Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
9Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Resensi Novel Azab Dan Sengsara

Resensi Novel Azab Dan Sengsara

Ratings: (0)|Views: 1,035 |Likes:
Published by Moena Azis

More info:

Categories:Types, School Work
Published by: Moena Azis on Apr 23, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

05/26/2013

pdf

text

original

 
BELAJAR DARI KEHIDUPAN
Judul Buku :
 Azab dan Sengsara
 Karya :
Merari Siregar
 Penerbit :
Balai Pustaka, terbitan XVII, 2000
 Harga buku : -Jumlah Halaman :
163
 Merari Siregar dilahirkan di Sipirok, Tapanuli, Sumatera Utara pada tanggal 13 Juli1896. Merari Siregar meninggal di Kalianget, Madura pada tanggal 23 April 1941. Semasakecil, Merari Siregar berada di Sipirok. Oleh karena itu, sikap, perbuatan dan jiwa MerariSiregar sangat dipengaruhi oleh kehidupan masyarakat Sipirok. Ia menjumpaikepincangan-kepincangan khususnya mengenai adat, misalnya kawin paksa yang terdapat dalam masyarakat lingkungannya. Setelah dewasa dan menjadi orang terpelajar, MerariSiregar melihat keadaan suku bangsanya tidak mempunyai pola pikir yang tidak sesuaidengan tuntutan zaman. Hati kecilnya ingin mengubah sikap orang-orang di daerahSipirok. Ia pernah bersekolah di Kweek school (Sekolah Guru) dan Sekolah Guru Oosr enWest, Timur dan Barat di Gunung Sahari, Jakarta.Novel azab dan sengsara ini merupakan novel pertama terbitan Balai Pustaka yangpertama sekali, yaitu sekitar tahun 1920. Sepertinya penulis sangat menonjolkan suatukesengsaraan dalam karyanya ini, sehingga si pembaca dapat terbawa oleh alur cerita ini.Penulis juga mengangkat adat istiadat yang berlaku di daerahnya.Beberapa keunggulan buku ini yang dirasakan antaranya, penulis dalam ceritanyamengutamakan penonjolan-penonjolan tokoh-tokoh yang lemah yang tunduk terhadaporang-orang yang berhati kotor. Hal ini cukup mengundang simpati pembaca sehinggapembaca dapat merasa terharu.Namun dalam novel yang menggunakan sudut pandang orang ketiga ini pengarangmenuliskan ceritanya dengan alur kilas balik yang cukup berbelit-berbelit, sehinggadibutuhkan kesabaran yang tinggi untuk menikmati novel ini. Selain itu tokoh-tokoh dalamnovel ini sering memberikan nasehat yang yang berpanjang-panjang, sehingga terkesanbertele-tele.Novel yang menggunakan bahasa melayu ini, cukup mengangkat kesan azab dansengsara pada tokoh-tokohnya yang lemah. oleh karena itu novel ini layak untuk dibacawalaupun bahasa melayu yang digunakan terasa sangat kental.Novel karya Merari Siregar ini menceritakan kisah kehidupan seorang anak gadisbernama Mariamin. Mariamin tinggal dipondok bambu beratapkan ijuk dekat sungai yangmengalir di tengah-tengah kota Sipirok. Di waktu senja Mariamin atau yang biasa dipanggil
 
R
iam seperti biasanya duduk di sebuah batu besar di depan rumahnya menunggu kekasihnya datang. Mariamin sangat sedih karena Aminuddin, kekasihnya itu menemuinya untuk berpamitan sebab dia akan pergi ke Medan untuk mencari pekerjaan supaya dia bisamenikahi kekasihnya itu dan bisa mengeluarkan Mariamin dan keluarganya darikesengsaraan.Aminuddin seorang anak muda berumur delapan belas tahun. Dia adalah anak kepalakampung A. Ayah Aminuddin seorang kepala kampung yang terkenal di seantero Sipirok.Harta bendanya sangat banyak. Adapun kekayaannya itu berasal dari peninggalanorangtuanya tetapi karena rajin bekerja, maka hartanya bertambah banyak. AyahAminuddin mempunyai budi yang baik. Sifat-sifatnya itu menurun pada anak laki-lakisatu-satunya, Aminuddin. Aminuddin bertabiat baik, pengiba, rajin, dan cerdas.Dahulu ayah Mariamin, Sutan Baringin adalah seorang yang terbilang hartawan danbangsawan di seantero penduduk Sipirok. Akan tetapi karena ia suka berperkara, makaharta yang banyak itu habis dan akhirnya jatuh miskin dan hina. Berapa kali Sutan Baringindilarang istrinya supaya berhenti berpengkara, tetapi tidak diindahkannya ia malah lebihmendengarkan perkataan pokrol bambu tukang menghasut bernama Marah Sait. IbuMariamin memang seorang perempuan yang penyabar, setia sederhana dan pengibaberlawanan dengan Sutan Baringin, suaminya yang pemarah, malas, tamak , angkuh danbengis. Mariamin dan Aminuddin berteman karib sejak kecil apalagi mereka masihmempunyai hubungan saudara sebab ibu Aminuddin adalah ibu kandung dari SutanBaringin, ayah Mariamin ditambah lagi Mariamin sangat berhutang budi kepadaAminuddin karena telah menyelamatkan nyawanya ketika Mariamin hanyut di sungai.Setelah 3 bulan Aminuddin berada di Medan, dia mengirimkan surat kepadaMariamin memberitahukan kalau dia sudah mendapat pekerjaan, Mariamin pun membalassurat dari Aminuddin tersebut.Mariamin sangat bahagia menerima surat dari Aminuddin yang isinya menyuruhMariamin untuk berkemas karena Aminuddin telah mengirim surat kepada orangtuanyauntuk datang ke rumah Mariamin dan mengambil dia menjadi istrinya sertamengantarkannya ke Medan. Tetapi ayah Aminuddin tidak menyetujui permintaanputranya itu, biarpun istrinya membujuknya supaya memenuhi permintaan Aminuddin.Mariamin sudah mempersiapkan jamuan untuk menyambut kedatangan orang tuaAminuddin. Akan tetapi yang ditunggu tidak kunjung datang, malah yang datang adalahsurat permintaan maaf dari Aminuddin. Dalam surat itu memberitahukan kalau keduaorang tua nya sudah berada di Medan dengan membawa gadis lain sebagai calon istrinya.Aminuddin sangat kecewa dan hatinya hancur tetapi dia tidak bisa menolak karena tidak ingin mempermalukan orang tuanya dan dia tidak mau durhaka pada orangtua

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->