PERGAULAN REMAJA YANG SEHAT
Pergaulan sehat remaja itu ada beberapa cara
. :Diantaranya adalah :1.
Adanya kesadaran beragama bagi remaja
Bagi anak remaja sangat diperlukan adanya pemahaman, pendalaman, serta ketaatanterhadap ajaran-ajaran agama. Dalam kenyataan sehari-hari menunjukkan, bahwa anak-anak remaja yang melakukan kejahatan sebagian besar kurang memahami norma-normaagama. Oleh karena itu, kita harus memiliki kesadaran beragama agar tidak terjerumusdalam pergaulan yang tidak sehat.2.
Memiliki rasa setia kawan
Agar dapat terjalin hubungan sosial remaja yang baik, peranan rasa setia kawan sangatdibutuhkan. Sebab kesadaran inilah yang dapat membuat kehidupan remaja masyarakatmenjadi tentram.3.
Memilih teman
Maksud dari memilih teman adalah untuk mengantisipasi agar kita tidak terpengaruhdengan sifat yang tidak baik/sehat. Walaupun begitu, tapi teman yang pegaulannya buruk tidak harus kita asingkan. Melainkan kita tetap berteman dengannya tapi harus menjagajarak. Jangan terlalu dekat dengan dia.4.
Mengisi waktu dengan kegiatan yang positif
Bagi mereka yang mengisi waktu senggangnya dengan bacaan yang buruk (misalnyanovel/komik seks), maka hal itu akan berbahaya, dan dapat menghalang mereka untuk berbuat baik. Maka dari itu, jika ada waktu senggang kita harus mengisinya dengan hal-hal yang positif. Misalnya menulis cerpen, menggambar, atau lainnya.5.
Laki-laki dan perempuan memiliki batasan-batasan tertentu
Agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan, sebaiknya remaja harus menjaga jarak dengan lawan jenisnya. Misalnya, jangan duduk terlalu berdekatan karena dapatmenimbulkan hal-hal yang tidak diinginkan.6.
Menstabilkan emosi
Jika memiliki masalah, kita tidak boleh emosi. Harus sabar dengan cara menenangkandiri. Harus menyelesaikan masalah dengan komunikasi, bukan amarah/emosi.
Etika Pergaulan Remaja
Etika berasal dari bahasa Yunani kuno Ethos dalam bentuk tunggal mempunyai banyak arti:tempat tinggal yang biasa, padang rumput, kandang, kebiasaan, adat akhlak, watak, perasaan,sikap cara berpikir. Dalam bentuk jamak ³ta etha´ artinya adalah adat kebiasaan. Arti inilahyang melatarbelakangi terbentuknya istilah ³etika´ oleh Aristoteles (384-322 sM): ilmutentang adat kebiasaan, apa yang biasa dilakukan.Etika mempunyai pengertian yang cukup dekat dengan moral. Moral dari bahasa latin mosjamaknya mores berarti kebiasaan, adat. Dalam kamus bahasa Indonesia pertama kali tahun1988 kata mores dipakai dalam arti yang sama yakni adat kebiasaan. Jadi kata moral dan etikakeduanya berasal dari kata yang berarti adat kebiasaan. Setelah mempelajari asal-usulnya,sekarang kita menyimak artinya. Kata etika ada perbedaan yang mencolok, jikamembandingkan dengan kamus bahasa Indonesia lama (Poerwadarminta, 1953) dan baru(1988). Perbedaan itu ialah etika dijelaskan sebagai ilmu pengetahuan tentang asas-asasakhlak (moral), sedangkan dalam kamus baru etika dijelaskan dengan membedakan tiga hal:Ilmu tentang apa yang baik dan buruk dan tentang hak dan kewajiban moral (akhlak).Kumpulan asas atau nilai yang berhubungan dengan akhlak. Nilai mengenai benar dan salahyang dianut suatu golongan atau masyarakat. Definisi etika tersebut di ataslah yang digunakanuntuk menjelaskan pelbagi kata yang mengikutinya seperti: etika bisnis, etika kedokteran,etika pergaulan. Lebih jauh dari pengertian etika di atas, ada istilah lain yang seringdicampuradukkan begitu saja dengan kata etika yaitu etiket. Arti kata etika berbeda sekalidengan etiket. Etika di sini berarti moral dan etiket berarti sopan-santun. Etiket menyangkutcara suatu perbuatan yang harus dilakukan manusia sebagai nilai umum yang diakui danditerima. Misalnya jika saya menyerahkan sesuatu kepada Guru atau orang yang sayahormati, saya harus menyerahkannya dengan tangan kanan. Jika saya mau kencing maka sayaharus pergi ke ke wc/toilet, bukan di tembok kelas atau di pohon kamboja. Jika saya tidak melakukan hal itu atau bertentangan maka saya bisa dikatakan melanggar etiket. sedangkan