Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more ➡
Download
Standard view
Full view
of .
Add note
Save to My Library
Sync to mobile
Look up keyword
Like this
14Activity
×
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Syock Anafilaksis

Syock Anafilaksis

Ratings: (0)|Views: 1,975|Likes:
Published by Rakha Ar-Rayyan

More info:

Published by: Rakha Ar-Rayyan on Apr 30, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, DOC, TXT or read online from Scribd
See More
See less

07/24/2013

pdf

text

original

 
DAFTAR ISI
1.BAB I- Pendahuluan……………………………………… ….hal 12.BAB II- Materi……………………… …………………….....hal 4-Tanda Dan Gejala………………………………….…hal 10-Penyebab Syok Anafilaksis………………... ..……....hal 12-Penatalaksanaan………………………………………hal 14-Pengobatan……...…………………………………….hal 173.BAB III-Penutup……………………………………………….hal 19-Kesimpulan…………………………………………...hal 19-Saran………………………………………………….hal 194.Daftar Pustaka………………………………………...hal 13
 
BAB IPENDAHULUAN1. LATAR BELAKANG
Syok merupakan keadaan gagalnya sirkulasi darah secara tiba-tiba akibatganguan peredaran darah atau hilangnya cairan tubuh secara berlebihan. Sirkulasidarah berguna untuk mengantarkan oksigen dan zat-zat lain ke seluruh tubuh sertamembuang zat-zat sisa yang sudah tidak diperlukan. Oleh karena itu, kegagalansirkulasi sangat berbahaya dan dapat mengakibatkan kematian. Syok dapatdisebabkan oleh kegagalan jantung dalam memompa darah, pelebaran pembuluhdarah yang abnormal, dan kehilangan volume darah dalam jumlah besar.Keadaan syok akan melalui tiga tahapan mulai dari tahap kompensasi(masih dapat ditangani oleh tubuh), dekompensasi (sudah tidak dapat ditanganioleh tubuh), dan ireversibel (tidak dapat pulih). Tahap kompensasi adalah tahapawal syok saat tubuh masih mampu menjaga fungsi normalnya. Tanda atau gejalayang dapat ditemukan pada tahap awal seperti kulit pucat, peningkatan denyutnadi ringan, tekanan darah normal, gelisah, dan pengisian pembuluh darah yanglama, CRT (untuk bayi dan anak-anak). Gejala-gejala pada tahap ini sulit untuk dikenali karena biasanya individu yang mengalami syok terlihat normal.Pada tahap dekompensasi, tubuh tidak mampu lagimempertahankan fungsi- fungsinya. Yang terjadi adalah tubuh akan berupaya menjaga organ-organ vitalyaitu dengan mengurangi aliran darah ke lengan, tungkai, dan perut danmengutamakan aliran ke otak, jantung, dan paru. Tanda dan gejala yang dapatditemukan diantaranya adalah rasa haus yang hebat, peningkatan denyut nadi, penurunan tekanan darah, kulit dingin, pucat, serta kesadaran yang mulaiterganggu.Jika tidak dilakukan pertolongan sesegera mungkin, maka aliran darahakan mengalir sangat lambat sehingga menyebabkan penurunan tekanan darahdan denyut jantung.
 
1Mekanisme pertahanan tubuh akan mengutamakan aliran darah ke otak dan jantung sehingga aliran ke organ-organ seperti hati dan ginjal menurun. Hal iniyang menjadi penyebab rusaknya hati maupun ginjal. Tahap ini disebut tahapireversibel. Walaupun dengan pengobatan yang baik sekalipun, kerusakan organyang terjadi telah menetap dan tidak dapat diperbaiki.Kekerasan merupakan penyebab tersering dari syok, (maksudnya perdarahan hebat karena benda tajam). Dalam penanganan syok, istilah “GoldenHour” menandakan waktu yang diperlukan mulai dari cedera yang dialami hingga pasien berada di meja operasi. ”Golden Hour” ini adalah waktu kritis atau waktuoptimal untuk memberikan pertolongan kepada pasien dengan syok sehingga pasien dapat sembuh tanpa adanya cacat atau kelainan yang berarti.Penyebab syok dapat diklasifikasikan sebagai berikut:a. Syok kardiogenik (kegagalan kerja jantungnya sendiri):(a) Penyakit jantung iskemik, seperti infark;(b) Obat-obat yang mendepresi jantung; dan(c) Gangguan irama jantung. b. Syok hipovolemik (berkurangnya volume sirkulasi darah):(a) Kehilangan darah, misalnya perdarahan;(b) Kehilangan plasma, misalnya luka bakar; dan(c) Dehidrasi: cairan yang masuk kurang (misalnya puasa lama), cairan keluar yang banyak (misalnya diare, muntah-muntah, fistula, obstruksi ususdengan penumpukan cairan di lumen usus).c. Syok obstruktif (gangguan kontraksi jantung akibat di luar jantung):(a) Tamponade jantung;(b) Pneumotorak; dan(c) Emboli paru.d. Syok distributif (berkurangnya tahanan pembuluh darah perifer):(a) Syok neurogenik;(b) Cedera medula spinalis atau batang otak;(c) Syok anafilaksis;

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->