Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more ➡
Download
Standard view
Full view
of .
Add note
Save to My Library
Sync to mobile
Look up keyword
Like this
8Activity
×
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
MR Edisi 234

MR Edisi 234

Ratings: (0)|Views: 3,662|Likes:
Published by akang_sia4065

More info:

Published by: akang_sia4065 on Apr 12, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See More
See less

11/12/2012

pdf

text

original

 
Edisi 234 Tahun XI, 13 - 20 April 2011 Harga Rp. 4.000,- (Luar Jawa + Ongkos Kirim)
e-mail :
mediarakyat_new@yahoo.com
Contact Person :
0812 9936 97708787 66 999 09
SURATKABARUMUM
Press Release
Hal. 3
Hal. 5
Hal. 8
465 Desa di KalselTanpa Bidan
Pembawa Suara Pembangunan Bangsa 
website :
www.mediarakyatonline.com
aca Juga 
Sebanyak
13 dari21 kabupaten diProvinsi Nusa Teng-gara Timur sampaisekarang belummencairkan danabantuan
(Hal 6)
Merubah Plat Mobil DinasItikad Buruk Oknum Pejabat
Pelaku usaha Priangan TimurIkuti Sosialisasi Program KUKM
Pantai
Kuta Bali saatini memang sangatkotor. Fakta dilapanganmenunjukkan pantaiyang menjadi ikonpariwisata
(Hal 2)
baca hal
15
Candra, Ketua LSM Laskar Anti Korupsi Indonesia
PembangunanGedungArsipRSUDKarawang
TerindikasiKolusiBerjamaah
Obat Generik
Mendagri:
197Kabupaten/KotaTerapkanKTPElektronik 
BOS Belum CairSekolah Ancam Boikot UN
MariKitaBerantasKorupsi
 
Mari Kita Berantas Korupsi 
PengaduanMasyarakat
Pengaduan Masyarakat
Telp.(021)-25578389
Telp. (021) - 25578389
Fax.(021)-52892454
Fax. (021) - 52892454
HumasKPK:(021)-25578439
Humas KPK : (021) - 25578439
PO.BOX:575Jakarta10120
PO.BOX : 575 Jakarta 10120
email:pengaduan@kpk.go.id
email : pengaduan@kpk.go.id
KOMISIPEMBERANTASANKORUPSI
nvestigasi 
Usut Tuntas Dana Intensive Medis dan Para Medis Kab. Natuna
TerindikasiKebocoran DanaMillyaranRupiah?
Natuna,(MR)
Besarnya anggaran insentive medis dan paramedis yang dikelola oleh Dinas KesehatanNatuna, ditenggarai jadi lahan empuk bagioknum pejabat di Dinkes Natuna. Sampai hariini, gonjang ganjing tentang indikasi danainsentive turut di “tilep” semakin menarik pembicaraan.Info terbaru di dapat wartawan Koran ini,membenarkan insentive dokter untuk daerahterluar , seperti Subi dan Pulau laut Rp.7500.000/bulan. Menurutnya, anggaran tersebut terlalukecil juka dibandingkan dengan dana yang di plotPemerintah. “ Dana besar tapi sampai hanyasegitu” katanya. Dia juga mengatakan, sangatkaget soal pemberitaan itu, aku kira tidak adawartawan yang berani menulisnya. Kita ini mengabdi,untuk masyarakat Natuna, kadang pengabdian itu tidak dihargai. Contohnya, sampai saat ini tgl 2 April 2011dana insentivetenagakesehatan tahun 2011 belumjugadi cairkan. Pada hal dana tersebut sangat perlu untuk kehidupankita.keluhnya.Dia juga mengatakan, beberapa Medis dan paramedissudahberencanamaumengadakan
RSUD Karawang
Karawang,(MR)
Berdasarkan ketentuansetiap pambangunan yang dibiayai oleh pemerintah harusmengacu pada mekanisme danketentuan yang di tetapkan,seperti Kepres NO.80 Th.2003kini di ubah jadi peraturanperesiden (Perpers) NO.54Th.2010 tentang pedomanpengadaan barang dan jasamilikpemerintah,ketikadalampelaksanaan di sesuikan de-nganRABdanbistek(gambar)tapi hal itu sepertinya tak ber-laku untuk pembangunangedung arsip di lingkunganRSUD Kabupaten Karawangyang selesai di bangun padabulanDesember 
Tasikmalaya,(MR)
Selainsebagaisentraperdagangandanindustrikecildiwilayah Priangan Timur dengan beberapa komoditiunggulan diantaranya bordir, batik, alas kaki, anyamanmendong, meubel, kelom geulis dan payung geulis, KotaTasikmalayatelahberkembangmenjadisalah
Kota Tasikmalayaadi Tujuan WisataBelanja KulinerJdan
Jember,(MR 
)Petani mempersilakan pemerintahmencabut sebagian subsidi pupuk jika memangdiperlukan, asalkan harga gabah dinaikkansehingga menyesuaikan dengan kebutuhanhajat hidup petani. Harga gabah dinilai paling
Cabut Saja Subsidi,Naikkan Harga Gabah!
Sejumlah petani menampi gabah yang baru saja dipanen.
layak jika harga pembelian pemerintahditetapkanmenjadiRp3.000perkguntukgabahkering panen. Edi Suryanto, petani warga DesaDukuh dempok, Kecamatan Wuluhan, Jember,Jawa Timur, mengatakan, pergerakan hargagabahsangatcepat. “Agarpetani
Kupang,(MR)
Obat generik un-tuk pasien penggunakartu Jamkesmas(Jaminan KesehatanMasyarakat) di Ru-mah Sakit (RS) WZJohannes Kupang,NusaTenggaraTimur habis sejak 10 bulanterakhir. Akibatnyapasien harus mem-belikeapotek.Kepala InstalasiGawat Darurat (IGD) RS WZ Johannes Kupang dokter FrankTouw mengatakan dokter dan perawat tidak bisa disalahkankarenamanajemenrumahterlambat
Obat GenerikPasien Jamkesmasdi Kupang Habis
Padang,(MR)
Kepala Kementerian Agama Sumatera Barat melaluiKepala Bidang Humas M Rifki, Sabtu (9/4), mengatakan,berdasarkan data dari Kejaksaan Tinggi, pada 2011 terdapatsembilan aliran kepercayaan yang dinyatakan dilarang dandalam pengawasan Badan Koordinasi Pengawas AliranKepercayaanMasyarakat(Bakorpakem).Ia menyebutkan sembilan aliran kepercayaan yangdilarang dan dalam pengawasan itu adalah Jami'atulIslamiyah, Islam Murni, Islam Jam'ah, Inkarsunnah, AjaranDarul Arqam, Jema'at Ahmadiyah Indonesia, ThariqatNaqsyabandiyah Yayasan Kiblatul Amin II, dan Ajaran AlQiyadahIslamiyah,PengajianAbdulKarimJama'."Saat ini terdapat 31 aliran kepercayaan di Sumbar yangberada dalam pengawasan Kejaksaan Tinggi Sumatera Barat,sembilandiantaranyadilarang,"katanya.Menurut dia, secara umum 31 aliran kepercayaan tersebutdanpengikutnyatersebardiseluruhwilayahdiSumateraBaratyangterdatahinggaMaret2011."Dalamhalini,
9 dari 31Aliran Kepercayaandi Sumatera Barat
Dinyatakan Dilarang
Jakarta,(MR)
Wakil Ketua Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) Asrorun Ni`am Sholehmengatakan aksi melihat materi pornografi saat sidang paripurna DPR, jelas melanggar hukum. Anggota DPR Komisi V Fraksi Partai Keadilan Sejahtera Arifinto dapatdikenakan Pasal 5 junto Pasal 31 Undang-undang Nomor 44 Tahun 2008 tentangPornografidenganancamanhukumanpenjarapalinglamaempattahundandendapalingbanyakduamiliarrupiah.
KPAI : Arifinto TerancamHukuman Dipenjara
Arifinto
Pantai KutaSudah Kotor dan Kumuh
SeorangwanitatuanaikliftdiGedungKantorNewYorkCityyang sangat mewah. Seorang wanita muda dan cantikmasukkedalamliftdanberbauwangilalumenolehkepadawanita tua dan berkata angkuh,Wanita muda dan cantik berikutnya naik di lift dan jugasangat arogan lalu menatap wanita tua itu dan berkata,Sekitar tiga lantai kemudian, wanita tua itu telah mencapaitujuannya dan akan turun lift. Sebelum dia pergi, diamelihat kedua wanita cantik itu, tersenyum, lalumembungkuk, dan mengeluarkan sebuah kentut yangberbaupalingbusuk.Dia meninggalkan kedua wanita itu di dalam lift, sambilmengatakan
"Giorgio - Beverly Hills,$100perounce" "ChanelNo5,$150perounce!"Brokoli,49sensekilo!" 
Merek-Merek Parfum Mewah
Jakarta,(MR)
Menteri Dalam Negeri,Gamawan Fauzi,mengatakan, sebanyak 197kabupaten/kota di Indonesiaakan mulai menerapkan KartuTanda Penduduk (KTP)elektronik pada 2011.Dalam Rapat KerjaNasional Kependudukan danPencatatan Sipil 2011 diJakarta, Minggu (10/03),Mendagri mengatakan, ke-197 kabupaten/kota tersebuttelah menyatakankesiapannya melaksanakanprogram KTP elektronik."Tahun ini, 2011, 197kabupaten/kota sudah mulaimenerapkan KTP elektronikdan tahun depan, 2012, 300kabupaten/kota menerapkanKTP elektronik," katanya.Gamawan optimistisproyek pengadaan KTPelektronik yang menelan biayasekitar Rp6 triliun lebih ituakan berhasil. Ia yakin targetpenerapan KTP elektronik di497 kabupaten/kota padaakhir 2012 dapat terwujud.Proyek penerapan KTPelektronik ini melibatkan 15kementerian dan didukungoleh lembaga-lembaga terkait.Mendagri
baca hal
15
baca hal
15
baca hal
15
baca hal
15
baca hal
15
baca hal
15
baca hal
15
 
2
Berita Utama
Edisi 234 TEdisi 234 TEdisi 234 TEdisi 234 TEdisi 234 Tahun X Iahun X Iahun X Iahun X Iahun X I13- 20 April 201113- 20 April 201113- 20 April 201113- 20 April 201113- 20 April 2011
Denpasar,(MR)
Pantai Kuta Bali saat inimemang sangat kotor. Fakta dilapangan menunjukkan pantaiyang menjadi ikon pariwisataBali tersebut minim fasilitasumum (fasum) dan banyak plastik sampah rumah tangga.Tudingan yang dialamatkanmajalah Times bahwa PantaiKuta jorok lantaran memblu-daknya sampah ternyata me-mang benar adanya. Pantauanwartawan koran ini di lapa-ngan, terlihat sampah plastik industri rumah tangga berteba-ran di pantai hingga ke bibir pantai tempat wisatawan ber-jemur menikmati sinar mata-hari. Bahkan di sana sini terda-pat sampah seperti batang kayupohon yang patah. Anehnya,meski banyak bertebaranseperti itu, instansi terkait tak cepat tanggap untuk menanga-ninya.Audi, pengunjung yangditemui di Pantai Kuta menga-ku risih dengan banyaknyasampah yang bertebaran.Sesekali Audi yang datangbersama anaknya memungutisampah plastik yang mengenaibadannya ketika merekaberenang. "Sampahnya banyak sekali. Sedang asyik berenang,badan tersangkut sampah. Jadi,sekalian saja membersihkansampah. Sambil mengajarianak saya agar mau menjagalingkungan," ujar perempuansatu anak yang mengaku sudah9 tahun tinggal di Bali ini,Kamis (7/4).Lain lagi dengan Sukadana,pria asli Bali yang sering bolak-balik Denpasar-Kuta. Saatditemui di pinggir pantai iamengaku banyak sekali peru-bahan Pantai Kuta saat ini jikadibandingkan dengan limatahun lalu. "Sekarang, PantaiKuta sudah kotor dan kumuh.
Pantai Kuta Sudah Kotor dan Kumuh
Lihat saja para pedagang yangmenjajakan makanan di sekitar pantai, sudah mirip denganpasar malam yang buka siang,"sindir Sukadana.Kehadiran pedagang yangsemrawut juga menambahkekumuhan Pantai Kuta.Apalagi, sambung dia, FasilitasUmum (Fasum) di sekitar lokasi sangat tidak memenuhisyarat. Sebab, katanya, darisekian ribuan wistawan man-canegara dan domestik yangdatang ke Kuta, Fasum sepertitoilet dan tempat sampah hanyaada beberapa saja. Apalagi toi-let-nya juga kotor," terangnya.Kekumuhan itu semakinmenjadi manakala kemacetantak dapat dihindarkan di sekitar lokasi. Sukadana menuturkan,manakala bus-bus travel yangmengangkut wisatawan datang,kemacetan pun tak dapat dihin-darkan. Sebab, Pantai Kutajuga minim fasilitas parkir."Pantai Kuta itu kan ikon Bali,masa parkir susah. Apalagikalau bus travel datang, pastitambah macet. Jangan ditanyakalau musim liburan sekolahtiba, Pantai Kuta pasti macettotal karena bus parkir semba-rangan. Sudah saatnya pihak terkait segera menata kembaliPantai Kuta agar tak ditinggal-kan wisatawan," desak dia.Pemandangan berbeda jus-tru terjadi di Pantai Sanur, Den-pasar. Pantai yang lebih banyak didatangi turis domestik inijustru tertata dengan baik.Pemandangan seperti sampahyang terlihat di hampir sepanjang Pantai Kuta, justrutak nampak di sini. Dihubungimelalui telepon genggamnya,Kepala Dinas Kebersihan danPertamanan Kabupaten Ba-dung, Eka Merthawan memintawaktu untuk memberikankomentar. "Nanti telepon lagiya, saya sekarang sedang rapatMusrenbang. Atau sekitar pukul 14.00 Wita datang sajake ruangan biar datanya tidak salah saya kasih," katanya.Setali tiga uang, Kepala SatgasPantai Kuta, Ngurah Tresnajuga mengaku sedang mengi-kuti rapat Musrembang diPuspem Badung dan memintaagar dihubungi kembali sorehari. "Saya sedang mengikutirapat Pak. Nanti tolong hubu-ngi kembali jika ingin memintakomentar terkait sampah diKuta," katanya.Sementara itu, KepalaBadan Lingkungan Hidup Pro-vinsi Bali Anak Agung AlitSastrawan, meski mengakusedang memimpin rapat dikantornya, namun mau mem-berikan sedikit komentar. Priaberkumis tebal ini mengatakan,volume sampah di Bali setiaphari rata-rata mencapai 5.094meter kubik.Ia mengakui belum seluruhsampah itu dapat ditanganisecara tuntas. Oleh karena itu,dia mengajak masyarakatsetempat untuk berperan aktif dalam menangani masalahtersebut. ?Bali telah menca-nangkan 'Pulau Bersih danHijau' (Bali clean and green).Karena itu, masalah sampahharus dapat ditangani secaratuntas,? katanya. Wargamasyarakat, kata dia, hendak-nya.mempunyai kesadaran dantanggung jawab yang besar terhadap kebersihan dankelestarian lingkungan. Iaberharap masyarakat membu-ang sampah pada tempat-tempat yang telah disediakan.Hal ini akan mempermudahpetugas kebersihan ketikamemungut dan mengangkut-nya ke tempat pembuanganakhir (TPA) sampah. "Sayaberharap warga masyarakatmembuang sampah padatempatnya, sehingga pulau inike depannya bebas darisampah," katanya, sembarimeminta agar dihubungi kem-bali beberapa jam kemudian.
>>Nyoman
Jakarta,(MR)
Menteri LingkunganHidup Gusti Muhammad Hattamengatakan delapan perusa-haan yang masuk daftar hitampencemaran lingkungan akansegera dibawa ke pengadilan.Langkah ini ditempuh setelahsejumlah perusahaan tersebuttidak mau menaati peringatanyang diberikan Kemen LH soalpencemaran lingkungan."Ada beberapa perusa-haan yang sudah kita pulbaket(pengumpulan bahan ketera-ngan dan data). Rencananya, ada delapan (perusahaan) yangkita ajukan ke Pengadilan dalam waktu dekat," kata GustiMuhammad Hatta di Komplek Istana Presiden, Rabu.Menurut Gusti, ke-8 perusahaan itu mayoritas bergerak disektor pengelolahan ikan dan berdomisili di Jawa Timur. Sikaptegas KemenLH terhadap kedelapan perusahaan tersebutkarena dalam dua tahun berturut-turut menghuni daftar sertatidak ada upaya perbaikan."Ini perusahaan dalam negeri. Tetapi, kami walaupun(perusahaan) luar tembak juga. Katakanlah seperti Chevronkami kasih (angka) merah itu. Sebelumnya kami bina, yangmerah jangan sampai hitam. Itu prosesnya tetapi dia tetap saja,sudah kami (ajukan) ke pengadilan. Nanti kalau tidak tegas,orang akan melawan terus," ujarnya.Berdasarkan Undang-Undang nomor 32 Tahun 2009tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup,perusahaan yang masuk daftar hitam dapat diancam pidanapenjara paling singkat tiga tahun paling lama 10 tahun dandenda paling sedikit Rp3 miliar dan paling banyak Rp10 miliar.Peringkat warna hitam didefinisikan sebagai usaha dan ataukegiatan yang sengaja melakukan perbuatan atau melakukankelalaian yang mengakibatkan pencemaran dan atau kerusakanlingkungan dan pelanggaran terhadap peraturan perundang-undangan yang berlaku atau tidak melaksanakan sanksiadministrasi. Setiap tahun KemenLH merilis perusahaan-perusahaan yang masuk daftar hitam.Sebuah lembaga swadaya masyarakat, yakni Koalisi Rakyatuntuk Keadilan Pencemaran Lingkungan (Kiara), juga pernahmengeluarkan rilis pada 2010. Menurut Kiara, ada 33 dari 215perusahaan agro-industi yang masuk daftar hitam KemenLH,12 di antaranya sudah dua kali masuk daftar hitam sejak 2009,seperti PT Cartram (agar-agar), CV Pasific Harvest (pengolahanikan), dan PT Aulia Prima Intra Makmur (pengolahan ikan).
>>Sahrial Nova
Pemerintah Seret8 Perusahaan Daftar Hitamke Pengadilan
Menteri LH Gusti M Hatta
Jakarta,(MR)
Menteri Keuangan AgusMartowardojo mengatakanbahwa pemerintah masih akanmempelajari saran KomisiPemberantasan Korupsi (KPK)yang meminta dihentikannyapenggunaan Anggaran Penda-patan dan Belanda Daerah(APBD) untuk klub sepakbolaprofesional."Kalau KPK seandainya
Pendanaan Sepakboladari APBD Dikaji Ulang
memang mengeluarkan 'tuli-san', kami akan pelajari. Kita inimenjalani negara, jadi tidak bisa kemudian berhenti hanyakarena ada sesuatu yang da-dakan. Jadi kita akan pelajari,"ujar Menkeu saat ditemui diJakarta, Selasa.Menkeu mengatakan belummenerima surat resmi dari KPK perihal permintaan tersebut."Saya belum terima suratnyaKPK," ujarnya. Menkeu me-ngatakan selama ini Kemen-terian Keuangan memberikananggaran terkait kegiatan olah-raga kepada induk olahragayaitu Komite Olahraga Nasio-nal Indonesia (KONI).KONI, katanya, akanmenyalurkan dana yang telahdicairkan kepada asosiasi danpersatuan cabang olahragayang bernaung dalam induk olahraga tersebut. Untuk itu,terkait dengan anggaran untuk sepak bola, Kementerian Keu-angan mengharapkan agar adadiskusi terlebih dahulu denganKONI sebagai induk olahraga."Anggaran pemerintahadalah untuk induk olahraga,untuk KONI. Kemudian KONItentu ada kebijakannya sendiridalam mendukung satuan-satuan asosiasi atau persatuanolahraga. Jadi sementara inisaya hanya bisa mengatakanbahwa itu adalah kebijakanyang mesti ditindaklanjutiKONI," ujarnya.KPK menyarankan peme-rintah menghentikan penggu-naan Anggaran PendapatanBelanja Daerah (APBD) bagiklub sepak bola profesionalyang berada di bawah Persa-tuan Sepak Bola Seluruh Indo-nesia (PSSI) mulai 2012. "Hasilkajian Komisi PemberantasanKorupsi (KPK) menyarankansebaiknya Menteri DalamNegeri (Mendagri) menghen-tikan penggunaan APBD bagiklub sepak bola profesional,"kata Wakil Ketua KPK, MJasin.Jasin mengatakan saranpenghentian penggunaanAPBD itu, berdasarkan adanyaindikasi beberapa pelanggaranpada pemanfaatan dana bagiklub sepak bola profesional.Selain itu, KPK juga mene-mukan adanya konflik kepen-tingan penggunaan APBD bagitim sepak bola profesionalkarena faktor kepala daerahyang merangkap jabatan seba-gai ketua atau pengurus sepak-bola.
>> Sahrial Nova
Agus Martowardojo
Jakarta,(MR)
Permohonan izin pemeriksaan terhadap 61 kepala daerahdan wakil kepala daerah kepada Presiden Susilo BambangYudhoyono selama 2005-2011, diduga masih tertahan diSekretariat Kabinet (Seskab)."Yang jelas saya yakin kalau sudah sampai di meja presi-den, tinggal ditandatangani saja," kata Kepala Pusat Penera-ngan Hukum (Kapuspenkum ) Kejagung Noor Rachmad diJakarta. Ia menduga masih tertahannya permohonan izinpemeriksaan itu juga terkait ada persyaratan yang belumdilengkapi oleh kejaksaan.Sebelumnya, dikatakan, di antara ke-61 kepala daerahyang sampai sekarang belum terbit izin pemeriksaannya daripresiden itu ada yang sudah meninggal.Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim) yang tersandungkasus dugaan korupsi pada divestasi saham PT Kaltim PrimaCoal (KPC), Awang Farouk Ishak dan Gubernur KalimantanSelatan (Kalsel) Rudy Arifin terkait dengan dugaan korupsidalam pemberian uang santunan pembebasan tanah eksPabrik Kertas Martapura. sampai sekarang belum turun izinpemeriksaannya dari presiden. "Kedua gubernur tersebut,termasuk dalam 61 kepala daerah yang izin pemeriksaan daripresiden belum turun," katanya.Diakuinya jika di dalam Undang-Undang (UU) Nomor 32tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah menyebutkan jikaizin pemeriksaan dari presiden belum turun selama 60 hari,maka bisa dilakukan pemeriksaan. "Peraturan pemeriksaankepala daerah itu sendiri diperkuat melalui SEMA (Surat EdaranMahkamah Agung), namun tidak bisa langsung dilakukanpemeriksaan," katanya.Tentunya, kata dia, harus dipertimbangkan juga aspek-aspek lainnya. "Agar nantinya di persidangan (soal izinpemeriksaan kepala daerah) dipermasalahkan," katanya.
>>Sahrial Nov
a
Izin Pemeriksaan 61 KepalaDaerah Tertahan di Seskab
Jakarta,(MR)
Harifin A Tumpa menegaskan bahwa besarnya anggaranpembangunan gedung yang dialokasikan oleh MahkamahAgung karena terdapat sekitar 800 unit gedung pengadilan diseluruh Indonesia yang harus diperbaiki atau dibangun. "Yangpaling banyak, peradilan agama dan peradilan militer," kataKetua Mahkamah Agung Harifin A Tumpa kepada wartawanusai Salat Jumat di Jakarta.Hal ini menanggapi pernyataan Presiden Susilo BambangYudhoyono bahwa MA menempati urutan kedua anggaranpembangunan gedung setelah DPR.Dia mengakui bahwa anggaran mencapai diatas Rp100miliar. "Ya mungkin saja, kalau satu gedung dibangun sekitar Rp3 miliar. Kalau 20 gedung, sudah berapa," ungkapnya.Harifin juga menyatakan bahwa pihaknya akan melakukanefisiensi dan optimalisasi anggaran seperti permintaanpresiden. "Ya tentu perlu, tapi apakah kemudian efisiensi ituharus diartikan tidak boleh membangun? Kan itu tentu tidak,"kata Harifin.Ketua MA ini juga mengungkapkan pembangunan gedungpengadilan ini telah dilakukan sejak 2005 hingga 2010. "Hampir semua gedung yang direncanakan sudah selesai direnovasidan dibangun, jadi hampir semua selesai," katanya.Sebelumnya, Sekretaris MA Rum Nessa mengatakan,alokasi belanja terkait pembangunan hanya dilakukan untukpengadilan di daerah-daerah yang memerlukan perawatan, lalupembangunan pengadilan Tipikor yang diamanatkan ada pada30 provinsi.Biaya yang dialokasikan sebesar Rp1,2 triliun, diambil darianggaran tahunan MA sebesar Rp 6 triliun. "Alokasi untuk ituhanya sebagaian kecil, karena alokasi belanja pegawai MAsekitar 60 persen dari Rp6 triliun," papar Rum Nessa. >>
Sahrial
Yang tidak tercantum di BOX Redaksional bukan wartawan kami. Dalam melaksanakan tugas jurnalistik wartawan kami dilengkapi dengan
Tanda Pengenal
dan
Surat Tugas Peliputan
dari Redaksi yang
masih berlaku
. Dan saat bertugas wartawan kami selalu membawa Surat Kabar Media Rakyat Edisi terbaru.
Alamat Redaksi
Jl. Bina Harapan No. 38-C,Telp. (021) 79192764Kel. Duren Tiga Pancoran - Jakarta Selatan
E-mail
: mediarakyat_new@yahoo.com
Rekening
: Bank BRI Cab.KarawangNo. Rek : 0116-01-022016-50-9a/n: Hisar MT Sagala
Tata Usaha / Iklan / Sirkulasi
:Jl. Manunggal VII Krajan LamaranKel. Palumbonsari Kab. Karawang Jawa BaratTelp. (0267) 8454238
Penerbit
: Yayasan Media Rakyat Intermedia
Percetakan
:
PT. Wahana Semesta Intermedia
Pemimpin Umum :
Hisar MT Sagala,
Penasehat :
KH. DR. TG. Abd. Rahman Anwar SH. MA, Bambang Nugroho. ST, Aleh Heryanto.ST, Drs. Insanul Kamil, Syamsurizon.SH. MSi, Drs. Ir. H. Didin Sahidin, NJ. MSP, Ir.H.Agus Irianto MM, Drs. H. Ilyas Sabli,
Konsultasi Hukum :
Susanto. SH,
Pemimpin Redaksi / Penanggung Jawab :
Hisar MT Sagala,
Dewan Redaksi :
Hisar MT Sagala, Drs.H. Asep Achmad Djaelani, MM, Iwan Saputra, SE, M.Si, Drs. H. Yono Kusyono,
Redaktur :
Irwan Hamid,
Litbang :
Herman Sugianto,
Manager Iklan :
Rudi Harris,
Manager Distribusi:
Herdi,
Layout / Design :
Ahmad Y, St,
Fhoto Grafer :
Hamin,
Staf Redaksi :
Jenri. S, Rusman, Rudi,Besti, Chandra.
PERWAKILAN/ BIRO :
Jakarta Pusat :
Ediatmo (Kepala), Nokipa,
Jakarta Utara :
Eka Lesmana (Kepala), Sarif, Yanto Sitanggang,
Jakarta Timur :
Sukron (Kepala), Wisnu,
Jakarta Barat :
Mohammad(Kepala), Nugraha, Tedy Sutisna,
Jakarta Selatan :
Hengki (Kepala), Yusandi, Sahrial Nova,
Karawang :
K. Komarudin, Warsian, Cece Wiriyadi,
Bogor, Depok :
Ali, Ruslan,
Bekasi Kota :
S. Wahyudi,
Kab. Bekasi :
A. Natawi Jaya, Marulloh, H. Andang Hamdani,
Purwakarta :
Sapan Supriatna,
Biro Subang :
Iman,
Kota Bandung :
Dodi Sulaeman(Kepala), Tuty Suhartati,
Bandung Barat :
Dayanto, Darfi,
Kabupaten Bandung :
Maman,
Sumedang/ Majalengka :
Edi Moelyana (kepala), Ani Suhartini, Wawan Setiawan,Budi,Ratim, Ruhiyat, Agus Atang, Darmansyah,
Indramayu :
Abdullah (Kepala), Mukromin, Maskin, Suhada, NC Jawir,
Cirebon :
Masduri,
Kuningan :
Dian,
Biro Garut :
UndangSuryana (Kepala), Ali Hasan, Usep Jaelani,
Kab. dan Kota Sukabumi :
Rustandi, Ludy Herdiansyah,
Biro Cianjur :
Ruslan AG, Jaenudin,
Biro Kabupaten Tasik/ Kota Tasik :
Zamzam Hermansyah (Kepala), H. Ade Dimyati, Barkah Sudrajat, Iin Kartiwan, Widayanti, Yuyu Wahyudin, Dede R,
Ciamis :
Heri Herdiana (Kepala),
Banjar :
Ahmad Setia(Kepala),
Tangerang :
Halim Untar (Kepala), Herman,
Lebak/ Pandeglang :
Belfri (Kepala), Herianto,
Serang :
Sukendar (Kepala), Nani,
Lampung : Kab. Tanggamus &Pringsewu:
Dahlan (Kab. Biro), Jainuddin,
Perwakilan Sumatera Selatan :
Alex Effendi (Kepala),
Kota Palembang,
Adiyanto (Kepala),
Kota Prabumulih / kab. Muara Enim :
Alex Effendi (Kepala), Indra Apriansyah, Wendi Karno, H.M. Taher SN, Teti Pega, Amiruddin,
Biro Batu Raja / OKU :
Sahmi (Kepala),
Biro Oku Selatan :
Thomas Ivan,
Ogan Ilir :
Marleni (Kepala), Astute,
Tulang Bawang :
Sumarta (Kepala), Nani,
Kota Metro :
Tohir (Kepala), Maman Irawan,
Pekanbaru :
Paizal (Kepala), Nurdin,
Padang :
Marqian,
Bengkulu :
Aman Sipahutar,
Biro Mukomuko
:
Hilman Daud,
Bengkulu Utara :
Syaiful Bahkri S,
Perwakilan Jambi :
Leman Burhan, (Kepala), Hendar,
Muara Bungo :
Suyono,
Kab. Tebo :
Heri Zaldi,
Musirawas/ Lubuk Linggau :
Iman Koesnadi, Agus Salim,
Kab. Sarolangon :
Leni Hartati,
Dumai :
Suparta (Kepala), Parjio,
Tanjung Pinang :
Winarto(Kepala), Jerlin P, Rony Rudianto,
Biro Batam :
Ganda S.Prawira (Kepala), Agus Stanza AMd, Englis Simaremare,
Biro Tanjung Balai Karimun :
Jerlin P (Kepala),
Kab. Lingga:
Heri Susanto (Kepala), Nurjaly, Hendrano,
Kab. Bintan :
Defran, Edi Ishak,
Biro Natuna :
Roy S. (Kepala),
Kab. Anambas :
S. Edwar. S (Kepala),
Rokan Hilir :
M. Erickson.S.Pd (Kepala), Rasmali SH, Syahdan,
Purwokerto :
Hanapiah (Kepala), Kuswandi,
Batang :
Rika Ida (Kepala), Hapid,
Kota Semarang:
Irman Idrus (Kepala), Warsoma,
Cilacap:
Murtaqin,
Pekalongan :
Hetty (Kepala) Narwan,
Purbalingga :
Hermanda,
Yogyakarta :
Suratno,
Klaten :
Sutrisno, Tarmo,
Perwakilan Jawa Timur :
Deasy Epita A (Kepala),
Mojokerto :
Moh. Lutfi,
Lamongan :
Adi Sugiarto (Kepala), Huala Simanjuntak, Julian Tri, Prayitno,
Banyuwangi :
M. Arif Afadi,
Kupang :
Moses Mone Kaka (Kepala)
,
KlaudiusEdy Burga,
Kalimantan Barat :
Ranto Leonardo,
Kalimantan Selatan / Tengah :
Gatner Eka Tarung, SE (Kepala),
Banjar Masin :
Mulia,
Banjar Baru :
Asrian Talatika,
Pulang Pisau :
Yabi. K,
Samarinda :
Kipan Suerta, Delimah,
Belu & TTu :
Heribertus Kolo (Kepala), Lodowikus Umbu Lodongo, Robertus Seran, Agus TB. SH,
Flores Timur :
Ferdinandus (Kepala), K. Lewoema,
Sorong :
Dea (Kepala), Gonjali,
Kota Medan :
Frendi Tua (Kepala), Herwan, Siti,
Tebing Tinggi :
Hasni (Kepala), Herdan,
Langkat :
OjakSianturi (Kepala), Waskito,
Deli Serdang :
T. Manalu (Kepala), Belfri,
Pematang Siantar :
Heru (Kepala), Sintan,
Simalungun :
Togap Munthe (Kepala), Jentar Bangun,
Tarutung :
Juang N,
Dairi :
Karlen (Kepala), Benni Sitorus, Dadang Kusmandi,
Padang Sidempuan :
Chairun (Kepala), Hotman, Ali,
Bali :
Nyoman, Putu Artha.
800 Gedung PengadilanHarus Diperbaiki
 
3
Berita Utama
Edisi 234 TEdisi 234 TEdisi 234 TEdisi 234 TEdisi 234 Tahun X Iahun X Iahun X Iahun X Iahun X I13- 20 April 201113- 20 April 201113- 20 April 201113- 20 April 201113- 20 April 2011
Karawang,(MR)
Merubah Plat NoPol Mobildinas dari warna merah men-jadi hitam secara etika moralsudah mencerminkan itikadtidak baik karena kendaraantersebut bukan kepemilikanpribadi artinya, segala bentuk dan penampilan itu harus sesuaiaturan tidak boleh dirubahkarena mobil itu statusnyapinjam pakai jadi harus sesuaiperaturan perundang-undangandan mesti diketahui oleh semuapihak bahwa yang berhak pinjam pakai kendaraan ituadalah hanya bagi para unsur pimpinan saja yakni seperti dilingkungan sekretariat DPRDitu hanya Ketua dan wakilKetua DPRD dan kalau sebatasanggota itu tidak punyakewajiban pemerintah untuk memberikan fasilitas, dan perludisikapi bahwa pimpinan partaibukan berarti pimpinan Dewan,dan Untuk penertiban itusendiri Sat Pol PP harus beranimemberikan teguran terhadappara oknum itu tetapi kalau halitu tetap dibiarkan oleh SatPolPP sebagai penegak PeraturanDaerah tidak berani mengambiltindakan maka kami akanmemakai hukum rakyat denganmenarik paksa , Kata NacePermana.SE Ketua LSMLodaya Karawang.Nace juga menegaskan,Bupati harus secepatnya me-ngeluarkan Surat PerintahKeputusan Bupati tentang aser-aset daerah salah satunya mobildinas molik pemkab karawangyang di rubah corak hingga platnomor merah jadi hitam dan
Merubah Plat Merah Mobil DinasItikad Buruk Oknum Pejabat
masih banyak di luar mobildinas masih di pegang oleh parapejabat lama (pensiun) harussegera ditertibkan artinyaperlakuan terhadap kendaraanitu tidak semena-mena keingi-nan pribadi harus sadar diri danmalu bahwa mereka pinjamterhadap Negara, uang rakyatyang dipakai, Tegas NaceKetika dikonfirmasi, MediaRakyat di kantornya, depankodim 0604 Karawang, Senin(28/3).Menurut Kasie Pemeliha-raan asset dan unsur lain, AsepMuktar, menegaskan, bahwakalau mereka baca bentuk berita acara tentang pinjampakai mobil tersebut tidak boleh dirubah dan mengenaipemeliharaan semestinyamereka yang menggunakanharus berani memelihara bukanmengandalkan bantuan uanganggaran, apalagi plat merahjadi hitam tidak diperbolehkanterkecuali orang-orang tertentuseperti Bupati, Wakil Bupati,Ketua dan Wakil Ketua DPRD,Intel kejaksaan, Pegadilan danKepolisian berdasarkan suratkapolri Tahan 2000.Pihaknya Pada bulan aprilakan bekerjasama denganDishub, Sat Pol PP dan bagianHukum Pemkab Karawangakan dilaksanakan apelkendaraan mobil Dinas dandiharapkan para OPD tersebutpada waktunya kendaraan itumesti ada dihadirkan dan apa-bila masih ada di tangan parapejabat yang lama kalau tidak ada itikad baik untuik mengem-balikan maka pihaknya akanbekerjasama dengan pihak SatPol PP untuk tarik paksa danyang jadi kesulitan dari phak asset sendiri kalau bentuk bantuan yang datangnya daripropinsi dan pusat kadang paraOPD terkait tidak melaporkan.Di tempat terpisah KepalaBagian Umum SekretariatDPRD Karawang Yudi Yudia-wan, diruang kerjanya kamis(31/3) mengatakan, mengenaimobil dinas yang ada di ling-kungan pemkab Karawangyang berhak mendapatkanyapasilitas tersebut yakni eselonIII keatas tetapi tentang meru-bah plat nomor dari merah kehitam, merubah warna dandipergunakan keperluan pri-badi, menurut aturan tidak boleh dan hal ini sudah ditindak lanjuti dengan suratedaran dari Bupati Nomor 124/1049/DPPKAD tertanggal 31maret 2011 tentang penggu-naan plat Nomor/TNKB padakendaraan Dinas milik Peme-rintah Kabupaten Karawangyang baru sampai ke mejakerjanya, dan dalam aturan itusendiri yang boleh memper-gunakan plat nomor Hitam ituhanya berlaku bagi para unsur pimpinan tertinggi sertainstansi terkait dan tentangoknum yang merubah bentuk dan plat nomor itu pihaknyatelah koordinasi dengan pihak asset pemkab dan Kepolisianadapun mobil yang masihdipakai oleh pejabat lama yangsudah diberi surat teguran kesatu sampai teguran ke tigamasih tetap membangkangdiharapkan ada itikad baik dariorang tersebut untuk mengem-balikannya
.
>> Komarudin
Martapura,(MR)
Untuk meningkatkan kepedulian akan pembuatan izinmendirikan bangunan (IMB) menjadi agenda penting satuanpolisi pamong praja (pol-pp) sehingga pihak terkait terusmelakukan upaya penertiban, terutama di kawasan BelitangKabupaten OKU Timur yang pembangunannya semakin pesat.Kasat Pol-PP Kabupaten OKU Timur, Mulyanto.menjelaskan Upaya razia terhadap sejumlah bangunan terusdilakukan, kalau didiamkan saja masyarakat akan lalai, katanya.Untuk masyarakat silahkan saja untuk mendirikan bangunandan harus mengacu pada aturan yang tertuang dalam ketentuanpembuatan IMB.Kabupaten OKU Timur adalah daerah yang memilikipeluang investasi usaha perkembangan pembangunanterbilang pesat. Maka dengan hal tersebut pemerintahKabupaten OKU Timur menerapkan langkah-langkahpenertiban, sehingga daerah ini teratur.Mulyanto menambahkan, untuk pembuatan IMB tidak hanyarumah hunian saja, namun gedung penangkaran wallet harusada izin sehingga dapat terkontrol dengan baik. Dan kesadaranmasyarakat akan pentingnya IMB terus meningkat.
>> Sahmi
Pemkab OKU Timur Tertibkan IMB
Kota Tasikmalaya,(MR)
Terdapat perbedaan antaraKeppres 80 tahun 2003 denganPerpres 54 tahun 2011, demi-kian Walikota TasikmalayaDrs.H.Syarif Hidayat M.Sipada pembukaan sosialisasiPeraturan Presiden Nomor 54tahun 2011 tentang pengadaanbarang/ jasa Pemerintah diLingkungan Pemerintah KotaTasikmalaya di aula Bale KotaTasikmalaya, Rabu kemarinyang dihadiri seluruh OPD seKota Tasikmalaya.Selain membuka kegiatansosialisasi, Walikota juga mem-berikan sambutan denganmenyampaikan untuk penga-turan pengadaan barang danjasa saat ini telah diberlakukanperaturan presiden nomor 54tahun 2011 menggantikannomor 80 tahun 2003 yangpada prinsipnya terdapat 7gagasan pokok perubahan yaitupenyederhanaan prosedur,mengurangi ekonomi biayatinggi, mendorong persainganusaha yang sehat, melindungiusaha kecil, meningkatkan
Walikota Tasikmalaya :
Banyak Perbedaan Aturan TentangPengadaan Barang dan Jasa
penggunaan produksi dalamnegeri, meningkatkan profesio-nalisme serta penyelarasanatuaran dengan berpegangteguh pada good governance“saya berharap terjadi kesa-maan pengetahuan dan pema-haman anatara pemerintahselaku pengguna barang/ jasadengan penyedia dan aparatur pemeriksa” jelasnya.Asisten Daerah Perekono-mian dan pembangunan Drs.Edi Sumardi M.Ed selaku ketuapenyelenggara dalam laporan-nya menyampaikan kegiatandilaksanakan dengan latar belakang untuk meningkatkanefisiensi, efektivitas, transpa-ransi sebagaimana tertuang da-lam peraturan presiden nomor 54 tahun 2010 yang diseleng-garakan atas kerja sama denganBalai Layanan Secara Elek-tronik (BLPSE) Provinsi JawaBarat dan Lembaga KebijakanPengadaan Barang/ JasaPemerintah (LKPP) RI.Ditambahkan Edi, maksuddan tujuan dari kegiatan yaitumemberikan pemahamankepada aparatur pemerintah
Kupang,(MR)
Puluhan warga di Desa Praikarokujang, Kecamatan UmbuRatu Nggay, Kabupaten Sumba Tengah, Nusa Tenggara Timur (NTT), dilaporkan membakar mesin bor milik PT Fathi Re-sources yang sedang melakukan eksplorasi emas di desatersebut."Peralatan lain yang juga dirusak ialah dua unit genset dantelepon seluler milik pekerja tambang," tutur Yhan Windhy,aktivis Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) PenguatanInstitusi dan Advokasi Rakyat yang menghubungi Media Indo-nesia, Jumat (8/4).Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut karenaseluruh pekerja berhasil menyelamatkan diri. Akan tetapi,kerugian akibat kejadian itu diperkirakan sekitar Rp3 miliar.Serangan terjadi Rabu (6/4) sekitar pukul 23.00 WITA. Awalnya,warga melempari pekerja dengan batu. Setelah pekerjamelarikan diri, mereka masuk ke lokasi tambang dan menyulutapi di peralatan yang ada.Kasus ini sedang ditangani pihak kepolisian, sedangkanperalatan lainnya termasuk mesin yang dibakar telah dievakuasike base camp milik perusahaan di yang dibangun di sampingKantor Polsek Sumba Tengah.Menurut Yhan, peristiwa itu diduga kuat terkait penolakanwarga terhadap PT Fathi Resources untuk tidak menambangdi daerah mereka. Warga juga sudah mengirim surat penolakantambang kepada Bupati Sumba Tengah, tetapi belumditanggapi.Tahun lalu, perusahaan asal Jakarta itu juga ditolak wargasaat melakukan eksplorasi emas di Desa Wangga Meti,Kecamatan Matawai Lapau, Sumba Timur.Warga beralasan, tambang emas bakal merusaklingkungan, dan mengakibatkan sumber mata air mengering.Alasan lainnya ialah untuk menghasilkan satu gram emas,membutuhkan 2,1 ton limbah batuan dan tailing yangmemproduksi 5,8 ton emisi beracun seperti sianida yangberbahaya bagi kesehatan.
>> Klaudius Edy Burga
Tolak PenambanganWarga Bakar Mesin Bor Perusahaan Tambang
dan para penyedia barang danjasa konstruksi “Nanti akandiberikan materi tentang kebi-jakan dan pengembanganbarang/ jasa pemerinatah,implementasi layanan penga-daan secara elektronik danpengawasan dalam pelaksa-naan pengadaan barang/ jasa.Hadir dalam kegiatan sosia-lisasi tersebut Wakil Walikota,Sekda, pihak Kepolisian dankejaksaan selaku penyidik,para pengurus asosiasi jasakonstruksi, para penggunaanggaran dan para PNS yangmemiliki sertifikat pengadaanbarang/ jasa.
>> Iin Kartiwan
Kotabaru,(MR)
Dinas Pekerjaan Umum Kotabaru, Kalimantan Selatan,dinilai kalangan DPRD tidak serius dalam melaksanakanperbaikan jalan, menyusul masih banyaknya ruas jalan rusakdi wilayah Kotabaru. " Padahal ruas jalan tersebut baru sajadiperbaiki dengan dana miliaran rupiah," kata Ketua Komisi IIIDPRD Kotabaru Syahiduddin, usai kunjungan kerja ke wilayahPulau Laut Timur, Kamis.Ia mengatakan telah menemukan beberapa ruas jalan diwilayah Tanjung Pengharapan, Pulau Laut Timur, dengankondisi rusak berat, badan jalan berlumpur cukup dalam.Bahkan, kata kader Partai Keadilan Sejahtera itu, mobildinas yang ditumpanginya beberapa kali amblas di tengahkubangan lumpur yang cukup dalam. Beberapa anggota DPRDdari Komisi III tersebut terpaksa mengerahkan warga untukmembantu mendorong mobil yang terperosok ke dalam lumpur tersebut."Kami bahkan tidak habis pikir, bagaimana cara kerja DinasPekerjaan Umum dalam melaksanakan perbaikan jalan, jalanyang kami lewati itu baru saja diperbaiki dengan dana miliaranrupiah, tetapi kini sudah rusak kembali," kata dia, tanpamenyebutkan jumlah dana perbaikan jalan yang dimaksud.Syahiduddin meminta Dinas Pekerjaan Umum segeramemperbaiki sistem pelaksanakaan perbaikan jalan, mulai dariproses lelang, pengawasan, penggunaan bahan materialhingga perawatan.Ia menduga, pengawasan dan penggunaan bahan mate-rial untuk memperbaiki jalan di daerah Pulau Laut Timur tidakmaksimal. Buktinya, baru tahun lalu diperbaiki, sekarang sudahrusak kembali, tambahnya.Jika Dinas Pekerjaan Umum serius, tentunya hasilpembangunan dan perbaikan jalan di daerah itu akan lebihbaik dan dapat dimanfaatkan masyarakat lebih lama dari kondisiyang ada saat ini.Menurut dia, kerusakan jalan bukan hanya terjadi di wilayahPulau Laut Timur saja, tetapi terjadi juga di daerah kecamatanwilayah utara dan perbatasan Kotabaru dengan Tanah Grogot.Kepala Dinas Pekerjaan Umum H Ardian serta Kabidbinamarga dan jembatan H Ahmad Muslim hingga saat inibelum berhasil dikonfirmasi terkait temuan jalan rusak yangbaru saja menghabiskan dana miliaran rupiah oleh Komisi IIIDPRD Kotabaru.
>> Gatner Eka Tarung
PU Kotabaru DinilaiTak Serius Perbaiki Jalan
Balikpapan,(MR)
Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) Wilayah In-donesia Timur akan mengkaji kebijakan kenaikan tarif PDAMdi Balikpapan yang tiap tahunnya mengalami kenaikan sebesar 10%. "Kalau dari hasil kajian sementara Peraturan DaerahNomor 3 tahun 2008 yang menjadi dasar kenaikan tarif tersebut,bertentangan dengan Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 23 tahun 2006," kata Ketua KPPU Anang Triyono, Jumat.Dia menjelaskan, dalam Peraturan Menteri Dalam Negeritersebut, sebuah Peraturan Daerah (perda) seharusnya hanyamengatur kelembagaan sedangkan mengenai tarif diatur dalamperaturan wali kota. Hal ini dilakukan untuk memudahkanproses perubahan jika terjadi permasalahan.Dia mengungkapkan dalam waktu dekat ini akanmenurunkan tim untuk melakukan kajian terhadap PeraturanDaerah Nomor 3 tahun 2008 ini, setelah itu akan mengirimsurat rekomendasi ke KPPU pusat terkait indikasi pertentanganPeraturan Daerah Kota Balikpapan, dengan Peraturan MenteriDalam Negeri. "Setelah dikaji kita akan rekomendasikan kepusat mengenai masalah ini," ujarnya.Sementara itu, Wakil Ketua DPRD Balikpapan Sukri Wahid,akan merevisi Peraturan Daerah Kota Balikpapan No 3 tahun2008, tentang Perusahaan Daerah Air Minum Kota Balikpapan.Dia menilai pemberlakuan Peraturan Daerah tersebut dinilaicacat hukum, terutama menyangkut pemberlakuan kenaikantarif sebesar 10 persen per tahun dan mekanisme pemilihandirektur PDAM. "pemberlakuan kenaikan tarif sebesar 10persen per tahun. Karena tidak sesuai dengan PeraturanMenteri Dalam Negeri Nomor 23 tahun 2006 tentang PengelaanPerusahaan Air Minum Daerah," ungkapnya.Hal yang sama juga dikemukana pengamat hukum dari Uni-versitas Balikpapan (Uniba), Rendy Ismail, bahwa PeraturanDaerah Nomor 3 tahun 2008 tentang Pengelolaan PDAM harussegera direvisi karena pemberlakuaan Peraturan Daerah itusudah cacat hukum, di antaranya menyangkut pemberlakuankenaikan tarif dasar air yang mencapai 10% per tahun. yangdiberlakukan tanpa dasar aturan yang jelas. " Termasukmengenai aturan pemilih Direktur PDAM yang terkesan tertutupdan penuh muatan politis," ungkapnya.
>> Gatner Eka Tarung
Dinilai Cacat Hukum,KPPU Kaji Perda PDAM

Activity (8)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 hundred reads
1 thousand reads
Nabil Ramdani liked this
Ripqi Jfc Sharl liked this
Hadi Sarjono liked this
Adiputra Gethey liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->