Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more ➡
Download
Standard view
Full view
of .
Add note
Save to My Library
Sync to mobile
Look up keyword
Like this
4Activity
×
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Makalah Pengembangan Media

Makalah Pengembangan Media

Ratings: (0)|Views: 1,678|Likes:

More info:

Published by: iyandri tiluk wahyono on Apr 18, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, DOCX, TXT or read online from Scribd
See More
See less

12/19/2012

pdf

text

original

 
1
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN MATEMATIKA 
PENDAHULUAN
Pembelajaran adalah suatu kegiatan yang bernilai edukatif. Nilai edukatif mewarnaiinteraksi yang terjadi antara guru dan anak didik. Interaksi yang bernilai edukatif dikarenakankegiatan pembelajaran yang dilakukan diarahkan untuk mencapaitujuan tertentu yang telahdirumuskan sebelum pengajaran dilakukan. Guru dengan sadar melakukan kegiatan pengajarannya secara sistematis dengan memanfaatkan segala sesuatunya guna kepentingan pengajaran.Harapan yang tidak pernah sirna dan selalu guru tuntut adalah bagaimana bahan pelajaran yang disampaikan guru dapat dikuasai anak didik secara tuntas. Ini merupakanmasalah yang cukup sulit yang dirasakan oleh guru. Kesulitan itu dikarenakan anak didik  bukan hanya sebagai individu dengan segala keunikannya, tetapi mereka juga sebagaimakhluk social dengan latar belakang yang berbeda. Paling sedikit ada tiga aspek yangmembedakan anak didik satu dengan yang lainnya, yaitu aspek intelektual, psikologis, dan biologis.Ketiga aspek tersebut diakui sebagai akar permasalahan yang melahirkan bervariasinya sikap dan tingkah lakuanakdidik disekolah. Halitu pula yang menjadikan berattugas guru dalam menglola kelas dengan baik. Keluhan-keluhan guru sering terlontar hanyakarena masalah sukarnya mengelola kelas. Akibat kegagalan guru mengelola kelas,tujan pengajaran pun sukar untuk dicapai. Hal ini kiranya tidak perllu terjadi, karena usaha yangdapat dilakukanmasih terbuka lebar. Salah satu caranya adalah dengan meminimalkanjumlahanak didik di kelas. Meaplakasikan beberapa prinsip pengelolaan kelas. Kelasadalah upayalain yang tidak bisa diabaikkan begitu saja. Pendekatan terpilih mutlak dilakukan gunamendukung pengelolaan kelas. Disamping itu juga, perlu memanfatkan beberapa media pendidikan yang telah ada dan mengupayakan pengadaan media pendidikan baru demiterwujudnya tujuan bersama.
 
2
 
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN MATEMATIKA 
PEMBAHASAN
Kata media dalam bahasa Arab diartikan sebagai perantara atau pengantar pesan dari pengirim ke penerima pesan. Namun kata media ini mempunyai batasan yaitu berbagai jeniskomponen dalam lingkungan siswa yang dapat merangsangnya untuk belajar menurutGagne. NEA (National Education Association) memberikan batasan yang berbeda tentangmedia yaitu bentuk-bentuk komunikasi baik tercetak maupun audio visual serta peralatannya.Media hendaknya dapat dimanipulasi, dapat dilihat, didengar, dan dibaca. Dengan batasan- batasan yang ada dapat disimpulkan bahwa media adalah segala sesuatu alat komunikasi, baik cetak maupun audio visual, yang digunakan untuk menyampaikan informasi dari pengirim ke penerima pesan dan merangsang siswa untuk belajar. Apabila media inimembawa pesan-pesan atau informasi yang bertujuan instruksional atau mengandungmaksud-maksud pengajaran maka media itu disebut media pembelajaran. Dalam perkembangannya, istilah Media atau Media Pendidikan tidak hanya berfungsi sebagai alat peraga atau alat bantu mengajar yang berupa alat bantu visual atau alat bantu audio visual(dengar pandang) saja, melainkan terdapat hubungan dalam teori komunikasi serta pendekatan sistem dalam proses belajar mengajar dimana media sebagai bagian integraldalam program pembelajaran (instruksional). Media Pendidikan ini lebih sesuai jika disebutMedia Pembelajaran.
Definisi media pembelajaran.
Kata media merupakan bentuk jamak dari katamedium. Medium dapat didefinisikan sebagai perantara atau pengantar terjadinyakomunikasidari pengirim menuju penerima. Media merupakan salah satu komponen komunikasi, yaitusebagai pembawa pesan dari komunikator menuju komunikan. Berdasarkan definisitersebut,dapat dikatakan bahwa proses pembelajaran merupakan proses komunikasi.Proses pembelajaran mengandung lima komponen komunikasi, guru (komunikator),bahan pembelajaran, media pembelajaran, siswa (komunikan), dan tujuan pembelajaran. Jadi, Media pembelajaran adalah segala sesuatu yang dapat digunakan untuk menyalurkan pesan (bahan pembelajaran), sehingga dapat merangsang perhatian, minat,pikiran, dan perasaan siswadalam kegiatan belajar untuk mencapai tujuan belajar.Posisi media pembelajaran. Olehkarena proses pembelajaran merupakan proses komunikasi dan berlangsung dalam suatusistem, maka media pembelajaran menempati posisi yang cukup penting sebagai salah satukomponen sistem pembelajaran. Tanpa media, komunikasi tidak akan terjadi dan proses pembelajaran sebagai proses komunikasi juga tidak akan bisa berlangsung secara optimal.Media pembelajaran adalah komponen integral dari sistem pembelajaran
Fungsi Media Pembelajaran.
Dalam proses pembelajaran, media memilikifungsi sebagai pembawa informasi dari sumber (guru) menuju penerima (siswa). Sedangkanmetode adalah prosedur untuk membantu siswa dalam menerima danmengolah informasiguna mencapai tujuan pembelajaran.Dalam kegiatan interaksi antara siswa dengan lingkungan, fungsi mediadapatdiketahui berdasarkan adanya kelebihan media dan hambatan yang mungkin timbuldalam proses pembelajaran. Tiga kelebihan kemampuan media adalah sebagai berikut.
 
3
 
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN MATEMATIKA 
Pertama, kemapuan fiksatif, artinya dapat menangkap, menyimpan, dan menampilkankembali suatu obyek atau kejadian. Dengan kemampuan ini, obyek atau kejadian dapatdigambar, dipotret, direkam, difilmkan, kemudian dapat disimpan dan pada saat diperlukandapat ditunjukkan dan diamati kembali seperti kejadian aslinya. Kedua, kemampuanmanipulatif, artinya media dapat menampilkan kembali obyek atau kejadian dengan berbagaimacam perubahan (manipulasi) sesuai keperluan, misalnya diubah ukurannya, kecepatannya,warnanya, serta dapat pula diulang-ulang penyajiannya. Ketiga, kemampuan distributif,artinya media mampu menjangkau audien yang besar jumlahnya dalam satu kali penyajiansecara serempak, misalnya siaran TV atau Radio.
Perangkat dan Klasifikasi Media Pembelajaran
Perangkat media pembelajaran. Yang termasuk perangkat media adalah: material,equipment, hardware, dan software. Istilah material berkaitan erat dengan istilah equipmentdan istilah hardware berhubungan dengan istilah software. Material (bahan media) adalahsesuatu yang dapat dipakai untuk menyimpan pesan yang akandisampaikan kepada auidiendengan menggunakan peralatan tertentu atau wujud bendanya sendiri, seperti transparansiuntuk perangkat overhead, film, filmstrip, dan film slide, gambar, grafik, dan bahan cetak.Sedangkan equipment (peralatan) ialah sesuatu yang dipakai untuk memindahkan ataumenyampaikan sesuatu yang disimpan olehmaterial kepada audien, misalnya proyektor filmslide, video tape recorder, papan tempel,papan flanel, dan sebagainya.Istilah hardware dan software tidak hanya dipakai dalam dunia komputer, tetapi jugauntuk semua jenis media pembelajaran. Contoh, isi pesan yang disimpan dalam transparansiOHP, kaset audio, kaset video, film slide. Software adalah isi pesan yang disimpan dalammaterial, sedangkan hardware adalah peralatan yang digunakan untukmenyampaikan pesanyang telah dituangkan ke dalam material untuk dikirim kepada audien. Contoh, proyektor overhead, proyektor film, video tape recorder, proyektor slide, proyektor filmstrip.
Klasifikasi media pembelajaran
. Media pembelajaran diklasifikasi berdasarkantujuan pemakaian dan karakteristik jenis media.
 
Terdapat lima model klasifikasi, yaitumenurut: (1) Wilbur Schramm, (2) Gagne, (3) Allen, (4) Gerlach dan Ely, dan (5)Ibrahim.Menurut Schramm, media digolongkan menjadi media rumit, mahal, dan media sederhana.Schramm juga mengelompokkan media menurut kemampuan daya liputan, yaitu (1) liputanluas dan serentak seperti TV, radio, dan facsimile; (2) liputan terbatas pada ruangan, sepertifilm, video, slide, poster audio tape; (3) media untuk belajar individual, seperti buku, modul, program belajar dengan komputer dam telpon. Menurut Gagne, media diklasifikasi menjaditujuh kelompok, yaitu benda untuk didemonstrasikan, komunikasi lisan, media cetak,gambar diam, gambar bergerak, film bersuara, dan mesin belajar. Ketujuh kelompok media pembelajaran tersebut dikaitkan dengan kemampuannya memenuhi fungsi menurut hirarki belajar yang dikembangkan, yaitu pelontar stimulus belajar, penarik minat belajar, contoh prilaku belajar, member kondisi eksternal, menuntun cara berpikir, memasukkan alih ilmu,menilai prestasi, dan pemberi umpan balik.

Activity (4)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 thousand reads
1 hundred reads
Rudi Gitu liked this
Nasrun Gayo liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->