Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more ➡
Download
Standard view
Full view
of .
Add note
Save to My Library
Sync to mobile
Look up keyword
Like this
3Activity
×
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Tugas Kewarganegaraan

Tugas Kewarganegaraan

Ratings: (0)|Views: 700|Likes:
Published by Riyan Afrizayanda

More info:

Published by: Riyan Afrizayanda on May 07, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, DOCX, TXT or read online from Scribd
See More
See less

12/03/2012

pdf

text

original

 
Nama :a.
 
Riyan Afrizayanda (09303249005)b.
 
Juniarto (09303249009)c.
 
Cam Dominikus (09303249002)
P
rodi :
Pe
ndidikan KimiaTugas :
Pe
ndidikan k 
ew
argan
e
garaan
KASUS
Kasus-kasus Korupsi di Indonesia
TEMPO  Senin, 25 Oktober 2004 | 15:13 WIB
Presiden Susilo Bambang Yudhoyono bertekaddalam program kerja seratus harinya akanmengutamakan pemberantasan Korupsi, Kolusidan Nepotisme (KKN). Menurut Presiden, KKN,akan menjadi salah satu masalah berat yangharus diselesaikan oleh Pemerintah yang baru.Jika dirunut, masih banyak masalah KKN dinegara ini yang dalam proses hukumnyaberhenti di tengah jalan. Berikut adalah kasus-kasus KKN besar yang menunggu untukdiselesaikan.
SOEHARTO
Kasus Soeharto Bekas presiden Soehartodiduga melakukan tindak korupsi di tujuh yayasan (Dakab, Amal Bakti Muslim Pancasila, Supersemar,Dana Sejahtera Mandiri, Gotong Royong, dan Trikora) Rp 1,4 triliun. Ketika diadili di Pengadilan NegeriJakarta Selatan, ia tidak hadir dengan alasan sakit. Kemudian majelis hakim Pengadilan Negeri JakartaSelatan mengembalikan berkas tersebut ke kejaksaan. Kejaksaan menyatakan Soeharto dapat kembalidibawa ke pengadilan jika ia sudah sembuh?walaupun pernyataan kejaksaan ini diragukan banyakkalangan.
PERTAMINA
 
Dugaan korupsi dalam Tecnical Assintance Contract (TAC) antara Pertamina dengan PT Ustaindo PetroGas (UPG) tahun 1993 yang meliputi 4 kontrak pengeboran sumur minyak di Pendoko, Prabumulih,Jatibarang, dan Bunyu. Jumlah kerugian negara, adalah US $ 24.8 juta. Para tersangkanya 2 MantanMenteri Pertambangan dan Energi Orde Baru, Ginandjar Kartasasmita dan Ida Bagus Sudjana, MantanDirektur Pertamina Faisal Abdaoe, serta Direktur PT UPG Partono H Upoyo.Kasus Proyek Kilang Minyak Export Oriented (Exxor) I di Balongan, Jawa Barat dengan tersangka seorangpengusaha Erry Putra Oudang. Pembangunan kilang minyak ini menghabiskan biaya sebesar US $ 1.4 M.Kerugian negara disebabkan proyek ini tahun 1995-1996 sebesar 82.6 M, 1996-1997 sebesar 476 M,1997-1998 sebesar 1.3 Triliun. Kasus kilang Balongan merupakan benchmark-nya praktek KKN diPertamina. Negara dirugikan hingga US$ 700 dalam kasus mark-up atau penggelembungan nilai dalampembangunan kilang minyak bernama Exor I tersebut.Kasus Proyek Pipaisasi Pengangkutan Bahan Bakar Minyak (BBM) di Jawa (Pipianisasi Jawa), melibatkanMantan Direktur Pertamina Faisal Abdaoe, Bos Bimantara Rosano Barack, dan Siti Hardiyanti Rukmana.Kerugian negara hingga US$ 31,4 juta.
Korupsi di BAPINDO
Tahun 1993, pembobolan yang terjadi di Bank Pembangunan Indonesia (Bapindo) dilakukan oleh EddyTanzil yang hingga saat ini tidak ketahuan dimana rimbanya, Negara dirugikan sebesar 1.3 Triliun.HPH dan Dana Reboisasi Hasil audit Ernst & YoungKasus HPH dan Dana Reboisasi Hasil audit Ernst & Young pada 31 Juli 2000 tentang penggunaan danareboisasi mengungkapkan ada 51 kasus korupsi dengan kerugian negara Rp 15,025 triliun (versiMasyarakat Transparansi Indonesia). Yang terlibat dalam kasus tersebut, antara lain, Bob Hasan, PrajogoPangestu, sejumlah pejabat Departemen Kehutanan, dan Tommy Soeharto.Bob Hasan telah divonis enam tahun penjara. Bob dinyatakan bersalah dalam kasus korupsi proyekpemetaan hutan senilai Rp 2,4 triliun. Direktur Utama PT Mapindo Pratama itu juga diharuskanmembayar ganti rugi US$ 243 juta kepada negara dan denda Rp 15 juta. Kini Bob dikerangkeng di LPNusakambangan, Jawa Tengah.Prajogo Pangestu diseret sebagai tersangka kasus korupsi dana reboisasi proyek hutan tanaman industri(HTI) PT Musi Hutan Persada, yang diduga merugikan negara Rp 331 miliar. Dalam pemeriksaan, Prajogo,yang dikenal dekat dengan bekas presiden Soeharto, membantah keras tuduhan korupsi. Sampaisekarang nasib kasus taipan kakap ini tak jelas kelanjutannya.
Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (BLBI)
Kasus Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (BLBI) Kasus BLBI pertama kali mencuat ketika Badan PemeriksaKeuangan mengungkapkan hasil auditnya pada Agustus 2000. Laporan itu menyebut adanyapenyimpangan penyaluran dana BLBI Rp 138,4 triliun dari total dana senilai Rp 144,5 triliun. Di samping
 
itu, disebutkan adanya penyelewengan penggunaan dana BLBI yang diterima 48 bank sebesar Rp 80,4triliun.Bekas Gubernur Bank Indonesia Soedradjad Djiwandono dianggap bertanggung jawab dalampengucuran BLBI. Sebelumnya, mantan pejabat BI lainnya yang terlibat pengucuranBLBI?Hendrobudiyanto, Paul Sutopo, dan Heru Soepraptomo?telah dijatuhi hukuman masing-masingtiga, dua setengah, dan tiga tahun penjara, yang dianggap terlalu ringan oleh para pengamat. Ketiganyakini sedang naik banding.Bersama tiga petinggi BI itu, pemilik-komisaris dari 48 bank yang terlibat BLBI, hanya beberapa yangtelah diproses secara hukum. Antara lain: Hendrawan Haryono (Bank Aspac), David Nusa Widjaja (BankServitia), Hendra Rahardja (Bank Harapan Santosa), Sjamsul Nursalim (BDNI), dan Samadikun Hartono(Bank Modern).Yang jelas, hingga akhir 2002, dari 52 kasus BLBI, baru 20 dalam proses penyelidikan dan penyidikan.Sedangkan yang sudah dilimpahkan ke pengadilan hanya enam kasus
Abdullah Puteh
Gubernur Nanggroe Aceh Darussalam yang kini non aktif ini menjadi tersangka korupsi APBD dalampembelian helikopter dan genset listrik, dengan dugaan kerugian Rp 30 miliar.Kasusnya kini masih ditangani pihak kejaksaan dengan supervisi Komisi Pemberantasan Korupsi.
Pusat Data dan Analisa Tempo, Fitrio  Tempo
PEMBAHASAN
Korupsi
(bahasa Latin:
corruptio
dari kata kerja
corrumpere
yang bermakna busuk,rusak, menggoyahkan, memutarbalik, menyogok). Secara harfiah, korupsi adalah perilaku pejabat publik, baik politikus/politisi maupun pegawai negeri, yang secara tidak wajar dan tidak legal memperkaya diri atau memperkaya mereka yang dekat dengannya, denganmenyalahgunakan kekuasaan publik yang dipercayakan kepada mereka. (Wikipedia)Dalam arti yang luas, korupsi atau korupsi politis adalah penyalahgunaan jabatan resmiuntuk keuntungan pribadi. Semua bentuk pemerintahan rentan korupsi dalam prakteknya.Beratnya korupsi berbeda-beda, dari yang paling ringan dalam bentuk penggunaan pengaruh dandukungan untuk memberi dan menerima pertolongan, sampai dengan korupsi berat yang

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->