Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
4Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
rasio

rasio

Ratings: (0)|Views: 241 |Likes:
Published by keirencia

More info:

Categories:Types, Resumes & CVs
Published by: keirencia on May 09, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

03/17/2014

pdf

text

original

 
Likuiditas dan Kesehatan Bank 
A.
Pengertian LikuiditasSecara umum, definisi likuiditas adalah kemampuan untuk memenuhi kebutuhan dana(cash flow) dengan segera dan dengan biaya yang sesuai.
 
Beberapa penulis memberikan pengertian manajemen likuiditas bank antara lainsebagai berikut :
a.
 
 Duane B.Graddy & Austin H.Spencer, William H.Brunsen
³
Liquidity management involves the estimation of the demand for funds bythe public and the provisions of sufficient reserves to meet these needs
³
 
b
 .
 
O
liver G.Wood, Jr dan Ro
b
ert J. Porter :
³
Liquidity management involves the continuous of, and provision for, a bank¶s immediate, short term or seasonal, as well as long-term (cyclical andseculer) cash reqirementsSedangkan pengertian likuiditas bank itu sendiri menurut :
a.
 
 Joseph E. Burn
³
Bank liquidity refers to the ability of a bank to raise a certain a mount of funds at a certain cost within a certain a mount of time
³
 Likuiditas bank menurut pengertian ini terdiri dari 3 unsur yauitu : jumlahdana, biaya danadan waktu yang dipergunakan untuk memenuhi kebutuhanlikuiditas bank.
b
 .
 
O
liver G. Wood, Jr dan Ro
b
ert J. Porter 
³
Liquidity is bank¶s ability to meet deposit withdrawals, maturing liabilities,and loan request without delay
³
 
c.
 
William M. Glavin
³
Liquidity means having sufficient source of funds available to met allobligations
³
 B. Ketentuan Likuiditas menurut BI
 
Kegiatan usaha bank umum di Indonesia pada prakteknya dapat dibedakan dalam dua jenis kategori yaitu
 Bank Devisa (Foreign Exchange Bank)
dan
 Bank Non Devisa (Non Foreign Exchange Bank)
. Bank devisa adalah bank yang dalam kegiatan usahanya dapatmemberikan jasa dalam lalu lintas pembayaran baik dalam mata uang rupiah maupundalam valuta asing (valas). Hal tersebut berarti bahwa suatu bank devisa dapatmelakukan kegiatan usahanya baik di sisi passiva maupun di sisi aktivanya dalam matauang rupiah maupun dalam valas. Sedangkan Bank Non Devisa hanya dapat melakukankegiatannya dalam rupiah saja.Ketentuan likuiditas wajib minimum yang ditetapkan Bank Indonesia dapat dibedakandalam dua jenis likuiditas wajib yaitu
likuiditas dalam rupiah
dan
likuiditas dalam valas
.Dengan demikian bagi Bank Devisa disamping likuiditas rupiah harus pula menghitunglikuiditas dalam valas.Ketentuan likuiditas wajib minimum sebelumnya adalah 15% dari jumlah kewajiban yangdapat dibayar yang ditetapkan sejak dari tahun 1997 sampai dengan kebijakan Pakto 27,1988.
Ketentuan Likuiditas sebelum Pakto 27, 1988
Likuiditas wajib yang harus dipelihara oleh setiap Bank sebelum Pakto 27 adalahminimum sebesar 15% yang dihitung berdasarkan perbandingan antara jumlah alat-alatlikuid dengan jumlah kewajiban yang dapat dibayar dalam satu masa laporan. Ketentuan perhitungan minimum adalah :Jumlah alat likuid dalam masa laporan x 100% = > 15 %Jumlah kewajiban yng dapat dibayar dalam masa laporanKomponen alat likuid terdiri atas :a.
 
Kas (uang kartal + uang logam + commemorative coin)
 
 b.
 
Giro pada Bank Indonesiac.
 
Setoran Jaminan KliringDalam kaitannya dengan pemeliharaan likuiditas tersebut minimal 5% dari kewajibanyang dapat dibayar harus disimpan sebagai Giro pada bank Indonesia. Goro inimerupakan Rekening Giro Wajib bagi setiap bank pada bank Indonesia.Komponen kewajiban yang dapat dibayar menurut ketentuan sebelum Pakto 27, 1988terdiri atas :a.
 
Giro b.
 
Call Moneyc.
 
Tabungan dan Deposito Berjangka dengan ketentuan:-
 
1/3 bagi bank-bank swasta, BPD dan bank-bank asing-
 
2/3 bagi bank-bank pemerintahd.
 
Kewajiban-kewajiban lainnya yang segera dapat dibayar 
Ketentuan Likuiditas menurut Pakto 27, 1988
Dengan dikeluarkannya kebijakan 27 Oktober 1988, maka ketentuan likuiditas wajibminimum bagi bank yang berlaku sejak tahun 1977 diturunkan dari 15% menjadi 2%.Perubahan penghitungan likuiditas bank tersebut di samping angka persentasenyamengalami penurunan juga komponen alat likuid dan kewajiban bank lebihdisederhanakan penghitungannya. Selanjutnya, kewajiban bank memiliki saldo girowajib pada Bank Indonesia minimum sebesar 5% dari jumlah kewaibannya tidak lagidiberlakukan. Oleh karena itu, pengaturan likuiditas wajib 2% diserahkan kepadakebijakan manajemen likuiditas masing-masing bank dengan ketentuan total Kas danGiro pada Bank Indonesia tidak boleh di bawah 2% dari dana pihak ketiga yang dihitungrata-rata harian dalam satu minggu.
Perhitungan Likuiditas Biaya 
Perhitungan likuiditas biaya wajib minimum bagi bank dilakukan dengan menggunakanformulir yang telah distandardisasi BI. Formulir tersebut diisi berdasarkan posisi masing-masing bank pada setiap masa pelaporan dan disampaikan kepada Bank Indonesia,

Activity (4)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 thousand reads
1 hundred reads
desh_decha liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->