Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Look up keyword
Like this
1Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Dongeng PUTERI SALJU

Dongeng PUTERI SALJU

Ratings: (0)|Views: 206 |Likes:
Published by Faizal

More info:

Published by: Faizal on May 04, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

05/04/2011

pdf

text

original

 
PUTERI SALJU
Dahulu ada seorang Ratu melahirkan seorang putri cantik dengan pipimerah, kulit putih, dan rambut hitam. Bayi itu diberinya nama Putri Salju. Namunsungguh malang nasib Putri Salju , ibunya tidak dapat menemani lebih lama di duniaini. Sang Ratu meninggal dunia. Dan ayahnya menikah lagi. Ratu baru ini cantik,namanya Ratu Elvira tetapi sifatnya penuh iri dan dengki. Hanya mementingkan dirisendiri.Ratu Elvira mempunyai benda ajaib yang paling disayanginya, yaitu sebuahcermin ajaib.Setiap hari ia bertanya kepada cerminnya, “Cermin kaca benggala, siapawanita tercantik di dunia?”Cermin itu menjawab, “O, Ratu, engkaulah wanita paling cantik di dunia!”Tetapi, Putri Salju semakin besar dan setiap hari menjadi semakin cantik. Padasuatu hari, ketika Ratu bertanya, “Cermin, kaca benggala, Siapa wanita tercantik didunia?”Kali ini cermin memberi jawaban lain. “O, Ratu, Putri Saljulah wanita palingcantik di dunia”. Seketika wajah Ratu cemberut, pucat dan merah.Sejak peristiwa itu, Ratu sangat membenci Putri Salju, sedangkan semakinhari gadis itu semakin cantik.Dengan rasa marah Ratu memanggil seorang pemburu. “Bawalah Putri Saljuke hutan, “perintahnya. “Bunuh dia dan bawa jantungnya kepadaku.”Pemburu itu membawa Putri Salju ke hutan, tetapi ia tidak sampai hatimembunuhnya. “Larilah, bisiknya, “dan jangan kembali”.Putri Salju tak tahu jalan dan dia sangat takut. “Oh, kemana aku haruspergi ?” tangisnya. Ia terus berjalan seorang diri.Akhirnya, ia melihat sebuah pondok di tempat terbuka.Di luar dingin, maka Putri Salju mengintip ke dalam. Ruangannya kecil dananeh ! Ada tujuh kursi kecil dan tujuh piring kecil. Di sepanjang dinding ada tujuhranjang kecil. Tidak ada orang. Putri masuk, lalu berbaring di salah satu ranjang.Karena capai ia tertidur.
 
Putri Salju segera tidur pulas. Ia tidak tahu bahwa pondok itu milik tujuhkurcaci yang bekerja di tambang sepanjang hari, mereka pulang dan menyalakantujuh lilin. “Astaga ! ada orang di sini ! seru salah satu kurcaci, ia terkejut ketikamelihat Putri Salju tidur di ranjang. Karena seruan itu, Putri Salju terbangun danketujuh kurcaci datang mengerumuninya. “Cantik sekali gadis ini !” kata mareka.Putri Salju bercerita tentang ibunya, Ratu yang jahat. Setelah bercerita, gadisitu menjadi sedih sehingga ia mulai menangis “ cup, cup, cuuup…!” kata si kurcaciyang baik itu. “Tinggallah bersama kami. Di sini engkau aman dari wanita jahat itu.“Putri Salju dengan senang hati menerima tawaran itu.Di istana, lagi-lagi Ratu berdiri di depan cermin ajaibnya. Ia tidak tahu kalaupemburu itu sebenarnya tidak menjalankan perintahnya. Jantung yangdiperlihatkannya adalah jantung binatang buruan, bukan jantung Putri Salju. Sambilmengusap tangan dengan penuh rasa puas, Ratu tersenyum dan berkata, “Cermin,kaca banggala, Siapa wanita tercantik di dunia?” tak terduga, cermin itu menjawab,“O, Ratu, Putri Saljulah wanita tercantik di dunia. Di tengah rimba, tempat kediamantujuh kurcaci, di sanalah Putri Salju berada.” Sang Ratu menjerit marah Iamerencanakan tindakan dendamnya.Keesokan harinya, ketujuh kurcaci berangkat kerja. Putri Salju merapikanpondok itu sambil bersenandung. Ia menyapu dan mengepel lantai, jugamembersihkan perabot rumah tangga.Tak lama kemudian, seorang nenek-nenek mengetuk pintu. Dialah sang Ratuyang menyamar sebagai wanita penjual keliling. “Lihatlah barang-barang bagus ininak,” katanya sambil tertawa.Putri Salju terpesona. Ia membiarkan wanita tua itu mengikatkan pita merah jambu di lehernya untuk mencobakan. Tiba-tiba wanita itu mengetatkan ikatannya!Putri Salju tercekik dan jatuh ke tanah. Para kurcaci menemukan Putri Saljutergeletak hampir mati.Mereka melepaskan pitanya dan gadis itu bernapas lagi. Paginya sudahsehat.“Penjaja itu si Ratu jahat !” kata kurcaci. Sebelum berangkat kerja, merekaberpesan jangan membukakan pintu bagi orang yang tak dikenal. Sementara itu,
 
lagi-lagi cermin ajaib memberi tahu Ratu bahwa Putri Salju belum mati. Ratu punmarah dan ia menyamar lagi, kini sebagai nenek ramah penjual sisir.Lagi-lagi, Putri Salju hampir mati sebab sisir itu beracun. Kali ini para kurcacimenjadi geram. “Siapa pun tidak boleh masuk rumah, “kata mereka tegas. KetigaRatu mengetahui dari cermin bahwa ia gagal lagi, kemarahannya memuncak. Iabertekad untuk membunuh Putri Salju.Keesokan harinya. Ratu membawa sekeranjang apel beracun dan mengetukpintu pondok kurcaci. “Pintunya tidak usah di buka, anak manis, “katanya licik,“tetapi cobalah apel yang matang ini. Rasanya segar dan nikmat sekali “.Putri Salju tidak curiga pada apel merah ranum itu dan menggigitnyasepotong besar. Hanya beberapa saat setelah ia menggigit apel itu tubuhnya kejanglalu jatuh tersungkur ke lantai.Ketika para kurcaci pulang sore hari, mereka menemukan Putri Salju tergolekdi lantai. Segala usaha untuk menyelamatkannya sia-sia saja. Ia tergeletak diam dandingin. “Kita telah kehilangan gadis paling cantik di dunia, “ratap mereka.Sementara itu, jauh di istana, Ratu berdiri penuh keangkuhan di depancerminnya. “Cermin, kaca benggala, siapa wanita tercantik di dunia ?” Cerminmenjawab, “Ratu Elvira, wanita tercantik di dunia.Para kurcaci tidak dapat berpisah dengan Putri Salju. Pipinya masih darah,kulitnya seputih salju, dan rambutnya sehitam kayu eboni. Oleh karena itu, parakurcaci membuat sebuah peti mati dari kaca dan dengan hati-hati membaringkanPutri Salju di dalamnya.Gadis yang terbaring itu tampak seolah-olah sedang tidur saja. Siang malampara kurcaci berjaga di samping peti. Pada suatu petang, lewatlah seorangpangeran muda. Begitu melihat Putri Salju, ia jatuh cinta. “Aku mohon pada kalian,ijinkan aku membawanya pulang. Supaya ia dapat berbaring dengan layak di istana.Para kurcaci akhirnya sama setuju.Dalam perjalanan, menuruni gunung. Pada saat suatu ketika salah seorangpelayan mengusung peti tersandung. Tiba-tiba dari mulut Putri Salju keluar secuilapel yang selama ini tersangkut di kerongkongannya.

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->