P. 1
SKRIPSI ATHEIS

SKRIPSI ATHEIS

Ratings: (0)|Views: 30,949|Likes:
Published by Faizal

More info:

Categories:Types, Research, Science
Published by: Faizal on May 03, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

06/11/2013

pdf

text

original

 
1
BAB IPENDAHULUANA. Latar Belakang
Karya sastra merupakan hasil karya salah satu cabangkebudayaan, yakni kesenian. Seperti hasil kesenian umumnya, karyasastra mengandung unsur keindahan yang menimbukan rasa senang,nikmat, terharu, menarik perhatian, dan menyegarkan perasaanpenikmatnya. Seorang pencipta karya sastra tidak hanya inginmengekspresikan pengalaman jiwanya saja, melainkan secara implisit iabermaksud juga mendorong, memengaruhi pembaca agar ikutmemahami, menghayati, dan menyadari masalah serta ide yangdiungkapkan di dalam karyanya.Pengalaman jiwa yang terdapat di dalam karya sastra dapatmemperkaya kehidupan batin pembaca sehingga pembaca menjadi lebihsempurna keadaannya. Pengungkapan yang estetis dan artistikmenjadikan karya sastra lebih memesona daripada karya yang lain. Hal inimembuat pembaca tidak segera menjadi bosan menikmati karya sastradan dapat menyelami maksud yang terkandung di dalamnya.Karya sastra biasanya membicarakan manusia bermacam-macamaspeknya sehingga karya sastra menjadi sesuatu yang penting untukmengenal secara sempurna manusia dan zamannya. Melalui karya sastradapat dibayangkan tingkat kemajuan kebudayaan, gambaran tradisi yang
 
2
 
sedang berlaku, tingkat kehidupan yang telah dicapai oleh masyarakatpada suatu masa, dan sebagainya. Pada karya sastra tercermin masalah-masalah yang dihadapi oleh masyarakat pada suatu masa serta usahapemecahannya sesuai dengan cita-cita mereka.Karya sastra lahir di tengah-tengah masyarakat sebagai hasilimajinasi pengarang serta refleksinya terhadap gejala-gejala sosial disekitarnya. Oleh karena itu, kehadiran sastra merupakan bagian darikehidupan masyarakat pengarang sebagai objek individual mencobamenghasilkan pandangan dunianya
(vision du monde)
kepada subjekkolektifnya. Signifikansi yang dielaborasikan subjek individual terhadaprealitas sosial di sekitarnya menunjukkan sebuah karya sastra yangdemikian itu, menjadikan ia dapat diposisikan sebagai dokumensosiobudaya (Pradopo, 2003: 59).Novel merupakan bentuk karya sastra yang disebut fiksi. Noveldapat mengemukakan sesuatu secara bebas, menyajikan sesuatu secaralebih banyak, lebih rinci, lebih detil, dan lebih banyak melibatkan berbagaipermasalahan yang lebih kompleks. Hal itu mencakup berbagai unsur cerita yang membangun novel itu.Novel merupakan sebuah struktur organisme yang kompleks unik,dan mengungkapkan sesuatu secara tidak langsung. Hal ini, antara lain,yang menyebabkan sulitnya kita pembaca untuk menafsirkannya. Untukitu, diperlukan suatu upaya untuk menjelaskanya, dan biasanya, hal itu
 
3
 
disertai bukti-bukti hasil kerja analisis. Dengan demikian, tujuan utamakerja analisis kesastraan, fiksi, puisi, atau pun yang lain adalah untukdapat memahami secara lebih baik karya sastra yang bersangkutan, disamping untuk membantu menjelaskan pembaca yang kurang dapatmemahami karya itu.Di negara yang berideologi Pancasila, sekitar tahun 1948, lahirlahsebuah karya sastra yang berjudul Atheis, yang mempermasalahkanperbenturan sikap hidup yang terlalu vertikal dengan sikap hidup yangmengutamakan hubungan makhluk dengan penciptanya saja. Sikap hiduphorizontal, yakni sikap hidup yang hanya memperhatikan hubungandengan sesama makhluk saja tanpa memperhatikan penciptanya.Pengarang tidak hanya langsung mempertarungkan kedua belah pihak itusaja. Akan tetapi, pengarang juga mengungkapkan kehidupan danpenghidupan mayoritas bangsa Indonesia yang berkedudukanmengungkapkan sebagai petani dengan kebiasaannya yang serbasederhana. Di samping itu, diceritakan pula segolongan bangsa Indonesiayang terpengaruh oleh kebudayaan modern. Dengan uraian yang luas,dalam, dan seimbang itu pembaca memperoleh gambaran yang jelastentang keadaan dan cita-cita masyarakat dengan berbagai macammasalah yang harus mereka hadapi.Memahami novel Atheis melalui unsur-unsurnya, berarti berusahamemahami secara mendalam dan meluas. Tujuan secara intrinsikdiutamakan agar dapat memperlakukan Atheis secara wajar, yakni

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->