasi kehidupan fisik, tetapi harus juga dipandang sebagai karya yangmengandung kebijakan dalam dirinya. Dengan demikian karya-karya itu mempunyaiwatak yang menentu.Sophocles adalah tokoh drama terbesar zaman Yunani. Tiga karya yang merupakantragedi, bersifat abadi, dan temanya relevan sampai saat ini. Dramanya itu adalah:

Activity (4)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 hundred reads
1 thousand reads
Tari Artika Sari liked this
Ratri Berliana liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->