Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
11Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
hujan asam

hujan asam

Ratings: (0)|Views: 751 |Likes:
Published by Lya QiYa

More info:

Published by: Lya QiYa on Apr 20, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

05/15/2013

pdf

text

original

 
I.
 
PENDAHULUANA.
 
LATAR BELAKANG
Sejalan dengan sejarah perkembangan peradaban manusia, eksploitasi dan upaya pemanfaatan sumber daya alam merupakan proses yang tidak terhindarkan.Pertambahan penduduk dunia merupakan faktor utama pendorong bagi upaya pemanfaatan sumber daya alam (Natural Resources Exploitation) khususnya hutan,disamping intensitas teknologi yang digunakan. Kehutanan kemudian dihadapkandengan meningkatnya permintaan masyarakat akan barang dan jasa yang berasal darihutan, seperti kebutuhan air bersih, konservasi lahan, dan habitat satwa liar tertentuatau terjadinya penyusutan lahan sebagai kebutuhan dasar masyarakat khususnyamasyarakat sekitar hutan. Kawasan hutan kemudian dikonversi untuk tujuan lainseperti tempat pemukiman, lahan pertanian dan perkebunan, bahkan akhir-akhir initerjadi illegal logging secara besar-besaran. Kondisi tersebut telah membawa dampak kepada permasalahan keseimbangan ekosistem alam atau lingkungan biosfir bumi.Konversi hutan menjadi lahan pertanian disadari menimbulkan banyak masalahseperti penurunan kesuburan tanah, erosi, kepunahan flora dan fauna, banjir,kekeringan dan bahkan perubahan lingkungan global. Masalah ini bertambah beratdari waktu ke waktu sejalan dengan meningkatnya luas areal hutan yang dialih-gunakan menjadi lahan usaha lain.Masalah keseimbangan ekosistem berakibat terhadap perubahan lingkungan yangmelebihi daya dukung lingkungan (carrying capacity) serta menimbulkan gangguanterhadap kemampuan alam untuk memperbaiki kembali lingkungannya (self  purification). Sehingga permasalahan keseimbangan ekosistem ini merupakan permasalahan secara keseluruhan dari kehidupan umat manusia di bumi. Berbagai permasalahan lingkungan global sebagai dampak dari ketidakseimbangan ekosistemmeliputi : perubahan iklim global (global climate change), penipisan lapisan ozon(ozon layering), hujan asam (rain acid), kerusakan ekosistem hutan (forest ecosystemdamage), pengurangan keanekaragaman hayati (biodiversity crisis), penggunaan dan buangan B3 (hazardous matter), krisis energi global (energy crisis), hak-hak masyarakat asli (property right the indigenous people).Secara keseluruhan permasalahan tersebut telah membawa dampak bagikehidupan umat manusia di bumi. Dampak ini dapat berakibat terhadap kesehatanmanusia, kondisi ekonomi dan kehidupan sosial, serta berpengaruh terhadap tatanan perilaku budaya masyarakat. Sejalan dengan akibat masalah lingkungan yangdirasakan manusia, telah pula membawa kesadaran baru bagi umat manusia untuk lebih memperhatikan masalah lingkungan dan serta harus melakukan upaya-upayauntuk memperbaiki keadaan lingkungannya.
 
Kita mendengar ada terjadinya hujan asam. Hujan asam terjadi karena aktifitasmanusia yang tidak terkontrol. Mulai dari industry yang besar, asap dari kendaraan,serta pembakaran sampah. Hujan asama ini sangat berbahaya bagi manusia maupunflora dan fauna. Setidaknya hujan asam mempunyai andil dalam kepunahan flora danfauna. Rata-rata 900.000 spesies telah menjadi punah setiap satu juta tahun selama200 juta tahun terakhir. Indonesia termasuk negara yang memiliki daftar spesies yangterancam punah. Paling banyak yaitu 126 burung, 63 mamalia, dan 21 reptil(MoFFAO, 1991). Dengan semakin, berkurangnya keanekaragaman spesies jelasmengganggu kestabilan suatu ekosistem.
B.
 
TUJUAN
T
ujuan pembuatan makalah ini adalah :1.
 
Mahasiswa dapat mengetahui apa penyebab kepunahan flora dan fauna2.
 
Mahasiswa memahami penyebab hujan asam3.
 
Mahasiswa dapat mencegah terjadinya hujan asam dan menekan hilangnyaflora & fauna.
C
.
 
RUMUSAN MASALAH
Rumusan masalah dari pembuatan makalah ini agar tidak keluar jalur dari pembahasan adalah dampak dari hujan asam, bagaimana menaggulanginya, sertamengenai punahnya flora dan fauna.
 
II.
 
PUNAHNYA FLORA DAN FAUNA
Eksploitasi hutan sebagai sub sistem penyangga kehidupan di bumi ternyata,merupakan faktor yang cukup krusial menimbulkan dampak lanjutan apabila telahmengalami gangguan keseimbangan. Kerusakan ini dapat berupa pengurangan luaswilayah hutan, perusakan fungsi tata guna hutan, maupun menurunnya produktivitaslahan hutan.Kerusakan hutan yang terjadi akibat pembabatan atau eksploitasi hutan, kebakaranhutan telah menyebabkan hilangnya kesuburan tanah. Karena dalam sistem hutantropis seperti di Indonesia, sebagian besar zat hara lebih banyak tersimpan dalamtegakan hutan tersebut. Dalam laporan State of the World 1989, dampak kerusakanhutan telah menyebabkan erosi tanah yang menghanyutkan sekitar 24 milliar tonlapisan tanah bagian atas (
T
im Konsultan Focus 1999). Kajian IIASA (InternationalInstitute For Applied System Analysis) memperkirakan akibat perusakan hutan-hutandi Eropa berjumlah US $ 30,4 milliar/tahun atau setara dengan hasil tahunan industri baja di Jerman. Hilangnya kayu mentah atau yang belum diproses dari reduksisebesar 16 % panen tahunan senilai US $ 6,3 milliar. Kemudian kayu mentah yanghilang itu diubah menjadi gelondongan atau bubur kertas nilainya dapat mencapai US$ 7,2 milliar. Kerugian-kerugian lain matinya hutan-hutan, mncakup biaya-biaya banjir yang bertambah, hilangnya lapisan tanah, endapan di sungai-sungai, dinilaimencapai US $ 16,9 miliar/tahun.Dampak langsung dari kerusakan hutan-hutan di dunia, yaitu banyaknya jenis-jeniskekayaan hayati dalam ekosistem hutan tersebut yang telah berkurang, bahkan telahmusnah bersama hilangnya tegakan hutan. Disamping akibat kerusakan hutan,kelangkaan jenis hayati, sumberdaya genetis, dan plasma nutfah juga banyak disebabkan oleh eksploitasi berlebihan terhadap jenis-jenis hayati (tumbuhan danhewan), fragmentasi habitat, dan akibat proses hibridisasi jenis yang tidak melestarikan genetik asli. Kegiatan eksploitasi, fragmentasi, dan hibridisasi ternyatatelah memicu proses kelangkaan dan musnahnya berbagai jenis hayati di bumi.Laporan dari WWF sebanyak 15 ± 20 % dari seluruh spesies makhluk hidup akan punah pada tahun 2000. Dan laporan IUCN (International Union for Conservation of  Nature and Natural Resources), telah diidentifikasi ada 20 spesies tumbuhan dan 89spesies hewan terancam punah d wilayah hutan bakau, serta tiga perempat dari 900 jenis burung di bumi telah langka dan terancam punah. Data FAO menyatakan 4 dari17 wilayah penangkapan ikan di dunia telah dikuras populasinya, diantaranyamenyebabkan ikan tuna sirip biru di wlaiayah Atlantik telah menyusut 94 % dari jumlah sebelumnya.

Activity (11)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 hundred reads
1 thousand reads
Zulfan Bukhari liked this
Anto Antok liked this
Dewi Lucious liked this
Stacey Soendoro liked this
Yueri Ayue liked this
Anang Gono liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->