Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
26Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
“ Analisis Dampak ACFTA (Asean-China Free Trade Area) dalam Kurun Waktu 2004-2010 dan Kebijakan Pemerintah Indonesia di Balik Keputusan Penandatanganan ACFTA sebagai ASEAN-6 “

“ Analisis Dampak ACFTA (Asean-China Free Trade Area) dalam Kurun Waktu 2004-2010 dan Kebijakan Pemerintah Indonesia di Balik Keputusan Penandatanganan ACFTA sebagai ASEAN-6 “

Ratings: (0)|Views: 1,657 |Likes:
Published by Monica Agnes Sylvia
A supposed to be Indonesian Diplomacy paper but the contains make it seems like a Politic and Economic paper
A supposed to be Indonesian Diplomacy paper but the contains make it seems like a Politic and Economic paper

More info:

Published by: Monica Agnes Sylvia on May 17, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

05/12/2014

pdf

text

original

 
MAKALAH DIPLOMASI INDONESIA
“ Analisis Dampak ACFTA (Asean-China Free Trade Area) dalam KurunWaktu 2004-2010 dan Kebijakan Pemerintah Indonesia di Balik Keputusan Penandatanganan ACFTA sebagai ASEAN-6 “
Oleh :Anindita Brilianti (1006664653)Colley Windya Tyas Buana (1006694334)Monica Agnes Sylvia (1006764164)Muhammad Iqbal (1006773755)Rista Sanjaya (1006694555)
1
Departemen Ilmu Hubungan InternasionalFakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas IndonesiaDepok 
 
BAB IPENDAHULUAN1.1Latar Belakang
Globalisasi adalah sebuah fenomena sosial yang ditandai dengan adanya kerjasama globalyang intens antara aktor-aktor (
 state
maupun
non-state
) dalam berbagai aspek seperti politik,ekonomi, sosial & budaya hingga lingkungan. Kerjasama tersebut membuat batas-batasantarnegara seakan-akan tidak lagi menjadi penghalang. Seiring dengan terjadinya globalisasiyang didukung juga oleh aspek teknologi yang telah berkembang pesat, interdependensi dankerjasama antarnegara menjadi suatu hal yang sangat esensial dan tidak terelakkan.Kerjasama antarnegara menjadi suatu hal yang mutlak bagi negara-negara tersebut untuk mewujudkan tujuan mereka masing-masing. Dalam rangka mewujudkan kerjasama yangmemberikan dampak positif bagi negara-negara tersebut, tercetuslah ide untuk merumuskankerjasama tersebut ke dalam lembaga yang lebih formal, yakni melalui sebuah institusi yangdisepakati bersama.Delapan Agustus 1967 Indonesia bersama empat negara lain yakni, Thailand, Malaysia,Filipina, dan Singapura mendirikan organisasi regional yang mencakup kawasan Asia Tenggarayang kita kenal sebagai ASEAN. Dalam perkembangannya,semakin banyak negara di wilayahAsia Tenggara yang bergabung ke ASEAN.Sebagai suatu organisasi dengan wilayah cakupan regional, ASEAN berfokus pada beberapa bidang di antaranya ekonomi, sosial, budaya, dan bidang-bidang lainnya. Seiring perkembangan, masing-masing bidang mengalami perubahan signifikan yang disesuaikan dengankeadaan anggotanya. Perkembangan itu seperti dibentuknya ACFTA antara ASEAN denganChina yang memperbolehkan barang China secara bebas masuk ke negara-negara anggotaASEAN.Indonesia sebagai anggota ASEAN menjadi salah satu negara yang ikut serta menyetujuiadanya ACFTA.Meskipun Indonesia dinilai tidak siap menghadapi ACFTA dilihat dari UKM-nya.Atas dasar pertimbangan itu, tulisan ini akan membahas tentang dampak ACFTA terhadap perekonomian negara-negara anggotanya serta analisis mengenai keputusan pemerintah Indonesiayang bergabung dalam ACFTA, walaupun industri Indonesia (khususnya UKM) dinilaicenderung belum siap dalam menghadapi dampak impelementasinya. Lebih jauh lagi, tulisan iniakan membahas tentang indikasi tindakan pemerintah Indonesia yang bergabung dengan ACFTAsebagai suatu usaha pembangunan citra politik yang baik bagi Indonesia di mata internasionalmelalui diplomasi.
1.2Pertanyaan Permasalahan
1.Bagaimana dampak yang diberikan oleh ACFTA terhadap perekonomian negara-negara yangmenyetujuinya?
2.
Mengapa pemerintah Indonesia mengambil keputusan untuk menyetujui ACFTA?
1.3Kerangka Teori / Konsep1.ACFTA
ACFTA (ASEAN-China Free Trade Area) adalah sebuah persetujuan kerjasamaekonomi regional yang mencakup perdagangan bebas antara negara anggota ASEAN(Assosiation of South East Asian Nation) dengan China. Persetujuan ini telah disetujui danditandatangani oleh negara-negara ASEAN dan China pada tanggal 29 November 2004.Dalam kerjasama ini, hambatan-hambatan tarif dan non-tarif dihilangkan atau dikurangi
2
 
dalam rangka mewujudkan perdagangan bebas dalam kawasan regional ASEAN dan China
1
. Namun, tidak semua anggota ASEAN menyetujui penghapusan tarif dalam waktu bersamaan.ASEAN6 yang terdiri dari Indonesia, Malaysia, Singapura, Thailand, Brunei Darussalam, danFilipina menyetujui penghapusan per 1 Januari 2010 sedangkan CMLV (Cambodia,Myanmar, Laos,dan Vietnam) baru akan mengeliminasi dan menghapus tarif per 1 Januari2015.Tidak hanya itu, negara-negara yang telah menyetujuinya juga akan meningkatkan akses pasar jasa, peraturan dan ketentuan investasi serta meningkatkan aspek kerjasama ekonomiuntuk mendorong hubungan perekonomian para Pihak ACFTA. Di dalam
 Framework  Agreement on Comprehensive Economic Cooperation between the ASEAN and People’s Republic of China
, kedua pihak sepakat akan melakukan
 
kerjasama yang lebih intensif di beberapa bidang seperti pertanian, teknologi
 
informasi, pengembangan SDM, investasi, pengembangan Sungai Mekong, perbankan, keuangan, transportasi, industri, telekomunikasi, pertambangan, energi, perikanan, kehutanan, produk-produk hutan dan sebagainya.Kerjasama ekonomi ini dilakukan untuk mencapai tujuan demi meningkatkan kesejahteraanmasyarakat ASEAN dan China
2
.Secara lebih spesifik, ACFTA antara lain bertujuan untuk :
Memperkuat dan meningkatkan kerjasama ekonomi, perdagangan, dan investasi antaranegara-negara anggota.
Meliberalisasi secara progresif dan meningkatkan perdagangan barang dan jasaserta menciptakan suatu sistem yang transparan dan untuk mempermudah investasi.
Menggali bidang-bidang kerjasama yang baru dan mengembangkan kebijaksanaanyang tepat dalam rangka kerjasama ekonomi antara negara-negara anggota.
Memfasilitasi integrasi ekonomi yang lebih efektif dari para anggota ASEAN baru(Cambodia, Laos, Myanmar, dan Vietnam– CLMV) dan menjembatani kesenjangan pembangunan ekonomi diantara negara-negara anggota.
3
2.Konsep Diplomasi
Diplomasi secara garis besar didefinisikan sebagai proses bagi pemerintah menjalankan kebijakanluar negerinya. Lebih jauh lagi, pemerintah menempatkan diplomasi sebagai pengimplementasiankebijakan luar negeri yang telah dirumuskan
4
. Kebijakan luar negeri dan diplomasi merupakankesatuan yang tidak dapat dipisahkan dalam prakteknya. Mereka berdua akan saling mempengaruhisatu sama lain. Kebijakan luar negeri menjadi pedoman bagi para pelaku diplomasi dalammenjalankan fungsi diplomasinya. Di sisi lain, diplomasi akan menyesuaikan diri dengan kondisi politik luar negeri
5
.Harold Nicholson membagi diplomasi ke dalam dua kelompok besar. Kelompok pertamamengartikan diplomasi sebagai pembuatan kebijakan luar negeri dan kelompok kedua mengartikandiplomasi sebagai negoisasi. Pengertian kedua menjadi pemahaman umum yang sering digunakan
1
 
“Agreement on Trade in Goods of the Framework Agreement on Comprehensive Economic Co-operationbetween the Association of Southeast Asian Nations and the People’s Republic of China”
 
diakses darihttp://www.aseansec.org/16646.htmpada tanggal 23 April 2011 pukul 18: 39 WIB.
2
 
“ASEAN-China Free Trade Area”
diakses dari http://ditjenkpi.depdag.go.id/Umum/Regional/Win/ASEAN%20-%20China%20FTA.pdf pada tanggal 23 April 2011 pukul 21: 50 WIB.
3
 
 Log.cit.
4
Martin Grifffiths dan Terry O’Challenge,
 International Relations : The Key Concept,
(London: Routledge,2002) p.79.
5
Bantarto Bandoro, “Diplomasi Indonesia: Dahulu, Kini, dan Masa Depan”. Dalam
Untuk Kelangsungan Hidup Bangsa
 
ed 
. Hadi Sosastro,( Jakarta: CSIS, 1991).
3

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->