Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Look up keyword
Like this
14Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Sosiologi Ekonomi Keterlekatan

Sosiologi Ekonomi Keterlekatan

Ratings: (0)|Views: 1,923 |Likes:
keterlekatan, menurut Granovetter, merupakan tindakan ekonomi yang disituasikan secara sosial dan melekat dalam jaringan sosial personal yang sedang berlangsung di antara para aktor. Ini tidak hanya terbatas terhadap tindakan aktor individual sendiri tetapi juga mencakup perilaku ekonomi yang lebih luas, seperti penetapan harga dan institusi-institusi ekonomi, yang semuanya terpendam dalam suatu jaringan hubungan sosial.
keterlekatan, menurut Granovetter, merupakan tindakan ekonomi yang disituasikan secara sosial dan melekat dalam jaringan sosial personal yang sedang berlangsung di antara para aktor. Ini tidak hanya terbatas terhadap tindakan aktor individual sendiri tetapi juga mencakup perilaku ekonomi yang lebih luas, seperti penetapan harga dan institusi-institusi ekonomi, yang semuanya terpendam dalam suatu jaringan hubungan sosial.

More info:

Categories:Types, School Work
Published by: Andistya Oktaning Listra on Apr 23, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

03/17/2013

pdf

text

original

 
SOSIOLOGI EKONOMI
KETERLEKATAN
 
KELOMPOK 5 :ANDISTYA OKTANING LISTRA (0910210022)MATELDA FABRIANA (0910213096)MUHAMMAD YANUAR FAJRI (0910213104)WINDY SEPTYA A.P (0910213127)WILDAN ( )BAB IPENDAHULUAN
1.1
Konsep dan Pengertian Keterlekatan
Konsep ini digunakan untuk menjelaskan fenomena perilaku ekonomidalam hubungan sosial. Konsep keterlekatan, menurut Granovetter, merupakantindakan ekonomi yang disituasikan secara sosial dan melekat dalam jaringan sosial personal yang sedang berlangsung di antara para aktor. Ini tidak hanya terbatasterhadap tindakan aktor individual sendiri tetapi juga mencakup perilaku ekonomiyang lebih luas, seperti penetapan harga dan institusi-institusi ekonomi, yangsemuanya terpendam dalam suatu jaringan hubungan sosial. Adapun yangdimaksudkan jaringan hubungan sosial ialah sebagai “Suatu rangkaian hubunganyang teratur atau hubungan sosial yang sama di antara individu-individu ataukelompok-kelompok.”Granovetter (1985) menemukan dalam literature sosiologi dan ekonomi, perdebatan antara kubu
oversocialized 
, yaitu tindakan ekonomi yang cultural dituntunoleh aturan berupa nilai dan norma yang diinternalisasi dan kubu
undersocialized 
,
 
yaitu tindakan yang rasional dan berorientasi pada pencapaian keuntungan individual(self-interest), dalam menentukan apa yang sebenarnya menuntun orang dalam perilaku ekonomi.Dalam hal ini kubu
oversocialized,
memandang bahwa semua perilakuekonomi seperti memilih pekerjaan, melaksanakan profesi, menual, membeli,menabung, dan lain sebagainya tunduk dan patuh terhadap segala sesuatu yangdiinternalisasi dalam kehidupan sosial seperti nilai, norma, adat – kebiasaan, dan tatakelakuan. Berbeda dengan kubu
undersocialized 
yang melihat kepentingan individudi atas segala – galanya. Kubu ini tidak melihat adanya ruang bagi pengaruh budaya,agama, dan struktur sosial terhadap tindakan ekonomi. Oleh sebab itu, kubu inimemandang setiap tindakan ekonomi merupakan refleksi suatu pencapaian perolehankeuntungan pribadi. Persoalan untung – rugi meripakan hal utama yang menjadi pertimbangan
(cost benefit ratio)
, jika keuntungan ada di depan mata makaseseorang akan meraihnya meskipun harus melanggar nilai norma dan agama.Secara sederhana untuk memmahami pandangan para ahli sosiologi danekonomi umumnya tentang tindakan ekonomi maka figure berikut ini diharapkandapat membantu pemahaman.
Figur 1.1 Tindakan Ekonomi Menurut Ahli Sosiologi dan Ekonomi Umumnya
Oversocialized 
 
Undersocialized 
 Nilai dan Norma Tindakan Ekonomi Keuntungan PribadiGranovetter melihat bahwa dikhotomi
oversocialized undersocialized 
 bukanlah suatu penggambaran yang tepat terhadap realitas tindakan ekonomi. Sebabdalam kenyataannya, tindakan ekonomimelekat pada setiap jaringan hubungan sosialdan/ atau institusi sosial, baik tindakan ekonomi yang termasuk dalam
oversocialized 
maupun yang
undersocialized.
Orang yang berorientasi pada keuntungan pribadi atau

Activity (14)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 hundred reads
1 thousand reads
adambitor1713 liked this
adambitor1713 liked this
gaemgyu liked this
dianovriatilova liked this
Che Wiyah Cuaem liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->