Kultur In Vitro
1
B
A
B
I
PEN
D
AHULUAN
A.
Latar
Bel
akang
Tanaman pisang telah ada sejak manusia ada
.
Namun saat itu pisang masih merupakantanaman liar yang tidak dibudidayakan, hal ini disebabkan oleh karena manusia pada awalkebudayaan hanya berperan sebagai pengumpul makanan dari alam tanpa perlu untuk menanamnya kembali
.
Namun setelah kebudayaan pertanian menetap dimulai, pisang termasuk dalam golongan tanaman pertama yang dipelihara (Suyanti dan Supriyadi, 2008)
.
Di kalangan masyarakat yang tinggal di kawasan Asia Tenggara, diduga pisang telahlama dimanfaatkan terutama bagian tunas dan pelepahnya yang diolah sebagai sayur
.
Sedangkan pada saat ini bagian-bagian lain dari tanaman pisang pun juga telah dimanfaatkan (Suyanti danSupriyadi, 2008)
.
Pisang merupakan tanaman yang berasal dari Asia Tenggara dan kini tanaman pisangtelah menyebar ke seluruh dunia, termasuk Indonesia
.
Buah pisang sangat popular dan disukaioleh semua lapisan masyarakat
.
Pisang yang dikonsumsi segar sebagai buah meja ini berasal dari persilangan alamiah antara
Musa acuminate
dengan
Musa balbisiana
yang kini turunannyadikenal lebih dari ratusan jenis pisang, yaitu pisang meja, pisang rebus (olahan), dan pisang hias
.
Adapun jenis dari pisang meja yang terkenal antara lain ambon kuning, ambon hijau (ambonlumut), ambon putih dan Cavendish (Sunarjono, 2006)
.
Tanaman pisang yang dibudidayakan pada umumnya diploid, triploid dan tetraploid
.
Buah pisang banyak yang tidak berbiji (partenokarpi)
.
Jenis pisang yang dikonsumsi segar ( buahmeja) tidak berbiji oleh karena jumlah kromosomnya berlipat tiga (3n) yang disebut denganistilah triploid
.
Sedangkan pisang meja yang berbiji (diploid) adalah pisang batu (klutuk) dansedikit biji pisang siem dan kapok (kapok kuning lebih manis daripada kapok putih) (Sunarjono,2006)
.
Pada umumnya pisang ambon mempunyai daging buah yang lunak, rasa daging buahnyamanis dan beraroma kuat
.
Sebagai buah meja pisang ambon dapat digunakan sebagai makanan pemula pada bayi
.
Adapun berat tiap tandannya berkisar antara 15 ± 25 kg yang terdiri dari 8 ± 14 sisir dan setiap sisir terdiri dari 14 ± 24 buah pisang
.
Panjang buahnya antara 15 ± 20 cmdengan diameter 3 ± 4 cm
.
Selain dikonsumsi sebagai buah segar, jenis pisang ambon ini sangatcocok untuk diolah menjadi sale pisang, sari buah dan selai (Suyanti dan Supriyadi, 2008)
.