Bab 1Tata bahasaUntuk mengubah sebuah kata benda menjadi bentuk jamak digunakanlah reduplikasi(perulangan kata), tapi hanya jika jumlahnya tidak terlibat dalam konteks. Sebagaicontoh "seribu orang" dipakai, bukan "seribu orang-orang". Perulangan kata jugamempunyai banyak kegunaan lain, tidak terbatas pada kata benda.Bahasa Indonesia menggunakan dua jenis kata ganti orang pertama jamak, yaitu"kami" dan "kita". "Kami" adalah kata ganti eksklusif yang berarti tidak termasuksang lawan bicara, sedangkan "kita" adalah kata ganti inklusif yang berartikelompok orang yang disebut termasuk lawan bicaranya.Susunan kata dasar yaitu Subyek - Predikat - Obyek (S-P-O), walaupun susunan katalain juga mungkin. Kata kerja tidak di bahasa berinfleksikan kepada orang ataujumlah subjek dan objek. Bahasa Indonesia juga tidak mengenal kala (tense). Waktudinyatakan dengan menambahkan kata keterangan waktu (seperti, "kemarin" atau"esok"), atau petunjuk lain seperti "sudah" atau "belum".MORFOLOGIMorfologi merupakan bagian dari tata bahasa yang membicarakan bentuk kata Morfemadalah unsur pembentuk kata., terdiri dari:1.Morfem bebas; adalah morfem yang dapat berdiri sendiri dan menjadi dasarpembentuk kata lain (kata dasar) Contoh : bawa, dapat, buat, hasil dll2.Morfem Terikat; adalah morfem yang melekat pada bentuk lain. Contoh : pe –an, ber – an, me- kan dllFONOLOGIFonologi merupakan bagian dari tata bahasa yang mempelajari bunyi ujaran yangbersifat membedsakan arti, meliputi:1.Fon adalah bagian terkecil yang mungkin dapat dipisahkan dari rangkaianbunyi ujaran.2.Fonem adalah kesatuan terkecil yang terjadi dari bunyi ujaran yang dapatmembedakan artiMacam-macam bunyi ujaran :1.Vokal adalah huruf hidup Contoh : a, e, i, o dan u2.Konsonan adalah huruf mati Contoh b, c, d, f, g, h, j, k, l, m, n, p, q,r, s, t, v, w, x, y, z3.Diftong adalah huruf yang melambangkan bunyi rangkap ContohHurufVokalContoh pemakaian dalam katadi awaldi tengahdi akhiraiainsyaitanpandaiauaulasaudaraharimauoi-boikotamboiKata BerimbuhanKata berimbuhan adalah kata dasar yang diberi imbuhan. Imbuhan ada beberapa macam,antara lain:1.awalan (prefiks): ber-, ter -, me -, di-, dan ke-2.akhiran (sufiks): - an, - i, - kan3.sisipan (infiks): - er - , - el - , dan – em –4.awalan-akhiran (konfiks): ke – an, me – kan, per – anBahasa Indonesia mempunyai banyak awalan, akhiran, maupun sisipan, baik yang aslidari bahasa-bahasa Nusantara maupun dipinjam dari bahasa-bahasa asing, antara