Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword or section
Like this
114Activity

Table Of Contents

0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Gumi Sasak Dalam Sejarah

Gumi Sasak Dalam Sejarah

Ratings: (0)|Views: 16,255 |Likes:
Published by emperor_design

More info:

Published by: emperor_design on Apr 13, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

05/27/2014

pdf

text

original

 
Gumi Sasak Dalam Sejarah
1
BAB IPENDAHULUAN
Gumi Sasak merupakan sebuah tempat bagi orang-orangSasak menggantungkan harapan dan kehidupannya. Di tanahtersebut, orang-orang Sasak melakukan serangkaian proseskehidupan dari generasi ke generasi dan melahirkan bagian-bagian penting yang harus diketahui oleh generasi mudanya. Kesuburantanahnya mampu menopang kehidupan orang-orang Sasak karenasumber air yang mengalir dari gunung Rinjani secara terus-menerus,sehingga menjadi berkah tersendiri bagi orang-orang Sasak.Dari beberapa catatan dan informasi, asal-usul suku Sasak yang mendiami pulau Lombok adalah ras Mongoloid di AsiaTenggara. Penemuan situs sejarah yang paling penting untuk mengetahui kehidupan prasejarah di Gumi Sasak adalah penemuan benda-benda arkeologis di Gunung Piring, Truwai, kecamatan Pujutkabupaten Lombok Tengah. Adapun yang ditemukan adalah periuk utuh, kereweng, kerangka manusia, sisa kulit kerang, arang, fragmenlogam dan binatang. Sumber informasi sejarah lainnya diperoleh daricerita-cerita rakyat, babad lontar dan peninggalan berupa makammaupun masjid. Pada saat ini pulau Lombok didiami oleh percampuran antara suku Sasak dengan suku-suku dari Jawa,Sulawesi, Kalimantan, Sumatera, Bali, dan Nusa Tenggara. Sebagiankecil lainnya terdapat masyarakat keturunan China dan Arab.Pada tahap selanjutnya, seiring dengan adanya berbagaimacam pengaruh dari luar, muncul sebuah aliran kepercayaan yangdisebut Boda. Boda bukanlah agama Budha tetapi bertumpu padaaanasir Animisme, Dinamisme, Panteisme, dan Antropomorfisme.Oleh sebab itu, pemujaan dan penyembahan roh-roh leluhur dan berbagai dewa lokal lainnya merupakan fokus utama dari praktek keagamaan Sasak-Boda. Sementara agama Budha dan Hindumenjadi anutan nenek moyang suku Sasak setelah mereka berada di bawah kekuasaan Sriwijaya dan Majapahit. Pada saat itu kerajaanSriwijaya dan Majapahit memiliki pengaruh kekuasaan yang meliputiseluruh wilayah nusantara.
 
Gumi Sasak Dalam Sejarah
2
 Sebagian besar penduduk Gumi Sasak adalah pemeluk agamaIslam, sisanya penganut agama Hindu, Budha dan sebagian kecil beragama Kristen. Kehidupan antar umat beragama berjalan rukundan damai. Kegairahan umat Islam dalam menjalankan kehidupan beragama terlihat dalam membangun tempat peribadatan, sehinggahampir di seluruh tempat di pulau Lombok terdapat masjid. Itulahsebabnya pulau Lombok dikenal juga sebagai Pulau Seribu Masjid.Sebelum penyebaran agama Islam datang ke pulau Lombok,masyarakat Lombok percaya akan adanya roh-roh nenek moyang,kepercayaan ini disebut animisme. Selain itu, masyarakat juga percaya bahwa setiap benda memiliki kekuatan gaib, kepercayaan inidisebut dinamisme. Agama Islam berkembang dengan cepat di GumiSasak karena menggunakan pendekatan tasawuf dalam penyebarannya. Ajaran Islam tasawuf menjadi suatu ketertarikanutama bagi masyarakat suku Sasak karena pada umumnya ajaran inimengajarkan dimensi mendalam dalam pemahaman ketuhanan dankeagamaan. Ajaran Tasawuf ini pulalah yang kemudian menjadiacuan umum dalam membentuk sikap dan tindakan (perilaku)masyarakat Sasak. Di sisi lain pemahaman yang belum mendalamdan adanya pengaruh Hindu memunculkan Islam Wetu Telu. IslamWetu Telu merupakan sinkretisme (gabungan) dari ajaran Islam danHindu.Di dalam babad dan lontar, disebutkan beberapa kerajaanyang pernah ada di pulau Lombok. Diantaranya adalah: kerajaanDesa Lae', Suwung, Pamatan, Selaparang, Lombok, Mumbul,Pemokong, Bayan, Sokong, Langko, Penjanggik, Parwa, Kedaro,Karangasem Lombok (Singasari) dan Mataram. Beberapa kerajaanlainnya meliputi desa-desa (wilayah) kecil yang disebut Kedatuan.Di masa lalu, kehidupan masyarakat suku Sasak berada di bawah tekanan kaum penjajah (kerajan Bali, Belanda dan Jepang)dalam waktu yang sangat lama. Hal yang patut disyukuri kemudianadalah diproklamasikannya kemerdekaan Republik Indonesia padatanggal 17 Agustus 1945. Dalam prosesnya, negara baru Republik Indonesia terus mengalami berbagai, perubahan bentuk negara,hingga akhirnya kembali lagi ke dalam bentuk Negara Kesatuan
 
Gumi Sasak Dalam Sejarah
3
 Republik Indonesia (NKRI) pada tanggal 15 Agustus 1950. Kedua peristiwa itu merupakan tonggak penting dimana masyarakat Sasak mampu berdiri sebagai manusia-manusia merdeka seperti anak  bangsa lainnya.

Activity (114)

You've already reviewed this. Edit your review.
anon_561970344 liked this
1 hundred thousand reads
Atank Hanata added this note
Alhamdulillah... terima kasih kepada tim sribd.com yg telah mempublish dalam versi online. referensi yang sangat berharga. saya merasa bangga dengan isi buku ini yang saya nilai sangat berimbang. Khusus kepada Tate ku Lalu bukit (mamiq purwata) dan Lalu Pujut serta para pahlawan dari gumi sa` lombo` yang telah ikhlas mengorbankan jiwanya demi kemerdekaan diri dan bangsanya mendapat gelar syahid d
1 thousand reads
1 hundred reads
Rendra Khaldun liked this
Jhon Ginoe liked this
Lalu Banu Kodra added this note
untuk penulis perhatikan bahwa DESA PADAMARA tidak pernah masuk dalam kekuasan kerajaan Selaparang atau pejanggik.....karena desa padamara ada atau muncul setelah runtuhnya kerajaan Pejanggik dan Selaparang....dan perlu penulis ketahui juga bahwa Desa Padamara tidak pernah dijajah atau dibawah kekuasaan kerajaan sasak...atau Bali....
L-men Saputra added this note
dahsyat bukunya,,!! mohon pertanyaan syukri rahmat dijawab biar kita bisa tahu juga,TERIMAKASIH.!

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->