Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
21Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
kebijakan lingkungan

kebijakan lingkungan

Ratings: (0)|Views: 1,219 |Likes:

More info:

Published by: Mochamad Krisnariansyah on Apr 19, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

03/28/2013

pdf

text

original

 
Lingkungan hidup
, sering disebut sebagai
lingkungan
, adalah istilah yang dapat mencakupsegalamakhluk hidupdan tak hidup dialam yang ada di Bumi atau bagian dari Bumi, yang  berfungsi secara alami tanpa campur tangan manusia yang berlebihan.Lawan dari lingkungan hidup adalahlingkungan buatan, yang mencakup wilayah dankomponen-komponennya yang banyak dipengaruhi oleh manusia.
Pelestarian lingkungan hidup
Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
 
Langsung ke:navigasi,cari  The historicBlue Marblephotograph, which helped bring environmentalism to the public eye.
Environmentalism
adalah perlindunganlingkungan hidupdari pengaruh-pengaruh luar,misalnya pencemaran,  bising,  pemanasan global, dan perusakansumber daya alam. Salah satu contoh pertama adalah orang-orangBishnois di Rajasthan, India, yang rela mati demi mencegah penebangan pohon-pohon di desa mereka atas perintah raja.Beberapa tokoh modern adalah John Muir  dan Henry David Thoreau. Thoreau tertarik akan hubungan antara manusia dan lingkungan hidup dan mempelajari hal ini dengan cara hidup dekatdengan alam dengan gaya hidup sederhana.
 
Kebijakan Lingkungan
Tagged with:
 lingkunganPosted on Friday, May 22, 2009, 15:04 | 3,624 viewsThis item was posted inEnviromental and has 0 Commentsso far.
 
Manajemen puncak harus menetapkan kebijakanlingkungan organisasi dan menjamin bahwa kebijakana) sesuai dengan sifat, skala dan dampak lingkungan kegiatan, produk atau jasa; b) termasuk komitmen untuk peningkatan berkelanjutan dan pencegahan pencemaran;c) termasuk komitmen untuk patuh terhadap peraturan lingkungan terkait dan persyaratan- persyaratan lain yang berlaku terhadap perusahaan;d) memberikan kerangka kerja untuk membuat dan mengkaji tujuan dan sasaran lingkungan;e) didokumentasikan, diterapkan dan dipelihara dan dikomunikasikan kepada semua karyawan;f) tersedia kepada masyarakat;
(Sumber: ISO 14001: 1996)
URAIAN
Kebijakan lingkungan merupakan jiwa dari SML karena berisi pernyataan komitmen atau niatmanajemen puncak. Tanpa ada niat tentu saja tidak ada alasan atau penggerak bagiditerapkannya pengelolaan lingkungan yang baik. Kebijakan lingkungan merupakan salah satu perwujudan misi dan visi perusahaan yang merupakan alasan utama kenapa suatu perusahaan berdiri dan dijalankan. Komitmen-komitmen di dalam kebijakan diperlukan sebagai arahan dan panduan bagi para karyawan perusahaan.Kebijakan lingkungan suatu perusahaan di suatu lokasi harus sejalan dengan kebijakanlingkungan korporat karena sulit untuk membayangkan suatu sinergi di dalam satu korporat jika
 
antara satu anak perusahaan dengan lainnya berbeda kebijakan dan arah pengembangan. Jika darikorporat diarahkan untuk menerapkan pendaurulangan limbah maka di seluruh cabang harusmenerapkan isu-isu sejenis. Selain itu, tujuan/sasaran lingkungan dan PML(Program ManajemenLingkungan) harus memiliki hubungan erat dengan kebijakan-kebijakan perusahaan lainnyaseperti sasaran produksi tahunan, sasaran mutu atau kecelakaan kerja. Hal ini penting sebagai bukti bahwa masalah-masalah lingkungan sudah diintegrasikan dengan keseluruhan misi perusahaan dan bukan semata-mata sebagai pelengkap.Manajemen puncak harus menetapkan kebijakan lingkungan organisasi……Sistem manajemen baik mutu atau lingkungan utamanya digerakkan oleh manajemen (puncak)atau suatu proses yang berlangung dari atas ke bawah. Berbeda dengan pendekatan TQM atauGugus Kendali Mutu yang sebagian besar aktivitasnya bergerak dari bawah oleh para karyawanuntuk kemudian diputuskan oleh manajemen puncak. Yang memulai dan menjadi lokomotif adalah manajemen puncak sebagai pengambil keputusan tertinggi untuk menjamin bahwasasaran lingkungan sama pentingnya seperti tujuan pemasaran dan produksi, karena sama sepertikedua hal tersebut tujuan penerapan sistem manajemen adalah untuk keberlangsungan dankeunggulan bisnis itu sendiri,. Oleh karena itu manajemen puncak harus menyatakankomitmennya terlebih dulu supaya sistem bisa tersusun dan dipelihara selama-lamanya.Sesuai dengan sifat, skala dan dampak lingkungan kegiatan, produk atau jasaKebijakan manajemen puncak merupakan penjelasan dari misi dan visi perusahaan (kalau ada)dan menjadi panduan bagi seluruh karyawan dalam bekerja. Oleh karena itu kebijakanlingkungan harus sesuai dengan kegiatan, produk atau jasa organisasi tersebut dalam arti sifat,skala dan dampak lingkungan. Hal ini berarti bahwa pemikiran manajemen puncak menggambarkan permasalahan aktual yang dihadapi organisasi. Kebijakan yang tidak sesuaidengan item-item di atas merupakan suatu bentuk mis komunikasi antara manajemen dengan para karyawannya. Pesan yang salah ini mungkin sekali tidak dapat didukung sepenuhnya dalamtahap penerapan oleh para karyawan.Oleh karena itu kebijakan lingkungan tidak disusun langsung oleh manajemen puncak tetapi justru disiapkan setelah melalui proses perencanaan berupa identifikasi aspek dan dampak;identifikasi peraturan lingkungan dan pembuatan tujuan dan sasaran. Manajemen puncak mendapat masukan mengenai masalah-masalah lingkungan nyata yang ada saat ini dan akandatang serta kemudian menuliskan komitmennya dalam suatu kebijakan lingkungan.Termasuk komitmen terhadap peningkatan berkelanjutan, pencegahan pencemaran , kapatuhanterhadap peraturan lingkungan dan persyaratan-persyaratan lain yang relevan ……..Komitmen yang diwajibkan dalam kebijakan lingkungan adalah terhadap peningkatan berkelanjutan, pencegahan pencemaran dan kepatuhan terhadap peraturan-peraturan lingkungandan persyaratan lain. Sistem manajemen ditetapkan sebagai sistem yang dinamis, yang selalumelihat potensi-potensi untuk peningkatan walaupun tidak berarti bahwa pertimbangan bisniskhususnya finansial dikesampingkan. Pengertian ‘continual improvement’ tidak mewajibkansetiap elemen dari standar harus ditingkatkan secara terus menerus. Peningkatan berkelanjutan

Activity (21)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 hundred reads
1 thousand reads
Wartoyo Sutejo liked this
'Tha Chie liked this
Wartoyo Sutejo liked this
Venorita liked this
Miftakhur Rohmah liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->