Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more ➡
Download
Standard view
Full view
of .
Add note
Save to My Library
Sync to mobile
Look up keyword
Like this
1Activity
×
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
SINOPSIS Teater I La GaLigo

SINOPSIS Teater I La GaLigo

Ratings: (0)|Views: 669|Likes:
Published by Jey 'Radcliffe'
Salah satu warisan budaya dunia yang sangat mengagumkan
Salah satu warisan budaya dunia yang sangat mengagumkan

More info:

Categories:Types, Resumes & CVs
Published by: Jey 'Radcliffe' on Apr 29, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See More
See less

04/29/2011

pdf

text

original

 
I LA GALIGO
Sumber Gambar : KOMPAS/WAWAN H PRABOWOPara seniman mengikuti geladi resik pementasan I La Galigo di Benteng Rotterdam, Makassar, Sulawesi Selatan, Jumat (22/4)malam. Geladi yang sekaligus menjadi pementasan perdana tersebut hanya berisikan 2 dari 12 scene yang seharusnyadipanggungkan.
Setelah 7 tahun di pentaskan di seluruh belahan dunia, akhirnya pada akhir April 2011,pegelaran teater
I LAGALIGO
di pentaskan di kampung halamannya, Makassar, Sulawesi-Selatan, tepatnya tanggal
23-24 April 2011 di Benteng Rotterdam
. Adapun ringkasan dari jalancerita pegeralan teater tersebut, ialah:
SINOPSIS
Prolog : Akhir dan Awal dunia tengah dikosongkan
I Laga Ligo berkeberatan: “Tunggu! Jika dunia Tengah diakhiri sekarang, siapa yang akan
ingat legenda Sawe ragading? Aku, I Laga Ligo, adalah putranya. Berikanlah aku waktu untuk
menceritakan kisah keluargaku dan para dewa.” Mulailah I Laga Ligo.
 Adegan satu : Penciptaan Dunia TengahPara dewa dari dunia atas dan bawah setuju mengirim anak-anak mereka mengisi duniatengah. Mereka tidak menjadi dewa jika tidak ada satu pun yang menyembah mereka.
Patotoqe’, dewa tertinggi dunia atas, memerintahkan anaknya Batara Guru turun ke dunia
tengah. Karena mereka keturunan dewa, mereka menjadi penguasa kerajaan Luwuq. Ketikamereka menikah, puluhan sepupu dan pelayan mereka bergabung dengan mereka di DuniaTengah. Dewi Sri membawa kesuburan bagi tanah dan orang-oang. Semua wanita di bumimelahirkan, kecuali Sang Ratu.
 
Adegan Dua: Kelahiran Si KembarUpacara-upacar digelar untuk membantu persalinan yang sulit. Pendeta Bissu bersikeras
bahwa persembahan darah harus “mengalir seperti sungai”. Orang
-orang bertempur. Akhirnyasepasang Kembar Emas Lahir.
Sawe’rigading, yang ditakdirkan menjadi raja pejuang besar, lahirdengan baju zirah lengkap. We’ Tenriabe’ng, saudara pe
rempuannya, yang ditakdirkan menjadipendeta, lahir dengan peralatan lengkap upacara Bissu. Sebuah ramalan memperingatkanorang tua mereka bahwa anak-anak mereka ini ditakdirkan jatuh cinta. Untukmenghindarihubungan terlarang itu, yang akan memicu kehancuran kerajaan, si kembar dipisahkan sejaklahir. Mereka tidak boleh pernah bertemu! Mereka dapat memiliki segalanya di Dunia kecualisatu sama lain.Adegan Tiga: Menjelajahi Dunia
Ketika kembar menjadi dewasa, We’Tenriabe’ng tersembunyi dalam tempat rahasi
a
istana, dan Sawe’rigading dan para sepupunya berlayar menjelajahi dunia. Setelah sebuah
petualangan yang gagal untuk menghidupkan jiwa seseorang wanita muda cantik yang terjebak
di pulau orang mati, Sawe’rigading yang sedih di beritahu bahwa wanita palin
g cantik di dunia,yaitu kembarannya, tinggal di bagian rahasia istana di tanah kelahirannya. Ddia-diam ia pulanguntuk menemukannya.Adegan Empat: Pertemuan Terlarang
Sesampainya di istana, Sawe’rigading menggunakan kekuatan gaibnya untuk membuat
semua o
rang istana tertidur dan menyelinap ke kamar We’Tenriabe’ng. Sawe’rigading
terpesona oleh kecantikan saudara perempuannya yang luar biasa, dan menyatakan cintanya.
We’Tenriabe’ng juga segera terkesan dengan kakaknya, tapi menolak dia sambil menjelaskan
kutukan yang akan menimpa kerajaan jika mereka
saling mencintai. Sawe’rigading
meninggalkan kamar adiknya dan langsung menghadap ayahnya. Dia meminta izin menikahi
adiknya. “Tidak. Kau harus mendahulukan kepentingan kerajaan daripada kesenanganmusendiri.”
 Adegan Lima: Kebingungan dan Kepetusasaan
Sawe’rigading pergi untuk menghibur dirinya dengan perempuan dan adu ayam, tetapiia tidak dapat melupakan We’Tenriabe’ng. Dia meminta ayahnya izin tinggal satu tahun dengan
adiknya. Jika tidak setahun, sebulan, se
hari, satu jam! “Tidak, bahkan sekedipan mata puntidak,” jawab ayahnya. “Tidak!” Hampir gila dengan hasrat, Sawe’rigading memutuskan bahwa jika ia tidak dapat memiliki We’Tenriabe’ng, yang lain juga harus menderita rasa sakit yang
sama ia rasakan. Dia mulai berkelahi dan membunuh orang-orang kerajaan. Satu-satunya yang
bisa menghentikannya adalah adiknya. Di tengah kekacauan, We’Tenriabe’ng muncul.
 
 
Adegan Enam: Sang Putri dalam Kuku Ibu Jari
We’Tenriabe’ng muncul dari istana. Semuanya menghilang dan si ke
mbar berdua saja.
We’Tenriabe’ng bertanya mengapa Sawe’rigading ingin menikainya, padahal dia bisa memilikisiapa pun di bumi. “Karena kecantikanmu, wajahmu, lekuk pung
gungmu, kulitmu yang
bercahaya,”
 
kata sawe’rigading. We’Tenriabe’ng menjawab “Jika hnya
tubuhku yangkauinginkan, ada jalan keluarnya. Lihatlah ke dalam kuku ibu jariku, dank au akan melihat wajah
sepupu kita, We’Cudaiq, yang bagai pinang dibelah dua denganku. Ia adalah putrid Cina danditakdirkan untuk menjadi pengantinmu.” We’Tenriabe’ng mementrai Sawe’rigading supayabermimpi bercinta dengan We’Cudaiq. Karena Sawe’rigading masih enggan meninggalkanadiknya, We’Tenriabe’ng bersumpah bahwa kal
au kakaknya itu tidak jatuh cinta kepada
We’Cudaiq, dia akan menerimanya, apa pun yang terjadi. Sawe’
rigading setuju pergi, tetapi iatidak memiliki sebuah kapal yang cukup besar untuk membawanya ke Cina yang jau sekali.Adegan Tujuh: Pohon Agung
Dengan bantuan para dewa, We’lenre’ngge’
- pahon terbesar dan paling suci di dunia-ditebang dan lantas tenggelam ke Dunia Bawah dan muncul sebagai armada kapal.
Sawe’rigading memohon pengampunan dari pohon atas pemotongan pohon suci itu, danbersumpah tida akan kembali ke Luwuq. Sawe’rigading dan pohon sam
-sama telah terputusakar mereka selamanya. Si kembar mengucapkan salam terakhir perpisahan mereka dengan janji bahwa, biarpun mereka tidak bisa bersama, mungkin anak-anak mereka akn menikah.
We’Tenriabe’ng naik ke dunia atas, tahap terakhir dalam perubahannya menjadi pendeta Bissu.Sawe’rigading bersumpah tidak
lagi kembali ke Luwuq, dan berangkat dengan armadanya ke
Cina yang jatuh. Air mata We’Tenriabe’ng jatuh dari langit sebagai hujan lembut mengguyurSawe’rigading dan armadanya.
 Adegan Delapan: Takdir Disangkal
Di Cina. We’Cudaiq, dikelilingi oleh dayang
-dayangnya, sedang berdandan. Setelah tiba
Sawe’rigading mengirimkan burung terpercaya untuk mata
-
matai We’Cudaiq. Si burung kembalidan melaporkan bahwa We’Cudaq lebih cantik daripada We’Tenriabe’ng. Sawe’rigading
meminta izin Raja dan Ratu Cina untuk menikai putrid mereka dan mulai mengirim mahar yangbanyak sekali ke istana. Dayng-
dayang We’Cudaiq salah mengira bahwa salah seorang sepupuSawe’rigading adalah pangeran itu, dan melaporkan ke We’Cudaiq bahwa laki
-laki yang di janjikan kepadanya berwajah jelek, kotor, liar, jorok, dan kasar. Meskipun serupa benar dengan
We’Tenriabe’ng, perangai We’Cudaiq sebaliknya, suka mementingkan diri sendiri dan dangkal.
Takut tampak bodoh menikah dengan seorang liar berwajah jelek, dia menolak pernikahan.Mahar segara dik
embalikan. Para sepupu Sawe’rigading meyakinkan bahwa ia harus bertempur
untuk kehormatan diri dan rakyatnya. Dia setuju dengan syarat
bahwa We’Cudaiq tidak terluka.

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->