Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Look up keyword
Like this
9Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Cara Merawat Mesin Bubut

Cara Merawat Mesin Bubut

Ratings: (0)|Views: 783|Likes:
Published by Isparmo
Cara merawat mesin bubut.

Bisa dibaca juga di http://www.jual-mesinbubut.com/
Cara merawat mesin bubut.

Bisa dibaca juga di http://www.jual-mesinbubut.com/

More info:

Published by: Isparmo on May 03, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

06/12/2013

pdf

text

original

 
www.jual-mesinbubut.com
 
Mesin Bubut 
Untuk Jual Beli, hubungi : SUBIYANTO Hp.
081389622448
Hal. 1
Cara Merawat Mesin Bubut
Mesin bubut
memerlukan perawatan yang baik, agar ia dapat selalu siap untukdioperasikan. Perawatan mesin produksi dilakukan secara umum dan khusus. Petunjukperawatan umum pada mesin bubut biasanya telah diberikan oleh pabrik pembuatmesin, sedangkan perawatan khusu harus dicari berdasarkan pengalaman danberdasarkan teori-teori mengenai perbaikan terhadap peralatan atau mesin.
A. Perawatan Umum
 Untuk menjaga agar mesin tidak cepat rusak diperlukan perawatan dan pengoperasianyang benar dan seksama.prosedur perawatan mesin bubut ini adalah:1. Mesin bubut ini tidak boleh terkena sinar matahari secara langsung2. Dalam pelaksanaan perawatan seperti pengantian oli pelumasan mesin danpemberian grease,diharuskan memakai oli yang dipersyaratkan oleh pabrikpembuat mesin3. Setelah selesai mengoperasikan mesin,bersihkan bagian-bagian mesin dariberam-beram hasil pemotongan dan cairan pendingin.4. Untuk pemasangan benda kerja pada poros utama,tidak diperkenakan memukulbenda kerja secara keras dengan mengunakan palu/hammer5. Jaga dan perhatikan secara seksama selama pengoperasian mesin,jangansampai beram-beram yang halus dank eras terutama beram besi tulang jatuh kemeja mesin dan terbawa oleh eretan.6. Setelah selesai mengoperasikan mesin,atur semua handel-handel pada posisinetral dan mematikan sumber tenaga mesin
 
www.jual-mesinbubut.com
 
Mesin Bubut 
Untuk Jual Beli, hubungi : SUBIYANTO Hp.
081389622448
Hal. 2
B. Perawatan khusus
 Perawatan khusus ini dilakukan sesuai dengan jadwal yang telah dibuat,berdasarkanpengalaman dan buku petunjuk perawatan yang diberikan oleh pabrik pembuat mesin.
I. Motor utama (motor pembangkit)
 Ada dua kerusakan yang biasa terjadi pada motor pembangkit yaitu:
1. Motor tidak mampu bekerja
Ada 7 kemungkinan yang menyebabkan motor pembangkit tidak mau bekerja:a. Tegangan dari sumber tenaga yang masuk kemotor pembangkitrendah,sehingga tidak sanggup membangkitkan motor pembangkitb. Arus yang masuk ke motor pembangkit beda phasanya, maka diperlukanpengikuran arus yang masuk satu phasa atau tiga phasa sesuai dengan motorpembangkit.c. Sekring pada circuit breaker putus/terbakar,apabila terjadi hal yangdemikian,maka gantilah sekring tersebut dengan yang baru dan spesifikasiyang sama.d. Tidak sempurnanya kontak-kontak pada switch atau saklar.e. Coil pada saklar terbakarf. Tidak terjadi hubunga pada kontak limit switchg. Rem motor tidak berfungsi secara baik
2. Motor cepat panas
Ada dua penyebab yang mengakibatkan motor penggerak menjadi cepat panasyaitua. Perbedaan teganganPeriksa tegangan listrik yang masukb. Beban motor yang berlebihanDengan adanya beban yang berlebihan dari yang ditentukan akan dapatmenimbulkan panas berlebihan pada yang berlebihan pada motorpengerak,untuk itu perlu diatur kembali beban agar sesuai dengan yang telahditentukan
II. Kepala tetap
 Pada mesin bubut Kepala tetsp adalah memegang kunci utama pada keberhasilanpekerjaan mengunakan mesin bubut. Kerusakan yang umum terjadi pada kepala tetapmesin bubut di antaranya adalah:1. Putaran poros utaa tersendat-sendat
 
www.jual-mesinbubut.com
 
Mesin Bubut 
Untuk Jual Beli, hubungi : SUBIYANTO Hp.
081389622448
Hal. 3
2. Putaran poros utama terlalu berat3. Suhu atau temperature pada kepala lepas terlalu tinggi4. Terjadinya suara yang bising pada kepala lepas5. Tidak senter
III. Eretan
 Kesalahan atau kerusakan yang sering timbul pada eretan adalah sebagai berikut:1. Eretan sangat berat meluncur pada mesin bubut.penyelesaianya lakukanpemeriksaan baut-baut penyetel kerapatan eretan,apabila terlalu kuat longarkanbaut-baut tersebut.2. Hasil pekerjaan tidak rata.hal ini terjedi karene adanya ganguan pada piniongear.usaha mengetasinya ialah dengan memperbaki gigi pinion atau mengantigigi pinion yang baru.3. Pemakanan pada benda kerjs tidak rata pada waktu langkah otomatis ataupenyayatan otomatis.hal ini disebabkan oleh tidak senternya poros trasportir.4. Terlalu berat pada waktu pemotongan menyilang.kemungkinan ini disebabkanterlalu kuatnya pengikat baut untuk pemotonga menyilang.5. Tidak rata permukaan penyayatan menyilang (facing).hal ini kemungkinan disebabkan tidak tepatnya penyetelan baut-baut pengikat poros utuk pemakanan.6. Teralalu keras gerakan toolpost.hal ini disebabkan oleh gangguan pemasanganpasak.7. Kedudukan toolpost kurang teliti sehingga pemakanan kurang baik.8. Pompa pada apron sangat sulit dioprasikan.hal ini disebabkan minyak pelumasyang sudah kotor lakukan pembersihan atau pengantian minyak pelumas sertamembersihkan pipa-pipa salurannya.
IV. Kepala lepas
 Kepala lepas mudah bergetar atau tidak setabil selsms pelaksanan pembubutan. Jikahal ini terjadi kemungkinan ialah kurang kuatnya pengikat baut pengikat kepala lepasdengan meja atau rangka mesin.Untuk informasi dan harga mesin Bubut, Milling, Pond, Korter, Tekuk Plat dll baik barumaupun bekas, silahkan hubungi :
SUBIYANTO
 
Telp. 021-94846667, 021-70009405Hp. 081389622448, 08161177448

Activity (9)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 thousand reads
1 hundred reads
Fitria Anggraeni liked this
Mamat Matthew liked this
sex001 liked this
plutphie liked this

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->