Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more ➡
Download
Standard view
Full view
of .
Add note
Save to My Library
Sync to mobile
Look up keyword
Like this
28Activity
×
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
TEORI ILMIAH (trnslate)

TEORI ILMIAH (trnslate)

Ratings: (0)|Views: 3,664|Likes:
Published by Samsul Hadi

More info:

Published by: Samsul Hadi on Apr 07, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, DOCX, TXT or read online from Scribd
See More
See less

11/24/2013

pdf

text

original

 
TEORI ILMIAH
Teori ilmiah meliputi kumpulan konsep, termasuk abstraksi, phenomena yang bisa diobservasi, yangdikemukakan sebagai sifat-sifat yang bisa diukur, bersama dengan aturan-aturan (dinamakan hokum-hukum ilmiah) yang mengungkapkan hubungan antara dari konsep. Teori ilmiah disusun untukmenyesuaikan dengan data empiris yang tersedia, dan dikemukakan sebagai prinsip atau kumpulanprinsip untuk menjelaskan sekelompok fenomena.Teori ilmiah adalah jenis teori induktif, dalam data hal isinya (yaitu data empiris) dapat diungkapkandalam beberapa logika system formal yang hokum dasarnya (yaitu hukum ilmiah) dianggap sebagaiaksioma. Dalam teory deduktif , kalimat yang merupakan suatu urutan logika dari satu aksioma ataulebih juga merupakan kalimat dari teori itu.Dalam ilmu sastra, kita bisa menemukan teori yang bidangnya tidak hanya berhubungan dengan dataempiric, tapi lebih ke ide. Teori semacam ini di bidang teori filsafat dibandingkan dengan teori ilmiah.Teori filsafat tidak harus dapat ditest melalui penelitian.Teori Sebagai ModelPosisi filsafat ilmu yang sebelumnya dominan yang pada masa empiris logis begitu terkenal, padapertengahan kedua abad 20 diganti oleh pandangan teori semantic yang mendefinisikan teori ilmiahlebih dengan model daripada dalil.Teori sebagian besar disusun untuk menjelaskan, memprediksikan dan menguasai phenomena (yaitu,benda-benda dan hal-hal tidak bernyawa. Teori ilmiah dapat diajarkan sebagai model kenyataan danungkapanya sebagai aksioma dari beberapa system aksioma. Tujuan konstruksi ini adalah untukmenciptakan system formal dimana kenyataan adalah satu-satunya model. Dunia merupakan penafsiran(model) dari teori ilmiah semacam itu sebatas ilmu itu benar.
Gambaran dan prediksi
Stephen Hawkin menyatakan dalam bukunya 
A Brief History of Time 
Teori itu dikatakan bagus jikamemenuhi 2 persaratan; secara tepat teori itu mendeskripsikan observasi kelas besar sebagai dasar darimodel yang hanya memiliki sedikit elemen yang berubah dan teori itu harus membuat prediksi yangpasti tentang hasil observasi akan datang. Lebih lanjut dia menyatakan teori fisik itu selalu sementaradalam hal teori itu hanyalah hipotesa, anda tidak perna bisa membuktikannya. Tidak perduli nberapakali hasil dari penenlitian sesuai dengan teori, anda tidak akan pernah bisa yakin bahwa lain kali hasilnyatidak akan bertentangan dengan teori. Sebaliknya anda bisa tidak menyetujui suatu teori dengan hanyamenemukan satu observasi yang tidak sesuai dengan prediksi teori tersebut. Ciri dari teori yang dapatdibuktikan dan bisa keliru adalah konsekuensi dari menggunakan cara pikir induktif.
 
 
Asumsi untuk menformulasikan sebuah teori
Pandangan ini disampaikna oleh Isaac Asimov. Dalam bukunya
Und 
ersta
nd 
ng
Physics,
Asimovemenyampaikan teori sebagai argumentasi dimana seseorang menyimpulkan skema atau model.Argumentasi atau teori selalu berawal dengan beberapa premisunsure-unsur yang berubah yangdisini didiskripsikan sebagai asumsi. Asumsi menurut Asimov adalah sesuatu yang diterima tanpa bukti, dan tidaklah benar mengatakan asumsi itu benar atau salah, karenatidak ada cara untuk membuktikannya (jika ada, namanya bukan lagi asumsi). Lebih baikmempertimbangkan asumsi itu apakah berguna ataukah tidak, bergantung pada apakah kesimpulanyang dibuat dari asumsi tersebut cocok dengan kenyataan.  Sebaliknya, jelas bahwa asumsi itu adalahtitik lemah dalam argumentasi, karena asumsi harus diterima dengan benar dalam filsafat ilmu. Karenakita harus mulai dari satu titik, kita harus punya asumsi, tapi setidaknya marilah kita miliki asumsisesedikit mungkin.
C
ontoh: Teori Relativitas Khusus
Sebagai contoh dari penggunaan asumsi untuk memformulasikan sebuah teori, perhatikan bagaimanaAlbert Einstein mengemukakan Teori Relativitas Khususnya. Dia mengambil 2 fenomena yang sudahdiobservasi  bahwa penambahan kecepatannya valid (transformasi Galileo), dan bahwa cahaya tidakmuncul memberikan penambahan kecepatan(Penelitian Michelson Morley). Dia berasumsi bahwakedua observasi tersebut benar, dan merumuskan teorinya berdasar asumsinya tersebut, hanya denganmengganti transformasi Galileo untuk menyesuaikan kekurangan penambahan kecepatan hubungannyadengan kecepatan cahaya. Model yang diciptakan dalam teorinya oleh karena itu adalah berdasar padaasumsi bahwa cahaya menjadikan kecepatan konstan (atau lebih umumnya: kecematan cahaya itukonstan.
C
ontoh:Ptolemy
Contoh bahwa teori itu adalah model bisa dilihat dari teori system planetarium. Orang Unanimerumuskan teori yang di rekam oleh Ptolemy. Dalam model planetarium Ptolemy, bumi berada dipusat, planet dan matahari mengelilingi orbit bumi dan bintang-bintang lingkungan di luar orbit planetdan bumi. Pergerakan mundur dari planet ini dijelaskan oleh orbit-orbit lebih kecil dari masing-masingplanet. Ini bisa digambarkan sebagai sebuah model, dan bahkan bisa dinbangun menjadi model nyata.Penghitungan matematika bisa dilakukan yang memprediksi di mana planet berada. Model systemplanetariumnya bertahan sampai 1500 tahun sampai masa Copernicus. Jadi kita bisa melihat bahwateori adalah model nyata yang menjelaskan fakta-fakta ilmiah tertentu; namun teori mungkin tidakmemnuhi gambaran kenyataan. Yang lebih bisa diterima lagi adalah teori kelak bisa menggantikanmodel sebelumnya, seperti ketika teori Copernicus menggantikan teori Ptelomy. Atau sebuah teori baru
 
bisa dipergunakan untuk memodifikasi teori yang lama seperti ketika Einstein memodifikasi teoriNewton (yang masih dipergunakan untuk menghitung orbit planetarium atau model lintasan pesawatruang angkasa) dengan menggunakan teori relativitasnya.
Perbedaan antara Teori dan model
Pokok dari karakter model, dari model umum sampai model skala, adalah penerapan perwakilan untukmenggambarkan aspek fenomena tertentu atau cara interaksi antar seperangkat phenomena. Sebagaicontoh model skala dari rumah dan system tatasurya tidak benar-benar rumah atau tata surya; aspekdari rumah dan sistem tata surya yang sebenarnya yang diwakili dalam model skala hanyalah dalambeberapa cara tertentu saja, perwakilan dari kesatuan yang sebenarnya. Dalam sebagian besar kasusmodel skala rumah bukanlah rumah. Beberapa komentator (Reese & Overton 1970; Lerner, 1998; Lerner& Teti, 2005; dalam konteks model tingkah laku manusia) menyatakan bahwa perbedaan penting antarateori dan model adalah teori berfungsi sebagai penjelas sekaligus deskripsi, sedangkan model adalahdescripsi (gambaran). Menurut Stephen Pepper (1948) model dan teori umum diprediksi pada akarmetafor yang memaksa bagaimana para ilmuwan berteori dan memodelkan fenomena dan akhirnyasampai pada hipot esa yang bisa diuji.
Kreteria Penting
Karakter dari teori ilmiah adalah bahwa teori ilmiah membuat prediksi yang bisa diuji dan bisadipalsukan. Relevansi dan kekhususan dari prediksi itu menentukan seberapa bermanfaatnya teori itu.Teori yang tidak membuat prediksi yang tidak bisa diamati bukanlah teori yang berguna. Prediksi yangtidak cukup spesifik untuk diuji sama saja dengan tidak bermanfaat. Dalam dua hal di atas istilah teorisulit dapat diaplikasikan.Dalam praktek, sekumpulan deskripsi pengetahuan dinamakan suatu teory jika sudah memiliki dasarempiris minimum, menurut beberapa kriteria:
y
 
Konsisten dengan teori yang ada sebelumnya, sejauh teori sebelumnya itu telah teruji secaraexperiment, meskipun seringkali teori yang ada sebelumnya sering salah
y
 
Didukung oleh beberapa bukti, bukan hanya satu dasar, untuk memastikan bahwa teori initaksiran yang bagus, jika tidak sungguh-sungguh benar.
Kriteria yang tidak penting
Sebuah teori biasanya hanya pandang serius jika:
y
 
Bersifat sementara, bisa dibetulkan dan dinamis dalam menerima perubahan-perubahan begitufakta-fakta baru ditemukan, bukanya memaksakan kebenaran yang pasti.

Activity (28)

You've already reviewed this. Edit your review.
Verry Marley added this note|
Mantabbbb udah 4 minggu di cari2 akhirnya dapat juga. :) makasiiii pakkk :)
Verry Marley liked this
1 thousand reads
1 hundred reads
Dini Kohandi liked this
Mie-rha Ilha liked this
Ayu May Zuhro liked this
Rikha Agustina liked this
Betry Saputri ZD liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->