Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more ➡
Download
Standard view
Full view
of .
Add note
Save to My Library
Sync to mobile
Look up keyword
Like this
3Activity
×
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Pendidikan Dan Pelatihan

Pendidikan Dan Pelatihan

Ratings: (0)|Views: 547|Likes:
Published by IRWANDI HUTBAH

More info:

categoriesTypes, School Work
Published by: IRWANDI HUTBAH on May 06, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, DOCX, TXT or read online from Scribd
See More
See less

09/25/2012

pdf

text

original

 
Pengertian Pendidikan dan Pelatihan
 Ada beberapa pengertian yang dikemukakan oleh para ahli yang berkenaandengan pendidikan dan pelatihan. Notoatmodjo (1992) mengemukakan bahwapendidikan dan pelatihan adalah merupakan upaya untuk pengembangan sumber daya manusia, terutama untuk pengembangan aspek kemampuan intelektual dankepribadian manusia. Penggunaan istilah pendidikan dan pelatihan dalam suatuinstitusi atau organisasi biasanya disatukan menjadi diklat (pendidikan danpelatihan). Unit yang menangani pendidikan dan pelatihan pegawai lazim disebutPUSDIKLAT (Pusat pendidikan dan Pelatihan). Simanjuntak mengemukakan bahwapendidikan dan pelatihan merupakan salah satu faktor yang penting dalampengembangan sumber daya manusia. Pendidikan dan pelatihan tidak sajamenambah pengetahuan, akan tetapi juga meningkatkan keterampilan bekerja,dengan demikian meningkatkan produktivitas kerja. Dari beberapa pengertian di atasdapat disimpulkan bahwa pengembangan sumber daya manusia dalam suatuorganisasi adalah upaya peningkatan kemampuan pegawai yang dalam penelitianini dilakukan melalui pendidikan dan pelatihan dalam rangka mencapai tujuanorganisasi secara efisien dan efektif. Selanjutnya ada yang membedakan pengertianpendidikan dan pelatihan, antara lain Notoatmodjo. Menurut Notoadmodjo (1992)pendidikan di dalam suatu organisasi adalah suatu proses pengembangankemampuan ke arah yang diinginkan oleh organisasi yang bersangkutan. Sedangpelatihan merupakan bagian dari suatu proses pendidikan, yang tujuannya untukmeningkatkan kemampuan atau keterampilan khusus seseorang atau kelompokorang.Westerman dan Donoghue (1992) memberikan pengertian pelatihan sebagaipengembangan secara sistimatis pola sikap/pengetahuan/keahlian yang diperlukan
 
oleh seseorang untuk melaksanakan tugas atau pekerjaannya secara memadai.Sedangkan Latoirner seperti dikutip oleh Saksono (1993) mengemukakan bahwapara pegawai dapat berkembang lebih pesat dan lebih baik serta bekerja lebihefisien apabila sebelum bekerja mereka menerima latihan di bawah bimbingan danpengawasan seorang instruktur yang ahli. Otto dan Glasser (dalam Martoyo, 1992)menggunakan istilah ³training´ (latihan) untuk usaha-usaha peningkatanpengetahuan maupun keterampilan pegawai, sehingga didalamnya sudahmenyangkut pengertian ³education´ (pendidikan). Mengenai perbedaan pengertianpendidikan dan pelatihan Martoyo (1992) mengemukakan bahwa meskipunkeduanya ada perbedaan-perbedaan, namun perlu disadari bersama bahwa baiktraining (latihan) maupun development (pengembangan/pendidikan), kedua-duanyamenekankan peningkatan keterampilan ataupun kemampuan dalam human relation.Pendidikan pada umumnya berkaitan dengan mempersiapkan calon tenagayang diperlukan oleh suatu instansi atau organisasi, sedangkan pelatihan lebihberkaitan dengan peningkatan atau keterampilan pegawai yang sudah mendudukisuatu pekerjaan atau tugas tertentu. Dalam suatu pelatihan orientasi ataupenekanannya pada tugas yang harus dilaksanakan (job orientation), sedangkanpendidikan lebih pada pengembangan kemampuan umum. Dalam rangkameningkatkan pengetahuan, ketrampilan serta sikap-sikap kerja yang kondusif bagipenampilan kinerja pegawai, diselenggarakan pendidikan dan pelatihan pegawai,dan diklat pegawai ini didasarkan atas analisis kebutuhan yang memadukan kondisinyata kualitas tertentu selaras dengan program rencana jangka panjang organisasi.Sementara itu sebagai akibat perkembangan zaman yang terus bergulir, dimanapermasalahan yang dihadapi menjadi semakin kompleks dan krusial, dipandangbahwa pendekatan sektoral (partial) seperti yang diberlakukan selama ini memiliki
 
hal-hal yang perlu dilengkapi dalam berbagai aspek. Pendekatan yang lebihmendasarkan pada spesialisasi fungsi yang diemban aparatur pemerintah tersebut,sebagaimana telah dijabarkan dalam berbagai bentuk peraturan perundang-undangan yang ditetapkan Menteri Dalam Negeri tampak lebih bersifat terapi danmengacu kepada urgensitas permasalahan yang dihadapi. Ada dua strategipendidikan / pelatihan yang dapat dilakukan organisasi, yaitu pendidikan yangdilakukan didalam organisasi tempat kerja pegawai (on the job training) danpendidikan yang dilakukan diluar tempat kerja pegawai (off the job training). Strategiatau Metode ³on the job training´ dilakukan oleh instansi kepada pegawai dengantetap bekerja sambil mengikuti pendidikan / pelatihan. Kegiatan ini meliputi rotasikerja dimana pegawai pada waktu tertentu melakukan suatu rangkaian pekerjaan(job rotation). Pegawai secara internal dilatih dan dibimbing oleh pegawai lain yangberkemampuan tinggi dan mempunyai kewenangan melatih (Wilson,dkk,1983;Sloane dan Witney,1988).Menurut Wilson (1983) ; Sloane dan Witney (1988) metode ³off the jobtraining´ di lakukan diluar tempat kerja pegawai. Pendidikan / latihan mengacu padasimulasi pekerjaan yang sebenarnya. Tujuannya adalah untuk menghindarkantekanan-tekanan yang mungkin mempengaruhi jalannya proses belajar. Metode inidapat juga dilakukan didalam kelas dengan seminar, kuliah dengan pemutaran filmtentang pendidikan sumber daya manusia. ³Job rotation´ berkaitan denganpemindahan sementara seorang / sekelompok pegawai dari satu posisi ke posisilain, sehingga mereka dapat memperluas pengalaman terhadap berbagai aspekoperasional instansi. Aktivitas kerja berkaitan dengan pemberian tugas yang pentingkepada peserta pendidikan untuk mengembangkan pengalaman dan kecakapan.

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->