Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
15Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Penginderaan Jauh 2

Penginderaan Jauh 2

Ratings: (0)|Views: 700 |Likes:
Published by oselucky
Penginderaan Jauh 2
Penginderaan Jauh 2

More info:

Published by: oselucky on Apr 23, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

06/19/2013

pdf

text

original

 
BAB IPENDAHULUAN
1.1. Latar Belakang
Saat pengambilan suatu citra oleh satelit, banyak sekali pengaruh-pengaruh alam yang menyebabkan hasil pencitraan sedikit terganggu sepertihamburan atmosfer. Hamburan ini disebabkan oleh adanya partikel-partikel diatmosfer yang memberikan efek hamburan yang berpengaruh pada hasil citra.Pengaruh hamburan ini dapat menyebabkan nilai citra menjadi besar (akibathamburan) atau lebih kecil (akibat proses penyerapan).Untuk mengkoreksi citra yang terpengaruh hamburan atmosfer, makadigunakanlah koreksi radiometri. Metode koreksi radiometri yang digunakan padapraktikum kali ini adalah metode penyesuaian histogram dan penyesuaianregresi.
1.2. Tujuan Praktikum
Tujuan dari praktikum ini adalah :Mahasiswa mampu melakukan koreksi radiometri citra dengan metodepenyesuaian histogram dan penyesuaian regresi menggunakan perangkatlunak
ER Mapper 7.0.
 
 
BAB IITINJAUAN PUSTAKA
 
2.1.
Koreksi Radiometri
E
fek atmosfer menyebabkan nilai pantulan obyek dipermukaan bumi yangterekam oleh sensor menjadi bukan merupakan nilai aslinya, tetapi menjadi lebihbesar oleh karena adanya hamburan atau lebih kecil karena proses serapan(Projo Danoedoro, 1996).Untuk mengetahui nilai sebenarnya dari tampilan citra tersebut, makadilakukanlah suatu pengkoreksian yang biasa disebut koreksi radiometri. Koreksiradiometri (
atelite Image
Callibration) adalah koreksi yang bertujuan untukmemperbaiki nilai
 pixel 
agar sesuai dengan yang seharusnya yang biasanyamempertimbangkan faktor gangguan atmosfer sebagai sumber kesalahan utama. Atmosfer dapat menyerap, memantulkan, atau menstransmisikan gelombangelektromagnetik yang menyebabkan cacat radiometrik pada citra, yaitu nilai
 pixel 
 jauh lebih tinggi atau jauh lebih rendah dari pancaran yang sebenarnya. Koreksiradiometri ini mengkonversi data sehingga dapat digunakan secara akurat olehsensor (Sumaryono, 1999).Koreksi radiometrik dilakukan untuk memperbaiki kesalahan atau
distorsi 
yang diakibatkan oleh ketidak sempurnaan operasi dan sensor, adanya atenuasigelombang elektromagnetik oleh atmosfer, variasi sudut pengambilan data,variasi sudut eliminasi, sudut pantul dan lain-lain yang dapat terjadi selamapengambilan, pengiriman serta perekaman data. Spesifikasi kesalahanradiometric adalah :
Kesalahan sapuan akibat pemakaian
Multi Detektor 
dalam menginderagaris citra.
Memperkecil kesalahan pengamatan
detektor 
yang berubah sesuaidengan perubahan waktu.
Kesalahan berbentuk nilai digital yang mempunyai hubungan linier dengan tingkat radiasi dan panjang gelombang elektromagnetik.
Koreksi dilakukan
dengan kalibrasi cahaya yang keluar daridetektor dengan mengarahkan
scanner 
pada
filter 
yang disinarisecara elektronik untuk setiap sapuan.
 
 
 
Kesalahan yang dapat dikoreksi
otomatis
adalah kesalahansistematik dan tetap, yang tetap diperkirakan sebelumnya.
 
 
Kesalahan garis
scan
dapat dikoreksi dengan penyesuaianhistogram tiap detektor pada daerah-daerah
homogeny 
misalnyadiatas badan air, apabila ada penyimpangan dapat diperbaiki.
 
Kesalahan bias atau pengaturan kembali detektor apabila
mean
dan
median
detektor berbeda.Metode-metode yang sering digunakan untuk menghilangkan efek atmosfer antara lain metode pengeseran histogram, metode regresi, dan metode kalibrasibayangan (Sutanto, 1986).
2.2.
Penyesuaian Histogram
Metode penyesuaian histogram ini merupakan metode yang mudah untukdilakukan. Metode ini hanya melihat histogram tiap saluran secara
independen
.Dari histogram dapat diketahui nilai
 pixel 
terendah saluran tersebut.Penyesuaian histogram (
Histogram Adjusment 
) meliputi evaluasi histogrampada setiap band dari data penginderaan jauh. Biasanya data pada panjanggelombang tampak (TM saluran 1-3) mempunyai nilai minimum yang lebih tinggikarena dipengaruhi oleh hamburan atmosfer. Sebaliknya penyerapan atauabsorbsi pada atmosferakan mengurangi kecerahan pada data yang direkamdalam interval panjang gelombang yang lebih besar seperti TM 4,5,7. Sehinggadata pada band ini nilai minimumnya mendekati nol. Algoritma yang dipergunakan untuk koreksi radiometrik mengikuti formulasebagai berikut :
Output BV 
 Dimana :
y
 
Input 
:
Input 
 
 pixel 
pada baris I dan kolom j dari band k
y
 
Output 
: Nilai
 pixel 
minimal dan nilai nol pada saluran k
y
Bias : Selisih nilai minimal dan nilai nolpada saluran k
y
BV : Nilai kecerahan atau
Brightness Value
 Pada prinsipnya algoritma ini mengurangi nilai bias dengan nilai bias nilaikecerahan pada band tertentu.

Activity (15)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 hundred reads
1 thousand reads
Hendra Non liked this
master_tommy25 liked this
a_habibi liked this
Hafist Fahmi liked this
IbrohimSaputro liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->