Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
32Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Volume Penjualan

Volume Penjualan

Ratings: (0)|Views: 2,933 |Likes:
Published by maiza_2

More info:

Published by: maiza_2 on Apr 27, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

07/11/2013

pdf

text

original

 
Irwan Hermansah dan
Eva Ariesti
 
ISSN : 0853 - 7283
 
Jurnal Akuntansi FE Unes, Vol. 3, No. 2, 2008
Page 1
Pengaruh Volume Penjualan Buku Cetak Terhadap Peningkatan Laba Bersih(Studi Kasus PT Indo Perkasa Usahatama Semarang)Irwan Hermansah
Staf Pengajar Jurusan Akuntansi FE Universitas Negri Semarang
Eva Ariesti
Alumni Jurusan Akuntansi FE Universitas Negri SemarangABSTRACT
 
Dalam penelitian ini yang menjadi objek adalah laporan laba rugi PT.Indo Perkasa UsahatamaSemarang dan metode yang digunakan adalah verifikatif dan deskriptif dan teknik pengumpulan datayang digunakan berdasarkan wawancara dan observasi. Adapun operasional variabelnya yaitu variabel X(volume penjualan Buku cetak) dan variabel Y (laba bersih). Sampel yang diambil dalam penelitian iniadalah laporan laba rugi tahun 2000 sampai dengan 2003. Alat uji yang digunakan untuk mengujihipotesis yang telah ditetapkan yaitu Uji KorelasiPearson.Dari hasil analisis perkembangan volumepenjualan dan laba bersih PT. Indo Perkasa Usahatama Semarang tahun 2000 sampai dengan 2003 bahwadengan semakin meningkatnya volume penjualan perusahaan ternyata membawa keuntungan yang sangatbesar bagi perusahaan. Hal ini dapat dilihat dari hasil laba bersih yang setiap tahunnya meningkat seiringdengan perubahan volume penjualan. Sedangkan dari hasil analisis perhitungan statistik bahwa koefisienkorelasi yang diperoleh sebesar 0,99 yang berarti hubungan antara volume penjualan dengan laba bersihadalah sangat erat dan positif atau bisa dikatakan mempunyai hubungan yang sempurna yaitu apabilavolume penjualan naik maka laba bersih akan terdorong untuk naik juga. Sebaliknya apabila volumepenjualan turun maka laba bersih akan terdorong untuk turun juga. Sedangkan untuk mengetahui besarkeeratan pengaruh antara volume penjualan terhadap peningkatan laba bersih serta untuk diketahuibesarnya pengaruh faktor-faktor lain yang mempengaruhi laba bersih, maka dilakukan denganmenghitung koefisien determinasi dengan tingkat signifikan 5% yaitu diperoleh sebesar 98% sedangkansisanya sebesar 2% dipengaruhi oleh faktor lain selain dari volume penjualan. Dengan ini dapat ditarik kesimpulan bahwa volume penjualan memiliki pengaruh yang signifikan terhada peningkatan lababersih.
Keyword : Laba bersih, Volume penjualan
1.
 
Pendahuluan
Pada era globalisasi sekarang ini tingkatpersaingan dalam dunia usaha semakin tinggidan hanya badan usaha yang memiliki kinerjaatau performa yang baik yang akan bertahan.Dalam persaingan usaha yang semakinkompetitif perusahaan dituntut untuk semakinefisien dalam menjalankan aktivitasnya terlebihdalam kondisi ekonomi saat ini yang penuhdengan ketidakpastian dimana krisis ekonomiyang melanda Indonesia sangat berat danmerusak segala sektor dari perekonomiansehingga perlu mengoptimalkan sumber dayayang dimiliki.Dengan semakin banyaknya pesaingdalam dunia usaha yang sama membuatkonsumen akan mempunyai banyak pilihan yangdiberikan oleh perusahaan-perusahaan sehinggakonsumen akan lebih selektif dalam menentukanpilihan produk yang diinginkannya.Dalam suatu perusahaan, permasalahanyang paling berat dihadapi adalah masalahpenjualan produk perusahaan, baik produk perusahaan yang berupa barang atau jasa.Penjualan produk ini memerlukan perhatianyang khusus sehingga dapat mencapai targetyang telah ditetapkan oleh suatu perusahaan
 
Irwan Hermansah dan
Eva Ariesti
 
ISSN : 0853 - 7283
 
Jurnal Akuntansi FE Unes, Vol. 3, No. 2, 2008
Page 2
dimana PT Indo Perkasa Usahatama Semarangdi tahun 2002 pernah mengalami suatu kejadianyaitu volume penjualan tidak sesuai dengantarget yang telah ditetapkan sehinggaberpengaruh terhadap laba. Pada saat ituperusahaan memproduksi suatu produk barutetapi perusahaan kurang dalammempromosikannya, sehingga penjualan tidak sesuai dengan target yang diharapkan.Kegiatan penjualan adalah salah satufaktor penentu atas perolehan laba yang optimalsehingga kontinuitas perusahaan terjamindengan perkembangan perusahaan yangdiharapkan akan terus meningkat. Dalam setiappenjualan harus ada perencanaan dan strategiserta kerjasama antara bagian yang terkait untuk dapat mencapai sasaran yang telah ditetapkan.Penjualan dapat dijadikan sebagai alatpenunjang membayar segala beban yangmenjadi tangungan dalam setiap kegiatanoperasional.Dalam mengatasi persaingan sekarangini, setiap perusahaan selalu dituntut untuk memaksimalkan kualitas produksi barangnyadan setelah barang tersebut telah selesaidiproduksinya, perlu adanya sistem penjualandan pemasaran yang baik dan tepat agar dapatmemenuhi kebutuhan para konsumen sertamenjaga agar para konsumen tetapmenggunakan produk yang dihasilkan olehperusahaan tersebut.Agar perusahaan dapat mencapai tujuantersebut, perusahaan perlu menentukan suatustrategi pemasaran salah satunya adalah strategidalam promosi sebagai upaya meningkatkanlaba yang optimal. Hal ini sejalan denganpersaingan yang semakin ketat mendorongperusahaan untuk mempromosikan produk yangditawarkan agar dapat meningkatkan penjualan.Terobosan yang diambil merupakansuatu langkah yang dapat memberikankeuntungan serta kemudahan bagi kedua belahpihak. Untuk itulah perusahaan memutuskanuntuk menambah sistem penjualan produknyadengan melakukan saluran distribusi yang manamerupakan salah satu unsur marketing yangpenting bagi perusahaan didalam menyalurkanbarangnya ke tangan konsumen sehinggadiharapkan adanya peningkatan penjualan yangsangat menguntungkan bagi perusahaan.Perolehan laba perusahaan salah satunyadipengaruhi oleh faktor penjualan, selain itufaktor lain yang mempengaruhi besarnya labaperusahaan adalah harga jual dari produk tersebut. Harga jual merupakan masalahtersendiri yang harus dapat perhatian dari pihak manajemen karena dengan harga jual yang wajarmaka target penjualan akan tercapai danperusahaan akan memperoleh laba sesuai denganyang diharapkan.Berdasarkan uraian diatas, penulismerasa tertarik untuk melakukan penelitian yangkemudian dituangkan dalam bentuk skripsi yangberjudul :
“Pengaruh Volume Penjualan Terhadap
Peningkatan Laba Bersih Pada PT Indo Perkasa
Usahatama Semarang”.
 
1.2 Identifikasi Masalah
Sehubungan dengan latar belakangmasalah yang telah diuraikan diatas, penulismengidentifikasikan masalah sebagai berikut:1.
 
Bagaimana perkembangan volumepenjualan pada perusahaan PT IndoPerkasa Usahatama Semarang.2.
 
Bagaimana perkembangan laba bersihpada perusahaan PT Indo PerkasaUsahatama Semarang.3.
 
Bagaimana pengaruh volumepenjualan terhadap laba bersih padaperusahaan PT Indo PerkasaUsahatama Semarang.
II. TINJAUAN PUSTAKA2.1. Pengertian Penjualan
 
2.1. 1. Penjualan
Penjualan merupakan salah satu fungsipemasaran yang sangat penting dan menentukanbagi perusahaan dalam mencapai tujuanperusahaan yaitu memperoleh laba untuk menjaga kelangsungan hidup perusahaan.Sebenarnya pengertian penjualan sangat luas,beberapa para ahli mengemukakan tentangdefinisi penjualan antara lain :Menurut
Basu Swastha
dalam buku
 
 Manajemen Penjualan
yaitu :
“Menjual adalah ilmu dan seni
mempengaruhi pribadi yang dilakukan olehpenjual untuk mengajak orang lain agar
 
Irwan Hermansah dan
Eva Ariesti
 
ISSN : 0853 - 7283
 
Jurnal Akuntansi FE Unes, Vol. 3, No. 2, 2008
Page 3
bersedia membeli barang/jasa yang
ditawarkannya”. (1998 ; 8)
 
Menurut
Soemarso
dalam buku
 
 Akuntansi Suatu Pengantar Jilid I 
 
menyatakanbahwa :
“Penjualan bersih
(net sales)
adalahpenjualan dikurangi dengan pengembalian,pengurangan harga, biaya transpor yangdibayar untuk langganan dan potongan
penjualan yang diambil”. (1995 ; 253)
.
Dari penjelasan di atas dapatdisimpulkan bahwa penjualan adalah suatuproses pembuatan dan cara untuk mempengaruhipribadi agar terjadi pembelian (penyerahan)barang atau jasa yang ditawarkan berdasarkanharga yang telah sepakati oleh kedua belah pihak yang terkait di dalam kegiatan tersebut.
2.1.2.
 
Faktor-faktor yang mempengaruhipenjualan
Dalam praktek, kegiatan penjualan inidipengaruhi oleh beberapa faktor yaitu :
a.
 
Kondisi dan Kemampuan Penjual
Transaksi jual beli atas barang atau jasaitu pada prinsipnya melibatkan duapihak yaitu penjual pada pihak pertamadan pembeli pada pihak yang kedua. Disini penjual harus dapat meyakinkanpembelinya agar dapat berhasilmencapai sasaran penjualan yangdiharapkan. Untuk maksud tersebutpenjual harus dapat beberapa masalahpenting yang berkaitan yaitu :-
 
Jenis dan karateristik barang yang akanditawarkan.-
 
Syarat penjualan-
 
Harga produk -
 
Pelayanan purna jual,sepertipembayaran,garansi, dansebagainya.Masalah-masalah di atas biasa menjadipusat perhatian pembeli sebelummelakukan pembelian. Dengan tenagapenjual yang baik dapat dihindaritimbulnya rasa kecewa pada parapembeli dalam pembeliannya. Adapunsifat-sifat yang harus dimiliki seorangpenjual antara lain sopan, pandaibergaul, pandai berbicara, mempunyaikepribadian yang menarik.
b.
 
Kondisi Pasar
Pasar sebagai pihak pembeli atau pihak yang menjadi sasaran dalam penjualandapat pula mempengaruhi kegiatanpenjualan. Adapun faktor-faktor kondisipasar yang perlu diperhatikan adalah :-
 
Jenis pasarnya, apabila pasarkonsumen, pasar industri, pasarpenjual, pasar pemerintah, ataukahpasar internasional.-
 
Kelompok pembeli atau segmenpasarnya-
 
Daya beli konsumen-
 
Frekuensi pembeliannya-
 
Keinginan atau kebutuhan
c.
 
Modal
Akan lebih sulit bagi penjual untuk menjualbarangnya apabila barang yang dijual belumdikenal oleh calon pembeli atau apabilalokasi pembeli jauh dari tempat penjualdalam keadaan seperti ini, penjual harusmemperkenalkan dulu/membawa barangnyaketempat pembeli. Untuk melaksanakanmaksud tersebut diperlukan adanya saranaserta usaha seperti usaha promosi dan lainsebagainya. Semua ini hanya dapatdilakukan apabila penjual memiliki sejumlahmodal yang diperlukan untuk itu.
d.
 
Kondisi Organisasi Perusahaan
Pada perusahaan yang besar, biasanyamasalah penjualan ini ditangani oleh bagianpenjualan yang dipegang oleh ahli bidangpenjualan, lain halnya dengan perusahaankecil dimana masalah penjualan jugaditangani oleh orang yang melakukanfungsi-fungsi lain. Hal ini disebabkan karena jumlah tenaga kerjanya lebih sedikit, sistemorganisasinya lebih sederhana, masalah yangdihadapi serta sarana yang dimilikinya jugatidak sekomplek perusahaan besar, biasanyamasalah penjualan ini ditangani olehpimpinan dan tidak diberikan pada yanglain.
e.
 
Faktor Lain
Faktor-faktor lain seperti periklanan,peragaan, kampanye, pemberian hadiah,

Activity (32)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 hundred reads
1 thousand reads
Reza Riweuh liked this
Mieng Ming liked this
Wisnu Aj liked this
Akil Ladzinrank liked this
HEruli AnTer liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->