Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Look up keyword
Like this
3Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
ALAT PERAGA IPA

ALAT PERAGA IPA

Ratings: (0)|Views: 267 |Likes:
Published by johny_purwantoro

More info:

Published by: johny_purwantoro on Apr 07, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

03/15/2014

pdf

text

original

 
BAB IPENDAHULUAN
A. Latar Belakang
Pembelajaran merupakan komunikasi dari dua arah, mengajar dilakukanoleh pihak guru sebagai pendidik, sedangkan belajar dilakukan oleh pesertadidik sebagai murid. (DR.H.Syaful Sagala, 2005;61
).
 Mata pelajaran IPA (Ilmu Pengetahuan Alam) merupakan salah satumata pelajaran yang wajib pada jenjang pendidikan Sekolah Dasar dan tidak sedikit anak yang merasa kesulitan dalam mempelajari IPA (Ilmu PengetahuanAlam). Hal ini dapat dilihat dari hasil belajar siswa dari tahun ke tahun.Berdasarkan pengalaman guru mengajar, ternyata dari hasil test IPA(Ilmu Pengetahuan Alam) cenderung memperoleh hasil yang masih rendah.Sebagai guru baik di kelas selalu merasa kurang puas dengan hasil belajar siswa, dari setiap hasil ulangan cenderung sebagian besar siswa belummencapai Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) yaitu nilai 60, sehingga belummencapai ketuntasan klasikal. Baru setelah diadakan ulangan perbaikan,ketuntasan klasikal tercapai, dan itupun mesti dilakukan berulang kali, bahkanpada beberapa materi yang dianggap lebih sulit ulangan perbaikan (remedial)perlu diulang lagi. Padahal untuk melakukan ulangan perbaikan perlutambahan waktu, yang terkadang harus dilakukan siang hari, setelah pulangsekolah.Mengingat terbatasnya waktu berdasar pembagian jumlah jampelajaran pada kurikulum yang digunakan sekarang, sangat tidak memungkinkan untuk memberikan ulangan perbaikan di pagi hari (pada jam-jam efektif), karena akan menghambat materi-materi berikutnya. Sehinggapenulis merasa perlu mencari solusi terbaik untuk mengatasi permasalahan diatas.Dari hasil wawancara di kelas, sebagian besar siswa merasa malasbelajar dan belum maksimal dalam belajar IPA (Ilmu Pengetahuan Alam),peserta didik menganggap belajar IPA (Ilmu Pengetahuan Alam) susahmenghafalnya. Padahal belajar IPA (Ilmu Pengetahuan Alam) sebenarnya
 
tidak selalu harus menghafal, belajar IPA (Ilmu Pengetahuan Alam) harusmau berfikir, sering disosialisasikan dengan kreativitas dan pemecahanmasalah. Tanpa adanya rasa keingintahuan yang kuat atau motivasi tinggi haltersebut tidak dapat tercapai.Tingkat penguasaan peserta didik terhadap materi pelajaran biasanyadinyatakan dengan nilai, namun pada kenyataannya sangat sulit membuatpeserta didik dapat menguasai materi pelajaran, ini terlihat dari hasil ulanganIPA (Ilmu Pengetahuan Alam) semester ... tahun 2011 yang menunjukkanangka rendah, berarti penguasaan peserta didik terhadap materi pembelajaranIPA rendah, dari .... peserta didik SDN ... di kelas ... hanya ... peserta didik yang mencapai tingkat ketuntasan belajar hanya 50 %. Guru dalammenyampaikan materi hanya menggunakan metode ceramah dan penugasan.Untuk mengatasi hal tersebut, penulis memiliki metode baru untuk mengajar IPA (Ilmu Pengetahuan Alam) yang menarik. Dengan caramenggunakan proses penelitian tindakan kelas dan menggunakan metode alatperaga. Laporan ini disusun berdasarkan catatan yang dibuat ketikamerancang kegiatan perbaikan selama pelaksanaan, observasi, dan diskusipelaksanaan perbaikan pembelajaran dalam tiga siklus pada mata pelajaran.Berkenaan hal di atas, laporan ini memuat pendahuluan, perencanan danpelaksanaan perbaikan pembelajaran, temuan atau hasil yang diperoleh, sertakesimpulan dan saran tindak lanjut.Di samping untuk memperbaiki prestasi belajar, pelaksanaan perbaikanpembelajaran ini juga bertujuan untuk memenuhi tugas dalam mata kuliahPemantapan Kemampuan Profesional pada Program S1 PGSD.
Rumusan Masalah
Berdasarkan hasil pengamatan yang dilakukan penulis dan supervisomenunjukkan bahwa peserta didik kurang dapat menguasai materi pelajarandisebabkan antara lain :a. Rendahnya respon peserta didik karena kurangnya stimulasi guru dalamproses pembelajaran.b. Kesulitan belajar peserta didik nampak pada menurunnya motivasi
 
belajarnyac. Menurunnya motivasi peserta didik menyebabkan hasil penilaian pesertadidik yang diperoleh kurang maksimalBertolak dari latar belakang masalah di atas, maka rumusan masalahpenelitian ini adalah ”Bagaimana menggunakan metode alat peraga agapeserta didik terlibat aktif dalam pembelajaran IPA di kelas ....SDN...Kecamatan Banjit Kabupaten Way Kanan tahun pelajaran 2010/2011?”Dari hal di atas, yang menjadi tujuan utama perbaikan adalah bagaimanapenerapan metode alat peraga antara guru dan peserta didik dapat efektif yangakhirnya dapat memotivasi peserta didik meningkatkan konsentrasi padapelajaran IPA (Ilmu Pengetahuan Alam) yang diberikan melalui metode alatperaga, yang menjadi tujuan utama perbaikan adalah bagaimana penerapanmetode alat peraga untuk meningkatkan hasil belajar siswa pada pelajaran IPA(Ilmu Pengetahuan Alam) di kelas ....SDN... Kecamatan Banjit KabupatenWay Kanan tahun pelajaran 2010/2011
Tujuan Penelitian
Berdasarkan latar belakang dan rumusan masalah tersebut di atas makapenelitian bertujuan sebagai berikut :1. Meningkatkan prestasi peserta didik pada mata pelajaran IPA (IlmuPengetahuan Alam)2. Untuk mengetahui perubahan hasil belajar peserta didik setelahmenggunakan metode alat peraga3. Menganalisa pemahaman peserta didik pada pelajaran IPA (IlmuPengetahuan Alam) yang diberikanmelalui metode alat peraga
Manfaat Penelitian
Manfaat penelitian ini adalah sebagai berikut:

Activity (3)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 thousand reads
1 hundred reads
Naura Lutchu liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->