ε σ
=
E
()
2
mm N
A P
=
σ
2
mm Kg Lo L
∆=
ε
Pengujian Tarik
BAB IILANDASAN TEORI2.1 Teori DasarPengertian Tensile Test
Pengujian tarik adalah suatu pengukuran terhadap bahan untuk mengetahuiketangguhan suatu bahan terhadap tegangan tertentu serta pertambahan panjang yangdialami oleh bahan tersebut.Tensile test dimaksudkan untuk mengetahui kekuatan dari suatu bahan logan yangdiberi beban tarik, sehingga dalam proses uji tarik akan terjadi regangan akibat daritegangn yang terjadi pada bahan logam tersebut.Pada proses pengujian kita dapat mengetahui tegangan yang diberikan dan berapa panjang hasil regangan yang terjadi pada bahan, sehingga diketahui panjang sebelumdan setelah pengujian. Selain itu, kita juga dapat mengetahui sifat-sifat logam danstrukturnya.Dalam setiap uji tarik, dengan beban tarik yang diberikan akan menghasilkanregangan tertentu berdasarkan tegangan yang diberikan. Dari beban tarik yangdiberikan, selalu terjadi regangan sampai pada perpatahan. Tegangan yangmenentukan batas kemampuan suatu logam terhadap beban tarik, disebut teganganultimate. Tegangan ini diperoleh dari grafik tegangan regangan yang diperoleh pada pengolahan data pengujian.
Hukum Hooke , Modulus Elastisitas dan Diagram Tegangan-Regangan
Hukum Hooke menyebutkan bahwa tegangan dan regangan masih berbandingsecara proporsional.Hukum Hooke dinyatakan dalam harga modulus elastisitas yang akan dibahas pada teori selanjutnya.Dimana ,