Welcome to Scribd. Sign in or start your free trial to enjoy unlimited e-books, audiobooks & documents.Find out more
Download
Standard view
Full view
of .
Look up keyword
Like this
3Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Tugas Individu Sejarah Hukum JHON RAWLS

Tugas Individu Sejarah Hukum JHON RAWLS

Ratings: (0)|Views: 99|Likes:
Published by AsHy RecHt

More info:

Published by: AsHy RecHt on May 13, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

01/08/2013

pdf

text

original

 
Tugas Individu Sejarah Hukum
ROWLSES THEORY OF JUSTICE(TEORI KEADILAN MENURUT JOHN RAWLS)OLEH :HASTIAB111 08 041FAKULTAS HUKUMUNIVERSITAS HASANUDDINMAKASSAR 2011
 
Theory Of Justice
D
i dalam perkembangan pemikiran filsafat hukum dan teori hukum, tentu tidak lepas dari konsepkeadilan. Konsep keadilan tindak menjadi monopoli pemikiran satu orang ahli saja. Banyak para pakar dari berbegai didiplin ilmu memberikan jawaban apa itu keadilan. Thomas Aqunas,Aristoteles, John Rawls, R.
D
owkrin, R. Nozick dan Posner sebagian nama yang memberikan jawaban tentang konsep keadilan.
D
ari beberapa nama tersebut John Rawls, menjadi salah satu ahli yang selalu menjadi rujukan baik ilmu filsafat, hukum, ekonomi, dan politik di seluruh belahan dunia, tidak akan melewatiteori yang dikemukakan oleh John Rawls. Terutama melalui karyanya A Theory of Justice,Rawls dikenal sebagai salah seorang filsuf Amerika kenamaan di akhir abad ke-20. John Rawlsdipercaya sebagai salah seorang yang memberi pengaruh pemikiran cukup besar terhadapdiskursus mengenai nilai-nilai keadilan hingga saat ini.Akan tetapi, pemikiran John Rawls tidaklah mudah untuk dipahami, bahkan ketika pemikiran itutelah ditafsirkan ulang oleh beberapa ahli, beberapa orang tetap menggap sulit untuk menangkapkonsep kedilan John Rawls. Maka, tulisan ini mencoba memberikan gambaran secara sederhanadari pemikiran John Rawls, khususnya dalam buku A Theory of Justice. Kehadiran penjelasansecara sederhana menjadi penting, ketika disisi lain orang mengangap sulit untuk memahamikonsep keadilan John Rawls.Rawls mengemukakan suatu ide dalam bukunya A Theory of Justice bahwa teori keadilanmerupakan suatu metode untuk mempelajari dan menghasilkan keadilan. Ada prosedur-prosedur  berfikir untuk menghasilkan keadilan.Teori Rawls didasarkan atas dua prinsip yaitu Ia melihat tentang Equal Right dan juga EconomicEquality.
D
alam Equal Right dikatakannya harus diatur dalam tataran leksikal, yaitu different principles bekerja jika prinsip pertama bekerja atau dengan kata lain prinsip perbedaan akan bekerja jika basic right tidak ada yang dicabut (tidak ada pelanggaran HAM) dan meningkatkanekspektasi mereka yang kurang beruntung.
D
alam prinsip Rawls ini ditekankan harus ada pemenuhan hak dasar sehingga prinsip ketidaksetaraan dapat dijalankan dengan kata lainketidaksetaraan secara ekonomi akan valid jik tidak merampas hak dasar manusia.
 
Bagi Rawls rasionalitas ada 2 bentuk yaitu Instrumental Rationality dimana akal budi yangmenjadi instrument untuk memenuhi kepentingan-kepentingan pribadi dan kedua yaituReasonable, yaitu bukan fungsi dari akal budi praktis dari orang per orang. Hal kedua ini melekat pada prosedur yang mengawasi orang-orang yang menggunakan akal budi untuk kepentingan pribadinya untuk mencapai suatu konsep keadilan atau kebaikan yang universal.
D
isini terlihatada suatu prosedur yang menjamin tercapainya kebaikan yang universal, dengan prosedur yangmengawasi orang per orang ini akan menghasilkan public conception of justice.Untuk itu Rawls mengemukakan teori bagaimana mencapai public conception, yaitu harus adawell ordered society (roles by public conception of justice) dan person moral yang kedunyadijembatani oleh the original position. Bagi Rawls setiap orang itu moral subjek, bebasmenggagas prinsip kebaikan, tetapi bisa bertolak belakang kalau dibiarkan masyarakat tidak tertata dengan baik. Agar masyarakat tertata dengan baik maka harus melihat the original position. Bagi Rawls public conception of justice bisa diperoleh dengan original position. Namun bagi Habermas prosedur yang diciptakan bukan untuk melahirkan prinsip publik tentangkeadilan tetapi tentang etika komunikasi, sehingga muncul prinsip publik tentang keadilandengan cara consensus melalui percakapan diruang public atau diskursus.Ada beberapa basic assumption agar dalam masyarakat bekerja sama dalam kondisi Fair, pertama, anggota masyarakat tidak memandang tatanan sosial masyarakat tidak berubah.Masyarakat harus menuju keadilan, sehingga masyarakat terbuka pada perubahan, terutama perubahan struktur sosial. Kedua, kerjasama dibedakan dengan aktifitas yang terkoordinasi halini dapat dilihat dari :1.
 
Bentuk kerjasama selalu berpijak pada keadilan sedangkan coordinated activity berpijak  pada efektifitas/ efisiensi2.
 
Kerjasama (organizing principle) aturan dibuat untuk mengatur anggota-anggotanya(mengikat, mengatur kepentingan-kepentingan anggota) sedangkan dalam coordinatedactivity aturan dibuat untuk kepentingan yang membuat aturan.3.
 
D
alam kerjasama (organizing principle) harus sah secara publik (harus disepakati oleh partisipan) sedangkan dalam coordinated activity tidak ada organisasi, aturan tidak harussah secara publik.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->