Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
18Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Filsafat Rekonstruktivisme dan Aplikasinya dalam Pendidikan

Filsafat Rekonstruktivisme dan Aplikasinya dalam Pendidikan

Ratings: (0)|Views: 1,265 |Likes:

More info:

Published by: Sofyan Zaibaski Gulu on Apr 08, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

12/09/2012

pdf

text

original

 
BAB IPENDAHULUAN
Pendidikan adalah upaya mengembangkan potensi-potensimanusiawi peserta didik baik potensi fisik potensi cipta, rasa,maupun karsanya, agar potensi itu menjadi nyata dan dapatberfungsi dalam perjalanan hidupnya. Dasar pendidikan adalahcita-cita kemanusiaan universal. Pendidikan bertujuanmenyiapkan pribadi dalam keseimbangan, kesatuan. organis,harmonis, dinamis. guna mencapai tujuan hidup kemanusiaan.Filsafat pendidikan adalah filsafat yang digunakan dalam studimengenai masalah-masalah pendidikan.Pendidikandapat dilihat dalam dua sisi yaitu: (1)pendidikan sebagai praktik dan (2) pendidikan sebagai teori.Pendidikan sebagai praktik yakni seperangkat kegiatan atauaktivitas yang dapat diamati dan disadari dengan tujuan untukmembantu pihak lain (dalam hal ini peserta didik) agarmemperoleh perubahan perilaku. Sementara pendidikan sebagaiteori yaitu seperangkat pengetahuan yang telah tersusun secarasistematis yang berfungsi untuk menjelaskan, menggambarkan,meramalkan dan mengontrol berbagai gejala dan peristiwapendidikan, baik yang bersumber dari pengalaman-pengalamanpendidikan (empiris) maupun hasil perenungan-perenungan yangmendalam untuk melihat makna pendidikan dalam konteks yanglebih luas.Di antara keduanya memiliki keterkaitan dan tidak bisadipisahkan. Praktik pendidikan seyogyanya berlandaskan padateori pendidikan. Demikian pula, teori-teori pendidikanseyogyanya bercermin dari praktik pendidikan. Perubahan yangterjadi dalam praktik pendidikan dapat mengimbas pada teoripendidikan. Sebaliknya, perubahan dalam teori pendidikan pun
1 |M a k a l a h F i l s a f a t R e k o n s t r u k t i v i s m e
 
dapat mengimbas pada praktik pendidikan. Terkait denganupaya mempelajari pendidikan sebagai teori dapat dilakukanmelalui beberapa pendekatan, diantaranya: (1) pendekatansains; (2) pendekatan filosofi; dan (3) pendekatan religi. (UyohSadulloh, 1994).Kajian pendekatan filosofi dalam pendidikan menjadidiperlukan karena pandangan filosofi akan memberikan arah,warna dan semangat dalam merumuskan kebijakan-kebijakandalam pendidikan. Kebijakan pendidikan, baik dalam peraturanmaupun kebijakan terapan atau aplikasi pembelajaran harusmengacu kepada pandangan-pandangan filosofi. Dengandemikian arah dan semangat praktik-praktik pendidikan danpembelajaran akan menjadi lebih bermakna.Filsafat pendidikan menurut Al-Syaibany dalam Uyoh (2003: 71), adalah: ”Pelaksanaan pandangan falsafah dan kaidahfalsafah dalam bidang pendidikan. Filsafat itu mencerminkansatu segi dari segi pelaksanaan falsafah umum danmenitikberatkan kepada pelaksanaan prinsip-prinsip dankepercayaan-kepercayaan yang menjadi dasar dari falsafahumum dalam menyelesaikan masalah-masalah pendidikansecara praktis”.Salah satu aliran filsafat yang dikenal dalam duniapendidikan adalah filsafat rekonstruktivisme. Filsafatrekonstruksionisme merupakan kelanjutan dari gerakanprogresivisme. Gerakan ini lahir didasasi atas suatu anggapanbahwa masalah-masalah masyarakat yang ada pada saatsekarang ini. Rekonstruksionisme dipelopori oleh Geroge Countdan Harold Rugg pada tahun 1930, ingin membangunmasyarakat baru, masyarakat yang pantas dan adil.
2 |M a k a l a h F i l s a f a t R e k o n s t r u k t i v i s m e
 
Setelah gerakan progresif kehilangan momentumnya,Theodore Brameld dalam Uyoh (2003 : 168) meletakan dasar :
”Social reconstruction” 
dengan beberapa publikasinya seperti :
Pattern of Educational Philosophy, A ReconstructionalPhilosophy of Education
, dan
Education as Power 
. Usaharekonstruksi sosial yang diupayakan Brammeld didasarkan atassuatu asumsi bahwa kita telah beralih dari masyarakat agrarispedesaan ke masyarakat
urban
yang berteknologi tinggi, namunmasih terdapat suatu kelambatan budaya yang serius, yaitudalam kemampuan manusia menyesuaikan diri terhadapmasyarakat teknologi. Hal tersebut sesuai dengan pandanganCounts, bahwa apa yang diperlukan pada masyarakat yangmemiliki perkembangan teknologi yang cepat adalah rekontruksimasyarakat dan pembentkkan serta perubahan tata dunia baru.Makalah ini akan membicarakan sekelumit filsafatrekonstruksionisme dan pengaruhnya dalam dunia pendidikan diIndonesia. Rumusan masalah yang muncul adalah, apa filsafatrekonstruksionisme itu? Bagaimana pandanganrekonstruksionisme dan pengaruhnya dalam dunia pendidikan diIndonesia?Tujuan penulisan makalah ini adalah untukmendeskripsikan konsep filsafat rekonstruksionisme besertatokoh pelopornya. Di samping itu juga akan mendeskripsikanpengaruh dan aplikasi semangat rekonstruksionisme dalampendidikan dan pembelajaran di Indonesia. Manfaat yang dapatdiambil dari pembahasan ini adalah memberikan arah,semangat, wawasan, pandangan dan pola pikir baru mengenaialiran-aliran fisafat dalam dunia pendidikan, khususnyarekonstruksionisme. Dengan demikian, pandangan dan pola pikerbaru tersebut akan mewarnai aplikasinya dalam dunia
3 |M a k a l a h F i l s a f a t R e k o n s t r u k t i v i s m e

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->