TEORI PEMBELAJARAN:Prinsip, Metode, Peristiwa, dan TujuanMuhammad Yaumi(UIN Alauddin Makassar)
Teori pembelajaran (
instructional theory
) merujuk pada upaya untukmengembangkan teori-teori yang langsung diarahkan pada aplikasi.
1
Artinya,munculnya teori-teori pembelajaran menyiratkan perkembangan secara komparatiftentang hubungan antara teori belajar dan praktek atau penyelenggaraan pendidikan.“
Instructional theory is defined as identifying methods that will be best provide the conditions under which learning goals will most likely be attained
.”
2
Dalam definisi ini,terdapat tiga komponen yang perlu mendapat penekanan, yakni metode, kondisi, dantujuan pembelajaran. Artinya, ketika teori pembelajaran digunakan harus dapatmengidentifikasi metode yang sesuai untuk menciptakan kondisi belajar yangmenyenangkan dalam upaya pencapaian tujuan pembelajaran. Dengan demikianhakekat teori pembelajaran adalah untuk menentukan dan menggunakan prinsip-prinsipyang dilakukan oleh pendidik dan pengembang untuk mencapai tujuan pembelajaran.Selain itu, teori pembelajaran adalah serangkaian prinsip yang terintegrasi dari teoribelajar, teori-teori lain yang relevan, dan hasil penelitian yang memungkinkanseseorang dapat memprediksi dampak kondisi pembelajaran, proses kognitif pesertadidik dan kemampuan yang dihasilkan.
3
1
Snelbecker,
Learning Theory, Instructional Theory, and Psychoeducational Design
, New York:McGraw-Hill Book Campany, 1974, hh.16—17.
2
Charles M. Reigeluth, Instructional Design Theories and Models, dikutip tidak langsung oleh Marcy P.Driscoll,
Psychology of Learning for Instruction
, Second Edition (Massachusetts: Pearson EducationCompany, 2000), h. 344.
3
Patricia L. Smith and Tillman J. Ragan, The Impact of R.M. Gagne’s Work on Instructional Theory,chapter 6 dalam Rita C. Richey,
The Legacy of Robert M. Gagne
(Syracuse: ERIC Clearinghouse onInformation and Technology, h. 147.