/  7
 
Mengulas Kontroversi Zakat Profesi
1http://pustakaalbayaty.wordpress.com/2009/10/16/menyibak-kontroversi-zakat-profesi/ 
Mengulas Kontroversi Zakat Profesi
Penulis: Ustadz Abu Ubaidah Yusuf bin Mukhtar As-Sidawi
 
Zakat merupakan ibadah yang sangat memiliki fungsi dan peranan strategis. Di sampingzakat merupakan bentuk taqorrub (pendekatan diri) kepada Allah, ia juga merupakansarana penting untuk membersihkan jiwa manusia dari noda-noda hati dan sifat-sifattercela seperti kikir, rakus dan egois. Sebagaimana zakat juga dapat memberikan solusiuntuk menanggulangi problematika krisis ekonomi yang menimpa umat manusia.Padazaman kita sekarang, telah muncul berbagai jenis profesi baru yang sangat potensialdalam menghasilkan kekayaan dalam jumlah besar. Masalahnya, bagaimana hukum fiqihIslam tentang zakat profesi yang dikenal oleh sebagian kalangan sekarang ini? Apakah itutermasuk suatu bagian dari zakat dalam Islam? Ataukah itu adalah suatu hal yang barudalam agama? Inilah yang akan menjadi bahasan utama kita pada kesempatan kali ini.Semoga Allah melimpahkan rahmat-Nya kepada kita semua.DEFENISI ZAKAT PROFESI/PENGHASILAN/PENDAPATANZakat Profesi adalah zakat yang dikeluarkan dari penghasilan profesi bila telah mencapainishab. Profesi tersebut ada dua macam:Pertama: Profesi yang dihasilkan sendiri seperti dokter, insinyur, artis, penjahit dan lainsebagainya.Kedua: Profesi yang dihasilkan dengan berkaitan pada orang lain dengan memperolehgaji seperti pegawai negeri[1] atau swasta, pekerja perusahaan dan sejenisnya.[ 2]ISTILAH ZAKAT PROFESI/PENGHASILAN/PENDAPATANZakat Profesi adalah istilah zakat yang baru pada abad sekarang. Menurut kaidah pencetus zakat profesi bahwa orang yang menerima gaji dan lain-lain dikenakan zakatsebesar 2,5% tanpa menunggu haul (berputar selama setahun), bahkan pada sebagiankalangan malah tanpa menunggu nishob dan haul!!!Mereka menganalogikan dengan zakat pertanian. Zakat pertanian dikeluarkan pada saatsetelah panen. Disamping mereka menganalogikan dengan akal bahwa kenapa hanya petani-petani yang dikeluarkan zakatnya sedangkan para dokter, eksekutif, karyawanyang gajinya hanya dalam beberapa bulan sudah melebihi nishob, tidak diambil zakatnya.
ZAKAT HARTA YANG SYAR’IKaidah umum syar’i sejak dahulu menurut kesepakatan para ‘ulama
[3] berdasarkanhadits Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam adalah wajibnya zakat harta harusmemenuhi dua kriteria, yaitu:
 
Mengulas Kontroversi Zakat Profesi
2
1. Batas minimal nishab.Bila tidak mencapai batas minimal nishab maka tidak wajib zakat
. Hal ini berdasarkan dalil berikut:
ﻲِ ﻠَ ﻋ
 
ْﻦَ ﻋ ﻪﻨﻋ
 
ﷲا
 
ﻲﺿر
 
َلﺎَ ﻗ
:
ِ ﻪﱠ ﻠﻟَا
 
ُلﻮُ ﺳَر
 
َلﺎَ ﻗﻢﻠﺳو
 
 ﻪﻴﻠﻋ
 
ﷲا
 
ﻰﻠﺻ
 
ﺎَ ﺘَ ﺋﺎِ ﻣ
 
َﻚَ ﻟ
 
ْﺖَ ﻧﺎَ آ
 
اَذِإ
 
ٍﻢَ هْرِدُلْﻮَ ﺤْ ﻟَا
 
ﺎَ ﻬْ ﻴَ ﻠَ ﻋ
 
َلﺎَ ﺣَو
 .
َﻢِ هاَرَد
 
ُ ﺔَ ﺴْ ﻤَ ﺧ
 
ﺎَ ﻬﻴِ ﻔَ ﻓ
,
َ ﻠَ ﻋ
 
َﺲْ ﻴَ ﻟَواًرﺎَ ﻨﻳِد
 
َنوُﺮْ ﺸِ ﻋ
 
َﻚَ ﻟ
 
َنﻮُ ﻜَ ﻳ
 
ﻰﱠ ﺘَ ﺣ
 
ٌءْﻲَ ﺷ
 
َﻚْ ﻴ
,
ُلْﻮَ ﺤْ ﻟَا
 
ﺎَ ﻬْ ﻴَ ﻠَ ﻋ
 
َلﺎَ ﺣَو
,
ٍرﺎَ ﻨﻳِد
 
ُﻒْ ﺼِ ﻧ
 
ﺎَ ﻬﻴِ ﻔَ ﻓ
,
َداَز
 
ﺎَ ﻤَ ﻓ
 
َﻚِ ﻟَذ
 
ِبﺎَ ﺴِ ﺤِ ﺒَ ﻓ
,
ِ ﻪْ ﻴَ ﻠَ ﻋ
 
َلﻮُ ﺤَ ﻳ
 
ﻰﱠ ﺘَ ﺣ
 
ٌةﺎَ آَز
 
ٍلﺎَ ﻣ
 
ﻲِ ﻓ
 
َﺲْ ﻴَ ﻟَو
 
ُلْﻮَ ﺤْ ﻟَا
 Dari Ali berkata: Rasululullah bersabda: “Apabila kamu memiliki 200 dirham dan berlalusatu tahun maka wajib dizakati 5 dirham (perak), dan kamu tidak mempunyai kewajibanzakat sehingga kamu memiliki 20 dinar (emas) dan telah berlalu satu tahun maka wajibdizakati setengah dinar, dan setiap kelebihan dari (nishob) tersebut maka zakatnyadisesuaikan dengan hitungannya.” [4]Catatan Penting: Nishob zakat emas adalah 20 Dinar = 85 gram emas. Dan nishob zakat perak adalah 200 Dirham = 595 gram perak[5]. Termasuk dalam hukum emas dan perak  juga adalah mata uang karena uang pada zaman sekarang menduduki kedudukan emasatau perak, hal ini juga beradasarkan fatwa semua ulama pada zaman sekarang, hanyasaja telah terjadi perbedaan pendapat di kalangan mereka apakah zakat uang mengikutinishob emas atau nishob perak atau mana yang lebih bermanfaat bagi fakir miskin, tiga pendapat tersebut dikatakan oleh ulama kita, hanya saja pendapat yang terakhir insyallahlebih mendekati kebenaran.[6]
2. Harus menjalani haul.
Bila tidak mencapai putaran satu tahun, maka tidak wajib zakat. Hal ini berdasarkanhadits di atas:
ُلْﻮَ ﺤْ ﻟَا
 
ِ ﻪْ ﻴَ ﻠَ ﻋ
 
َلﻮُ ﺤَ ﻳ
 
ﻰﱠ ﺘَ ﺣ
 
ٌةﺎَ آَز
 
ٍلﺎَ ﻣ
 
ﻲِ ﻓ
 
َﺲْ ﻴَ ﻟَو
 Tidak ada kewajiban zakat di dalam harta sehingga mengalami putaran haul.Kecuali beberapa hal yang tidak disyaratkan haul, seperti zakat pertanian, rikaz,keuntungan berdagang, anak binatang ternak.[7]Jadi, penetapan zakat profesi tanpa memenuhi dua persyaratan di atas merupakantindakan yang tidak berlandaskan dalil dan bertentangan dengan tujuan-tujuan syari’at.
ZAKAT PROFESI BERTENTENGAN DENGAN ZAKAT HARTA
Oleh karena itu ditinjau dari dalil yang syar’i maka istilah zakat profesi bertentangandengan apa yang pernah dicontohkan oleh Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam,dimana antara lain adalah:
 
Mengulas Kontroversi Zakat Profesi
3
1. Tidak Ada Haul
Menurut para penyeru zakat ini, zakat profesi tidak membutuhkan haul yaitu bahwa zakatitu dikeluarkan apabila harta telah berlalu kita miliki selama 1 tahun.
Merekamelemahkan semua hadits tentang haul[8], padahal hadits-hadits itu memilikibeberapa jalan dan penguat sehingga bisa dijadikan hujjah, apalagi didukung olehatasr-atsar sahabat yang banyak sekali.[9] Kalau hadits-hadits tersebut kita tolak,maka konsekuensinya cukup berat, kita akan mengatakan bahwa semua zakattidak perlu harus haul terlebih dahulu
, padahal persyaratan haul merupakan suatu halyang disepakati oleh para ulama dan orang yang menyelisihinya dianggap ganjil pendapatnya oleh mereka.[10]2
. Qiyas Zakat Pertanian? (zakat penghasilan di Samakan dgn Zakat Pertanian?)
Dari penolakan haul ini, maka mereka mengqiyaskan dengan zakat pertanian yangdikeluarkan pada saat setelah panen. Hal ini bila kita cermati ternyata
banyakkejanggalan- kejanggalan
sebagai berikut:
a. Hasil pertanian baru dipanen setelah berjalan 2-3 bulan, berarti zakat profesi juga semestinya dipungut dengan jangka waktu antara 2-3 bulan, tidak setiapbulan!b. Zakat hasil pertanian adalah seper sepuluh hasil panen bila pengairannya tidakmembutuhkan biaya dan seper dua puluh bila pengairannya membutuhkan biaya.Maka seharusnya zakat profesi juga harus demikian, tidak dipungut 2,5 % agarqiyas ini lurus dan tidak aneh.c. Gaji itu berwujud uang, sehingga akan lebih mendekati kebenaran bila dihukumidengan zakat emas dan perak, karena kedua-duanya merupakan alat jual belibarang
.
MEMBANTAH ARGUMENTASI PENYERU ZAKAT PROFESI
Para penyeru zakat profesi membawakan beberapa argumen untuk menguatkan adanyazakat profesi, namun sayangnya argumen mereka tidak kuat. Keterangannya sebagai berikut:1. Dalil LogikaMereka mengatakan: Kalau petani saja diwajibkan mengeluarkan zakatnya, maka paradokter, eksekutif, karyawan lebih utama untuk mengeluarkan zakat karena kerjanya lebihringan dan gajinya hanya dalam beberapa bulan sudah melebihi nisab.[11]Jawaban:Alasan ini tidak benar karena beberapa sebab:

Share & Embed

More from this user

Add a Comment

Characters: ...