Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
1Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
3 Askep Osteoporosis 42 524

3 Askep Osteoporosis 42 524

Ratings: (0)|Views: 43 |Likes:
Published by Rusida Liyani
osteoporosis
osteoporosis

More info:

Published by: Rusida Liyani on Apr 07, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

04/07/2011

pdf

text

original

 
Askep Osteoporosis
ASKEP pada Klien dengan gangguan MetabolismeTulang : OSTEOPOROSIS
By Iwan Sain, S.Kp
Defenisi
adalah kelainan di mana terjadi
penurunan massa tulang
total. Terdapatperubahan pergantian tulang homeostasis normal, kecepatan resorpsitulang lebih besar dari kecepatan pembentukan tulang, pengakibatkanpenurunan masa tulang total.
Tulang secara progresif menjadi porus,rapuh dan mudah patah
; tulang menjadi mudah fraktur dengan stresyang tidak akan menimbulkan pengaruh pada tulang normal.
ETIOLOGI
Faktor-faktor yang mempengaruhi pengurangan massa tulang pada usialanjut:
o
Determinan Massa Tulang
Faktor genetik
Perbedaan genetik mempunyai pengaruh terhadap derajatkepadatan tulang. Beberapa orang mempunyai tulang yang cukupbesar dan yang lain kecil. Sebagai contoh, orang kulit hitam padaumumnya mempunyai struktur tulang lebih kuat/berat dari paciabangsa Kaukasia. Jacii seseorang yang mempunyai tulang kuat(terutama kulit Hitam Amerika), relatif imun terhadap fraktur karenaosteoporosis.
Faktor mekanis
Beban mekanis berpengaruh terhadap massa tulang di sampingfaktor genetk. Bertambahnya beban akan menambah massa tulangdan berkurangnya beban akan mengakibatkan berkurangnya massatulang. Dengan perkataan lain dapat disebutkan bahwa adahubungan langsung dan nyata antara massa otot dan massa tulang.Kedua hal tersebut menunjukkan respons terhadap kerja mekanikBeban mekanik yang berat akan mengakibatkan massa otot besar 
Created By Iwan, S.KpKep. Medikal Bedah III
42
 
Askep Osteoporosis
dan juga massa tulang yang besar. Sebagai contoh adalah pemaintenis atau pengayuh becak, akan dijumpai adanya hipertrofi baikpada otot maupun tulangnya terutama pada lengan atau tungkainya;sebaliknya atrofi baik pada otot maupun tulangnya akan dijumpaipada pasien yang harus istrahat di tempat tidur dalam waktu yanglama, poliomielitis atau pada penerbangan luar angkasa. Walaupundemikian belum diketahui dengan pasti berapa besar beban mekanisyang diperlukan dan berapa lama untuk meningkatkan massa tulangdi sampihg faktor genetik
Faktor makanan dan hormon
Pada seseorang dengan pertumbuhan hormon dengan nutrisi yangcukup (protein dan mineral), pertumbuhan tulang akan mencapaimaksimal sesuai dengan pengaruh genetik yang bersangkutan.Pemberian makanan yang berlebih (misainya kalsium) di ataskebutuhan maksimal selama masa pertumbuhan, disangsikan dapatmenghasilkan massa tulang yang melebihi kemampuanpertumbuhan tulang yang bersangkutan sesuai dengan kemampuangenetiknya.
o
Determinan penurunan Massa Tulang
Faktor genetik
Faktor genetik berpengaruh terhadap risiko terjadinya fraktur. Padaseseorang dengan tulang yang kecil akan lebih mudah mendapatrisiko fraktur dari pada seseorang dengan tulang yang besar. Sampaisaat ini tidak ada ukuran universal yang dapat dipakai sebagaiukuran tulang normal. Setiap individu mempunyai ketentuan normalsesuai dengan sitat genetiknya serta beban mekanis den besar badannya. Apabila individu dengan tulang yang besar, kemudianterjadi proses penurunan massa tulang (osteoporosis) sehubungandengan lanjutnya usia, maka individu tersebut relatif masihmempunyai tulang tobih banyak dari pada individu yang mempunyaitulang kecil pada usia yang sama
Created By Iwan, S.KpKep. Medikal Bedah III
43
 
Askep Osteoporosis
Faktor mekanis
Di lain pihak, faktor mekanis mungkin merupakan faktor yangterpenting dalarn proses penurunan massa tulang schubungandengan lanjutnya usia. Walaupun demikian telah terbukti bahwa adainteraksi panting antara faktor mekanis dengan faktor nutrisihormonal. Pada umumnya aktivitas fisis akan menurun denganbertambahnya usia; dan karena massa tulang merupakan fungsibeban mekanis, massa tulang tersebut pasti akan menurun denganbertambahnya usia.
Kalsium
Faktor makanan ternyata memegang peranan penting dalam prosespenurunan massa tulang sehubungan dengan bertambahnya Lisia,terutama pada wanita post menopause. Kalsium, merupakan nutrisiyang sangat penting. Wanita-wanita pada masa peri menopause,dengan masukan kalsiumnya rendah dan absorbsinya tidak bak,akan mengakibatkan keseimbangan kalsiumnya menjadi negatif,sedang mereka yang masukan kalsiumnya baik dan absorbsinyajuga baik, menunjukkan keseimbangan kalsium positif. Dari keadaanini jelas, bahwa pada wanita masa menopause ada hubungan yangerat antara masukan kalsium dengan keseimbangan kalsium dalamtubuhnya. Pada wanita dalam masa menopause keseimbangankalsiumnya akan terganggu akibat masukan serta absorbsinyakurang serta eksresi melalui urin yang bertambah. Hasil akhir kekurangan/kehilangan estrogen pada masa menopause adalahpergeseran keseimbangan kalsium yang negatif, sejumiah 25 mgkalsium sehari.
Protein
Protein juga merupakan faktor yang penting dalam mempengaruhipenurunan massa tulang. Makanan yang kaya protein akanmengakibatkan ekskresi asam amino yang mengandung sulfatmelalui urin, hal ini akan meningkatkan ekskresi kalsium.
Created By Iwan, S.KpKep. Medikal Bedah III
44

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->