Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Look up keyword
Like this
17Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Makalah; Pemanfaatan Internet Untuk Meningkatkan Motiasi Belajar Bahasa Inggris

Makalah; Pemanfaatan Internet Untuk Meningkatkan Motiasi Belajar Bahasa Inggris

Ratings: (0)|Views: 1,129 |Likes:
Published by Dedeng Sukmana
makalah ini membahas tentang pemanfaatan untuk meningkatkan motivasi belajar, khususnya bahasa Inggris
makalah ini membahas tentang pemanfaatan untuk meningkatkan motivasi belajar, khususnya bahasa Inggris

More info:

Published by: Dedeng Sukmana on May 09, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

01/30/2013

pdf

text

original

 
BAB IPENDAHULUAN
A.Latar Belakang
Sebagaimana kita ketahui bahwa
bahasa adalah aspek pentinginteraksi manusia. Dengan bahasa, (baik itu
 
bahasa lisan, tulisan maupunisyarat) orang akan melakukan suatu komunikasi dan
 
kontrak sosial.Bahasa juga dipandang sebagai cermin kepribadian seseorang karenabahasa diterjemahkan sebagai refleksi rasa, pikiran dan tingkah laku.Adakalanya
 
seorang yang pandai dan penuh dengan ide-ide cemerlangharus terhenti hanya
 
karena dia tidak bisa menyampaikan idenya dalambahasa yang baik. Oleh karena itu
 
seluruh ide, usulan, dan semua hasilkarya pikiran tidak akan diketahui dan
 
dievaluasi orang lain bila tidakdituangkannya dalam bahasa yang baik.
 
Sulit dibayangkan bagaimana jadinya dunia ini tanpa bahasa sebagai alat komunikasi. Bahasamemegang peranan yang sangat penting dalam berbagai sektorkehidupan tanpa bahasa manusia tidak bisa berbuat apa - apa.Bahasa sering dianggap
 
sebagai produk sosial atau produk budaya,yang merupakan wadah aspirasi sosial,
 
kegiatan, perilaku masyarakat,dan penyingkapan budaya termasuk teknologi yang
 
diciptakan olehmasyarakat pemakai bahasa. Bahasa bisa dianggap sebagai “cerminzamannyaartinya bahwa bahasa di dalam suatu masa tertentumewadahi apa yang
 
terjadi dalam masyarakat.
 
Sebagai salah satu bagianbudaya, bahasa memegang peranan penting dalam
 
interaksi pada levellokal maupun global, bahkan dapat dikatakan sebagai kunci utamaberhasilnya sebuah interaksi. Untuk dapat berinteraksi denganmasyarakat global tentu saja diperlukan pula bahasa-bahasa yang dapatdipahami oleh semua masyarakat global tersebut, dan salah satunyaadalah Bahasa Inggris.
1
 
Dalam kerangka lintas budaya (
cross culture),
 
 bahasa Inggris sudah dinobatkansebagai bahasa internasional sejak tahun 1950 ( Crystal, 2000) seperti dikutip olehLengkanawati, (2007: 78). Tidaklah mengherankan kalau kemudian Bahasa Inggris menjadi bahasa asing yang dipelajari oleh seluruh orang di seluruh dunia. Di Indonesia sendiriBahasa Inggris secara resmi sudah menjadi mata pelajaran yang wajib diajarkan sejak tingkatSMP, bahkan di daerah tertentu sudah diajarkan sejak Sekolah Dasar, meskipun baru berupaMuatan Lokal.
Dewasa ini, kegunaan bahasa Inggris tersebut semakin dirasakan oleh banyak orang. Bisa dikatakan bahwa bahasa Inggris merupakan salah satu kebutuhandalam kehidupan sekarang. Selain itu, kemampuan berbahasa Inggris dapat dijadikansebagai salah satu kebanggaan. Orang yang mampu menguasai bahasa asing, termasuk  bahasa Inggris, akan memiliki nilai lebih dalam kehidupannya. Namun sangat disayangkan, hingga saat ini masih banyak siswa yang mengalamikesulitan dalam menguasa Bahasa Inggris. Bila para siswa di sekolah ditanya tentangmata pelajaran apa yang sulit, hampir dapat dipastikan Bahasa Inggris adalah salahsatunya. Kesulitan yang dialami oleh para pembelajar bahasa Inggris beraneka macam,ada yang mengalami kesulitan dalam mengucapkan, kesulitan dalam menulis, kesulitandalam memahami makna, dan kesulitan memahami tata bahasa dari bahasa tersebut.Muara dari semua kesulitan itu adalah tidak mampunya mereka untuk berkomunikasidengan menggunakan Bahasa Inggris.Banyak faktor yang menjadi penyebab sulitnya para pembelajar bahasa Inggrisuntuk menguasai bahasa tersebut. Faktor-faktor penyebab tersebut bisa berasal daridalam diri si pembelajar sendiri maupun dari luar diri mereka. Faktor-faktor penyebabyang berasal dari luar bisa berasal dari bahasa yang dipelajari itu sendiri, dari lingkungansekitar, dan dari guru. Furchan (1999), memaparkan lima hal yang disinyalir sebagai penyebab gagalnya pembelajaran Bahasa Inggris di sekolah, seperti berikut ini:
1.
 Kurang fokusnya program pembelajaran Bahasa Inggris di lembaga pendidikan
. Pembelajaran Bahasa Inggris biasanya dilakukan di kelas sepertimata-pelajaran yang lain, dengan murid yang heterogen dan berjumlah banyak.Bahan dan latihan kebahasaan yang diberikan biasanya didasarkan padakurikulum sekolah yang berlaku nasional. Karena Bahasa Inggris merupakansalah satu mata uji dalam Ujian Nasional (UN), maka fokus perhatian guru dan
2
 
siswa seringkali lebih terarah kepada bagaimana agar siswa lulus dan mendapatnilai tinggi dalam (UN) Bahasa Inggris, bukan pada penguasaan keterampilan berbahasa oleh siswa.
2.
 Program lebih bersifat formalitas dan melupakan kualitas.
Di beberapalembaga pendidikan saya melihat seringkali program pembelajaran BahasaInggris di kelas itu hanya merupakan formalitas belaka. Guru Bahasa Inggristidak dipilih berdasarkan kemampuan bahasa Inggrisnya. Bahkan saya menemui beberapa guru bahasa Inggris yang tidak dapat berbahasa Inggris! Dengankualitas guru Bahasa Inggris seperti itu, kiranya tidak mungkin akanmenghasilkan siswa yang mampu berbahasa Inggris.
3.
Guru Bahasa Inggris di beberapa sekolah lebih memusatkan perhatiannyakepada mengajarkan komponen bahasa
(Structure, Vocabulary) daripadamengajarkan keterampilan berbahasa (berbicara, memahami bacaan, danmengarang secara tertulis). Siswa lebih banyak belajar tentang bahasa daripada belajar bahasa. Bahasa yang fungsional pada hakikatnya adalah keterampilan,yakni keterampilan mendengarkan (memahami percakapan), berbicara (dandimengerti oleh orang lain), memahami bacaan, dan menulis (mengungkapkan isi pikiran melalui tulisan). Setiap keterampilan tersebut didukung oleh beberapakomponen seperti structure, vocabulary, dan pengenalan bunyi dan tulisan. Kitasering meoihat bahwa guru bahasa Inggris lebih asyik mengajarkan structuredaripada mengajarkan keterampilan berbicara, memahami bacaan, ataumengarang.
4.
Salah satu faktor kemungkinan penyebab kekurang berhasilan program pembelajaran Bahasa Inggris di sekolah, menurut saya, adalah
kurangnyakomitmen pengelola lembaga pendidikan akan keterampilan berbahasa Inggris siswanya
. Banyak pimpinan lembaga yang tidak merasa bahwa penguasaan Bahasa Inggris itu penting bagi siswa. Akibatnya mereka tidak termotivasi untuk berusaha keras agar pembelajaran Bahasa Inggris di lembaga pendidikannya berhasil. Tidak ada penunjukan seorang ahli untuk mengelola program pembelajaran Bahasa Inggris, tidak cukupnya dana yang dialokasikanuntuk program ini, dan tidak ada fasilitas penunjang serta lingkungan yangkondusif bagi pembelajaran Bahasa Inggris merupakan indikasi kurangkomitmennya pimpinan dalam masalah ini.
3

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->