Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
26Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Zat

Zat

Ratings: (0)|Views: 875 |Likes:
Published by annisha_qilmi

More info:

Published by: annisha_qilmi on Apr 30, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

05/21/2013

pdf

text

original

 
Zat-zat makanan yang diperlukan tubuh adalah
- karbohidrat- lemak- protein- vitamin- mineral- airTetapi, selain zat-zat makanan tersebut di atas, di dalam makanan kita masih terdapat zat-zat lain yang pada umumnya tidak mempunyai
nilai gizi.
 Zat-zat ini disebut zat
tambahan
(additives) pada makanan, yaitu :1.Zat tambahan untuk membuat makanan menjadi lebih menarik
kelihatannya,
lebih
sedap
bau dan rasanya dan lebih
awet 
bila disimpan.2.Zat tambahan yang bercampur dengan makanan pada waktu dalam
 proses penyediaan/pembuatan bahan makanan.
Zat tambahan im harus
aman
penggunaannya, yaitu tidak mengganggu kesehatan.
URAIAN BEBERAPA ZAT TAMBAHAN1.Zat warna
: tujuan penambahan ialah membuat makanan lebih menarik.Ada 2 macam zat warna
:
a. Zat Warna Nabati,
yaitu yang berasal dari alam/tumbuh-tumbuhan. sepertiwarna hijau dari daun suji (daun pandan) dan warnakuning atau jingga dari kunir (kurkuma).
b. Zat Warna Sintetik,
yang umumnya dibuat dari ter batubaraZat warna ini tidak boleh digunakan untuk makanan,karena beracun. Penelitian menunjukkan bahwabeberapa zat warna itu dapat menimbulkan penyakitkanker.
 
2.Zat Penyedap (penguat rasa) :
Tujuan penambahan ialah agar makanan lebihsedap rasa dan baunya.
 
3.Zat Pengawet
Penggunaan gula dan garam sebagai pengawet sudah diketahui orang banyak.Untuk makanan dalam kaleng umumnya digunakan zat pengawet lain, misalnyanatrium benzoat. nipagin, sendawa dan asam sitrat
.
Ada kalanya digunakan jugaantibiotik.Minyak dan lemak jika tidak disimpan baik, lama kelamaan menjadi tengik. Peristiwaini terjadi karena asam lemakyang tidak jenuh
 
dalam bahan ini teroksidasi.Udara, cahaya dan kerja bakteri adalah penyebabnya. Untuk mencegah proses inipada minyak atau lemak ditambahkan zat pengawet yang tergolong
"antioksidan" 
.Contohnya:
 
-
butil hidroksi anisol (BHA)- butil hidroksi toluena (BHT)Biasanya
antioksidan
digunakan bersama dengan
asam sitrat 
atau
asam askorbat (vitamin C)
yang fungsinya untuk memperkuat kerja antioksidan itu.Zat tambahan golongan lainnya yang secara tidak sengaja bercampur denganmakanan ialah bahan-bahan kimia yang digunakan dalam bidang pertanian danpeternakan, misalnya senyawa organoklor.Karena itu kita harus mencuci bersih lebih dahulu sayuran dan buah-buahan yangakan kita makan untuk mencegahkeracunan oleh bahan kimia itu. Hormon-hormon yang sekarang sering diberikankepada hewan potong untukmempercepat pertumbuhannya dapat juga merupakan zat pada makanan yang tidakkita kehendaki.
 
4.Zat Pemanis
Gula Pasir dan gula jawa adalah pemanis alami yang sering dipakai sehari-hari.Pemanis sintetis sering digunakan dalam industri minuman seperti limun, sirup danlain-lain. Penggunaan pemanis sintetis ini harus dibatasi karena kelebihan pemanissintetis dalam minuman atau makanan akan menyebabkan penyakit.Pemanis sintetis yang aman penggunaannya adalah gula stevita yaitu gula yangberasal dari daun
Stevita rebaudina
.
Aditif makanan
atau
bahan tambahan makanan
adalah bahan yang ditambahkan dengansengaja ke dalam makanandalam jumlah kecil, dengan tujuan untuk memperbaiki penampakan, cita rasa,tekstur ,flavor dan memperpanjang daya simpan.
Selain itu dapat meningkatkan nilaigiziseperti protein,mineraldanvitamin.
Penggunaan aditif makanan telah digunakan sejak zaman dahulu.
Bahan aditif makanan ada dua, yaitu bahan aditif makanan alami dan buatan atausintetis.
Bahan tambahan makanan adalah bahan yang bukan secara alamiah merupakan bagian dari bahan makanan, tetapi terdapat dalam bahan makanan tersebut karena perlakuan saat pengolahan, penyimpanan atau pengemasan.
Agar makanan yang tersaji tersedia dalam bentuk yang lebih menarik, rasaenak , rupa dankonsistensinya baik sertaawetmaka sering dilakukan penambahan bahan tambahan makananyang sering disebut zataditif kimia (
 food aditiva
).
Adakalanya makanan yang tersedia tidak mempunyai bentuk yang menarik meskipun kandungan gizinya tinggi.
Jenis
Bahan aditif makanan dapat digolongkan menjadi beberapa kelompok tertentu tergantungkegunaanya, diantaranya:
[suntingPenguat rasa
 
Kristal monosodium glutamat digunakan sebagai penguat rasaMonosodium Glutamat (MSG) sering digunakan sebagai penguat rasa makanan buatan dan jugauntuk melezatkan makanan.
Adapun  penguat rasaalami diantaranya adalah bungacengkeh,  pala,merica,cabai,laos, kunyit,ketumbar .
Contoh penguat rasa buatan adalahmonosodiumglutamat/vetsin, asam cuka, benzaldehida, amil asetat.
 
] Pemanis
Zat pemanis buatan biasanya digunakan untuk membantu mempertajam rasamanis.
Beberapa jenis pemanis buatan yang digunakan adalahsakarin,siklamat, dulsin, danaspartam.
Pemanis buatan ini juga dapat menurunkan risiko diabetes, namun siklamat merupakan zat yang bersifat karsinogen.
 
] Pengawet
Bahan pengawet adalah zat kimia yang dapat menghambat kerusakan pada makanan, karenaserangan bakteri,ragi, cendawan.
Reaksi-reaksi kimia yang sering harus dikendalikan adalahreaksioksidasi, pencoklatan (
browning 
) dan reaksi enzimatis lainnya.
 Pengawetan makanansangat menguntungkan produsenkarena dapat menyimpan kelebihan bahan makanan yang adadan dapat digunakan kembali saat musim paceklik tiba.
Contoh bahan pengawet adalahnatrium  benzoat,natrium nitrat,asam sitrat, dan asam sorbat.
 
] Pewarna
Warna dapat memperbaiki dan memberikan daya tarik   pada makanan.
 Penggunaan pewarnadalam bahan makanan dimulai pada akhir tahun1800, yaitu pewarna tambahan berasal dari alamsepertikunyit, daun pandan,angkak ,daun suji,coklat, wortel, dankaramel.
Zatwarna sintetik  ditemukan olehWilliam Henry Perkinstahun1856,zat pewarna ini lebih stabil dan tersedia dari  berbagai warna.
Zat warna sintetis mulai digunakan sejak tahun1956dan saat ini ada kuranglebih 90% zat warna buatan digunakan untuk  industri makanan.
Salah satu contohnya adalahtartrazin, yaitu pewarna makananbuatan yang mempunyai banyak macam pilihan warna, diantaranya Tartrazin CI 19140.
Selain tartrazin ada pula pewarna buatan, seperti
 sunsetyellow FCF 
(jingga), karmoisin (Merah),
brilliant blue FCF 
(biru).
[sunting] Pengental
Pengental yaitu bahan tambahan yang digunakan untuk menstabilkan, memekatkan ataumengentalkan makanan yang dicampurkan denganair , sehingga membentuk kekentalan tertentu.
Contoh pengental adalah  pati, gelatin, dan gum (agar , alginat,karagenan
 
).
[sunting] Pengemulsi

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->