Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
10Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
KELUARGA BERENCANA (KONTRASEPSI)

KELUARGA BERENCANA (KONTRASEPSI)

Ratings: (0)|Views: 408 |Likes:
Published by Ranap Hadiyanto

More info:

Published by: Ranap Hadiyanto on Apr 23, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

11/03/2013

pdf

text

original

 
1
BAB IPENDAHULUAN
Kesadaran manusia tentang pentingnya masalah kependudukan telah mulai sejak bumi dihunioleh ratusan juta manusia. Plato sejak tahun 427-347 telah menyarankan agar pranata sosialdan pemerintahan sebaiknya direncanakan dengan pertumbuhan penduduk stabil, sehinggaterjadi keseimbangan jumlah penduduk dan pertumbuhan ekonomi.
1
Malthus (1766-1834) pada zaman industri sedang berkembang mengeluarkan buku
³An essay on the principle of population´
(1798) dengan inti ³Manusia jangan terlalu banyak mengkhayal dengan kemampuan teknologi yang akan dapat memenuhi segala kebutuhannyakarena pertumbuhan manusia laksana deret ukur, sedangkan pertumbuhan dan kemampuansumber daya alam untuk memenuhinya hanya dalam deret hitung. Dengan demikian, padasuatu saat manusia akan sulit untuk memenuhi segala kebutuhannya karena sumber dayaalam sangat terbatas.
1
Gerakan Keluarga Berencana (KB) di Indonesia sendiri mulai berkembang dandiprakarsai oleh Dr. Soeharto melalui pembentukan Perkumpulan Keluarga BerencanaIndonesia (PKBI) yang didasari kesadaran akan semakin bertambahnya penduduk, yang suatusaat membahayakan bangsa sendiri.
1
Kerisauan masyarakat dunia untuk mengendalikan pertumbuhan penduduk, diikutidengan pertemuan yang menguatkan kesepakatan hak-hak asasi manusia untuk menentukan jumlah dan susunan keluarga di Bucharest 1974, Jakarta 1981, dan Safe Motherhood di Nairobi Kenya 1987.
1
Semua gagasan dan gerakan tersebut tidak akan mungkin terwujud tanpa ikut sertanya penatalaksanaan KB dengan tujuan Norma Keluarga Kecil Bahagia dan Sejahtera (NKKBS),dengan keluarga kecil semuanya dapat terwujud karena keluarga merupakan unit terkecilkehidupan bangsa.
1
Kunci keberhasilan terlatak pada bagaimana kemampuan untuk meyakinkan pentingnya pembinaan keluarga, dalam arti luas meliputi poleksosbudhankam. Sebagaigambaran kegagalan mengatur pertumbuhan penduduk Arthur Hopraft, mengeluarkan buku
³Born to hunger´
(lahir untuk menderita kelaparan) yang menegaskan bahwa jika disadarisegala keruwetan yang akan terjadi, sebagai akibat dari pertumbuhan penduduk yang tidak terkendali dan dampaknya pada produksi pangan makin tidak menentu, serta semakin
 
2
 
meluasnya kerusakan lingkungan hidup, selanjutnya manusia akan terjerat oleh kemiskinan,kemelaratan, dan keputusasaan yang semakin mendalam.
1
Gerakan KB menekankan pentingnya untuk merencanakan jumlah, interval, dan jeniskelamin dalam lingkungan keluarga, yang dapat dintunjang oleh kemampuan sosial,ekonomi, keamanan, dan ketahanan dalam keluarga.
1
Gerakan KB nasional sangat mengharapkan dapat diterimanya gagasan ³catur warga´,artinya hanya mempunyai dua anak, sebagai jumlah yang akan diperhitungkan dalammemenuhi poleksosbudhankam keluarga. Pencapaian peserta KB 50 % Pasangan usia subur merupakan masa transisi, sedangkan bila mencapai 70-75 % baru akan berarti, dalam upaya pengaturan kelahiran dan jumlah yang dapat diatasi oleh pertumbuhan ekonomi.
1
 
3
 
BAB IIPEMBAHASAN2.1. Metode Amenorea Laktasi (MAL)
Metode Amenorea Laktasi (MAL) adalah kontrasepsi yang mengandalkan pemberian Air Susu Ibu (ASI). MAL sebagai kontrasepsi bila:
y
 
Menyusui secara penuh (
 full breast feeding 
)
y
 
Belum haid
y
 
U
mur bayi kurang dari 6 bulanEfekti sampai 6 bulan. Harus dilanjutkan dengan pemakaian metode kontrasepsi lainnya.Menyusui secara ekslusif merupakan suatu metode kontrasepsi sementara yang cukup efektif,selama klien belum mendapat haid, dan waktunya kurang dari 6 bulan pascapersalinan.Efektivitas dapat mencapai 98%. Efektif bila menyusui lebih dari 8 kali sehari dan bayimendapat cukup asuhan per laktasi; ibu belum mendapat haid, dan dalam 6 bulan pascapersalinan.
2
2.1.1. Cara kerja:
2
Penundaan atau penekanan ovulasi.2.1.2. Keuntungan kontrasepsi:
2
y
 
Efektivitas tinggi (keberhasilan 98% pada enam bulan pascapersalinan).
y
 
Segerah efektif.
y
 
T
idak menggangu sanggama.
y
 
T
idak ada efek samping secara sistemik.
y
 
T
idak perlu pengawasan medis.
y
 
T
idak perlu obat atau alat.
y
 
T
anpa biaya.2.1.3. Keuntungan Non-kontrasepsi
2
2.1.3.1.
U
ntuk Bayi
 
y
 
Mendapat kekebalan pasif (mendapatkan antibodi perlindugan dari ASI).
y
 
Sumber asupan gizi yang terbaik dan sempurna untuk tumbuh kembang bayi yangoptimal.

Activity (10)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 thousand reads
1 hundred reads
Faradila Hakim liked this
Gustan Ariadi liked this
Gustan Ariadi liked this
Gustan Ariadi liked this
Ipink Hanafi liked this
Henry Hadianto liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->