Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
5Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Bali Post 27-04-2010

Bali Post 27-04-2010

Ratings: (0)|Views: 1,024 |Likes:
bali post
bali post

More info:

Published by: Ödêy Śêdüńiå Ṁãyã on May 07, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

11/28/2012

pdf

text

original

 
  S
  E
 J
 A 
1
4  
8  
ali o tP
s
P
HARIAN UNTUK UMUMTERBIT SEJAK 16 AGUSTUS 1948PERINTIS: K. NADHA
SELASA KLIWON, 27 APRIL 2010
TELEPON:
Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0361) 225764 Facsimile: 227418
Online :http://www.balipost.co.idhttp://www.balipost.comE-mail: balipost@indo.net.idHARGA LANGGANAN Rp. 60.000ECERAN Rp 3.000
20 HALAMAN
NOMOR 243 TAHUN KE 62
 
Pengemban Pengamal Pancasila
Jakarta (Bali Post) -
Empat jaksa yang sebel-umnya sebagai jaksa penelitikasus Gayus, Senin (26/4) ke-marin diperiksa polisi. Mere-ka adalah Cirus Sinaga, FadilRegan, Ika Kurnia dan EkaSafitri.Wakil Kepala Divisi Hu-mas Polri Kombes Pol.Zainuri Lubis mengatakan,Polri sangat menghargai em-pat jaksa yang bersikap ko-
Kasus Gayus
Polisi Periksa Empat Jaksa
operatif karena datang keMabes Polri tanpa perlu di-panggil. ‘’Mereka itu datangsendiri ke penyidik Polri tan-pa dipanggil resmi,’’ katanya,Senin kemarin.Lubis menyatakan keda-tangan empat jaksa untuk di-periksa sebagai saksi itumerupakan hasil koordinasiantara Polri dan Kejaksaan Agung. Jaksa Agung Hendar-man Supanji, katanya, telahmemberikan izin untuk me-meriksa empat jaksa dalamkasus Gayus.Lubis menyebutkan empat jaksa itu adalah CS, FG, ESdan IK. CS adalah Cirus Si-naga yang merupakan jaksapeneliti berkas pencucianuang Rp 25 milir milik GayusTambunan, staf Ditjen Pajak.Sedangkan FG adalah FadilRegan, IK adalah Ika Kurniadan ES adalah Eka Safitri.
Jakarta (Bali Post) -
Semangat anggota Fraksi PDI Perjuangan mengusul-kan Hak Menyatakan Pendapat kasus Bank Century tern-yata tidak sejalan dengan sikap resmi fraksinya. KetuaFraksi PDI Perjuangan Tjahjo Kumolo mengatakan telahmemutuskan mendahulukan kerja Tim Pengawas yangdibentuk DPR daripada menyelesaikan kasus ini lewatpenggunaan Hak Menyatakan Pendapat.‘’Silakan kalau ada yang tanda tangan. Tetapi, fraksibelum memutuskan mendukung secara resmi karenafokus lebih dulu ke tim pengawas,’’ kata Tjahjo di GedungMPR/DPR, Jakarta, Senin (26/4) kemarin.Sikap PDI-P ini sama dengan Fraksi Partai AmanatNasional (F-PAN) yang pro-pemerintah. Sekretaris FraksiPAN Viva Yoga Mauladi mengatakan sudah memilihsikap untuk memaksimalkan kinerja tim pengawas dari-pada mendukung hak menyatakan pendapat. F-PAN tidakmeneken hak menyatakan pendapat karena sudah diben-tuk tim pengawas. ‘’Jadi, hasil rekomendasi DPR itu si-fatnya mutlak harus ditindaklanjuti oleh kepolisian, ke- jaksaan, dan KPK,’’ katanya.Jika Tim Pengawas menganggap lembaga penegakhukum lambat menindaklanjuti rekomendasi DPR, mere-ka bisa memanggil KPK, Kepolisian, dan Kejaksaan un-tuk melakukan klarifikasi dan bertanya masalah yangmenghambat penanganannya.
(kmb4)
Usul Hak Menyatakan Pendapat
Fraksi PDI-P dan PANTak Mendukung
Denpasar (Bali Post) -
Dilihat dari potensi geothermal di Indonesia yang mencapai40 persen dari potensi dunia, suatu saat Indonesia akan menjadipengguna terbesar geothermal. Sayangnya saat ini baru sekitar4,2 persen dari jumlah potensi yang ada, yaitu sekitar 1.100 MWyang dimanfaatkan untuk tenaga listrik. Demikian dikemuka-kan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) saat membuka
World Geothermal Congress
(WGC) di Bali International Con-vention Center (BICC) Nusa Dua, Senin (26/4) kemarin.Sebelum membuka kongres geothermal ini, Presiden Yudhoy-ono sempat melakukan pertemuan bilateral dengan PresidenIslandia.Menurut Yudhoyono, saat ini Indonesia telah memiliki
roadmap
penggunaan energi panas bumi periode 2004-2025, di manapada tahun 2025 diharapkan penggunaan energi terbarukan inisudah mencapai sekitar 5 persen dari total kebutuhan energinasional. Dikatakannya, telah terdapat langkah-langkah yangdilakukan untuk mencapai target ini, di antaranya penandatan-ganan pembelian uap panas antara PLN dengan Pertamina Geo-thermal Energy (PGE) yang meliputi empat proyek dan pendan-aan dari Bank Dunia untuk pemanfaatan energi geothermal.
Hal.1985 Negara
Yudhoyono Buka WGC
Kecil, Pemanfaatan Geothermal
Jakarta (Bali Post) -
KPK sudah mengirim surat kepada mantan GubernurBank Indonesia (BI) Boediono dan mantan Ketua KomiteStabilitas Sistem Keuangan (KSSK) Sri Mulyani. Kedu-anya dipanggil untuk diperiksa dalam kasus Bank Cen-tury. ‘’Suratnya sudah dikirim,’’ kata Juru Bicara KPK Johan Budi, Senin (26/4) kemarin.Johan menjelaskan, surat itu dikirim setelah ada rap-at di KPK yang khusus membahas rencana pemeriksaanBoediono yang kini menjadi Wakil Presiden dan Sri Mu-lyani yang masih aktif sebagai Menteri Keuangan. Johantidak menjelaskan isi surat itu secara rinci. Dia hanyamenjelaskan, surat itu adalah bentuk koordinasi untukpelaksanaan pemeriksaan. Johan juga tidak memasti-kan waktu dan tempat pemeriksaan. ‘’Rencananya dim-intai keterangan pekan ini,’’ katanya.Menurut Johan, kedua penyelenggara negara itu bisadimintai keterangan di KPK. Tetapi bisa dimintai keter-angan di tempat penyelenggara negara yang bersangku-tan. ‘’Pemeriksaan di tempat kerja penyelenggara negara,dan bukan di gedung KPK adalah mekanisme yang biasadilakukan oleh pegawai KPK,’’ tegasnya.Dalam kasus Bank Century, KPK juga telah memerik-sa beberapa pejabat BI, antara lain Deputi Gubernur BIBudi Mulya, Muliaman D. Hadad, dan Budi Rochadi. Ke-mudian, Direktur Pengawasan Bank I Bank Indonesia (BI)Budi Armanto, Deputi Direktur pada Direktorat Penga-wasan Bank I BI Heru Kristiana, Direktur pada Direktor-at Penelitian dan Pengaturan Bank Indonesia (BI) Halim Alamsyah. Kemudian, pegawai pada Direktorat Penga-wasan BI Pahla Santosa, dan pegawai BI yang juga ang-gota Satgas Pengawasan Bank Century Ahmad Fuad.Kasus Bank Century mencuat setelah publik menge-tahui pengucuran dana Bank Indonesia (BI) dalam ben-tuk Fasilitas Pendanaan Jangka Pendek (FPJP) kepadaBank Century.
Beri Penjelasan
Juru Bicara Wapres, Yopie Hidayat, menyatakan hing-ga Senin siang kemarin belum menerima surat dari KPK.‘’Kami memang telah membaca dan mendengar dari ber-bagai media kalau Wapres akan dimintai penjelasan soalBank Century,’’ katanya.
Hal.19Proses Hukum
KPK Segera PeriksaBoediono dan Sri Mulyani
Jakarta (Bali Post) -
Penangkapan Susno Duad- ji di Bandara Soekarno-Hattabukan semata karena ia takmemiliki izin atasan. KapolriJenderal Pol. Bambang Hen-darso Danuri juga menyatakanpencegahan tersebut dikarena-kan polisi khawatir ke-berangkatan Susno ke Singapu-ra itu akan memengaruhi ka-sus Sjahril Djohan.Ketika hadir dalam Rakerdengan Komisi III DPR-RI,Kapolri mengungkapkan, sebe-lum ada penangkapan, telahmelakukan berbagai upayapendekatan kepada mantanKebareskrim Komjen SusnoDuadji. ‘’Tidak bisa dimungki-ri bahwa Susno masih aktif se-bagai anggota Polri dan kita
Kapolri Pernah Janjikan Susno Jabatan Baru
KAPOLRI
Jenderal Pol. Bambang Hendarso Danuri mem-bantah jika Polri memusuhi Susno Duadji, yang mengungkapkanadanya praktik makelar kasus di lingkungan Polri. ‘’Kami mintaagar anggapan bahwa Pak Susno menjadi musuh Polri jangandikembangkan. Karena walau bagaimana pun dia adalah anggo-ta kami,’’ kata Bambang Hendarso Danuri, Senin (26/4) kemarin.Sebagai anggota Polri yang masih aktif, katanya, Susno terikatpada kode etik Polri. Dengan demikian, apa pun yang terjadi padaSusno juga terkait dengan keberadaan seluruh jajaran anggotaPolri.‘’Kami ikut bersimpati ketika Pak Susno melakukan rapatdengar pendapat dengan Komisi III DPR dan ada anggota KomisiIII yang meminta untuk tidak menggunakan pakaian dinas,’’ kat-anya. Menurutnya, jajaran pimpinan Polri merasa ada yangkurang enak, karena bagaimana pun Susno masih anggota Polriyang aktif.Penjelasan Kapolri tersebut menjawab pertanyaan anggotaKomisi III DPR Ahmad Yani dari Fraksi Partai Persatuan Pem-bangunan (PPP). Ahmad Yani menanyakan isu yang beredar bah-wa Susno Duadji sengaja dicopot dari Kepala Bareskrim Polridan dijadikan musuh bersama Polri dan dicari-cari kesalahan-nya.
(kmb/ant)
 Bantah Musuhi Susno
sudah berupaya melakukanpendekatan-pendekatan den-gan yang bersangkutan. Kitasudah rangkul dengan berb-agai cara,’’ ujar Kapolri, Senin(26/4) kemarin.Kepada Susno, menurutBambang, juga sudah disam-paikan bahwa dalam waktudekat ini juga akan ada restruk-turisasi di Mabes Polri dan akanada posisi baru untuknya. ‘’Teta-pi ternyata dia (Susno) justru
roadshow
ke mana-mana.Karenanya kita akan tegas ke-pada siapa pun dan kita harustetap menjaga institusi ini (Pol-ri),’’ ujar Kapolri. Ditegaskanpula bahwa untuk kepentinganinstitusi, proses terhadap Sus-no itu akan terus berjalan dansaat ini dia sudah diperiksa se-bagai saksi dan selanjutnyapimpinan Polri menyerahkansepenuhnya penanganan ka-sus itu kepada penyidik.Demikian pula dengan komisikode etik, menurut Kapolri, juga sudah menyiapkan jadw-al pemeriksaan atas Susno.‘’Kalaupun ada pidananya,nanti juga akan dibuka seter-ang mungkin,’’ kata Kapolri se-raya berharap masalah Susnobisa segera diselesaikan.Dalam raker yang dipimp-in Ketua Komisi III DPR Ben-ny K. Harman itu, Kapolri jugamengklarifikasi mengenaipenahanan Susno di BandaraSoekarno-Hatta beberapawaktu lalu. Kapolri mengata-kan bahwa pihaknya sempatkhawatir keberangkatan Sus-no ke Singapura itu akan me-mengaruhi kasus Sjahril Djo-han atau SJ. ‘’Di sana (Sin-gapura) ada SJ, sehingga kitatakutkan penyidikan akankabur. Sehingga kita lakukantindakan,’’ katanya.Menurut Bambang, pence-gahan ke luar negeri terhadapSusno itu bisa dipertanggung- jawabkan. ‘’Itu bukan pen-angkapan, tetapi pencegahanyang bersangkutan ke luarnegeri tanpa izin,’’ ujarnya.Sebelumnya pada Senin, 12 April 2010, Susno Duadji diba-wa paksa saat hendak terbangke Singapura. Susno langsungdibawa ke Divisi PropamMabes Polri. Susno dilepas usaimenjalani pemeriksaan menje-lang tengah malam.
(kmb4)
BELUM
jelasnya keberadaan KoperasiNandini Krisna serta keberadaan sapi-sapimilik pemkab membuat anggota DPRDgerah. Sejumlah anggota Komisi B DPRDJembrana, Senin (26/4) kemarin punmendatangi sentral kandang sapi milikKoperasi Nandini Kresna di Desa Nusasari.Dari peninjauan itu, anggota DPRD men-duga Koperasi Nandini Krisna bodong.Siapa yang bertanggung jawab?
‘’Dari data yang saya dap-at, ada anggota Komisi III diSingapura yang menungguSusno untuk bertemu denganSJ,’’ ungkap anggota KomisiIII DPR Syarifuddin Suddingsaat rapat kerja Komisi IIIdengan Kapolri beserta ja- jarannya di Komisi III DPR,Senin (26/4) kemarin.Sudding mengatakan ang-gota Komisi III yang be-rangkat ke Singapura beras-al dari fraksi yang ber-
Anggota DPR DidugaTerlibat Markus
sikukuh bahwa pemberian
bailout
kepada Bank Centu-ry tidak ada masalah. Bah-kan, ia menyebut salah satu-nya dari unsur pimpinan Ko-misi III DPR. Ia mengatakananggota komisi akan berte-mu Susno dan Sjahril Djohanitu berjumlah dua orang. ‘’Ceksaja di imigrasi, siapa yangpergi ke sana atas nama Ko-misi III sehari sebelum Sus-no berangkat,’’ terang anggo-ta Fraksi Partai Hanura ini.Permintaan klarifikasiSyarifuddin Sudding kepadaKapolri Jenderal Pol. Bam-bang Hendarso Danuri soaladanya anggota DPR yangmenunggu Susno di Singapu-ra sempat menimbulkan keg-aduhan di dalam rapat. Paraanggota Komisi III DPR yangikut rapat saling tengok kiri-kanan, bahkan meminta lang-sung Sudding untuk menyebutnama siapa anggota Komisi IIIdimaksud.Kapolri Jenderal BambangHendarso Danuri tidak men- jelaskan siapa anggota Komi-si III yang pergi ke Singapurauntuk bertemu dengan SjahrilDjohan. ‘’Saya tidak mau ma-suk soal itu yang terkait den-gan SJ. Kita sudah memantauSJ mulai dari Australia hing-ga SJ berada di Singapura,’’kata Kapolri kepada anggotaDewan yang hadir.
Hal.19Saat Ditangkap
Bali Post/dok
Tjahjo Kumolo
LENSA
Mereka adalah jaksa peneli-ti kasus Gayus.Lubis mengatakan, para jaksa itu dimintai keterangansoal tugasnya sebagai jaksapeneliti selain soal dugaanpenyimpangan saat menanga-ni kasus Gayus. Menurutnya,kendati diperiksa sebagaisaksi, bisa saja nanti berubah jadi tersangka jika penyidikmenemukan bukti kuat terli-bat pidana.
(kmb3/ant)
Jakarta (Bali Post) -Kasus makelar kasus (markus) di Mabes Polri makin melebar. Kali ini dugaan praktik markusmengarah kepada oknum anggota Komisi III DPR. Politisi dari partai besar itu disebut-sebut telahmenunggu mantan Kabareskrim Komjen Pol. Susno Duadji dan tersangka markus Sjahril Djohan(SJ) di Singapura. Namun, pertemuan itu batal karena Susno ditangkap di Bandara Soekarno-Hatta sebelum bertolak ke Singapura.
Batam (Bali Post) -
Poltabes Barelang menggelar apel siaga di hala-man kawasan galangan kapal Drydocks WorldGraha, Senin (26/4) kemarin, untuk mengantisi-pasi perluasan kerusuhan di perusahaan itu. ‘’Apelsiaga ini digelar untuk mengantisipasi hal yangtidak diinginkan, karena penundaan operasionalDrydocks,’’ kata Kapoltabes Barelang LeonidasBraksan.Ia mengatakan, ada kekhawatiran para peker- ja tidak puas dengan penundaan operasional pe-rusahaan dan berbuat rusuh. Sebanyak 500 per-sonel kepolisian dari Poltabes Barelang dan Polsekdi sekitar Tanjung Uncang mengikuti apel yangdigelar sebelum waktu kerja perusahaan, pukul07.00 WIB. Sementara itu, sekitar 6.000 pekerjaDrydocks Graha World memadati sekitar galan-gan kapal sekitar pukul 07.00 WIB.Para pekerja berharap sudah bisa mulai beker- ja mulai Senin pagi, seperti yang dikatakan mana- jemen beberapa waktu lalu. Kapoltabes melaku-kan pendekatan kepada para pekerja, menjelas-kan bahwa operasional pabrik belum bisa dimulaikarena banyak alat yang rusak atau terbakar. Pe-kerja dapat memahami dan langsung bubar. Tidakada gejolak saat pembubaran massa. Para pekerjamembubarkan diri secara tertib.
(ant)
Pekerja DrydocksDipulangkan
5
KABUPATENKOTA
3
OKNUM
polisi yang masih menjadi terdakwakasus narkoba, Bripda BBLB, diduga masihmengendalikan bisnis narkoba dari LPKerobokan. Aib yang dilakukan BBLBterkuak lantaran petugas LP menangkapdua kurir shabu-shabu, Kamis (22/4) pukul15.20 wita. Tersangka Santoso (30) dan Safii(29) langsung diserahkan ke Polda Bali.Mereka ketahuan membawa beberapa paketshabu-shabu dan ratusan butir pil koplo.Saat diringkus, Santoso hendak menyelund-upkan narkoba ke dalam LP. Hal mengejut-kan, tersangka menyatakan barang haramitu milik oknum polisi Bripda BBLB.
Bali Post/ant
 ANGKUT BURUH -
 Ribuan buruh PT  Drydocks World Graha, Batam, Senin(26/4) kemarin diangkut mobil polisikarena batal bekerja pascakerusuhanburuh dengan tenaga kerja asing.
Bali Post/ant
KINERJA POLRI-
Kapolri Jenderal Pol. Bambang Hendarso Danuri didampingi Wakapolri Komjen Pol.Jusuf Manggabarani, Itwasum Polri Komjen Nanan Soekarna dan Kabareskrim Komjen Ito Sumardi mema- parkan kinerja Polri kepada Komisi III DPR-RI, Jakarta, Senin (26/4) kemarin. Rapat kerja tersebutmembahas kasus-kasus aktual seperti perkara makelar pajak yang diduga melibatkan petinggi Polri.
Bali Post/edi
BUKA WGC -
Presiden Susilo Bambang Yudhoyonosaat membuka World Geothermal Congress (WGC)di Bali International Convention Center (BICC)Nusa Dua, Senin (26/4) kemarin.
 
2
KOTA
Selasa Kliwon, 27 April 2010
Sampaikan opini Anda hari ini di acara Warung Global FM 96,5
wab blog: www.globalfmbali.blogspot.com,E-mail:globalfmbali@yahoo.com
815224, 819446
 Topik 
:
KPK PERIKSA BOEDIONO DAN SRI MULYANI
FM96,5
FIGURDENPASAR
& SEKITARNYA
Sensor Film
KEHADIRAN
sebuah film sangatpenting dalam mem-bentuk karakterbangsa. Sebab, dalamcerita film, sutradarayang kerap menitipkanpesan-pesan moral,nilai edukasi dansebagainya dalamrangka memperkuat jati diri. ‘’KehadiranLembaga Sensor Filmmasih strategis dalammengawal nilai-nilaitersebut,’’ papar KepalaBalai PelestarianSejarah dan NilaiTradisional (BPSNT)Bali, NTB dan NTT
Drs. Made Purna, M.Si.
dalam sosialisasi LembagaSensor Film dan diskusi film di Bali Galeria Kuta, Senin(26/4) kemarin. Kegiatan itu diprakarsai LembagaSensor Film bekerja sama dengan BPSNT menghadir-kan Wakil Ketua Lembaga Sensor Film Nunus Supardidan guru besar Unhi Prof. I.B. Gunadha sebagainarasumber.Sementara Wakil Ketua Lembaga Sensor FilmNunus Supardi mengatakan lembaga sensor filmdibentuk untuk melakukan penelitian dan penetapansebuah film, iklan, sinetron apakah elok dipertontonkankepada masyarakat. Film atau sinetron yang lolossensorlah yang kemudian dipertontonkan kepada publikluas. ‘’Dalam diskusi itu kita menyerap informasi apakahgunting lembaga Sensor Film terlalu tajam, atau perludipertajam. Jangan sampai ada anggapan guntingnyaterlalu tajam sehingga dianggap membunuh kreativitaspara sineas,’’ paparnya. Sementara dalam kegiatan itudiputar sebuah film berjudul ‘’Seragam Abu-abu Putihdan Sepatu Ket’’ garapan sutradara Firman Bintang.Film yang sarat nilai edukasi itu sudah lolos sensor.Film tersebut menggambarkan adanya perubahanbudaya pada anak-anak SMA akibat kemajuan teknolo-gi, dalam hal ini HP. Diceritakan, karena kemajuan HP,seorang siswi mencoba bunuh diri karena adeganmesranya yang direkam dengan HP beredar di kalan-gan teman-temannya. Dalam cerita film itu adasemacam pesan bahwa pengawasan orangtua danlingkungan sekitar sangat diperlukan agar anak-anaktidak sampai tergerus pada perilaku yang kurangterpuji.
(lun)
Ibu dan Anak Digigit Anjing
SEORANG
ibu dan anaknya, Senin (26/4) kemarindigigit anjing liar saat melintas di Jalan Sulatri Kesiman.Ibu Indriyaningsih (21) digigit di tangan kanan sementa-ra anaknya Deva (3) digigit di kaki kiri. Menurut keteran-gan sang ayah, Oka, anak dan istrinya dalam perjalan-an pulang ke rumahnya di Jalan Sulatri Kesimandengan mengendarai sepeda motor. Tanpa disangka,seekor anjing liar tiba-tiba mengejar ibu dan anaktersebut dan berhasil menggigit kaki kirinya. Ibuberusaha menolong sang anak tetapi justru digigittangannya. Beruntung ibu dan anak tersebut tidakterjatuh dari motor. ‘’Karena takut dengan adanyarabies, saya bawa ke RS Sanglah untuk mendapatkanVAR,’’ tutur Oka. Dilanjutkannya, hingga anak danistrinya dibawa ke RS Sanglah, anjing yang mengejardan menggigit mereka masih hidup dan belum dibunuh.‘’Sebenarnya agak takut juga karena di wilayah sanabanyak sekali anjing liarnya,’’ keluhnya. Setelahmendapatkan perawatan luka dan VAR, ibu dan anaktersebut diperbolehkan pulang.
(san)
Proyek Drainase Abiansemal dan Penarungan
Tak Ada ’Dum-duman’’
Mangupura (Bali Post) -
Sehubunganpembangunandrainase padaruas jalan Desa Abiansemal Dauh Yeh Cani Keca-matan Abianse-mal menuju Pe-narungan yangdiduga salah loka-si, Senin (26/4) ke-marin, Kepala Di-nas Bina Margadan PengairanBadung Ida Ba-gus Soerya mem-bantah adanya
dum-duman
(bagi-bagi proyek)antara Dinas BinaMarga dan DinasCipta Karya.Hal itu mere-spons pernyataananggota Komisi C DPRD Badung I Putu Alit Yandinata,Minggu (25/4) yang lalu, mengenai
dum-duman
antaraDinas Bina Marga dan Dinas Cipta Karya.Proyek drainase Abiansemal - Penarungan dalam APBD termuat kode rekening 1.03.1.03.01.07.12 denganalokasi dana sebesar Rp 947,3 juta lebih tersebut murniadalah proyek dari Dinas Bina Marga.Sejauh ini, proyek Abiansemal Dauh Yeh Cani Kec. Abiansemal- Penarungan kurang lebih 1 kilometer terse-but, secara teknis lapangan memang dikerjakan dariPenarungan menuju Abiansemal Dauh Yeh Cani. Hal inidisebabkan atas pertimbangan untuk menyelesaikandrainase di Penarungan terlebih dahulu agar tidak meng-ganggu kelancaran lalu lintas.Menanggapi usulan dari warga Abiansemal Dauh YehCani, Ida Bagus Soerya menyatakan akan segera menger- jakan proyek dari arah utara yaitu Desa AbiansemalDauh Yeh Cani Kec. Abiansemal, sehingga proyek Abi-ansemal Dauh Yeh Cani Kec. Abiansemal-Penarunganakan dikerjakan dari dua arah. ‘’Tidak benar bila dise-butkan ada
dum-duman
proyek antara Bina Marga danCipta Karya, kita punya pos anggaran sendiri-sendiri,’’tegasnya.
(r/*)
BP/ist
 Kepala Dinas Bina Marga dan Pengairan Badung Ida BagusSoerya
bisa berbuat banyak mengaturmereka.Berdasarkan pantauan
 Bali Post
di sejumlah sekolah kemar-in, siswa yang telah dinyatakanlulus tampak sumringah den-gan senyum yang mengem-bang. Salah seorang peserta UNdi SMAN 1 Denpasar yang din-yatakan lulus, tampak keluardari sekolah dengan penuh keg-embiraan. Ia mengaku lang-sung pulang ke rumah mene-mui orangtua setelah prosespengumuman selesai. Siswaberpakaian adat ringan initidak mau meluapkan kegem-biraan itu dengan pergi kesuatu tempat. ‘’Saya langsungke rumah saja,’’ katanya.Peserta UN di SMAN 2 Den-pasar tampak gembira, karena100 persen dinyatakan lulus.Mereka yang beragama Hindudiwajibkan berpakaian adat,sekalian melakukan persem-bahyangan di padmasanasekolah setempat.Kepala SMAN 1 DenpasarMade Tumbuh mengatakan,anak-anak memang diimbaumenggunakan pakaian adatke sekolah sekalian sembahy-ang. Secara umum nilaisiswanya cukup bagus, sehing-ga peringkat I se-Bali di Juru-san IPA masih disandangpada UN tahun ini. Demikian
 Aksi Corat-coret dan Konvoi Warnai Kelulusan
Denpasar (Bali Post) -
Penyakit tiga tahun lalukembali kambuh. Aksi corat-coret seragam sekolah dan kon-voi memarnai kelulusan siswaSMA/SMK di Denpasar. Aksitak terpuji ini bukan saja di-lakukan siswa SMA/SMK swas-ta namun juga dilakukan siswaSMA negeri favorit.Hasil pengamatan
 Bali Post
di lapangan, Senin (26/4) ke-marin menunjukkan aksi inidilakukan untuk meluapkankegembiraan siswa akan kesuk-sesannya lulus tahun ini. Mere-ka mulai bergerombol di hala-man sekolah kemudian secaraserentak melakukan konvoi ke jalan-jalan utama di Denpasar. Aksi ini banyak mengganggulalu lintas, bahkan salah seor-ang siswa SMA negeri favoritditahan polisi di pertigaan JalanSurapati.Sejumlah siswa SMA negeridi Denpasar begitu usaimelakukan acara perpisahan disekolah langsung melakukanaksi corat-coret. Mereka kemu-dian bertemu dengan gerom-bolan siswa SMA PGRI 1 Den-pasar dari Jalan Tukad Gerind-ing Denpasar. Pertemuan ked-ua siswa ini memacetkan JalanWaturenggong beberapa menitdengan suara klakson yangmencengangkan. Polisi pun tak juga peringkat II se-Bali padaJurusan IPS masih diraihSMAN 1 Denpasar.Sementara pengumumanpelulusan di SMAN 1 Kuta jugaberjalan lancar. Para siswatidak semuanya datang kesekolah karena pengumumanbisa diakses melalui internet.‘’Mereka tidak semuanya da-tang ke sekolah, karena mere-ka bisa melihat dari internet,’’kata Kepala SMAN 1 KutaWayan Karya Ariesta. Merekayang datang melihat pengumu-man langsung ke sekolah meng-gunakan pakaian adat.Sementara itu sejumlahsiswa dari salah satu SMA diDenpasar tampak berkonvoimenggunakan kendaraan den-gan pakaian seragam penuhcoretan cat semprot dan tandatangan teman-temannya.Mereka tampak melewati JalanWaturenggong, JalanSudirman, Jalan Raya PuputanRenon dan sekitarnya.Banyak pihak yang menye-salkan aksi ini. Pengamat pen-didikan Drs. Redha Gunawan,M.M. mengatakan kajadian initak bisa menyalahkan sepenu-hnya pada sekolah karena pi-hak sekolah sudah memberipengumuman dengan cara ber-pakaian adat. Ia melihatsekolah-sekolah yang berpaka-ian adat Bali, cenderung lebihpendiam dibandingkan yangmengenakan pakaian seragamsekolah. Namun ia tak memu-ngkiri kalau ada siswa yangmasuk pakai pakaian adat. Kedepan, Diknas dan sekolah, per-lu mengatasi masalah aksi initanpa mengurangi nilai arti ke-lulusan tersebut.Kabid Dikmen Kadisdikpo-ra Kota Denpasar Drs. WayanSupartha, M.Pd., saat perpisa-han di SMAN 2 menekankanagar tak ada aksi corat-coretdalam pelulusan. Bahkan iamenengarai banyaknya siswaSMK tak lulus tahun ini. Salahsatunya faktor amburadulnyaUN belum lama ini.Hal serupa diungkapkanKepala SMAN 2 Denpasar Drs.Ketut Sunartha, M.Hum. Na-mun dia berharap siswa tak lu-lus tak terlalu kecewa karenaperjuangan masih panjang.‘’Jangan hanya berpikir hari ini,tolong pikirkan lebih panjangkarena saya khawatir akankecelakaan di jalan,’’ ujarnya.
Kaget
Ketua Musyawarah GuruMata Pelajaran Bahasa Indone-sia Kota Denpasar I.B. Suana,S.Pd., Senin (26/4) kemarinmengatakan, sebenarnya per-siapan guru-guru Bahasa Indo-nesia untuk mengantarkansiswa menuju pintu kelulusansudah cukup maksimal. Pem-belajaran sudah sesuai denganSKL dan silabus. Demikianpula pengayaan dan pembi-naan sudah dilakukan, terma-suk
try out
. Kenyataannya,siswa yang dinyatakan tidaklulus karena kebanyakan tidakmencapai standar nilai minimalkelulusan pada mata pelajaranBahasa Indonesia.‘’Ini betul-betul mengaget-kan. Padahal soal-soal BahasaIndonesia pada UN kali initidaklah terlalu sulit. Tingkatkesulitannya hampir sama den-gan soal-soal Bahasa Indonesiatahun lalu,’’ kata I.B. Suanayang guru Bahasa IndonesiaSMAN 1 Denpasar tersebut disela-sela acara pengumumanpelulusan peserta UN SMA/SMK, Senin kemarin. Karenaitu perlu dikaji lebih lanjut apa-kah karena mereka kurangmenguasai soal-soal BahasaIndonesia atau faktor lain. Na-mun, ke depan para peserta UNmesti lebih serius belajar Ba-hasa Indonesia, sehingga tidak jeblok UN gara-gara BahasaIndonesia.
(sue/lun)
Bali Post/eka
CORAT-CORET -
Aksi corat-coret dan konvoi dilaku-kan siswa SMA usai pengumuman kelulusan.
Hal ini ditegaskan KepalaBPBD Denpasar dr. I MadeSudhana Satrigraha, M.Si.didampingi Kabag Humas IMade Erwin SuryadharmaSena, S.E., M.Si. di sela-selapeninjauan lokasi bencana diSanur, Senin (26/4) kemarin.‘’Perkiraan kerugian ini masihbersifat sementara, karenaakan dilanjutkan dengan peng-hitungan yang lebih cermat,’’ujar mantan Kepala BLU RSWangaya ini.Sementara itu di lokasi sen-deran, sejumlah petugas BPBDkembali melakukan tindakanevakuasi terhadap satu unitvespa milik Wayan Sudiartayang garasenya ambrol dalamperistiwa jebolnya senderan disamping rumahnya. ‘’Kami lan- jutkan kembali pencarian satuunit vespa yang belum ditemu-kan saat evakuasi hari perta-ma kejadian,’’ ujar Kabid Pen-anganan Darurat BPBD Den-pasar Ardy Ganggas kemarin.
Kerugian Puting Beliung dan Senderan Jebol Ditaksir Rp 1 Miliar
Denpasar (Bali Post) -
Bencana akibat angin puting beliung di Sanur dan senderan jebol di Peru-mahan Nuansa Hijau Utama, Ubung Kaja, menimbulkan kerugian yang tidaksedikit. Dari hasil pendataan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD)Denpasar kerugian ditaksir mencapai Rp 1 miliar. Kerugian terbesar terjadiakibat angin puting beliung yang menimpa rumah milik I.B. Kompyang Suar- jaya di Br. Anggarkasih, Sanur, sekitar Rp 750 juta dan senderan di Perumah-an Nuasa Hijau Utama sekitar Rp 250 juta.
Dalam peristiwa itu, sebuahpos kamling ikut tergerus kedasar senderan dan tertimbuntanah longsoran. Selain itu, satuunit mobil Hyundai dan duakendaraan roda dua (supra danvespa kongo) juga tergerus sen-deran yang jebol. ‘’Kendaraanroda empat dan satu unit sepe-da motor sudah berhasil kamievakuasi sekitar pukul 01.30wita dini hari kemarin,’’ jelas Ardy Ganggas.Sementara pemilik rumah,Wayan Sudiarta mengakumasih trauma dengan kejadianini. Saat kejadian, pihaknyabersama keluarganya sedangberada di rumah. ‘’Tiba-tiba saathujan sudah reda, senderan disamping rumah kami jebol.Saat ini kami tinggal di rumahsebelah,’’ ujar Sudiarta kemar-in.Di sisi lain, Sekkot Denpasar AAN Rai Iswara mengatakanpihaknya selaku ketua penang-gulangan bencana Kota Den-pasar, bersama Dinas PU, Di-nas Kebersihan dan Pertaman-an serta Badan Penanggulan-gan Bencana, sudah sempatmeninjau lokasi kejadian.Ketika ditanya mengenaiperbaikan senderan, Rai Iswaradidampingi Kadis PU I KetutWinarta mengatakan, hal itutelah dikoordinasikan denganPT Nuansa Hijau. Berdasarkanhasil koordinasi secara lisan pi-hak rekanan sudah menyang-gupi untuk memperbaikinya.Terkait bencana puting be-liung yang menimpa rumah se-orang warga di Sanur, RaiIswara bersama Wakil WaliKota Denpasar IGN Jaya Nega-ra juga turun ke lokasi. Diakui,akibat puting beliung itu duabangunan stil Bali ambruk, na-mun tidak ada korban jiwa.‘’Hari ini (Senin kemarin) kamisudah minta PU membantumembersihkan bekas ban-gunan yang rusak,’’ katanya.
(kmb12)Mangupura (Bali Post) -
Satpol PP Badung meng-hentikan sementara proyekKondotel Paasha, Seminyak.Tindakan ini diambil, meny-usul sejumlah pelanggaranpembangunan yang dilakukankondotel bersangkutan.Kepala Satpol PP Badung IWayan Adi Arnawa di PuspemBadung, Senin (26/4) kemarinmengatakan, pihaknya telahmenerima surat dari DCK Ba-
Distop, Proyek Kondotel Paasha
dung tentang pelanggaranbangunan yang dilakukanKondotel Paasha. Untuk itu,pihaknya telah menindaklan- juti hal tersebut denganmelakukan pemanggilan ter-hadap pihak kondotel.Dikatakannya lebih lanjut,Satpol PP Badung juga telahmenyetop sementara proyek,hingga pihak kondotel maumemperbaiki kesalahannya.‘’Kita sudah melakukan peny-etopan,’’ ujarnya.Ditanya soal pembongkaranbagian bangunan kondotel yangmelanggar, khususnya pelang-garan ketinggian, Adi Arnawaberkomentar pihaknya di lapan-gan tidak mau gegabah danmasih harus mengecek kemba-li. Namun, dia juga menegaskan,pembongkaran harus dilaku-kan, jika unit bangunan terting-gi difungsikan oleh pihak pen-gelola kondotel.
(ded)Denpasar (Bali Post) -
Lemahnya
data base
guru Agama Hindu di Bali mulai dariSD sampai dengan SMA men-gakibatkan perjuangan untukmengisi formasi PNS tahun2010 mandek. Kakanwil AgamaBali Sutayasa melaporkan, Balimasih kekurangan guru AgamaHindu 2.138 orang sementaraDinas Pendidikan kabupaten/kota justru melaporkan terjadikelebihan guru Agama Hindudari SD sampai dengan SMA.Hal itu disampaikan KetuaKomisi IV DPRD Bali NyomanParta, S.H. usai dengar penda-pat Kakanwil Agama BaliSutayasa, Kadisdik Bali Way-an Suasta, S.H., Sekda BaliDrs. Nyoman Yasa, M.Si., Ke-pala Badan Kepegawaian BaliRochineng dengan jajaran Dis-dik kabupaten/kota, KepalaKepegawaian serta pihak ter-kait di ruang rapat gabungan,Senin (26/4) kemarin.Menurut Kakanwil AgamaBali, kebutuhan guru AgamaHindu sekolah umum tahun2010 s.d. 2014 sebanyak 2.138orang. Sedangkan kebutuhanguru agama pengganti pensi-
Perjuangan ke Pusat Mandek
Lemah, ’’Data Base’’ Guru Agama Hindu
un dalam kurun waktu yangsama 629 orang. Sedangkankhusus guru Agama Hinduuntuk pendidikan keagamaannonformal (pasraman desa pa-kraman) 2.886 orang dan ke-butuhan guru Agama Hinduuntuk pendidikan formal(pratama widya pasraman/TK Hindu) sebanyak 3.638 orang.Total kebutuhan guru AgamaHindu sampai 2014 mencapai9.219 orang. Namun, apa yangdisampaikan itu tak sesuaidengan kenyataan.Sejumlah kepala kepegawa-ian kabupaten/kota menyam-paikan terjadi kelebihan guru Agama Hindu di sekolah. DiJembrana sejak 2005 tak men-gangkat guru Agama Hindubaru karena masih terjadikelebihan 15 orang. ‘’Barutahun 2012 ada guru agamapensiun sehingga diperlukanlagi 13 orang,’’ ucapnya.Kabid Pendidikan dan Ten-aga Kependidikan Disdik Bule-leng Ketut Witrini melaporkankelebihan guru Agama HinduSD sebanyak 121 orang. Sebabsaat ini sudah ada guru Aga-ma Hindu SD 498 orang sedan-gkan keperluan 247 orang. Diamenyampaikan ketimpanganantara data jumlah SMP diBuleleng disebutkan Kakanwil Agama 154, kenyataannya 78buah. Malah di sebuah SMPada guru Agama Hindu sam-pai lima orang. Karangasemdan Gianyar juga melaporkankelebihan guru Agama Hindu.Dia menyarankan perlu adarapat koordinasi antara Ka-kanwil Agama dengan Disdik,Kepegawaian kabupaten/kota.Parta sependapat, perbe-daan sangat serius ini disebab-kan menganalisis pengawasagama dengan Disdik kabupat-en/kota. Kanwil Agama ber-dasarkan rasionalisasi sekianmurid harus ada satu guru ag-ama. Sedangkan Disdik satusekolah perlu satu guru agama.Karena itu dia berharap Ka-kanwil Agama Provinsi Baliperlu segera mengadakan ra-pat koordinasi dengan Disdikdan Kepegawaian kabupaten/kota untuk mensinkronkandata kekurangan guru AgamaHindu di Bali. Setelah data ituakurat baru ditentukan lang-kah perjuangan ke pusat.
(029)Mangupura (Bali Post) -
Pengawasan terhadap pel-aksanaan tugas pemerintahansaat ini, menjadi suatu keharu-san untuk terus ditingkatkan,mengingat hal tersebut meru-pakan suatu upaya untukmenyukseskan tugas pemerin-tah dan pembangunan, yangbertujuan untuk meningkatkanpelayanan kepada publik.Terkait hal tersebut, Senin(26/4) kemarin, InspektoratKabupaten Badung mengum-pulkan seluruh pimpinanSKPD di jajaran PemerintahanKabupaten Badung, di RuangKertha Gosana Puspem Ba-dung guna mengikuti RapatKoordinasi PemutakhiranData. Rapat koordinasi tersebutdiselenggarakan dalam rangkapenuntasan tindak lanjut hasilpemeriksaan Inspektorat Ba-dung pada tahun pemeriksaan2008, serta hasil pemeriksaanInpektorat Badung yang di-
 pending 
pada tahun pemerik-saan 2005 dan 2007.Bupati Badung A.A. Gde Agung, S.H. diwakili oleh Wak-
Inspektorat Gelar Rapat Pemutakhiran Data
il Bupati Badung Drs. I KetutSudikerta menekankan penga-wasan tidak dimaksudkan un-tuk mencari-cari kesalahanmelainkan untuk memastikanbahwa produk/jasa yang di-hasilkan oleh instansi pemerin-tah telah memenuhi ketentuankualitas yang direncanakandan dapat memenuhi harapanmasyarakat.Sudikerta berharap setelahrapat koordinasi pengawasantersebut, semua pimpinan unitdi jajaran Pemerintahan Kabu-paten Badung secara terus-me-nerus dapat meningkatkan ki-nerja pada unit kerja masing-masing dan selalu berorientasipada peraturan perundang-un-dangan yang berlaku, hinggatugas-tugas pemerintahan da-pat dilaksanakan secara efek-tif, efisien, transparan danakuntabel.Kepala Inspektorat Kabu-paten Badung Wisnu BawaTemaja, S.H., M.H. melaporkanrapat koordinasi pemutakhirandata tersebut dilaksanakanagar semua rekomendasi hasilpemeriksaan dapat ditindak-lanjuti hingga selesai lengkapdengan bukti-bukti pendukungsesuai rekomendasi pemerik-saan. Kegiatan ini melibatkan59 objek pemeriksa (obrik)tahun 2009 dan 2 obrik hasil
 pending 
tahun 2005 dan 2007.Dijelaskan, adapun 59 obrik dilingkungan Pemkab Badungadalah 27 obrik regular/sesuaiprogram kerja pengawasantahunan dan 32 obrik nonregu-lar/di luar program kerja pen-gawasan tahunan.
(r/*)PURA 
Samuan Tiga meru-pakan Pura Penataran padamasa Bali Kuna yang menjaditempat pertemuan para tokohagama Hindu khususnya CiwaBudha dan Bali Aga. Di Purainilah mereka menyepakatikonsep
Tri Murti
dalam kehidu-pan desa pakraman dan rumahtangga di Bali. ‘’Pura SamuanTiga adalah cikal bakal terwu- judnya desa pakraman dankahyangan tiga sebagai wujudpenerapan konsep
Tri Murti
diBali,’’ ungkap Wayan Patra,Ketua
Manggala Paruman
Pura Samuan Tiga di sela-sela
simakrama
ke Gedung PersBali K. Nadha, Senin (26/4) ke-marin.Patra yang didampingiBendesa Taman Wayan Suna-ntara dan Bendesa TengkulakKaja I Gusti Made Mawa men-gatakan
simakrama
denganPemimpin KMB SatriaNaradha sekaligus menyampai-kan
eedan karya
di Pura Sam-uan Tiga. Puncak
karya padu-dusan agung 
akan dilaksana-kan Rabu (29/4) dilanjutkandengan
siat sampian
pada Ka-mis (30/4),
melasti
ke PantaiMasceti pada Sabtu (8/5) dan
mesineb
Senin (10/5) menda-tang.Ditambahkan, selama ini
karya
di Pura Samuan Tiga di-laksanakan Desa Pakraman,Bedulu, Tengkulak Kaja,Tengkulak Tengah, Wanayu,Mas, dan Taman. Untuk
ngan- yarin
dalam rangkaian
 padu-dusan agung 
ini, Pemda yangsudah menyatakan kesiapan-
’’Karya Padudusan Agung’’ di Pura Samuan Tiga
nya adalah Gianyar, Bangli,Tabanan, dan Jembrana.Sesuai hasil
 paruman
,
karya padudusan agung 
dilaksana-kan tiap tahun genap sedang-kan
 padudusan alit
tiap tahunganjil. ‘’Kami mengharapkepedulian umat Hindu untukhadir dalam
karya
di Pura Pes-amuan Tiga. Pura Samuan Tigamerupakan
kawitan
desa pa-kraman yang menjadi tempatuntuk memohon kesejahter-aan,’’ ujar Patra seraya meng-ingatkan Pura Samuan Tigaberada di timur laut Desa Bedu-lu Kecamatan Blahbatuh, Gian-yar. Pura seluas 2,5 Ha ini ter-masuk Pura Kahyangan Jagat.Lebih lanjut ia mengatakanPura Samuan Tiga menjaditonggak bersatunya parapemimpin sekte agama Hindudan membuat formulasi untukmembuat kehidupanmasyarakat lebih harmonis se- jak abad XI. Sebelumnya, Balimemiliki banyak sekte denganpemujaan yang berbeda-beda.Namun, berkat Mpu Kuturan,perbedaan ini bisa disatukanhingga semuanya sepakat un-tuk melebur dan memuja
TriMurti
. Pemujaan ini dilakukandi rumah tangga dengan mem-buat
sanggah kemulan
. Sedan-gkan di desa pakraman denganmembuat Kahyangan Tiga.Dari sejarah penyatuan itudapat dilihat filosofi adanyamusyawarah untuk peningka-tan kualitas kehidupan beraga-ma khususnya dalam pemaha-man filsafat keagamaan.
(wah)
Bali Post/ist
SIMAKRAMA -
Manggala Karya Padudusan Agung di Pura Samuan Tiga berbincang-bincang dengan Pemimpin KMB Satria Naradha saat melakukan simakrama di Ge-dung Pers Bali K. Nadha, Senin (26/4) kemarin.
BP/lunBali Post/eka
LONGSOR -
 Beberapa warga sekitar mengamati bekas longsoran tanah di Green Kori, Denpasar, Senin (26/4) kemarin. Longsor ini membuat jebol sebuah garasebeserta mobil dan motor di dalamnya ini terjadi akibat guyuran hujan lebat yang terjadi Minggu (25/4) sore.
BP/ist
 Drs. I Ketut Sudikerta
 
KOTA
Selasa Kliwon, 27 April 2010
3
 YUSTISIANA
Ditangkap, Gelar Judi Remi
SAAT
(33), warga Jalan Tepi Siring No. 7X, Tuban,Kuta, Badung, kini meringkuk di sel tahanan PoltabesDenpasar. Ia ditangkap pasukan Unit Jusil Reskrim Pol-tabes Denpasar lantaran ketahuan menggelar judi je-nis kartu remi. Tersangka dibekuk pasukan buser di Per-tokoan Kuta Suci, Jalan Raya Pantai Kuta, Sabtu (24/ 4) lalu. Penangkapan tersangka berawal dari informa-si ke polisi. Pasukan yang dikendalikan Kanit AKP IPutu Gunawan langsung menindaklanjuti informasitersebut. Anggota buser pun melakukan lidik di lapan-gan dan menyisiri Pantai Kuta. Polisi melihat segerom-bolan orang di TKP. ‘’Begitu melihat polisi, mereka lang-sung lari tunggang-langgang,’’ kata salah satu petugasPoltabes Denpasar, Senin (26/4) kemarin. Hanya ter-sangka yang berhasil ditangkap polisi. Tersangka takbisa berkutik ketika polisi menyergapnya. Dari tangantersangka polisi menyita sejumlah barang bukti seper-ti satu set kartu remi dan uang tunai Rp 535 ribu. Ter-sangka dan barang buktinya langsung dibawa ke Pol-tabes Denpasar. ‘’Tersangka masih disidik di ruanganpenyidik,’’ ungkapnya seraya meminta namanya tidakdikorankan.
(kmb21
)
Korban Tenggelam Divisum
WISMAN
asal Cina, Ding (27) yang tewas tenggelamdi Bongkasa Abiansemal saat
rafting 
, Sabtu (24/4) laludivisum oleh tim kedokteran forensik RS Sanglah, Senin(26/4) kemarin. Kepala Instalasi Kedokteran Forensik RSSanglah dr. Dudut Rustyadi, Sp.F. mengatakan dari hasilpemeriksaan visum, ditemukan sekitar 12 luka di tubuhDing yang disebabkan oleh benda tumpul yang tersebardi bibir, wajah, bahu dan anggota gerak. Sementara itutanda-tanda khas karena mati lemas tidak ditemukan.Waktu kematian Ding menurut Dudut tidak bisa ditentu-kan lewat pemeriksaan visum saja, tetapi harus dilaku-kan otopsi. ‘’Tetapi untuk jenazah Ding hanya dilakukanpemeriksaan visum saja dan tidak menjalani otopsi,’’ tu-tur Dudut. Jenazah Ding hingga kemarin masih dititipkandi kamar jenazah RS Sanglah dan rencananya akandikirim ke negara asalnya.
(san)
Dua Rumah Dibobol,Kerugian Rp 134 Juta
Denpasar (Bali Post)
-
Kompleks perumahan di bilangan Jalan Imam Bon- jol, Denpasar, kini mulai rawan dengan adanya aksipencurian. Terbukti dengan adanya kasus pembobolanrumah di dua tempat yakni Perumahan Sungai Gang-ga dan Perumahan Regency, Jalan Imam Bonjol, Den-pasar. Bahkan, aksi pembobolan itu terjadi hampir ber-samaan. Kuat dugaan pelakunya orang yang sama.Masing-masing korban mengetahui rumahnya dibob-ol maling, Sabtu (24/4) malam. Yosef Tjoe (47), pemilikrumah di Perum Sungai Gangga No. 45, mengetahuirumahnya dibobol pukul 19.00 wita. Selang 15 menit,giliran korban I Wayan Wisnu (30) dikagetkan denganhal serupa. Rumahnya di Perumahan Regency No. 74, juga diketahui dibobol si tangan panjang. Dari keduakejadian tersebut, total kerugian yang dialami korbanmencapai ratusan juta rupiah.Informasi di kepolisian, Senin (26/4) kemarin men-gatakan, kedua kasus pencurian itu kini tengah ditan-gani aparat kepolisian. Olah TKP dan pemeriksaan sak-si-saksi telah dilakukan penyidik. Namun, hingga kinipolisi belum berhasil mengidentifikasi siapa pelakun-ya. Setelah dilaporkan ke polisi, penyidik langsung keTKP. ‘’Sidik jari atau barang bukti di TKP, kini telahdiamankan polisi,’’ jelas sumber di kepolisian kemarin.Dari hasil olah TKP polisi, kuat dugaan pelaku pembob-olan rumah itu lebih dari satu orang. Sementara, modusyang dipergunakan pelaku dengan mencongkel pintu depanruangan tamu. Sebab, di salah satu rumah korban kuncipintunya ditaruh di bawah. Sehingga, pelaku dengan lelua-sa masuk rumah dan menguras harta benda korban.Sedangkan di rumah korban Yosep, garong berhasilmenjarah sejumlah harta benda seperti sebuah laptopmerek Ion, sebuah kamera merek Olympic, gelang emasdan anting-anting dengan berat mencapai 300 gram.Kerugian korban ini ditaksir mencapai Rp 121 juta. Se-dangkan di rumah Wisnu, maling berhasil mengembatsebuah cincin emas dengan berat 2,5 gram, bross per-ak, anting-anting perak, laptop,
handycam
dan sebuah jam tangan. Kerugiannya Rp 13 juta. Jadi, total keru-gian kedua korban Rp 134 juta.
(kmb21)Denpasar (Bali Post) -
Situasi tenang PN Den-pasar, Senin (26/4) kemarin,tiba-tiba saja gempar menyusulkaburnya tahanan Uci SautSaragi. Belum jelas diketahui,kapan kaburnya tahanan kasuspencurian itu. Semuanya belum jelas apakah pada saat akankeluar dari LP Kerobokan, atauketika turun dari mobil tahan-an menuju ruang tahanan se-mentara PN Denpasar.Kaburnya Uci Saut Saragiyang beralamat di Jalan TukadBanyusari Gang Pelita No. 2 inibaru diketahui ketika akansidang berlangsung. Saat ituJPU Gusti Wayan Widanamenjemputnya di ruang taha-nan sementara. Namun setelahdipanggil berulang kali, akhirn-ya dipastikan memang Ucitidak berada di ruang tahanan.Kondisi tersebut membuatpara petugas dari Kejari Den-pasar bersama polisi dari Pol-tabes Denpasar kelimpungan.Keberadaan Uci langsungdicek, baik di LP Kerobokanmaupun pada alamat yang ter-tera pada BAP. Di LP Kerobo-kan diperoleh informasi, bahwaUci telah keluar dari LP Ker-obokan secara prosedur untukmengikuti sidang. Hal itu di-buktikan dengan adanya tandatangan Uci pada register pen-geluaran, serta tanda tangandari KPLP Maliki.Selain itu, petugas dari Ke- jari Denpasar telah membubu-hkan tanda tangan bahwa Ucitelah diangkut bersama 26 tah-anan lainnya. Sementara padasaat pengecekan di Jalan TukadBanyusari Gang Pelita No. 2,satu pun masyarakat di sanatidak mengenalnya mesti disod-orkan foto Uci.Seorang petugas menyang-sikan Uci bisa kabur selama
Tahanan Kabur Jelang Sidang
proses menuju ruang tahanansementara PN Denpasar. Keti-ka keluar dari LP Kerobokanmenuju mobil tahanan, petugaskeamanan mengawasi secaraketat. Termasuk ketika turundari mobil tahanan menuju ru-ang tahanan PN Denpasar, pen-gawalan ketat kembali dilaku-kan.Berdasarkan informasi darisumber terdekat, Uci memangbenar telah menandatanganiregister pengeluaran. Cuma,ketika akan naik mobil tahan-an, Uci yang memiliki riwayatdepresi ini memilih menghin-dar. Ke mana Uci menghindar,semuanya belum jelas. Ironisn-ya lagi, petugas tidak melaku-kan pengecekan saat mening-galkan LP Kerobokan. Petugashanya bertanya apakah sudahlengkap, yang kemudian di- jawab lengkap tahanan lainnya.‘’Saya barusan dapat informa-si, bahwa Uci memang masihdi LP,’’ katanya.Informasi tersebut langsungdibantah dengan tegas olehKPLP Maliki. Pihaknya beranimemastikan Uci sudah keluardari LP Kerobokan bersamatahanan lainnya. Pihaknya punkemudian menyodorkan surat,yang membenarkan Uci telahberangkat menuju PN Den-pasar. Bukti-bukti bahwa Ucisudah keluar dari LP Kerobo-kan ada. ‘’Saya sendiri menan-datangani surat itu. Selain ituada tanda tangan petugas yangmenjemput Uci,’’ jelas Maliki.
(015)
Saat diringkus, Santosohendak menyelundupkannarkoba ke dalam Lapas. Halmengejutkan, tersangka men-yatakan barang haram itu mil-ik oknum polisi Bripda BBLB.Kabid Humas Polda BaliKombes Pol. Gde Sugianyar DPmenyatakan, Santoso di-tangkap saat hendak membe-suk BBLB di LP Kerobokan,Kamis (22/4) sekitar pukul15.20 wita. Petugas LP menyi-ta 10 gram shabu-shabu. Ter-sangka lantas diserahkan keDit. Narkoba Polda Bali. Hasilpemeriksaan Santoso, ternyataada kurir lain. ‘’Akhirnya, petu-gas kembali menangkap Safii,’’tegas Kombes Gde Sugianyar,Senin (26/4) kemarin.Safii yang asli Mojokerto inidigerebek pasukan Polda Balipada Kamis (22/4) malam, diJalan Tunjung Biru No. 12, Pe-mogan Denpasar. Tersangkayang bekerja sebagai perajinmeubel itu terbukti menyimpan765 butir pil koplo merek LL, 4paket shabu-shabu seberat 3,32gram, 1 paket klip 0,5 gram sha-
Oknum Polisi KendalikanBisnis Narkoba dari LP
Denpasar (Bali Post) -
Oknum polisi yang masih menjadi terdakwa kasus narkoba, Bripda BBLBdiduga masih mengendalikan bisnis narkoba dari LP Kerobokan. Aib yangdilakukan BBLB terkuak lantaran petugas LP menangkap dua kurir shabu-shabu, Kamis (22/4) pukul 15.20 wita. Tersangka Santoso (30) dan Safii (29)langsung diserahkan ke Polda Bali. Mereka ketahuan membawa beberapa paketshabu-shabu dan ratusan butir pil koplo.
bu, 1 buah timbangan digital, 1buah bong shabu, dan sejumlahcatatan pengiriman narkoba.‘’Kedua tersangka menyebut-kan kalau barang itu milikBBLB,’’ tambah Dir. NarkobaPolda Bali AKBP Mulyadi yangdidampingi Kepala Pengaman-an (KP) LP Kerobokan, Maliki.Kasus penangkapan kedua kur-ir shabu-shabu ini masih didal-ami lagi. AKBP Mulyadi men-yatakan, dari pengakuan ked-ua pelaku, oknum polisi itu jugamengendalikan peredarannarkoba di LP Kerobokan sertasejumlah wilayah di Denpasar,Badung dan Tabanan.Petugas sudah mempelajarimodus peredaran narkoba. ‘’Se-belum digerebek, BLBB nele-pon Safii dulu agar mengirimbarang. Nah, dari sanalah kitadapat menangkap jaringan ini,’’paparnya sembari menjelaskankalau oknum polisi itu berko-munikasi lewat HP.Kabid Humas Sugianyarmembenarkan BLBB didugaterlibat dan mengendalikan jar-ingan narkoba di Lapas. ‘’Pen-gakuan kedua pelaku memangiya, BLBB yang mengendali-kan. Untuk lebih pasti, masihharus kita dalami lagi,’’ paparperwira melati tiga ini serayamenyebutkan BLBB sudah jaditerdakwa dan saat ini masihmenunggu putusan sidang.KPLP Kerobokan Malikimenyebutkan, pihaknya sudahsering melakukan
sweeping 
kepemilikan HP. Didesak soaltahanan oknum polisi yang bisamasuk bawa HP, pihaknyamengaku akan melakukan pe-meriksaan lagi. ‘’Sudah seringkita lakukan, bahkan untukdua tahun terakhir ini kitasudah dapat 300 HP,’’ jelasnya.Memang sepak terjangBLBB di dunia kriminal bukankali pertama. Pada akhir tahun2009 lalu, dia tertangkap kare-na diduga jadi bandar narkoba,bahkan saat itu ditemukan 35butir ekstasi. Dengan alasanbelum ada bukti, dia lolos. Say-ang, beberapa minggu kemudi-an BLBB ditangkap lagi karenadugaan kepemilikan narkobadan dilakukan penahanan.
(jep)
Bali Post/eka
NARKOBA -
Salah seorang tersangka penyimpan narkoba digelandang petugaskepolisian di Mapolda Bali, Senin (26/4) kemarin.
Denpasar (Bali Post)
-
Penyidikan dugaan korup-si pada Dinas Pariwisata(Disparda) Bali dengan ter-dakwa IG PA, kembali ber-langsung di Kejari Denpasar,Senin (26/4) kemarin. Padakesempatan tersebut penyid-ik Ridwan Kadir memeriksasaksi Prof. Dr. Ir. I Gde Pi-tana, dalam kapasitas se-bagai Direktur Promosi Wisa-ta Luar Negeri pada Kemen-terian Pariwisata dan Bu-daya.Mantan Kadisparda Balitiba di Kejari Denpasar seki-tar pukul 09.00 wita. Men-genakan pakaian putih, Pi-tana disodorkan sekitar 14pertanyaan. Sekitar dua jamkemudian, pemeriksaan ter-hadap guru besar Unud iniberakhir. Sementara pemer-iksaan terhadap Prof. Pitanasudah selesai. Tidak menut-up kemungkinan yang ber-sangkutan dipanggil lagi, jikamemang ada yang dipandangperlu,’’ jelas Kasi Pidsus Rid-wan Kadir seusai pemerik-saan.Prof. Pitana membenar-kan dirinya dimintai keteran-gan oleh sejumlah jaksa. Na-mun ia menolak menerang-kan lebih jauh, karena telah
Dugaan Korupsi di Disparda Bali
Prof. Pitana Diperiksa Jadi Saksi
memberikan keterangan ke-pada penyidik.Pitana banyak mendapatpertanyaan dalam kapasitas-nya sebagai bagian promosipariwisata ke luar negeri, ser-ta dikaitkan dengan sumber-sumber dana pembiayaanserta pengalokasian. Secararinci dikatakan, untuk biayapromosi ke luar negeri, adasejumlah pos anggaran yangmemang dibiayai pemerintahpusat serta ada pula yangmemang menjadi tanggung jawab sebuah daerah. Jikasebuah pos anggaran telahdibiayai pemerintah pusat,maka dengan sendirinyadaerah tidak perlu lagimenyediakan dana yangsama. Hal itu sesuai denganaturan, demi menghindariterjadinya tumpang tindihpembiayaan.Selanjutnya Ridwan me-nolak memberikan keteran-gan lebih jauh karena dipan-dang sudah masuk pokokmateri perkara serta tidaketis diungkapkan ke mediamassa. ‘’Keterangan Pitanamakin memperlihatkan se-cara gamblang dugaan peny-impangan dana promosi pari-wisata Bali ke London,’’ kat-anya.Pihaknya belum bisa me-mastikan kapan pemanggi-lan saksi lagi. Dugaan korup-si di Disparda Bali periode2002-2008 ini mencapai Rp 3miliar. Dana tersebut sebe-narnya untuk promosi pari-wisata Bali ke luar negerikhususnya ke Jepang, Ing-gris dan Jerman.Namun oleh oknum yangberinisial IG PA, dana yangbersumber dari APBD Baliitu diselewengkan untuk ke-pentingan pribadinya. Bela-kangan dana promosi pariwi-sata Bali juga dianggarkandari APBN sehingga didugaterjadi
double
anggaran. Ter- jadinya dugaan korupsi dilingkungan Disparda Bali ini juga sempat membuat Guber-nur Bali Made Mangku Pas-tika geram. Bahkan mantanKapolda Bali ini langsungmembentuk tim yang terdiridari Inspektorat dan BadanPengawasan Daerah (Bawas-da) untuk menyelidiki dug-aan korupsi tersebut. Tidakitu saja, Pastika juga sempatmeminta jajaran aparatpenegak hukum untuk men-indak tegas oknum yang ter-bukti melakukan tindak pi-dana korupsi di Disparda.
(015)
Jatuh dari Lantai Dua
GARA-GARA
genteng bocor, Made Sumbadiana (45)warga Jalan Buana Kubu ini terpaksa dirawat di RS Sang-lah, Senin (26/4) kemarin. Made terjatuh dari lantai duaketika berusaha memperbaiki atap genteng rumahnyayang bocor. Menurut keterangan anaknya, Made saat naikke atap tidak tahu jika pijakannya rapuh sehingga saatmenginjakkan kaki di atas atap, atap tersebut jebol seh-ingga Made terjatuh dari atas atap lantai dua ke lantaidasar. Akibatnya, Made mengalami luka robek dan patahpada kedua kakinya.
(san)

Activity (5)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 hundred reads
1 thousand reads
Gonda Siifeira liked this
Utam Alif liked this
Dicky Nasution liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->