Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
77Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
TUBERKULOSIS PARU ANAK

TUBERKULOSIS PARU ANAK

Ratings: (0)|Views: 2,661 |Likes:
Published by Taufik Abidin

More info:

Published by: Taufik Abidin on Apr 09, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC or read online from Scribd
See more
See less

07/18/2013

original

 
TUBERKULOSIS PARU
FADHLUR RAHMANH1A004017Pembimbing :dr. S.A.K Indriyani, Sp.A, M.Kes
DALAM RANGKA MENGIKUTI KEPANITERAAN KLINIK MADYADI BAGIAN/SMF ILMU KESEHATAN ANAK FAK. KEDOKTERAN UNIVERSITAS MATARAM/ RSU PROP. NTBMATARAM2010
1
 
TINJAUAN PUSTAKATUBERKULOSIS PARUI. DEFINISI
Tuberkulosis merupakan infeksi yang disebabkan oleh kuman TB (MycobacteriumTuberculosis), yang disebut juga basil tahan asam. Sebagian besar kuman TB menyerang paru,tetapi dapat juga mengenai organ tubuh lainnya.
II. EPIDEMIOLOGI
Sejak akhir tahun 1990-an, dilakukan deteksi terhadap beberapa penyakit yang kembalimuncul dan menjadi masalah terutama di negara maju. Salah satu diantaranya adalah TB. Worldhealth organization memperkirakan bahwa sepertiga penduduk dunia (2 miliar orang) telahterinfeksi oleh M. tuberculosis, dengan angka tertinggi di Afrika, Asia, dan Amerika Latin.Tuberkulosis, terutama TB paru, merupakan masalah yang timbul tidak hanya dinegara berkembang, tetapi juga di negara maju. Tuberkulosis tetap merupakan salah satupenyebab tingginya angka morbiditas dan mortalitas, baik di negara berkembang maupundi negara maju.
III. PREVALENSMorbiditas dan mortalitas
Laporan mengenai TB anak jarang didapatkan. Diperkirakan jumlah kasus TB anak per tahun adalah 5-6% dari total kasus TB. Berdasarkan laporan tahun 1985, dari 1261 kasus TBanak berusia <15 tahun, 63% di antaranya berusia <5 tahun. Pada survey nasionai di Inggris danWales selama setahun pada tahun 1983, didapatkan bahwa 452 anak berusia <15 tahun menderitaTB (MRCT-CDU, 1988). Dari Alabama, Amerika, dilaporkan bahwa selama II (tahun 1983-993)didapatkan 171 kasus TB anak usia <15 tahun. Di negara berkembang, TB pada anak berusia <15 tahun adalah 15% dari seluruh kasus TB, sedangkan di negara maju, angkanya lebih rendah,yaitu 5-7%.2
 
Pada tahun 1989, WHO memperkirakan bahwa setiap tahun terdapat 1,3 juta kasus baruTB anak, dan 450.000 anak usia <15 tahun meninggal dunia karena TB. Kasus baru diperkirakanakan meningkat setiap tahun, dari 7,5 juta kasus (143 kasus per 100.000 penduduk) pada tahun1990, menjadi 8,8 juta kasus (152 kasus per 100.000 penduduk) pada tahun 1995, menjadi 10,2juta kasus (163 kasus per 100.000 penduduk) pada tahun 2000, dan akan mencapai 11,9 jutakasus pada tahun 2005.Total insidens TB selama 10 tahun, dari tahun 1990-1999, diperkirakan sebanyak 88,2juta penyandang TB, 8 juta di antaranya berhubungan dengan infeksi HIV. Pada tahun 2000terdapat 1,8 juta kematian akibat TB, 226.000 di antaranya berhubungan dengan HIV. Selamatahun 1985-1992, peningkatan TB paling banyak terjadi pada usia 25-44 tahun (54,5%), diikutioleh usia 0-4 tahun (36,1%), dan 5-12 tahun (38,1%). Pada tahun 2005, diperkirakan kasus TBnaik 58% dari tahun 1990, 90% di antaranya terjadi di negara berkembang.Di Amerika Serikat dan Kanada, peningkatan TB pada anak berusia 0-4 tahun adalah19%, scdangkan pada usia 5-15 tahun adalah 40%. Di Asia Tenggara, selama 10 tahun,diperkirakan bahwa jumlah kasus baru adalah 35,1 juta, 8% di antaranya (2,8 juta) disertaiinfeksi HIV. Menurut WHO (1994), Indonesia menduduki peringkat ketiga dalam jumlah kasusbaru TB (0,4 juta kasus baru), setelah India (2,1 juta kasus) dan Cina (1,1 juta kasus). Sebanyak 10% dari seluruh kasus terjadi pada anak berusia < 15 tahun.
IV. FAKTOR RESIKO
Terdapat beberapa faktor yang mempermudah terjadinya infeksi TB maupun timbulnyapenyakit TB pada anak. Faktor-faktor tersebut dibagi menjadi faktor resiko infeksi dan faktor resiko progresi infeksi menjadi penyakit (resiko penyakit).
1. Resiko infeksi TB
Faktor resiko terjadinya infeksi TB antara lain adalah anak yang terpajan dengan orang dewasadengan TB aktif (kontak TB positif), daerah endemis, kemiskinan, lingkungan yang tidak sehat(higiene dan sanitasi yang tidak membaik), tempat penampungan umum (panti asuhan, penjaraatau panti perawatan lain) yang banyak terdapat pasien TB dewasa aktif.Risiko timbulnya transmisi kuman dari orang dewasa ke anak akan lebih tinggi jika pasiendewasa tersebut mempunyai BTA sputum positif, infiltrat luas atau kavitas pada lobus atas,3

Activity (77)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 thousand reads
1 hundred reads
Guntabozt liked this
Niya Eka Permana liked this
Herizko Kusuma liked this
Fery Mardi liked this
Herizko Kusuma liked this
Herizko Kusuma liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->