Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
37Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Analisis Struktur Modal

Analisis Struktur Modal

Ratings: (0)|Views: 3,244 |Likes:
Published by Faizal

More info:

Published by: Faizal on May 04, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

03/18/2013

pdf

text

original

 
ANALISIS STRUKTUR MODAL
A.Pengertian Struktur Modal
Struktur Modal (
capital 
 
structure
) adalah perbandingan atau imbanganpendanaan jangka panjang perusahaan yang ditunjukkan oleh perbandinganhutang jangka panjang terhadap modal sendiri. Pemenuhan kebutuhan dataperusahaan dari sumber modal sendiri berasal dari modal saham, laba ditahan,dan cadangan. Jika dalam pendanaan perusahaan yang berasal dari modalsendiri masih mengalami kekurangan (
defisit 
) maka perlu dipertimbangkanpendanaan perusahaan yang berasal dari luar, yaitu dari hutang (
debt 
 
financing 
).Namun dalam pemenuhan kebutuhan dana, perusahaan harus mencarialternatif-alternatif pendanaan yang efisien. Pendanaan yang efisien akan terjadibila perusahaan mempunyai
struktur modal yang optimal.
Struktur modal yangoptimal dapat diartikan sebagai struktur modal yang dapat meminimalkan biayapenggunaan modal keseluruhan atau biaya modal rata-rata (Ko), sehingga akanmemaksimalkan nilai perusahaan.
B.Teori Struktur Modal
Dalam teori struktur modal diasumsikan bahwa perubahan struktur modalberasal dari penerbitan obligasi dan pembelian kembali saham biasa ataupenerbitan saham baru. Selanjutnya perlu dikaji bagaimana pengaruh perubahanstruktur modal tersebut terhadap nilai perusahaan dan apakah ada pengaruhstruktur modal terhadap harga saham perusahaan sebagai pencerminan nilaiperusahaan. Apabila ada pengaruh struktur modal terhadap nilai perusahaan,pertanyaan berikutnya adalah bagaimana struktur modal yang optimal bagiperusahaan. Dalam analisis struktur modal ini digunakan beberapa asumsi,yaitu:1.Tidak ada pajak penghasilan2.Tidak ada pertumbuhan laba.3.Pembayaran seluruh laba kepada pemegang saham yang berupadividen
 
4.
Perubahan struktur modal terjadi dengan menerbitkan obligasi danmembeli kembali saham biasa atau dengan menerbitkan saham biasa danmenarik obligasi.Adapun dalam pembahasan selanjutnya, untuk menghitung besarnyabiaya modal dalam kaitannya dengan struktur modal dan nilai perusahaandigunakan beberapa rumus sebagai berikut (perlu diingat kembali bahwa biayamodal sama dengan
return
yang diharapkan oleh investor, sehingga menghitungbiaya modal sebenarnya sama dengan menghitung
return
modalnya) :
1.
Rumus pertama untuk menghitung
return
obligasi :
Dimana :K
i
=
Return
dari obligasiI=Bunga hutang obligasi tahunanB=Nilai pasar obligasi yang bereda
2.
Rumus kedua untuk menghitung
return
saham biasa :
Dimana :K
e
=
Return
dari saham biasaE=Laba untuk pemegang saham biasaS=Nilai pasar saham biasa yang bereda
3.
Rumus ketiga untuk menghitung
return
bersih perusahaan :
Dimana :K
o
=
Return bersih
perusahaan (sebesar biayamodal rata-rata minimal).O=Laba operasi bersihV=Total nilai perusahaanPerlu diketahui bahwa nilai perusahaan sama dengan nilai pasar obligasiditambah nilai pasar saham atau V = B + S, sedangkan k
o
merupakan tingkatkapasitas total perusahaan dan diartikan sebagai rata-rata tertimbang biayamodal. Oleh karena itu k
o
dapat dirumuskan sebagai berikut :
+++=
SBSSBB
eio
K
i
=
 B I 
K
e
=
 E 
K
o
=
O
 
Apakah terjadi perubahan k
i
, k
e
, dan k
o
apabila
leverage
keuangan mengalamiperubahan dapat dianalisis dengan beberapa pendekatan, yaitu pendekatan labaoperasi bersih, pendekatan tradisional dan pendekatan Modigliani – Militer yangakan dibahas pada sub bab berikut.
a.
Pendekatan Laba Operasi Bersih (
Net Operating Income Approach
)
Pendekatan laba operasi bersih dikemukakan oleh David Durandpada tahun 1952. Pendekatan ini menggunakan asumsi bahwa investor memiliki reaksi yang berbeda terhadap penggunaan hutang perusahaan.Pendekatan ini melihat bahwa biaya modal rata-rata tertimbang bersifatkonstan berapa pun tingkat hutang yang digunakan oleh perusahaan.Dengan demikian,
 pertama
, diasumsikan bahwa biaya hutang konstan.
Kedua
, penggunaan hutang yang semakin besar oleh pemilik modal senidridilihat sebagai peningkatan risiko perusahaan. Artinya apabila perusahaanmenggunakan hutang yang lebih besar, maka pemilik saham akanmemperoleh bagian laba yang semakin kecil. Oleh karena itu tingkatkeuntungan yang disyaratkan oleh pemilik modal sendiri akan meningkatnyarisiko perusahaan. Akibatnya biaya modal rata-rata tertimbang akan berubah.Untuk melihat efek laba operasi bersih terhadap nilai perusahaan, kitapelajari contoh berikut :
Contoh a.1 :
Suatu perusahaan mempunyai hutang sebesar Rp. 8.000.000,- dengantingkat bunga sebesar 15%. Laba operasi bersih Rp. 8.000.000,- dengantingkat kapitalisasi total sebesar 20%, dan saham yang beredar sejumlah10.000 lembar. Maka dari data di atas niolai perusahaan adalah :KeteranganNilaiLaba operasi bersih(O)Rp. 8.000.000,-Tingkat kapitalisasi total(k
o
)20%Nilai total perusahaan(V)Rp. 40.000.000,-Nilai pasar hutang(B)Rp. 8.000.000,-Nilai pasar saham(S)Rp. 32.000.000,-

Activity (37)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 hundred reads
1 thousand reads
abdullah_assegaf liked this
lilagerhana liked this
lilagerhana liked this
Sartika Shine liked this
memeyp liked this
Trie Slaya liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->