Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
16Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Makalah Analisa, Pengawasan Dan Penanganan Sumber Daya Air Sebagai Salah Satu Sistem Teknologi Akuak

Makalah Analisa, Pengawasan Dan Penanganan Sumber Daya Air Sebagai Salah Satu Sistem Teknologi Akuak

Ratings: (0)|Views: 974 |Likes:
Published by Romi Novriadi

More info:

Published by: Romi Novriadi on May 02, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

01/16/2013

pdf

text

original

 
ANALISA, PENGAWASAN DAN PENANGANANSUMBER DAYA AIR SEBAGAI SALAH SATU SISTEMTEKNOLOGI AKUAKULTUR UNTUK MENDUKUNGOPTIMALISASI PRODUKSI DI BBL BATAM
M A K A L A H
Oleh :
ROMI NOVRIADI
KEMENTERIAN KELAUTAN DAN PERIKANANDIREKTORAT JENDERAL PERIKANAN BUDIDAYABALAI BUDIDAYA LAUT BATAM2011
 
ANALISA, PENGAWASAN DAN PENANGANAN SUMBER DAYA AIRSEBAGAI SALAH SATU SISTEM TEKNOLOGI AKUAKULTUR UNTUKMENDUKUNG OPTIMALISASI PRODUKSI DI BBL BATAM
 Romi NovriadiBalai Budidaya Laut BatamJl. Barelang Raya Jembatan III, Pulau Setokok-BatamPO BOX 60 Sekupang, Batam – 29422E-mail :Romi_bbl@yahoo.co.id 
Abstrak
Sumberdaya air merupakan salah satu sistem teknologi akuakultur yangmemegang peranan cukup penting dalam mendukung produksi budidayaperikanan. Untuk mengetahui kualitas air yang digunakan maka disepanjangtahun 2010 telah dilakukan analisa kualitas sumber daya air di tiap-tiap unitproduksi di BBL Batam sehingga dapat dilakukan evaluasi untuk mencari jalan keluar bagi perbaikan sistem sumber daya air yang digunakan.Pengamatan sumberdaya air dilakukan di 6 titik produksi, yakni : Tower /Reservoir, Hatchery, Nursery, Kultur Algae, Pengelolaan induk dan diperairan KJA BBL Batam. Metoda pengamatan dilakukan dengan dua sistem,yakni : harian untuk parameter pH, salinitas, suhu dan konsentrasi oksigenterlarut dan juga mingguan untuk parameter Nitrogen beserta derivatnya(NH
3,
NO
2
dan NO
3
), PO
4
dan alklainitas perairan. Untuk melengkapi data juga dilakukan uji banding ke laboratorium Kualitas Air ITB-bandung yangmeliputi parameter yang tidak dapat dianalisa di BBL Batam seperti :konsentrasi logam berat, BOD,COD dan lain sebagainya.Hasil pengamatan menunjukkan bahwa : fluktuasi suhu dan oksigen terlarutnyata terlihat di media pemeliharaan larva dan kultur algae, begitu jugadengan fluktuasi unsur-unsur Nitrogen dan Posfat juga terjadi di
hatchery 
dankultur algae. Sementara logam berat di perairan menunjukkan bahwa logamAl dan Sn sudah jauh diatas baku mutu lingkungan dan berdasarkan analisaortoposfat, perairan BBL Batam tergolong kepada perairan
Eutrofik 
yangdapat mendukung tumbuh kembangnya mikroorganisme patogen.
Kata kunci :
Sumberdaya air, Akuakultur, BBL Batam 
 
BAB IPENDAHULUAN
I.1 Latar BelakangCita-cita dan agenda utama pembangunan berkelanjutan tidak lainadalah upaya untuk mensinkronkan, mengintegrasikan dan memberi bobotyang sama bagi tiga aspek utama pembangunan, yaitu aspek ekonomi, aspeksocial-budaya dan aspek lingkungan hidup. Gagasan dibalik itu adalahpembangunan ekonomi, sosial-budaya dan lingkungan hidup harusdipandang sebagai terkait erat satu sama lain, sehingga unsur-unsur darikesatuan yang saling terkait ini tidak boleh dipisahkan atau dipertentangkansatu dengan yang lainnya
1)
. Yang mau dicapai dengan pembangunanberkelanjutan adalah menggeser titik berat pembangunan dari hanyapembangunan ekonomi menjadi juga mencakup pembangunan sosial-budayadan lingkungan hidup.Dengan kata lain, yang ingin dicapai disini adalah sebuah integrasipembangunan sosial-budaya dan pembangunan lingkungan hidup ke dalamarus utama pembangunan nasional agar kedua aspek tersebut mendapatperhatian yang sama bobotnya dengan aspek ekonomi. Pembangunan aspeksosial-budaya dan lingkungan hidup tidak boleh dikorbankan demi dan ataspembangunan ekonomi, dalam hal ini adalah melalui sektor ekonomiperikanan budidaya.Teknik budidaya ikan saat ini secara intensif telah berkembang denganpesat di masyarakat, antara lain melalui pengembangan produksi perikanandalam keramba jaring apung di perairan terbuka/laut. Padat penebaran yangtinggi dan pemberian pakan secara intensif merupakan ciri teknologi budidayaini. Masalah yang dapat terjadi akibat kegiatan ini adalah penurunan kualitasperairan dan kurang terjaminnya kelestarian dari usaha yang dilakukan. Halini antara lain terkait dengan adanya akumulasi limbah dari sistem akuakulturyang dilaksanakan sehingga mengakibatkan degradasi kualitas perairan padabudidaya ikan laut.Akumulasi limbah akuakultur ini bila terus dibiarkan, akan berdampakkepada unit-unit produksi lainnya, seperti di unit
Hatchery 
dan
Nursery 
yangnotabene menggunakan sumber daya air dari lokasi yang mengalamiakumulasi limbah akuakultur tersebut. Untuk mengantisipasi hal tersebut,pihak laboratorium kesehatan ikan dan lingkungan Balai Budidaya LautBatam telah melakukan kajian di berbagai unit produksi BBL Batamsepanjang tahun 2010 untuk melakukan analisa kondisi keragaan kualitas airdan berbagai upaya penanganan, seperti pembuatan filter mekanik, kimiawidan filter integrasi hingga kepada melakukan pengamatan kembali terhadapefektifitas upaya penanganan tersebut untuk mendukung optimalisasiproduksi ikan di Balai Budidaya Laut Batam.
1)
Hans-Joachim Hoehn, ”Environmental Ethics and Environmental Politics” dalam JosefThessing dan Wilhelm Hofmeister (ed), Environmental Protection As an Element of OrderPolicies (Rathausallee, Konrad-Adenauer Stiftung,1996), Hal.64 dikutip dari buku EtikaLingkungan Karangan A Sonny Keraf, Kompas Gramedia, 2002).

Activity (16)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 hundred reads
1 thousand reads
Beta Nirma liked this
HenDrix ODe liked this
Masykur Muhammad liked this
Syamsul Ma'arif liked this
Ahmad Fadil Yan liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->