2
Teori motivasi yang dikembangkan oleh Abraham H. Maslow pada intinya berkisar pada pendapat bahwa manusia mempunyai lima tingkat atau hierarki kebutuhan, yaitu : kebutuhanfisiologikal (physiological needs), seperti : rasa lapar, haus, dan istirahat, kebutuhan rasa aman(safety needs), tidak dalam arti fisik semata, akan tetapi juga mental, psikologikal danintelektual, kebutuhan akan kasih sayang (love needs), kebutuhan akan harga diri (esteem needs),yang pada umumnya tercermin dalam berbagai simbol-simbol status; dan aktualisasi diri (self actualization), dalam arti tersedianya kesempatan bagi seseorang untuk mengembangkan potensiyang terdapat dalam dirinya sehingga berubah menjadi kemampuan nyata.Motivasi berperan penting dalam membangun mental dan memacu semangat parakaryawan nya. Seorang pimpinan yang dapat denagn baik memberikan sebuah motivasi yang baik pasti membuat pimpinan tersebut disegani dan ada perasaan khusus didalam diri seorangkaryawan agar terus bekerja lebih baik lagi dari yang dicapai sekarang dan akan terusmeningkatkan kinerja dan kualitas kerja nyaMenurut teori motivasi Herzberg, Teori yang dikembangkannya dikenal dengan ³ ModelDua Faktor´ dari motivasi, yaitu faktor motivasional dan faktor hygiene atau ³pemeliharaan´.Menurut teori ini yang dimaksud faktor motivasional adalah hal-hal yang mendorong berprestasiyang sifatnya intrinsik, yang berarti bersumber dalam diri seseorang, sedangkan yang dimaksuddengan faktor hygiene atau pemeliharaan adalah faktor-faktor yang sifatnya ekstrinsik yang berarti bersumber dari luar diri yang turut menentukan perilaku seseorang dalam kehidupanseseorang.Faktor yang tergolong sebagai faktor motivasional antara lain adalah pekerjaanseseorang, keberhasilan yang diraih, kesempatan bertumbuh, kemajuan dalam karier dan pengakuan orang lain. Sedangkan faktor-faktor hygiene atau pemeliharaan mencakup antara lainstatus seseorang dalam organisasi, hubungan seorang individu dengan atasannya, hubunganseseorang dengan rekan-rekan sekerjanya, teknik penyeliaan yang diterapkan oleh para penyelia,kebijakan organisasi, sistem administrasi dalam organisasi, kondisi kerja dan sistem imbalanyang berlaku.