Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
8Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
makalah DNA Rekombinan

makalah DNA Rekombinan

Ratings: (0)|Views: 511 |Likes:
Published by Ridwan Nurdin
BAB I PENDAHULUAN
Sejak jaman dahulu kala nenek moyang kita telah mengenal beraneka ragam makhluk hidup. Beragamnya makhluk hidup memberikan kemungkinan bagi manusia untuk memilih sesuai dengan yang dikehendakinya. Para pendahulu kita telah memahami bahwa sifat-sifat organism itu diturunkan kepada keturunannya. Adanya keragaman telah memberikan andil bagi nenek moyang kita untuk memilih jenis makhluk hidup yang sesuai dengan keinginannya. Jenis dengan sifat ini yang diinginkan tersebut kemudian
BAB I PENDAHULUAN
Sejak jaman dahulu kala nenek moyang kita telah mengenal beraneka ragam makhluk hidup. Beragamnya makhluk hidup memberikan kemungkinan bagi manusia untuk memilih sesuai dengan yang dikehendakinya. Para pendahulu kita telah memahami bahwa sifat-sifat organism itu diturunkan kepada keturunannya. Adanya keragaman telah memberikan andil bagi nenek moyang kita untuk memilih jenis makhluk hidup yang sesuai dengan keinginannya. Jenis dengan sifat ini yang diinginkan tersebut kemudian

More info:

Categories:Types, School Work
Published by: Ridwan Nurdin on Apr 07, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

01/12/2014

pdf

text

original

 
1
BAB IPENDAHULUAN
Sejak jaman dahulu kala nenek moyang kita telah mengenal beraneka ragam makhluk hidup. Beragamnya makhluk hidup memberikan kemungkinan bagi manusia untuk memilihsesuai dengan yang dikehendakinya. Para pendahulu kita telah memahami bahwa sifat-sifatorganism itu diturunkan kepada keturunannya. Adanya keragaman telah memberikan andil baginenek moyang kita untuk memilih jenis makhluk hidup yang sesuai dengan keinginannya. Jenisdengan sifat ini yang diinginkan tersebut kemudian dikembangbiakkan atau dibudidayakan.Perkembangan ilmu pengetahuan terutama ilmu pengetahuan tentang pewarisan sifat(Ilmu Genetika) yang dipelopori oleh Gregor Mendel telah mendorong manusia untuk membuatkombinasi baru dalam sifat-sifat yang diinginkan. Upaya untuk mendapatkan kombinasi berudari sifat yang diinginkan dilakukan dengan membuat persilangan-persilangan (breeding) antar berbagai tanaman maupun hewan. Persilangan tersebut menghasilkan organisme hybrid. Jadipersilangan merupakan salah satu cara untuk merubah genom suatu organisme.Dengan telah ditemukannya DNA sebagai bahan gen, manusia pun berupaya untuk mendapatkan kombinasi sifat-sifat baru suatu makhluk hidup dengan cara melakukan perubahanlangsung pada DNA genomnya. Usaha untuk mengubah DNA genom secara langsung ini disebutdengan istilah Rekayasa Genetika. Dalam upaya melakukan rekayasa genetika, manusiamenggunakan teknologi DNA Rekombinan. Dalam teknologi DNA rekombinan sangatberhubungan erat dengan mutasi karena tujuan sebenarnya teknologi ini adalah memutasikansuatu organisme agar mendapat perubahan sifat baru yang diinginkan.
 
2
 
BAB IIPEMBAHASAN
Teknologi DNA Rekombinan
Secara klasik analisis molekuler protein dan materi lainnya dari kebanyakan organismeternyata sangat tidak mudah untuk dilakukan karena adanya kesulitan untuk memurnikannyadalam jumlah besar. Namun, sejak tahun 1970-an berkembang suatu teknologi yang dapatditerapkan sebagai pendekatan dalam mengatasi masalah tersebut melalui isolasi dan manipulasiterhadap gen yang bertanggung jawab atas ekspresi protein tertentu atau pembentukan suatuproduk.Teknologi yang dikenal sebagai
teknologi DNA rekombinan
,
 
atau
 
dengan istilah yanglebih populer 
rekayasa genetika
, ini melibatkan upaya perbanyakan gen tertentu di dalam suatusel yang bukan sel alaminya sehingga sering pula dikatakan sebagai
kloning gen
. Banyak definisi telah diberikan untuk mendeskripsikan pengertian teknologi DNA rekombinan. Salahsatu di antaranya, yang mungkin paling representatif, menyebutkan bahwa teknologi DNArekombinan adalah pembentukan kombinasi materi genetik yang baru dengan cara penyisipanmolekul DNA ke dalam suatu vektor sehingga memungkinkannya untuk terintegrasi danmengalami perbanyakan di dalam suatu sel organisme lain yang berperan sebagai sel inang.Teknologi DNA rekombinan mempunyai dua segi manfaat. Pertama, dengan mengisolasidan mempelajari masing-masing gen akan diperoleh pengetahuan tentang fungsi dan mekanismekontrolnya. Kedua, teknologi ini memungkinkan diperolehnya produk gen tertentu dalam waktulebih cepat dan jumlah lebih besar daripada produksi secara konvensional.Pada dasarnya upaya untuk mendapatkan suatu produk yang diinginkan melalui teknologiDNA rekombinan melibatkan beberapa tahapan tertentu (Gambar 9.1). Tahapan-tahapan tersebutadalah isolasi DNA genomik/kromosom yang akan diklon, pemotongan molekul DNA menjadisejumlah fragmen dengan berbagai ukuran, isolasi DNA vektor, penyisipan fragmen DNA kedalam vektor untuk menghasilkan molekul DNA rekombinan, transformasi sel inangmenggunakan molekul DNA rekombinan, reisolasi molekul DNA rekombinan dari sel inang, dananalisis DNA rekombinan.
 
3
 
A.
 
Isolasi DNA
Saat ini kita dapat menemukan berbagai macam metode ektraksi DNA. Para penelitiselalu berusaha menyederhanakan tahapan yang digunakan atau mengurangi jumlah perlakukan.Tahapan atau perlakuan yang terlalu panjang dan terlalu kompleks sering meningkatkan resikokegagalan, terutama bagi pemula. Tahapan atau perlakuan dalam ekstraksi DNA jugadipengaruhi asal sel atau jaringan target.DNA biasanya diisolasi dari sel dengan menggunakan metode yang melisiskan sel tetapimencegah fragmentasi DNA. Langkah ini biasanya melibatkan EDTA(
ethylenediaminetetraacetic acid 
) yang dalam proses tersebut akan mengikat ion magnesium(kofaktor yang dibutuhkan oleh enzim DNase). Idealnya dinding sel (jika ada) didigesti secaraenzimatis (misalnya dengan enzim lisosim). Selanjutnya membran sel sebaiknya disolubilisasidengan detergen. Jika disrupsi fisik dibutuhkan sebaiknya dilakukan seminim mungkin. Dalamproses disrupsi ini enzim nuklease yang terlepas dari komponen selular dapat mencerna asamnukleat secara efisien, sehingga kerja enzim nuklease harus dihambat. Disrupsi sel dan sebagianbesar langkah selanjutnya sebaiknya dilakukan pada suhu 4
0
C, menggunakan alat yang terbuatdari gelas dan larutan yang telah di-autoclave (fungsi autoclave adalah untuk menghancurkanaktivitas DNase pada alat atau larutan tersebut).Setelah melepaskan asam nukleat dari sel, RNA dapat dihilangkan dengan penambahanRNase yang telah diterapi panas untuk menginaktivasi DNase kontaminan (RNase relatif stabilterhadap panas karena adanya ikatan disulfida yang akan menyebabkan proses renaturasi ketikadidinginkan). Kontaminan mayor lainnya, yaitu protein, dihilangkan dengan dengan larutan fenolatau campuran fenol-khloroform (keduanya akan mendenaturasi protein tetapi tidak mendenaturasi asam nukleat). Setelah campuran tersebut dibuat menjadi emulsi, dilakukanpemusingan. Setelah pemusingan akan terbentuk bagian organik di bagian bawah dan bagianaqueous di bagian atas dipisahkan lapisan yang terdiri dari protein yang terdenaturasi. Cairanaqueous diambil dan dideproteinisasi beberapa kali sampai tidak ada lagi material yang terlihatpada lapisan tengah. Kemudian DNA yang sudah tidak mengandung protein ini dicampur dengandua bagian etanol. DNA akan menjadi presipitat, terpisah dari larutan sampel tersebut. Setelahdipusingkan, pelet DNA kemudian dilarutkan kembali.

Activity (8)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 thousand reads
1 hundred reads
Syifa Azzahra liked this
Rela Habibah liked this
Atik Jumiati liked this
Atik Jumiati liked this
Yoga Adhitya liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->