Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
1Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Tugas1_250120100043

Tugas1_250120100043

Ratings: (0)|Views: 4 |Likes:
Published by Erik Setiawan

More info:

Published by: Erik Setiawan on Apr 29, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

04/29/2011

pdf

text

original

 
Tugas 1Mata Kuliah Perencanaan Tata RuangNPM 250120100043Arahan Pengendalian Pemanfaatan Ruang Wilayah ProvinsiMelalui Arahan Insentif dan Disinsentif 
Ketentuan Teknis Muatan RTRW Provinsi memuat tujuan, kebijakan,dan strategi penataan ruang wilayah provinsi (penataan provinsi), rencanastruktur ruang wilayah provinsi, rencana pola ruang wilayah provinsi,penetapan kawasan strategis provinsi, arahan pemanfaatan ruang wilayahprovinsi, dan arahan pengendalian pemanfaatan ruang wilayah provinsi.Rencana pola ruang wilayah provinsi merupakan rencana distribusiperuntukan ruang dalam wilayah provinsi yang meliputi rencana peruntukanruang untuk fungsi lindung dan rencana peruntukan ruang untuk fungsi budidaya. Rencana pola ruang wilayah provinsi dirumuskan dengan salah satukriterianya adalah mengacu pada klasifikasi pola ruang wilayah provinsiyang terdiri atas kawasan lindung dan kawasan budi daya. Untuk kawasanyang berfungsi lindung kriterianya terdiri dari :
-
Kawasan hutan lindung;
-
Kawasan yang memberikan perlindungan terhadap kawasan bawahnnya,meliputi: kawasan bergambut dan kawasan resapan air;
-
Kawasan perlindungan setempat, meliputi: sempadan pantai, sempadansungai, kawasan sekitar danau atau waduk, kawasan sekitar mata air,serta kawasan lindung spiritual dan kearifan lokal;
-
Kawasan suaka alam, pelestarian alam dan cagar budaya meliputi:kawasan suaka alam, kawasan suaka alam laut dan perairan lainnya,suaka margasatwa dan suaka margasatwa laut, cagar alam dan cagaralam laut, kawasan pantai berhutan bakau, taman nasional dan tamannasional laut, taman hutan raya, taman wisata alam dan taman wisataalam laut, serta kawasan cagar budaya dan ilmu pengetahuan;
 
-
Kawasan rawan bencana alam, meliputi: kawasan rawan tanah longsor,kawasan rawan gelombang pasang, dan kawasan rawan banjir;
-
Kawasan lindung geologi, meliputi: kawasan cagar alam geologi, kawasanrawan bencana alam geologi, dan kawasan yang memberikanperlindungan terhadap air tanah; dan
-
Kawasan lindung lainnya, meliputi: cagar biosfer, ramsar, taman buru,kawasan perlindungan plasma-nutfah, kawasan pengungsian satwa,terumbu karang, dan kawasan koridor bagi jenis satwa atau biota lautyang dilindungi.Berdasarkan kriteria-kriteria kawasan yang berfungsi lindung tersebutdi atas, maka sangat dimungkinkan adanya beberapa kawasan yangberfungsi lindung berada pada lahan milik masyarakat, misalnya untukpenetapan kawasan yang berfungsi lindung pada kawasan perlindungansetempat (sempadan sungai, kawasan sekitar danau atau waduk dankawasan sekitar mata air). Pada lokasi-lokasi tersebut terdapat lahan-lahanyang sudah dibebani atas hak milik yang merupakan lahan masyarakat.Masyarakat sebagai pemilik lahan memanfaatkan lahannya untukmendapatkan nilai tambah yang tinggi atau sebagai tumpuan bagipemenuhan kebutuhan hidup. Lahan masyarakat yang berada di sempadansungai, di kawasan sekitar danau atau waduk dan di kawasan sekitar mataair, biasanya merupakan lahan-lahan yang sangat produktif seperti sawahatau kebun. Adanya penetapan lahan-lahan tersebut sebagai kawasan yangtermasuk dalam kawasan yang berfungsi lindung dalam rencana tata ruangwilayah provinsi (RTRWP) tentunya akan menjadi konflik antara kepentinganpemilik lahan untuk memenuhi kebutuhan hidupnya yang bergantung darilahan sawah atau kebun yang ditetapkan sebagai kawasan yang berfungsilindung dengan kepentingan pemerintah untuk menjaga kelestarianlingkungan.RTRWP memuat arahan pengendalian pemanfaatan ruang wilayahprovinsi yang merupakan arahan yang diperuntukan sebagai alat penertiban
 
penataan ruang, meliputi indikasi arahan peraturan zonasi, arahan perizinan,arahan insentif dan disinsentif, serta arahan sanksi dalam rangkaperwujudan rencana tata ruang wilayah provinsi. Arahan insentif yang harusdisusun dan dimuat dalam RTRW provinsi, meliputi ;a.Arahan insentif kepada pemerintah daerah provinsi lainnya;b.Arahan insentif dari pemerintah daerah provinsi kepada pemerintahdaerah kabupaten/kota dalam wilayah provinsi bersangkutan dan kepadapemerintah daerah kabupaten/kota dalam provinsi lainnya, dalambentuk:
-
Arahan pemberian kompensasi dari pemerintah daerah kabupaten/kotapenerima manfaat kepada kabupaten/kota pemberi manfaat atasmanfaat yang diterima oleh kabupaten/kota penerima manfaat;
-
Arahan penyediaan sarana dan prasarana; dan/atau
-
Arahan pemberian publisitas atau promosi daerahc.Arahan insentif dari pemerintah provinsi kepada masyarakat umum(investor, lembaga komersial, perorangan, dan lain sebagainya), dalambentuk:-Arahan untuk pemberian kompensasi;-Arahan untuk pengurangan retribusi;-Arahan untuk pemberian imbalan;-Arahan untuk pemberian sewa ruang dan urun saham;-Arahan untuk penyediaan prasarana dan sarana; dan/atau-Arahan untuk pemberian kemudahan perizinan.Sedangkan arahan disinsentif yang harus disusun dan dimuat dalam RTRWprovinsi meliputi:a.Arahan disinsentif dari pemerintah provinsi kepada pemerintahkabupaten/kota dalam wilayah provinsi dan kepada pemerintah daerahprovinsi lainnya dapat diberikan dalam bentuk:
-
Arahan untuk pengajuan pemberian kompensasi dari pemerintahprovinsi kepada pemerintah kabupaten/kota yang penataan ruangnyaberdampak negatif pada wilayah kabupaten/kota; dan/atau

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->