Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
1Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Filsafat Ilmu Sosial, Kelompok 3

Filsafat Ilmu Sosial, Kelompok 3

Ratings: (0)|Views: 111 |Likes:

More info:

Published by: Winda Novia Rahmanisa on May 04, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

05/04/2011

pdf

text

original

 
Filsafat Ilmu Sosial
Chapter 3, Moral Sentiments Relatingto Incest: Discerning Adaptations fromBy-products
Oleh:
1.Arief Budiman2.Efendi Tobing3.Indra Nur Fajar4.Deilika Chairina5.Rizki Rianda Silva
 
6.Muhamad Nurgiri7.Winda Novia Rahmanisa
3. Sentimen moral yangberkaitan dengan hubungansumbang
Perilaku Pihak Ketiga dan Sentimen Moral
Seandainya antropologi dari mars untuk mempelajari spesies kita, tentu saja salah satu dari banyak fitur akan ia laporkanyaituketertarikan kita yang tampak tak berujung pada apa yangorang lain lakukan, Misalnya, seseorang mencoba melakukan kecurangandemi perubahan sosial.Pengamatan ini secara alami akan mendorong berbagai pertanyaan seperti: mengapa kita penuhgairah untuk mengetahui tentang apa yang orang lain lakukan? Apa asal sentimen kita yangmenyangkut perilaku pihak ketiga. Apakah Itu adalah asal sentimen moral kita?Tujuan utama bab ini adalah mengumpulkan asal sentimen moral dalam suatu domaintertentu: hubungan sumbang. Topik ini telah mendapat banyak perhatian dalam ilmu-ilmu sosial,serta masih ada sedikit konsensus mengenai sejauh mana mekanisme yang mengatur sentimendalam bentuk penghindaran moral perkawinan yangberkaitan dengan hubungan sumbang. Dalamupaya untuk menerangkan hubungan antara penghindaranperkawin sedarah dan ekspresi moralyang berkaitan dengan hubungan sumbang, penelitian yang dibahas menunjukkan bahwa bagaimana menyusun pola evolusi adaptasi psikologis sentiment moral dalam domain ini. Duahipotesis dan pedukung bukti empiris menawarkan :(1)Sentimen moral yang berkaitan denganhubungan sedarah. Adaptasi psikologis mengatur pengembangan tentang keengganan seksualterhadap anggota sendiri keluarga (2) Pemisah adaptasi kognitif mungkin ada untuk mengatur  perilaku seksual seseorang dalam keluarga karena konsekuensi kemampuannya terkait genetik kawin kerabat dekat satu sama lain. Sentimen yang berkaitan dengan perkawinan sedarahsertapenghindarannya mungkin baik, secara terpisah maupun adaptasi. Data yang dibahasmenyediakan dukungan awal westermarck edward untuk mengklaim bahwa pelarangan budaya
 
tentang hubungan sumbang adalah refleksidari disposisi biologis untuk mencegah konsekuensinegatif kebugaran yang terkait dengan perkawinan sedarah.
Mengapa Kita Peduli Tentang Perilaku Orang Lain?
Perilaku orang lain bisa saja sangat mempengaruhi kebugaran dalam dirinyasendiri.Perilaku dan keputusan orang lain di lingkungan sosial merupakan salah satu dari tigaefekyang berbeda pada kebugaran inklusif: (1) Berpengaruh positif, memberikan dasar bagi penyesuaian untuk bersifat mementingkan kepentingan orang lain (2) tidak berpengaruh samasekali (3) efek negatif (misalnya, dengan memiliki sumber daya yang berharga tanpa izin, terlibatdalam tindakan perselingkuhan seksual, dan membunuh teman, saudara, atau calon pasangan).Kategori perilaku lama (yaitu, biaya-biaya kebugaran yang memaksa) merupakan tindakankita yang cenderung dianggap sebagai moral yang menjijikan.Kategori yang selanjutnya (yaitu, perilaku yang memberikan kebugaran manfaat potensial) cenderung dianggap sebagai moral berbudi luhur dan terpuji.Ada adaptasi hipotesis kognitifuntuk alasan mengenai perilaku orang lain. Komponen,seperti mekanisme penalaran harus mencakup: (1) Sistem yang memantau tindakan orang lain(dan mungkin memotivasi pengumpulan informasi untuk menilai program kemungkinantindakan orang lain), (2) sistem yang memperkirakan biaya dan manfaat hubungannya tindakanorang lain atau tindakan mungkin sesuai dengan evolusi yang terlihat (misalnya, statistik rutin)efek tindakan tertentu yang ada pada kebugaran inklusif, dan (3) sistem yang menggunakanhitungan biaya / perkiraan manfaat untuk memotivasi gangguan (atau promosi) perilaku melaluicara yang menyebabkan peningkatan keberhasilan reproduksi di lingkungan leluhur.Satu jawaban mengapa kita peduli tentang apa yang orang lain lakukan di lingkungansosial kita adalah bahwa tindakan mereka dapat membawa konsekuensi kebugaran yangsignifikan. Namun, tampaknya kita cenderung peduli tentang apa yang orang lain lakukan

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->