Read without ads and support Scribd by becoming a Scribd Premium Reader.
 
1
BAB IPENDAHULUAN
A.
 
Latar Belakang
Keluarga adalah sekelompok makhluk ciptaan Tuhan yang merasa adaikatan atau hubungan antara satu dan lainnya. Dapat berupa hubungan darah,keyakinan, agama, prinsip, kenangan, ikatan emosi, batin dan lain-lain.Keluarga adalah unit satuan terkecil didalam masyarakat. Sehingga keluargaitu terbagi menjadi dua, yaitu:a.
 
Keluarga kecil, merupakan keluarga inti yaitu unit keluarga yangterdiri dari suami, isteri, dan anak-anak mereka, yang kadang-kadangdisebut juga sebagai ³conjugal family´. b.
 
Keluarga besar, didasarkan pada hubungan darah dari sejumlah besar orang, yang meliputi orang tua, anak, kakek-nenek, paman, bibi,keponakan, dan seterusnya. Unit keluarga ini sering disebut sebagaiµconguine family¶ (berdasarkan pertalian darah).Keluarga adalah tempat mengembangkan karakter dan kepribadianseseorang, dimana fenomena awal bagi seorang anak yang akan tumbuh menjadiremaja dan dewasa. Karakter adalah bagian dari kepribadian yang keberadaanyamelalui suatu proses, bukan berdasarkan bawaan dari lahir. Karakter dibentuk sesuai dengan pengalaman dan perhatian yang diberikan keluarganya. Pendidikanyang diberikan keluarga dalam hal ini orang tuanya, jika baik dan benar makaakan baik dan benar pula karakter yang dimiliki. Sebaliknya jika tidak ada perhatian yang optimal dari keluarga maka bisa jadi yang terbentuk adalahkarakter yang negatif, sebab tidak ada arahan yang benar dari orangtua. Begitupundengan mental, pikiran, perasaan, pandangan hidup, kecerdasan, emosi, dan dapatdiarahkan pada perilaku yang positif. tentunya dengan bantuan dari orangtuasebagai motor penggerak arahan mental tersebut. Karakter yang sehatmenunjukkan perilaku yang positif. Sedangkan mental yang sehat menunjukkanadanya kematangan dalam emosi, ketajaman berfikir (cerdas), cepat tanggapdalam setiap permasalahan dan mampu menyelesaikannya. Berdasarkan uraian
 
2
 
tersebut, dapat disimpulkan bahwa pengasuhan anak dalam keluarga mempunyai pengaruh yang sangat besar terhadap pembentukan karakter atau kepribadiananak. Oleh karena itu, penulis akan membahas suatu permasalahan yang berjudulPengasuhan Anak dalam Keluarga Sebagai Dasar Pembentukan Karakter atauKepribadian.
B.
 
Rumusan Masalah
a.
 
Bagaimana pengasuhan anak dalam keluarga ? b.
 
Apa dampak pengasuhan kepada pembentukan karakter dan kepribadiananak didalam keluarga ?
C.
 
Tujuan
Tujuan dari penulisan makalah ini adalah untuk mengetahui dampak  pengasuhan anak dalam keluarga sebagai dasar pembentukan karakter ataukepribadian. Serta untuk menyelesaikan tugas Ilmu Sosial Budaya Dasar sebelum mengikuti Ujian Akhir Semester.
 
3
 
BAB IIPEMBAHASAN
A.
 
Pengasuhan Anak dalam Keluarga
Keluarga sebagai unit sosial terkecil dalam masyarakat merupakanlingkungan budaya pertama dan utama dalam rangka menanamkan norma danmengembangkan berbagai kebiasaan dan perilaku yang dianggap penting bagikehidupan pribadi, keluarga dan masyarakat. Melalui pola asuh yangdilakukan oleh orang tua, anak belajar tentang banyak hal, termasuk karakter dan kepribadian. Pembentukan karakter dan kepribadian seorang anak justrudimulai dari keluarga sebelum dia berada di sekolah dan institusi masyarakatlainnya. Keluargalah yang pertama-tama bertanggung jawab terhadap si anak sebelum dia menjadi tanggung jawab institusi lainnya. Jika keluarga gagalmembentuk fondasi pribadi yang baik bagi si anak maka jangan heran jika dimasyarakat si anak itu menjadi beban hidup publik. Karakter merupakankualitas moral dan mental seseorang yang pembentukannya dipengaruhi olehfaktor bawaan (nature) dan lingkungan, sosialisasi atau pendidikan (nurture).Potensi karakter yang baik dimiliki manusia sebelum dilahirkan, tetapi potensitersebut harus terus-menerus dibina melalui sosialisasi dan pendidikan sejak dini. Jenis pola asuh yang diterapkan orang tua kepada anaknya sangatmenentukan keberhasilan pembentukan karakter serta kepribadian anak. Coon(1983) mendefinisikan karakter sebagai suatu penilaian subyektif terhadapkepribadian seseorang yang berkaitan dengan atribut kepribadian yang dapatatau tidak dapat diterima oleh masyarakat. Sementara itu menurut Megawangi(2003), kualitas karakter meliputi cinta Tuhan dan segenap ciptaan-Nya,tanggung jawab serta disiplin dan mandiri, jujur/amanah serta arif, hormat dansantun, dermawan serta suka menolong dan gotong-royong, percaya diri sertakreatif dan pekerja keras, kepemimpinan dan adil, baik dan rendah hati,toleran serta cinta damai dan kesatuan.
Search History:
Searching...
Result 00 of 00
00 results for result for
  • p.
  • Notes
    Load more