Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
7Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Demokrasi Dan Pemilu

Demokrasi Dan Pemilu

Ratings: (0)|Views: 458 |Likes:
Published by Ridwan Rachid
Demokrasi adalah sebuah sistem politik yang mencari dan mengarahkan gerakan masyarakat dalam mencapai konsep peradabannya. Dalam perspektif dan praktik demokrasi, dapat pula disebut sebagai pemerintahan oleh rakyat yang dijalankan oleh perwakilan yang mereka pilih sendiri melalui suatu pemilihan umum (pemilu) yang berlangsung secara demokratis dan berkala.

Pemilihan Umum merupakan salah satu sendi untuk tegaknya sistem politik demokrasi. Tujuan Pemilihan Umum tidak lain adalah untuk mengimplementasikan prinsip-prinsip demokrasi, dengan cara memilih wakil-wakil rakyat di Lembaga Perwakilan Rakyat. Kesemuanya itu dilakukan dalam rangka mengikut sertakan rakyat dalam kehidupan ketatanegaraan.
Demokrasi adalah sebuah sistem politik yang mencari dan mengarahkan gerakan masyarakat dalam mencapai konsep peradabannya. Dalam perspektif dan praktik demokrasi, dapat pula disebut sebagai pemerintahan oleh rakyat yang dijalankan oleh perwakilan yang mereka pilih sendiri melalui suatu pemilihan umum (pemilu) yang berlangsung secara demokratis dan berkala.

Pemilihan Umum merupakan salah satu sendi untuk tegaknya sistem politik demokrasi. Tujuan Pemilihan Umum tidak lain adalah untuk mengimplementasikan prinsip-prinsip demokrasi, dengan cara memilih wakil-wakil rakyat di Lembaga Perwakilan Rakyat. Kesemuanya itu dilakukan dalam rangka mengikut sertakan rakyat dalam kehidupan ketatanegaraan.

More info:

Published by: Ridwan Rachid on Apr 30, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

04/24/2013

pdf

text

original

 
TugasMataKuliah
SistemPerwakilanPolitikdanPemilu
"DEMOKRASIDANPEMILU"
Oleh:Riduwan
NPM:2009130011
FakultasIlmuSosialIlmuPolitik
UniversitasMuhammadiyahJakarta
2010
o
 
DEMOKRASI
KonsepdemokrasisebagaisuatubentukpemerintahanberasaldarifilsufYunani.Sebelumabadke-18,demokrasidipandangsebagaisuatubentukaturanpolitikyanghanyadapatdipertahankandalamwilayah-wilayahyangsangatkecil;bentukmonarki(kerajaan)telahdipandangtakterelakkandalamunit-unitpolitikyanglebihbesar.AkantetapipemakaiankonsepdemokrasidimulaisejakterjadinyapergolakanrevolusionerdalammasyarakatBaratakhirabadke-18.Padaabadke-20dalamperdebatanmengenaiartidemokrasimuncultigapendekatanumum.Sebagaisuatubentukpemerintahan,demokrasitelahdidefinisikanberdasarkansumberwewenangbagipemerintah,tujuanyangdilayanipemerintah,danproseduruntukmembentukpemerintahan.Dengankatalain,pemilihanparapemimpindilakukansecarakompetitifolehrakyatyangmerekapimpin.Tahun1942,JosephSchumpetermengemukakankekurangandari
Teoriklasikdemokrasi
yangmengandungunsur"kehendakrakyat"sebagaisumberdan"kebaikanbersama"sebagaitujuan.Setelahmenyangkalpendekatansebelumnya,Schumpetermengemukakan
Metodedemokratis,
yaituprosedurkelembagaanuntukmencapaikeputusanpolitikyangdidalamnyaindividumemperolehkekuasaanuntukmembuatkeputusanmelaluiperjuangankompetitifdalamrangkamemperolehsuararakyat.Padaabadke-20,demokrasisudahdigunakandalamsistempolitik.Sistemitudipilihmelaluipemilihanumumyangadil,jujur,danberkala,dandidalamsistemituparacalonsecarabebasbersainguntukmemperolehsuaradanhampirsemuapendudukdewasaberhakmemberikansuara.Dengandemikianmenurutdefinisidiatas,demokrasimengandungduadimensi,kontesdanparisipasi.YangmenurutRobertDahlmerupakanhalyangpalingmenentukanbagidemokrasiataupoliarki.Demokrasijugamengimplikasikanadanyakebebasanuntukberbicara,menerbitkan,berkumpul,danberorganisasi,yangdibutuhkanbagiperdebatanpolitikdanpelaksanaankampanye-kampanyepemilihanitu.Apabilasuatunegaramenolakpartisipasisuatubagianmasyarakatnyauntukmemberikansuara,sepertisistemyangdilakukanAfrikaSelatanterhadap70%penduduknya,makasisteminitidaklahdemokratis.Karenapemilihanumumyangterbuka,bebas,danadiladalahesensidemokrasi.Begitupula,suatusistemtidaklahdemokratisbilaoposisitidakdiperbolehkandidalampemilihanumumsertadihalang-halangidalammencapaiapayangdapatdilakukannyamisal,koran-koranoposisidisensorataudibredel,hasilpemungutansuaradalampemilihandimanipulasi.Bagisebagianorang,"demokrasisejati"berarti
liberte,eqalite,[raternite,
kontrolyangefektifolehwarganegaraterhadapkebijakanpemerintah,pemerintahyangbertanggungjawab,kejujuran,danketerbukaandalampercaturanpolitik,musyawarahyangrasional,dandidukungdenganinformasiyangcukup,partisipasi,dankekuasaanyangsetara,danberbagaikebijakanwarganegaralainnya.Dalamnegarademokrasi,parapembuatkeputusanyangterpilihtidakmenjalankanseluruhkekuasaan.Merekaberbagikekuasaandengankelompok-kelompoklaindalammasyarakat.Tetapijikaparapembuatkeputusanyangdipilihsecarademokratishanyamenjadikedokbagikepentingankelompokyangtidakdipihsecarademokratisuntukmenjalankankekuasaanyangjauhlebihbesar,makasistemitutidakdemokratis.
1
 
MenurutJeffHaynes(1997)ada3(tiga)macamsebutandemokrasiyaitu:
Pertama;
demokrasiformal(formaldemoracy)dalamkehidupandemokrasiinisecaraformalpemiludijalankandenganteratur,bebasdanadil.Tidakterjadipemaksaanolehnegaraterhadapmasyarakatnya.Adakebebasanyangcukupuntukmenjamindalampemilihanumum.Namundemokrasiformaltersebutbelummenghasilkansebagaimanayangdiinginkanmasyarakatyaitu;kesejahteraanmasyarakatyangdidukungterwujudnyastabilitasekonomidanpolitik.Modeldemokrasisepertiinikemungkinanbisadianalogikandengansituasidankondisidierareformasisaatiniyangtengahberlangsung.
Kedua;
demokrasipermukaan(FacadeDemocracy);yaitudemokrasisepertiyangtampakdariluarnyamemangdemokrasi,tetapisesungguhnyasamasekalitidakmemilikisubstansidemokrasi.DemokrasimodelinikemungkinanlebihtepatjikadianalogikandengansituasidankondisidemokrasipadamasaOrdeBaru.
Ketiga;
demokrasisubstantif(SubstantiveDemocracy),demokrasimodelinimemberikanruangyanglebihluasbagimasyarakat,mungkinsajadiluarmekanismeformal.Sehinggakebebasanyangdimilikimasyarakatmampumendapatkanaksesinformasiyangakuratdalampengambilankeputusanpentingolehnegaraataupemerintah.Jadidemokrasisubstantiftersebutmemberikankeleluasaanyanglebihdinamistidakhanyademokrasipolitiksajasepertiselamainidirasakan,tapijugademokrasisosialdandemokrasiekonomi.Modeldemokrasisubstantifinimerupakankonsepyangmenjaminterwujudnyaperbaikankondisiekonomidansosialmasyarakat.Jikademokrasisubstantifbisadiwujudkan,barangkalidapatdisebutsebagaidemokrasiyangberkualitas.Karenaimplementasidemokrasimodelinimampumenyentuhkebutuhanmasyarakatyangsangatmendasaryaitunilaikebebasanyangmemberikanaksesdibidangekonomidansosial,sehinggapeningkatantarafhidupmasyarakatmampubisadiwujudkan.Adapunsudutpandangkegunaandankeuntungandenganmenjalankanprinsipdemokrasimenjaminkehidupanmasyarakatyanglebihberkualitas.SepertiyangdisampaikanolehRobertA.Dahl(1999)bahwa;
pertama;
dengandemokrasi,pemerintahandapatmencegahtimbulnyaotokratyangkejamdanlicik;
kedua;
menjamintegaknyahakasasibagisetiapwarganegara;
ketiga;
memberikanjaminanterhadapkebebasanpribadiyanglebihluas;
keempat;
dengandemokrasidapatmembanturakyatuntukmelindungikebutuhandasarnya,
kelima;
Demokrasijugamemberikanjaminankebebasanterhadapsetiapindividuwarganegarauntukmenentukannasibnyasendiri;
keenam;
Demokrasimemberikankesempatanmenjalankantanggungjawabmoral;
ketujuh;
Demokrasijugamemberikanjaminanuntukmembantusetiapindividuwarganegarauntukberkembangsesuaidenganpotensiyangdimilikisecaraluas;
kedelapan;
Demokrasijugamenjunjungtinggipersamaanpolitikbagisetiapwarganegara;
kesembilan;
Demokrasijugamampumencegahperangantaranegarayangsatudenganyanglain;
kesepuluh;
Demokrasijugamampumemberikanjaminankemakmuranbagimasyarakatnya.
2

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->