Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
8Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Demokrasi Di Negara-Negara Muslim

Demokrasi Di Negara-Negara Muslim

Ratings: (0)|Views: 706 |Likes:

More info:

Published by: Riri Malikah Nasution on Apr 14, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

01/06/2013

pdf

text

original

 
 DEMOKRASIDI NEGARA-NEGARA ISLAM
Makalah ini disusun untuk memenuhi tugas:
Islam dalam Politik Internasional
Dosen Pengajar:
Khairul Muqtafa
Oleh:Orryzaid 202000039Shintia Pramita Dewi 209000060Siti Octrina Malikah 209000061Nargis 209000171Nafitry Daulay 209000301
FAKULTAS FALSAFAH DAN PERADABANPROGRAM STUDI HUBUNGAN INTERNASIONAL
UNIVERSITAS PARAMADINA
 
Memaknai Wacana Demokrasi
Ap
akah arti dari ³demokrasi´? Istilah ini memiliki daya tarik yang sangat luar biasa.Semakin banyak dibicarakan, semakin menarik dan tak ada habis-habisnya. Se
p
intas ia bersifatelitis, ta
p
i semakin kita menyelami semakin kita tahu bahwa ia adalah kehidu
p
an kita sendiri.Itulah yang kita kenal sekarang sebagai ³living democracy´.Walau
p
un demikian, tak mudah untuk memaknai demokrasi secara memuaskan. Jika kitamengambil dan memaknainya hanya dalam satu arti, berarti kita terjebak dalam satu arus
p
emikiran. Oleh karena itulah, di
p
erlukan
p
emahaman substansif agar demokrasi bisa diterimasebagai suatu keniscayaan, untuk kemudian di
p
erjuangkan dan di
p
ertahankan.Bagaimanakah demokrasi ini di
p
erbincangkan secara hangat oleh sarjana-sarjanamuslim? Bagaimana wujud demokrasi dalam Islam di zaman dahulu?
Ap
akah ada
p
erbedaanantara
p
engalaman demokrasi Islam di awal dengan
p
engalaman demokrasi Barat di awal?Demokrasi adalah kedaulatan rakyat, a
p
akah hal itu bertentangan dengan
p
rinsi
p
 kedaulatan Tuhan yang di
p
ahami oleh sebagian kaum Muslim?
Definisi Demokrasi Sejumlah Tokoh
Di dalam bab ini, dikemukakan bebera
p
a definisi yang dikemukakan oleh sejumlah tokohyang terlibat dalam diskusi yang diselenggarakan oleh Center for the Study of Islam andDemocracy (CSID).Oleh
Dr. Ali Nawaz Memon
mengemukakan definisi demokrasi ialah suatu bentuk 
p
emerintahan di mana kekuasaan tertinggi berada di tangan rakyat, dilaksanakan secara langsungoleh mereka, atau oleh wakil ter 
p
ilih dalam sistem
p
emilu yang bebas. Bebera
p
a kelom
p
ok tradisionalis keberatan dengan definisi yang dikemukakan ini karena dikhawatirkan akanmeram
p
as kekuasaan absolut Tuhan. Namun, bahwasanya, harus ada orang yangmengim
p
lementasikan hukum-hukum Tuhan.Sarjana muslim terkemuka lainnya mengungka
p
kan bahwasanya untuk menjalankanhukum-hukum Tuhan di dunia, di
p
erlukan adanya
p
emim
p
in. Dr.Umar Cha
p
ra, menyebutkan
 
em
p
at kriteria dasar bagi
p
emerintahan yang abash dalam Islam. Pertama,
p
emerintah harusbertanggungjawab ke
p
ada
A
llah dan syariah-Nya. Kedua,
p
emerintah di
p
ercaya danbertanggungjawab ke
p
ada rakyat dengan memenuhi ke
p
ercayaan yang telah mereka berikan.Ketiga, harus ada musyawarah dengan melibatkan
p
artisi
p
asi masyarakat seluas mungkin, baik secara langsung mau
p
un tidak. Keem
p
at, harus ada keadilan dan
p
ersamaan bagi semua kalangandi hada
p
an hukum.
Histori di Masa Lalu
A
da suatu kekhawatiran, ketika Nabi Muhammad S
A
W terbaring sakit. Banyak kaummuslim yang khawatir akan timbulnya
p
er 
p
ecahan dan akhirnya meminta Muhammad untuk mengangkat
p
enggantinya. Namun, Muhammad menolaknya seraya menjelaskan bahwatugasnya sebagai Nabi telah selesai. Kebijakan Muhammad S
A
W saat itu memberikan dua
p
oinyang
p
enting,
p
ertama a
p
abila Muhammad menunjuk 
p
enggantinya, maka orang tersebut akanmengklaim dirinya tidak bisa berbuat salah dan akan gam
p
ang menyalahgunakan kekuasaan.Dengan demikian akan sangat sulit, kalau tidak boleh dikatakan mustahil, untuk da
p
atmenghentikannya.Kedua, sistem
p
olitik sekarang ini semakin berkembang, a
p
abila Nabi Muhammad S
A
Wtelah meneta
p
kan satu format tertentu sebelum beliau meninggal, maka akan merugikan bagimasa de
p
an generasi muslim.Para sahabat memutuskan untuk mencari tokoh yang da
p
at memim
p
in umat Islam.Suksesi ke
p
emim
p
inan
p
ada waktu itu dilakukan
p
ara sahabat dengan musyawarah (syura) dan
p
emilihan. Masyarakat Islam dengan sukarela dan tan
p
a
p
aksaan mengakui dan menyetujuiem
p
at sahabat Rasulullah, secara berurutan,
A
bu Bakar as-Siddiq, Umat bin Khattab, Usman bin
A
ffan dan
A
li bin
A
bi Thalib, menjadi Khulafa' ar-Rasyidin (
p
ara
p
engganti yang memberibimbingan). Pemilihan dan musyawarah dilakukan sesuai dengan kondisi saat itu.
 
Sejak saatitulah, kemudian muncul istilah syura dalam kehidu
p
an
p
olitik, sosial, dan kemasyarakatan umatIslam. Syura berarti
p
ermusyawaratan, hal bermusyawarah atau konsultasi.

Activity (8)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 hundred reads
1 thousand reads
Dista Virginiti liked this
Abdul Teu Pugu liked this
Ian Gouckil liked this
Yusuf Arifin liked this
Wita Sudirahayu liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->