Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
6Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Abstyrak KTI 2008

Abstyrak KTI 2008

Ratings: (0)|Views: 815 |Likes:
Published by perpustakaangizi

More info:

Published by: perpustakaangizi on Apr 15, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

10/31/2012

pdf

text

original

 
001AMRYTHA SANJIWANI, PUTUHUBUNGAN TINGKAT KONSUMSI ZAT GIZI DENGAN STATUS GIZI PADAPASIEN ANAK YANG DIRAWAT INAP DI RSUP SANGLAH DENPASAR 
Subrek: Makanan Anak Klasifikasi: 641.512 No Induk: 001/KTI/ 008
Abstrak 
Makanan bergizi sangat penting diberikan pada bayi sejak masa kandungan.Selanjutnya masa bayi dan balita merupakan momentum paling penting dalammelahirkan ”generasi pintar dan sehat”
.
Jika usia ini tidak dikelola dengan baik, apalagikondisi gizinya buruk, di kemudian hari akan sulit terjadnya perbaikan kualitas bangsa.Malnutrisi merupakan salah satu permasalahan yang terjadi di rumah sakit dalamupaya penyembuhan pasien. Malnutrisi dapat timbul sejak sebelum dirawat di rumahsakit yang disebabkan karena penyakit yang diderita atau masukan zat gizi yang tidak mencukupi, namun tidak jarang pula malnutrisi timbul selama rawat inap.Secara umum tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungantingkat konsumsi dengan status gizi pada pasien anak yang dirawat inap di Rumah SakitUmum Pusat Sanglah Denpasar.Penelitian ini merupakan Jenis penelitian observasional dengan rancangan penelitian cross sectional. Sampel penelitian ini adalah pasien anak yang dirawat inap diruang anak Rumah Sakit Umum Pusat Sanglah Denpasar, berusia dibawah atau samadengan 13 tahun, berjenis kelamin laki laki atau perempuan, dapat diukur tinggi badan/panjang badannya, mendapat ijin dari keluarga untuk menjadi sampel penelitian,tidak sedang dirawat di ruang ICU/intensif, dan dalam keadaan sadar. Cara yangdigunakan untuk mengumpulkan data adalah dengan wawancara langsung, pengamatan
1
 
langsung, pengukuran antropometri, serta pencatatan, sedangkan untuk konsumsimakanan pasien menggunakan metode visual Comstock dan recall 24 jam. Untuk mengetahui ada tidaknya hubungan dilakukan dengan uji korelasi, dengan menggunakan program SPSS 12.0. Dari hasil pengamatan yang telah dilakukan selama satu bulandiperoleh 36 pasien yang memenuhi kriteria penelitian.Hasil yang diperoleh adalah dari 36 sampel penelitian diperoleh data tingkatkonsumsi energi pada sampel sebagian besar baik yaitu sebanyak 15 orang (41.7%),tingkat konsumsi cukup sebanyak 9 orang (25 %), sedangkan untuk tingkat konsumsikurang sebanyak 12 orang (33.3 %). Adanya peningkatan status gizi satu orang sampelyang pada awal pengumpulan data berstatus gizi kurang menjadi baik. Terlihat darikenaikan presentase sampel yang berstatus gizi baik yaitu 2,8 %. Dari 36 sampel,kejadian malnutrisi yang terjadi adalah sebanyak 14 orang dengan rincian berstatus gizilebih sebanyak 6 orang (16.7 %) dan berstatus gizi kurang sebanyak 8 orang (22.2 %).Dari hasil uji analisa dengan menggunakan uji chi square didapatkan nilai p untuk hubungan tingkat konsumsi energi dengan status gizi adalah 0,889 sedangkan untuk hubungan tingkat konsumsi protein didapatkan nilai p adalah 0,984, data ini menyatakan bahwa tidak ada hubungan yang signifikan antara tingkat konsumsi terhadap status gizi pasien. Dimana diketahui bahwa peningkatan tingkat konsumsi tidak diikuti dengan peningkatan status gizi pasien anak di RSUP Sanglah Denpasar.
002ANDI ARTAWA , I KADEK 
PERBEDAAN KADAR GLUKOSA DARAH BERDASARKAN TINGKATPENGETAHUAN PENDERITA DIABETES MELITUS TIPE 2 RAWAT JALANDI RSUP SANGLAH DENPASAR
Subyek : Diabetes mellitusKlasifikasi : 616.642No Induk : 013/KTI/2008Abstrak2
 
Dengan bertambahnya angka harapan hidup bangsa Indonesia menyebabkan perhatian masalah kesehatan beralih dari penyakit infeksi ke penyakit degeneratif. Selain penyakit jantung koroner dan hipertensi, diabetes melitus (DM) merupakan salah satu penyakit degeneratif dan bersifat kronis yang saat ini makin bertambah jumlahnya diIndonesia. Di Indonesia, DM merupakan penyakit yang menyebabkan kematian keduasetelah jantung. Hasil survei Departemen Kesehatan RI tahun 2001 menunjukkan prevalensi DM di Jawa dan Bali mencapai 7,5 %. Laporan RSUP Sanglah Denpasar menunjukkan penderita DM rawat inap dan rawat jalan di Bali khususnya di kotaDenpasar terus meningkat setiap tahun dan menduduki urutan ketiga pada pola penyakitrawat jalan terbanyak. Berdasarkan Laporan Kegiatan RSUP Sanglah Denpasar, tercatat pasien DM yang rawat jalan di Poli Penyakit Dalam dari bulan Januari sampai denganJuni 2008 sebanyak 3987 orang. Jumlah ini meningkat sebesar 62,03 % dibandingkandengan jumlah pasien DM rawat jalan bulan Januari-Juni 2007.Tujuan penelitian secara umum adalah mengetahui perbedaan kadar glukosadarah berdasarkan tingkat pengetahuan penderita DM Tipe 2 rawat jalan di RSUPSanglah Denpasar.Penelitian dilaksanakan di Poli Penyakit Dalam RSUP Sanglah Denpasar pada bulan Juli 2008. Penelitian ini merupakan jenis penelitian observasional yang bersifatanalitik dengan menggunakan rancangan
cross sectional 
. Sampel ditentukan denganmetode
Consecutive sampling 
dimana jumlah sampelnya sebanyak 100 orang. Jenis datayang dikumpulkan adalah data primer dan data sekunder. Cara yang digunakan untuk mengumpulkan data adalah dengan wawancara langsung dan pencatatan dari rekammedik.Karakteristik sampel diperoleh sebagai berikut : laki-laki (53,0 %), kelompok umur 50-60 tahun (50,0 %), tingkat pendidikan SMA/SMK (37,0 %), beragama hindu(74,0 %), pekerjaan sebagai wiraswasta (27,0 %), riwayat DM lebih dari 1 tahun (60,0%), pernah berkonsultasi gizi dengan ahli gizi (98,0 %), serta menggunakan obathipoglikemik oral atau OHO (69,0 %).
 Tingkat pengetahuan sampel sebagian besar tergolong baik (62,0 %),dan hanya 38,0 % yang tergolong kurang. Rata-rata kadar glukosa darahpuasa pada kelompok tingkat pengetahuan baik adalah 128,48 mg/dl,3

Activity (6)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 hundred reads
1 thousand reads
Sintha Pratiwi liked this
toexd liked this
Susana Anggar K liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->