Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
22Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Rencana Strategis PMI 2009-2014

Rencana Strategis PMI 2009-2014

Ratings: (0)|Views: 1,824 |Likes:

More info:

Published by: Bagus Teguh Ariyanto Antox on Apr 14, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

01/19/2014

pdf

text

original

 
KATA PENGANTAR
65 tahun usia pengabdian Palang Merah Indonesia (PMI) telah menorehkan pengalaman dancatatan-catatan akan kelemahan dan kelebihan yang dimiliki serta tantangan yang harusdihadapi, namun PMI tetap ada dan akan terus berperan fungsi bagi rakyat Negara KesatuanRepublik Indonesia.PMI merupakan mitra bagi pemerintah dengan tetap menjaga kemandirian dan kenetralandalam pelayanan kepalangmerahan kepada masyarakat. Tidak dapat dipungkiri bahwa PMIbelum optimal dalam mencapai tujuan. Analisa kondisi internal dan eksternal secara nyatamemperlihatkan bahwa belum semua PMI Provinsi dan Kabupaten/Kota mampumenunjukkan jati diri sebagai organisasi kepalangmerahan yang mandiri, unggul,terstruktur, memiliki kapasitas, dan sumber daya yang berkualitas.Selama 5 tahun mendatang, dimana kehidupan global sangat mempengaruhi eksistensi dankeberlangsungan organisasi, sudah saatnya PMI harus lebih profesional, cepat, aktif,tanggap, dan dicintai masyarakat. PMI harus mendefinisikan dan merumuskan kembali visi,misi, dan pokok-pokok kebijakan secara komprehensif,
adaptable
, dan terarah. Visi danmisi PMI ke depan akan diarahkan pada tiga
mainstreams
utama yakni:1. Peningkatan pelayanan transfusi darah dan donor darah sukarela;2. Memperkuat pelayanan dalam penanggulangan bencana; dan3. Meningkatkan tindakan preventif dalam pelayanan PMI.Pokok-Pokok Kebijakan dan Rencana Strategis ini menjadi acuan bagi seluruh pengurus PMIdalam merumuskan program dan kegiatan PMI di setiap wilayah. Namun untuk dapatmewujudkan harapan sesuai visi dan misi yang telah ditetapkan perlu komitmen kuat darisegenap komponen PMI, dengan dilandasi niat pengabdian yang tinggi serta diwujudkandalam aktivitas nyata untuk menggerakan PMI, agar berfungsi baik hingga akhirnya PMImenjadi organisasi kepalangmerahan yang profesional, aktif, cepat, tanggap, dicintai, danmelayani secara efektif.Semoga Tuhan Yang Maha Kuasa senantiasa membimbing niat tulus akan pengabdian dankomitmen kita untuk kemajuan PMI yang kita cintai dan memberkahi kita bersama. Amin.Pengurus Pusat PMIKetua UmumH. M. Jusuf Kalla
 
2
I.
 
Pendahuluan
Palang Merah Indonesia (PMI) telah meretas sejarah dan pengalaman dalamkurun waktu lebih dari enam dekade. Sejarah bukan sekedar rentetan peristiwa tetapilebih merupakan sumber untuk menggali pengalaman yang merupakan bahan introspeksiserta kontemplasi guna menimba pelajaran dan hikmah (
lessons learnt
).Pandangan sejarah seperti ini dikemukakan oleh Presiden Republik Indonesia/Pelindung Palang Merah Indonesia almarhum Presiden Soekarno dalam pesanmenyambut ulang tahun ke-125 kelahiran Henry Dunant mengatakan:
“When we look upon the history of the world not as upon a chain of military andconstitutional events as men usually do, or as a series of phases in the scientificand technical world, but as an evolution of human moral, then there is only onething in the world history that deserves to be mentioned.”
“Kalau kita memandang sejarah dunia tidak sebagai rangkaian kejadian-kejadiandi lapangan ketentaraan dan ketatanegaraan seperti lazimnya dilakukan orangatau sebagai rangkaian fase-fase ilmu pengetahuan dan teknik dan sebagainya,melainkan dari sudut pandangan evoluasi moral manusia, maka sebagai peristiwayang besar dan penting haruslah disebutkan dalam sejarah dunia itu.”Berdirinya Palang Merah di Indonesia sebenarnya sudah dimulai sejak masasebelum Perang Dunia Ke-II. Saat itu, tepatnya pada tanggal 21 Oktober 1873Pemerintah Kolonial Belanda mendirikan Palang Merah di Indonesia dengan nama
Nederlands Rode Kruis Afdeling Indie
(NERKAI), yang kemudian dibubarkan pada saatpendudukan Jepang.Perjuangan untuk mendirikan Palang Merah Indonesia sendiri diawali sekitartahun 1932. Kegiatan tersebut dipelopori oleh Dr. RCL Senduk dan Dr. BahderDjohan.Tujuh belas hari setelah proklamasi kemerdekaan 17 Agustus 1945, yaitu padatanggal 3 September 1945, Presiden Soekarno mengeluarkan perintah untuk membentuksuatu badan Palang Merah Nasional.
 
3Akhirnya Perhimpunan Palang Merah Indonesia berhasil dibentuk pada17 September 1945 dan merintis kegiatannya melalui bantuan korban perang revolusikemerdekaan Republik Indonesia dan pengembalian tawanan perang Sekutu maupunJepang. Oleh karena kinerja tersebut, PMI mendapat pengakuan secara internasionalpada tahun 1950 dengan menjadi anggota Palang Merah Internasional dan disahkankeberadaannya secara nasional melalui Keputusan Presiden RIS Nomor 25 tahun 1950dan kemudian diperkuat dengan Keputusan Presiden RI Nomor 246 tahun 1963.Berdasarkan hal tersebut jelas bahwa kedudukan dan peran PMI adalahmembantu pemerintah di bidang sosial kemanusiaan, terutama tugas kepalangmerahansebagaimana dipersyaratkan dalam ketentuan Konvensi-Konvensi Jenewa 1949 yangtelah diratifikasi oleh Pemerintah Republik Indonesia melalui Undang-Undang Nomor 59tahun 1958 Tentang Ikut-Serta Negara Republik Indonesia Dalam Seluruh KonvensiJenewa Tanggal 12 Agustus 1949.Kini jaringan kerja PMI tersebar di 33 Daerah Propinsi dan 408 Cabang diKabupaten/Kota serta dukungan operasional 212 unit Transfusi Darah di seluruhIndonesia.Benang merah yang dapat dipetik dari perjalanan panjang PMI sejak dia berdirihingga, kini bahwa eksistensi PMI akan memperoleh apresiasi dan dukungan darimasyarakat lokal, nasional dan internasional, jika PMI benar-benar menjalankanmandatnya sebagai organisasi kemanusiaan yang tidak bias (gender, ras, etnis, agamadan kepercayaan, pandangan politik dan kedudukan sosial). Inilah hakekat dan jiwaPrinsip-Prinsip Dasar Gerakan Palang Merah dan Bulan Sabit Merah Internasional yangsecara imperatif harus dipegang teguh oleh seluruh jajaran PMI dalam situasi dankondisi apa pun juga. Hikmah lainnya yang dapat dipetik adalah meskipun dukungan dariPemerintah serta berbagai mitra kerja penting, tetapi apresiasi, dukungan dan

Activity (22)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 thousand reads
1 hundred reads
Jum'atil Fajar liked this
Jum'atil Fajar liked this
Intan Fathe liked this
431980 liked this
Ayoez liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->