Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
14Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
PANDUAN PUASA RAMADHAN

PANDUAN PUASA RAMADHAN

Ratings: (0)|Views: 1,464 |Likes:
Published by Suzzana

More info:

Published by: Suzzana on Sep 02, 2008
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

08/01/2011

pdf

text

original

 
PANDUAN PUASA RAMADHANOleh: Ustadz Abu Rasyid
MUQADDIMAH
 Artinya: Diriwayatkan dari Anas ra. ia berkata : Telah bersabda Rasulullah saw. : Apabila ada sesuatu dari urusan duniamu, maka kamu lebih tahu tentang hal itu. Jikaada urusan dienmu, maka akulah tempat kembalinya ( ikuti aku ). ( H.R Ahmad). Artinya : Dirwayatkan dari 'Aisyah ra : Rasulullah saw. telah bersabda : Barangsiapamelakukan perbuatan yang bukan perintah kami, maka ia tertolak ( tidak diterima). Dandalam riwayat lain: Barangsiapa yang mengada-adakan dalam perintah kami ini yang bukan dari padanya, maka ia tertolak. Sementara dalam riwayat lain : Barangsiapa yang berbuat sesuatu urusan yang lain daripada perintah kami, maka ia tertolak.(HR.Ahmad. Bukhary dan Abu Dawud).
Kandungan dua hadits shahih di atas menerangkan dengan jelas dan tegas bahwa segala perbuatan, amalan-amalan yang hubungannya dengan dien/syari'at terutama dalammasalah ubudiyah wajib menurut panduan dan petunjuk yang telah digariskan olehRasulullah saw. Tidak boleh ditambah dan/atau dikurangi meskipun menurut fikiranseolah-olah lebih baik. Diantara cara syaitan menggoda ummat Islam ialah membisikkansuatu tambahan dalam urusan Dien. Sayangnya, perkara ini dianggap soal sepele, entengdan remeh. Padahal perbuatan seperti itu adalah merupakan suatu kerusakan yang amatfatal dan berbahaya.Sabda Rasul saw. :"Diriwayatkan dari Ibnu Abbas ra, katanya : Bahwa sesungguhnya Rasulullah saw. berkhutbah kepada manusia pada waktu haji Wada' . Maka beliau bersabda :Sesungguhnya Syaithan telah berputus asa ( dalam berusaha ) agar ia disembah di bumimu ini. Tetapi ia ridha apabila ( bisikannya) ditaati dalam hal selain itu; yakni suatuamalan yang kamu anggap remeh dari amalan-amalan kamu, berhati-hatilah kamusekalian. Sesungguhnya aku telah meninggalkan untukmu , yangjika kamu berpegangkepadanya niscaya kalian tidak akan sesat selama-lamanya. Yaitu: Kitab Allah dansunnah NabiNya. " ( HR. Hakim ).Dengan demikian dapat difahami bagaimana Rasulullah saw. mengingatkan kita agar selalu waspada terhadap provokasi setan untuk beramal dengan menyalahi tuntunan Nabisekalipun hal itu nampak remeh. "Diriwayatkan dari Ghudwahaif bin Al-Harits ra: ia berkata : Telah bersabda Rasulullah saw. : Setiap suatu kaum mengadakan Bid'ah, pastisaat itu diangkat (dihilangkan ) sunnah semisalnya. Maka berpegang teguh kepda sunnahitu lebih baik daripada mengadakan bid'ah" ( HR. Ahmad ).
 
Jadi, ketika amalan bid'ah ditimbulkan betapapun kecilnya, maka pada saat yang samaSunnah telah dimusnahkan. Pada akhirnya lama kelamaan yang nampak dalam dien inihanyalah perkara bid'ah sedangkan yang Sunnah dan original telah tertutup. Pada saatitulah ummat Islam akan menjadi lemah dan dikuasai musuh.Insya Allah tak lama lagi kita akan menyambut kedatangan Ramadhan,dalam bulan yang penuh berkat ini kita diwajibkan menjalankan ibadah puasa Ramadhansebulan penuh , yang mana hal tersebut merupakan salah satu bagian dari rukun Islam.Karenanya hal tersebut amat penting. Berkaitan dengan hal diatas, maka kita harus berusaha semaksimal mungkin untuk dapat menunaikan ibadah puasa ini sesempurnamungkin , benar-benar bebas dari bid'ah sesuai dengan panduan yang telah digariskanoleh Rasulullah saw.Untuk keperluan itulah dalam risalah yang sederhana ini diterangkan beberapa hal yang berkaitan dengan amaliah puasa Ramadhan, zakat fithrah, dan Shalat 'Ied berdasarkan Nash-nash yang Shariih ( jelas ). Dalil - dalil dan KESIMPULAN dibuatagar mudah difahami antara hubungan amal dengan dalilnya. Dan -tak ada gading yangtak retak- kata pepatah, sudah barang tentu risalah ini sangat jauh dari sempurna, untuk menuju kesempurnaannya bantuan dari pemakai amat diharapkan. Semoga risalah iniditerima oleh Allah sebagai Amal Shalih yang bermanfaat terutama di akhirat nanti.Amien.
I. MASYRU'IYAT DAN MATLAMAT PUASA RAMADHAN.
1. "Wahai orang-orang yang beriman diwajibkan atas kamu sekalian puasa, sebagaimanadiwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu sekalian bertaqwa "( QS Al-Baqarah : 183 ).2. "Bulan Ramadhan, bulan yang didalamnya diturunkan Al-Qur'an sebagai petunjuk bagimanusia dan penjelasan-penjelasan mengenai petunjuk itu dan pembeda (antara yang haqdengan yang bathil ), karena itu barangsiapa diantara kamu menyaksikan (masuknya bulan ini ), maka hendaklah ia puasa... " ( Al-Baqarah: 185).3. " Telah bersabda Rasulullah saw. : Islam didirikan di atas lima perkara: Bersaksi bahwatidak ada Ilah selain Allah, dan sesungguhnya Muhammad ituadalahutusan Allah. Mendirikan Shalat Mengeluarkan Zakat puasa di bulan RamadhanMenunaikan haji ke Ka'bah. ( HR.Bukhari Muslim ).4. "Diriwayatkan dari Thalhah bin ' Ubaidillah ra. : bahwa sesungguhnya ada seorang bertanya kepada Nabi saw. : ia berkata : Wahai Rasulullah beritakan
 
kepadaku puasa yang diwajibkan oleh Allah atas diriku. Beliau bersabda : puasaRamadhan. Lalu orang itu bertanya lagi : Adakah puasa lain yang diwajibkan atasdiriku ?. Beliau bersabda : tidak ada, kecuali bila engkau puasa Sunnah. ".KESIMPULAN : Dari ayat-ayat dan hadits-hadits diatas, kita dapat mengambil pelajaran:1. puasa Ramadhan hukumnya Fardu ‘Ain ( dalil 1, 2, 3 dan 4 ).2. puasa Ramadhan disyari'atkan bertujuan untuk menyempurnakan ketaqwaan (dalil no1).
II. KEUTAMAAN BULAN RAMADHAN DAN KEUTAMAAN BERAMALDIDALAMNYA
1. Artinya : Diriwayatkan dari Abu Hurairah ra: Bahwa sesungguhnya Rasulullah saw. pernah bersabda : Ketika datang bulan Ramadhan: Sungguh telah datang kepadamu bulanyang penuh berkat, diwajibkan atas kamu untuk puasa, dalam bulan ini pintu Jannahdibuka, pintu Neraka ditutup, Setan- Setan dibelenggu. Dalam bulan ini ada suatu malamyang nilanya sama dengan seribu bulan, maka barangsiapa diharamkan kebaikannya( tidak beramal baik didalamnya), sungguh telah diharamkan (tidak mendapat kebaikan di bulan lain seperti di bulan ini). ( HR. Ahmad, Nasai dan Baihaqy. Hadits ShahihLigwahairihi).2. "Diriwayatkan dari Urfujah, ia berkata : Aku berada di tempat 'Uqbah bin Furqad,maka masuklah ke tempat kami seorang dari Sahabat Nabi saw. ketika Utbahmelihatnya ia merasa takut padanya, maka ia diam. Ia berkata: maka ia menerangkantentang puasa Ramadhan ia berkata : Saya telah mendengar Rasulullah saw bersabdatentang bulan Ramadhan: Di bulan Ramadhan ditutup seluruh pintu Neraka, dibukaseluruh pintu Jannah, dan dalam bulan ini Setan dibelenggu. Selanjutnya ia berkata : Dandalam bulan ini ada malaikat yang selalu menyeru : Wahai orang yang selalu mencari/ beramal kebaikan bergembiralah anda, dan wahai orang-orang yang mencari/berbuatkejelekan berhentilah ( dari perbuatan jahat) . Seruan ini terus didengungkan sampaiakhir bulan Ramadhan." (Riwayat Ahmad dan Nasai )3. " Diriwayatkan dari Abi Hurairah ra. Sesungguhnya Nabi saw. telah bersabda : ShalatLima waktu, Shalat Jum'at sampai Shalat Jum'at berikutnya, puasa Ramadhan sampai puasa Ramadhan berikutnya, adalah menutup dosa-dosa (kecil) yang diperbuat diantarakeduanya, bila dosa-dosa besar dijauhi." ( H.R.Muslim)4. "Diriwayatkan dari Abdullah bin Amru, bahwa sesungguhnya Nabi saw. telah bersabda: puasa dan Qur'an itu memintakan syafa’at seseorang hamba di hari

Activity (14)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 hundred reads
1 thousand reads
faiq22 liked this
King Man liked this
gwmemangcakep liked this
RamRamlis liked this
RamRamlis liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->