Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more ➡
Download
Standard view
Full view
of .
Add note
Save to My Library
Sync to mobile
Look up keyword
Like this
10Activity
×
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Profil Industri Semen

Profil Industri Semen

Ratings: (0)|Views: 1,766|Likes:
Published by Indoplaces
Profil yang mana daripada industri semen Indonesia
Profil yang mana daripada industri semen Indonesia

More info:

Published by: Indoplaces on May 11, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See More
See less

05/04/2013

pdf

text

original

 
 
©
Copyright April 2006 
WinPlus Capital
.
All rights reserved. Reproduction in whole or in part without permission is prohibited.
(1)
Industri Semen Menggeliat Kembali
BKPM baru saja mengumumkan bahwa Siam Cement, perusahaan semen darinegeri jiran Thailand, telah memperoleh ijin untuk melakukan investasi sebesar 90 jutadolar AS di Sukabumi. Jumlah investasi tersebut direncanakan untuk membangun pabrik semen dengan kapasitas sebesar 1 juta ton. Berita tersebut seakan memperkuatgelombang investasi yang saat ini sedang digodok oleh para produsen semen Indonesia.Bagi Siam Cement, investasi tersebut relatif kecil dibandingkan dengan ukuranbisnis keseluruhan mereka. Siam Cement, yang awalnya memang didirikan sebagaiprodusen semen pertama di Muangthai pada tahun 1913, saat ini sudah merambah keberbagai sektor, seperti petrokimia, kertas dan pulp, bahan bangunan selain semen itusendiri. Konglomerasi bisnis yang tahun 2005 lalu membukukan penjualan sebesar5,5 milyar dolar AS tersebut bahkan baru saja memutuskan untuk membangun pabrik petrokimia yang kedua, dengan kapasitas tiga kali lipat dari yang dimiliki Chandra Asrisaat ini, dengan investasi sebesar 1,1 milyar dolar AS. Dengan demikian, investasisebesar 90 juta dolar AS tersebut bukan tidak mungkin hanya langkah awal dari sebuahstrategi yang lebih besar.PT. Semen Cibinong Tbk, yang baru saja mengganti nama denganPT. Holcim Indonesia Tbk, juga merencanakan investasi baru di luar yang selama inimenjadi daerah produksinya, yaitu Cibinong dan Cilacap. Perusahaan tersebutmerencanakan untuk melebarkan sayap ke Jawa Timur, yaitu dengan melakukanpembangunan pabrik di sebelah barat Surabaya. Dengan investasi
greenfield 
tersebut,maka PT. Holcim memiliki wilayah produksi di tiga pasar yang penting, yaitu JawaBarat, Jawa Tengah dan nantinya Jawa Timur. Investasi sebesar 300 juta dolar AStersebut diperkirakan akan menambah kapasitas produksinya dengan sekitar 2,5 juta ton.Ekspansi yang dilakukan oleh PT. Holcim Indonesia Tbk tampaknya merupakanbagian dari strategi global mereka. Perusahaan semen yang saat ini sudah berada di lebihdari 70 negara di seluruh dunia dan pada tahun 2005 menjual 110,6 juta ton sementersebut berhasil menjual semen dan klinker sebanyak 6,6 juta ton, atau kurang lebih 6%dari penjualan global mereka. Holcim International dewasa ini secara agresif melakukanberbagai akuisisi di seluruh dunia, terakhir di India, maupun juga melakukan investasipembangunan pabrik baru seperti di Ste. Genevieve, di daerah Mississipi, AmerikaSerikat dengan kapasitas 4 juta ton per tahunnya.Sementara itu, PT. Semen Tonasa, unit usaha dari PT. Semen Gresik Tbk, barusaja mengumumkan rencana untuk melakukan perluasan kapasitasnya denganmembangun pabrik baru dengan kapasitas 2,5 juta ton dengan biaya yang diperkirakansekitar Rp. 3 triliun. Ini berarti bahwa dari Grup Semen Gresik, pabrik semen diTonasalah yang menjadi prioritas pertama ekspansi grupnya. Bukan tidak mungkinrencana ekspansi tersebut nantinya akan dilanjutkan dengan rencana ekspansi lainnya di
 
 
©
Copyright April 2006 
WinPlus Capital
.
All rights reserved. Reproduction in whole or in part without permission is prohibited.
(2)
unit usaha yang lain, baik di Tuban, di Indarung maupun di lokasi
greenfield 
yang belumdirencanakan. Dengan bertambahnya total kapasitas jika pembangunan pabrik baruterlaksana, Semen Tonasa yang saat ini sudah memiliki tujuh pabrik pengantungan semendi wilayah Indonesia Timur merasa perlu untuk mengimbangi bertambahnya kapasitasdengan membangun tiga pabrik pengantungan di Kendari, Fakfak, Provinsi Papua; danPontianak, Kalimantan Barat.Ketiga rencana tersebut, yang sudah diumumkan secara resmi, tampaknya akanmembuat industri semen Indonesia menggeliat kembali setelah sempat didera krisisselama beberapa tahun. Sudah barang tentu, raksasa semen Indonesia lainnya, yaituIndocement pasti tidak akan tinggal diam. Terlebih lagi Indocement tentu sangatmenyadari bahwa kebutuhan semen kita akan menghabiskan seluruh kapasitas yang adadi sekitar tahun 2008. Oleh karena itu, jika tidak ada investasi yang segera dilakukan,bukan tidak mungkin kita akan kedodoran lagi dan harus mengimpor semen untuk mencukupi kebutuhan di dalam negeri.
Peta Industri Semen Saat Ini
Pada saat ini, industri semen Indonesia pada hakekatnya dikuasai oleh tigaperusahaan, yang kebetulan semuanya sudah merupakan perusahaan terbuka.
Semen Gresik Grup
merupakan pemimpin pasar dengan total kapasitas produksisebesar 17,25 juta ton dan merupakan 40% dari seluruh kapasitas industri semen diIndonesia. Kapasitas sebesar itu merupakan gabungan kapasitas seluruh perusahaannya,yang terdiri dari Semen Gresik sendiri, Semen Padang, dan Semen Tonasa. SemenGresik, dengan fasilitasnya yang dewasa ini berlokasi di Gresik dan Tuban, memilikikapasitas produksi sebesar lebih dari 8,2 juta ton, sementara Semen Padang memilikikapasitas produksi sebesar 5,57 juta ton dan Semen Tonasa mampu menghasilkan semensebanyak 3,48 juta ton. Ketiga perusahaan tersebut menjadi bagian Semen Gresik Gruppada 15 September 1995. Dengan rencana ekspansi yang sudah diberitakan di mediauntuk pembangunan pabrik baru dengan kapasitas 2,5 juta ton di unit usaha SemenTonasa, maka kapasitas PT. Semen Tonasa akan mencapai sekitar 6 juta ton jikapembangunan pabrik tersebut terlaksana. Sementara itu, Semen Gresik Grup akanmemiliki kapasitas seluruhnya hampir mencapai 20 juta ton.Semen Gresik Grup sempat mengalami goncangan akibat konflik internal yangterjadi sebagai akibat resistensi dilakukannya privatisasi perusahaan tersebut ke Cemex,produsen semen dari Mexico. Cemex, yang saat ini menguasai 25,5% saham SemenGresik, menuntut untuk bisa melaksanakan opsi yang dijanjikannya dan akhirnyamembawa kasusnya ke Arbitrase Internasional. Sementara itu, konflik yang serius bahkanberlangsung agak lama di Semen Padang, sebelum akhirnya manajemen yang barumengambil alih operasi perusahaan di tahun 2003. Pada waktu itu Pemerintah bahkansempat terpojok dan berniat melakukan
spin-off 
Semen Padang dari Semen Gresik.
 
 
©
Copyright April 2006 
WinPlus Capital
.
All rights reserved. Reproduction in whole or in part without permission is prohibited.
(3)
Namun manajemen baru berhasil menguasai keadaan, melakukan konsolidasi dan dewasaini bahkan berhasil menyumbangkan laba yang lumayan besar pada tahun 2005 yang lalu.Semen Gresik secara keseluruhan bahkan melaporkan tercapainya kenaikan keuntunganyang sangat dramatis, yaitu hampir 80% sehingga mencapai Rp. 963,8 milyar atauhampir mencapai Rp. 1 trilyun.Cemex, yang berdiri tahun 1906 di Mexico, merupakan perusahaan yangberkembang secara progresif di negaranya. Setelah menguasai pasar di Mexico danmenjadi salah satu dari sepuluh besar perusahaan semen dunia, Cemex akhirnya mulaimerambah pasar regional, yaitu di negara-negara Amerika Latin, Texas, dan bahkanmulai mengakuisisi perusahaan semen di Spanyol. Cemex menjadi semakin agresif dengan melakukan berbagai akuisisi di Asia, yaitu di Filipina, Muangthai, Bangladesh,United Arab Emirates, dan Indonesia. Dewasa ini Cemex merupakan perusahaan semenketiga di seluruh dunia dimana pada tahun 2004 telah menghasilkan penjualan bersihsebesar 8,2 milyar dolar AS. Perusahaan yang terdaftar di Bursa Saham New York tersebut menghasilkan kinerja saham yang jauh melampaui S&P 500.Barangkali oleh karena prospek yang bagus inilah terbetik kabar tertariknyaLafarge, sebuah perusahaan semen dari Perancis, untuk mengambil alih saham yangdewasa ini dimiliki oleh Cemex. Lafarge adalah perusahaan semen terbesar di duniadengan operasi di sekitar 75 negara dan terdaftar di bursa saham New York dan Paris.Tahun 2005 penjualan dari Lafarge mencapai 16 milyar Euros. Dengan adanyakemungkinan diambil-alihnya saham Cemex oleh Lafarge, maka hal itu membuat industrisemen Indonesia berpotensi dikuasai oleh industri semen Eropa, yaitu Heidelberger dariJerman, Holcim dari Swiss, dan Lafarge dari Perancis. Perkembangan semacam ini perludicermati, karena potensi terjadinya kartel yang akan berperan besar dalam penentuanharga semen, yang lebih tinggi, bukan tidak mungkin akan terjadi.
PT. Indocement Tunggal Prakarsa Tbk
, merupakan pemain terbesar keduadengan total kapasitas sebesar 16,5 juta ton atau 37% dari seluruh kapasitas terpasangindustri semen di Indonesia. Kapasitas pabrik sebesar ini diperoleh dari 12 pabriknya,dimana 9 pabrik terletak di Citeureup, Bogor, 2 pabrik di Palimanan, Cirebon, dan sebuahpabrik lagi di Kotabaru, Kalimantan selatan. Krisis yang mendera Indonesia pada tahun1997 yang lalu akhirnya membuat Indocement harus merelakan terjadinya pergeserankepemilikan. Sejak tahun 2003, mayoritas saham PT. Indocement Tunggal Prakarsadimiliki oleh HC. Indocement GmbH, yang merupakan bagian dari Heidelberger Group,sebuah grup perusahaan semen dari Jerman. Selebihnya saham tersebut dimiliki olehPT. Mekar Perkasa dan oleh masyarakat umum dan koperasi.Heidelberger Cement sendiri merupakan grup perusahaan besar yang merupakanperusahaan semen keempat di dunia. Pada tahun 2005 grup perusahaan tersebut berhasilmencapai penjualan sekitar 7,8 milyar Euro atau sekitar 65 juta ton dari berbagaipabriknya di seluruh dunia. Baru-baru ini perusahaan tersebut juga memasuki pasar Indiadengan menggandeng Indorama Group, sebuah grup perusahaan dari Indonesia yang

Activity (10)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 hundred reads
1 thousand reads
Jumadi Asnawi liked this
Arii Septiawan liked this
bon1ng liked this
dsismaraini liked this
kay liked this
Ganda Nugraha liked this
Dewiayu Novita liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->