Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more ➡
Download
Standard view
Full view
of .
Add note
Save to My Library
Sync to mobile
Look up keyword or section
Like this
119Activity
×
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Manajemen Resiko Pada Bank Umum

Manajemen Resiko Pada Bank Umum

Ratings: (0)|Views: 44,632|Likes:
Published by tintonahmad

More info:

Published by: tintonahmad on Apr 14, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See More
See less

07/06/2013

pdf

text

original

 
Lampiran SE No.5/21/DPNP tanggal 29 September 2003
DirektoratPenelitiandanPengaturanPerbankan
PedomanStandarPenerapanManajemenRisikobagiBank Umum
Lampiran1
 
 
1
I. LATAR BELAKANG
1. Situasi lingkungan eksternal dan internal perbankan mengalami perkembanganpesat yang diikuti dengan semakin kompleksnya risiko kegiatan usahaperbankan sehingga meningkatkan kebutuhan praktek tata kelola Bank yangsehat (
good corporate governance 
) dan penerapan manajemen risiko yangmeliputi pengawasan aktif pengurus Bank, kebijakan, prosedur dan penetapanlimit risiko, proses identifikasi, pengukuran, pemantauan, sistem informasi, danpengendalian risiko, serta sistem pengendalian intern.2. Penerapan manajemen risiko tersebut akan memberikan manfaat, baik kepadaperbankan maupun otoritas pengawasan Bank. Bagi perbankan, penerapanmanajemen risiko dapat meningkatkan
shareholder value 
, memberikangambaran kepada pengelola Bank mengenai kemungkinan kerugian Bank dimasa datang, meningkatkan metode dan proses pengambilan keputusan yangsistematis yang didasarkan atas ketersediaan informasi, digunakan sebagaidasar pengukuran yang lebih akurat mengenai kinerja Bank, digunakan untukmenilai risiko yang melekat pada instrumen atau kegiatan usaha Bank yangrelatif kompleks serta menciptakan infrastruktur manajemen risiko yang kokohdalam rangka meningkatkan daya saing Bank. Bagi otoritas pengawasan Bank,penerapan manajemen risiko akan mempermudah penilaian terhadapkemungkinan kerugian yang dihadapi Bank yang dapat mempengaruhipermodalan Bank dan sebagai salah satu dasar penilaian dalam menetapkanstrategi dan fokus pengawasan Bank.3. Esensi dari penerapan manajemen risiko adalah kecukupan prosedur danmetodologi pengelolaan risiko sehingga kegiatan usaha Bank tetap dapatterkendali (
manageable 
) pada batas/limit yang dapat diterima sertamenguntungkan Bank. Namun demikian mengingat perbedaan kondisi pasardan struktur, ukuran serta kompleksitas usaha Bank, maka tidak terdapat satusistem manajemen risiko yang universal untuk seluruh Bank sehingga setiapBank harus membangun sistem manajemen risiko sesuai dengan fungsi danorganisasi manajemen risiko pada Bank.4. Risiko dalam konteks perbankan merupakan suatu kejadian potensial, baikyang dapat diperkirakan (
anticipated 
) maupun yang tidak diperkirakan(
unanticipated 
) yang berdampak negatif terhadap pendapatan dan permodalanBank. Untuk dapat menerapkan proses manajemen risiko, maka pada tahapawal Bank harus secara tepat mengidentifikasi risiko dengan cara mengenaldan memahami seluruh risiko yang sudah ada (
inherent risks 
) maupun yangmungkin timbul dari suatu bisnis baru Bank, termasuk risiko yang bersumberdari perusahaan terkait dan afiliasi lainnya.5. Setelah dilakukan identifikasi risiko secara akurat, selanjutnya secara berturut-turut Bank perlu melakukan pengukuran, pemantauan dan pengendalian risiko.Pengukuran risiko tersebut dimaksudkan agar Bank mampu mengkalkulasieksposur risiko yang melekat pada kegiatan usahanya sehingga Bank dapatmemperkirakan dampaknya terhadap permodalan yang seharusnya dipeliharadalam rangka mendukung kegiatan usaha dimaksud. Sementara itu, dalamrangka melaksanakan pemantauan risiko, Bank harus melakukan evaluasiterhadap eksposur risiko, terutama yang bersifat material dan atau yangberdampak pada permodalan Bank.
 
 
2
Hasil pemantauan yang mencakup evaluasi terhadap eksposur risiko tersebutdilaporkan secara tepat waktu, akurat dan informatif yang akan digunakan olehpihak pengambilan keputusan dalam suatu Bank, termasuk tindak lanjut yangdiperlukan. Selanjutnya berdasarkan hasil pemantauan tersebut, Bankmelakukan pengendalian risiko antara lain dengan cara penambahan modal,lindung nilai, dan teknik mitigasi risiko lainnya.
II. PEDOMAN UMUM PENERAPAN MANAJEMEN RISIKO
1. Pengawasan Aktif Komisaris dan Direksia. Kewenangan dan Tanggung Jawab Pengurus Bank1) Bank wajib menetapkan wewenang dan tanggung jawab yang jelaspada setiap jenjang jabatan yang terkait dengan penerapan manajemenrisiko.2) Wewenang dan tanggung jawab Komisaris, sekurang-kurangnyameliputi:a) menyetujui dan mengevaluasi kebijakan manajemen risiko yangdilakukan sekurang-kurangnya satu kali dalam satu tahun ataudalam frekuensi yang lebih tinggi dalam hal terdapat perubahanfaktor-faktor yang mempengaruhi kegiatan usaha Bank secarasignifikan;b) mengevaluasi pertanggungjawaban Direksi atas pelaksanaankebijakan manajemen risiko tersebut di atas, yang dilakukansekurang-kurangnya secara triwulanan;c) mengevaluasi dan memutuskan permohonan atau usulan Direksiyang berkaitan dengan transaksi atau kegiatan usaha yangmelampaui kewenangan Direksi untuk memutuskan sehinggamemerlukan persetujuan dewan Komisaris.3) Wewenang dan tanggung jawab Direksi, sekurang-kurangnya meliputi:a) menyusun kebijakan dan strategi manajemen risiko secara tertulisdan komprehensif termasuk penetapan dan persetujuan limit risikosecara keseluruhan, per jenis risiko, dan per aktivitas fungsional(kegiatan usaha) Bank. Penyusunan kebijakan dan strategimanajemen risiko dilakukan sekurang-kurangnya satu kali dalamsatu tahun atau dalam frekuensi yang lebih tinggi dalam hal terdapatperubahan faktor-faktor yang mempengaruhi kegiatan usaha Banksecara signifikan;b) bertanggungjawab atas pelaksanaan kebijakan manajemen risikodan eksposur risiko yang diambil oleh Bank secara keseluruhan,termasuk mengevaluasi dan memberikan arahan strategimanajemen risiko berdasarkan laporan yang disampaikan olehSatuan Kerja Manajemen Risiko dan penyampaian laporanpertanggungjawaban kepada dewan Komisaris secara triwulanan;c) mengevaluasi dan memutuskan transaksi yang melampauikewenangan pejabat Bank satu tingkat di bawah Direksi atau

Activity (119)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 hundred reads
1 thousand reads
Trisadini Usanti liked this
Zainal Azzam liked this
bmgusakti liked this
Bang Anggur liked this
Baita Winahyu liked this
Yanti Disini liked this
Yanti Disini liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->